Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 1054 - Kombinasi Sempurna


__ADS_3

"Berhati-hati lah dengan pasukan Serpentine yang memiliki racun mutlak itu, Korrina sempat mengatakan semburan racun mereka mengabaikan pertahanan apapun sampai bisa menyebabkan hukum mati." Peringat Haruki.


"Aku mengingatnya...!" Arata terus menahan semua semburan racun Serpentine itu lalu ia membalasnya dengan menjulurkan jari telunjuknya hanya untuk melepaskan api neraka yang membakar mulut mereka.


"Karmacoma terlalu banyak bertarung di atas langit, hal tersebut sudah menyebabkan diriku untuk merasa muak...!!!" Haruki melempar pusaran lubang putih di atas langit sampai menjatuhkan seluruh Karmacoma itu karena menerima tekanan besar di atasnya.


Arata mulai menahan semua serangan tombak, belati, kapak, palu, dan pedang yang dilancarkan oleh pasukan Karmacoma di hadapannya, ia mulai berkeringat dingin karena dirinya tidak bisa mengandalkan kekuatan dosa lagi.


Arata menghindari semburan dan taring yang mencoba untuk menyentuh dirinya dari belakang lalu ia menyilangkan kedua pedangnya itu untuk menahan serangan Karmacoma di hadapannya, "Tracer...!"


Arata mengembungkan pipinya lalu ia menyembur racun Serpentine ke depan sampai melelehkan pasukan Karmacoma itu, "Apa!? Tidak ada yang pernah bilang dia bisa meniru spesialis kita yaitu racun hukuman mati...!!!"


"Kau terlalu berpikir jauh, dengan Tracer dan kemampuan berpedangku sudah cukup untuk meratakan kalian semua...!!! Tracer!" Arata melancarkan kedua pedangnya sekaligus sampai melepaskan pusaran lubang putih yang mementalkan mereka semua ke belakang.


Fokus Arata mulai terbagi sampai ia tidak fokus dengan Dark Elf yang muncul di sebelahnya lalu melancarkan satu kapak yang menebas pipinya sampai terbuka, "Cih..."


Arata menoleh ke belakang lalu ia dapat melihat banyak sekali pasukan Serpentine yang mengepung dirinya dari belakang hanya untuk menyembur racun untuk membunuh Arata secara instan.


Arata melempar kedua pedang itu menuju arah pasukan Karmacoma di depannya lalu ia menggunakan Tracer untuk membentuk banyak sekali senjata mereka yang mengapung di sekitarnya.


"Arata!" Panggil Haruki.


Arata menoleh kepada Haruki yang melihat tubuhnya diselimuti dengan lapisan lubang hitam agar bisa melindungi dirinya dari semburan racun tersebut, "Tracer...!!!"


Arata langsung menyerang balik secara agresif sekarang dengan melepaskan semua persenjataan yang melayang di sekitarnya, ia juga mengambil kembali kedua pedangnya hanya untuk menebas leher pasukan Serpentine.


"Sial...! A-Aku tertarik...!" Risiko dari lapisan lubang hitam dapat menarik pasukan di sekitarnya untuk mendekat tetapi mereka menggunakan kesempatan itu dengan membunuh musuh yang lebih dekat.


Karmacoma yang sedang mengendarai kuda langsung menabrak tubuh Arata sampai ia terpental ke belakang lalu menghindari sebuah serangan yang berhasil mengenai rambutnya.


Arata menajamkan pandangannya ke sebelah kiri hanya untuk menyambut serangan kombinasi dari Karmacoma dan Serpentine yang berhasil Arata tahan lalu tiru sampai mementalkan mereka semua ke belakang.


Tubuh padukan Ancient Dragon mulai di tumpuk oleh Demetrio, ia sekarang dapat melihat Shinobu dan Brimgard yang sedang melawan satu sama lain tanpa henti.


Walaupun kalah ukuran, Brimgard berhasil mencekik leher Shinobu lalu mengangkat tubuhnya yang berukuran alam semesta dan membantingnya ke atas langit sampai menindih beberapa pasukan dari kedua belah pihak.


"Brimgard... entah kenapa dia terus menyerang Shinobu tanpa henti, apakah dia memang mengetahui betapa berbahayanya gadis kecil itu?" Tanya Brimgard yang mulai menyilangkan kedua lengannya.


Pasukan Kountraverse yang mencoba untuk menyerang dirinya menerima banyak sekali hantaman dari meteor yang melepaskan ledakan meteor, "Mungkin hanya membutuhkan waktu..."


"...aku akan memiliki pesan."

__ADS_1


Haruki melepaskan banyak sekali tebasan lalu ia terkadang mengubah pedangnya menjadi sebuah tembakan untuk menyerang pasukan jarak jauh dengan Karmacoma yang berada di atas langit.


Haruki dapat melihat sebagian pasukan yang ia lawan mundur hanya untuk menyerang Arata yang sepenuhnya tertekan karena ia sudah tidak memiliki kekuatan dari tujuh dosa besar itu yang memberikan dirinya banyak kekelaman.


Punggung Arata menerima satu tebasan dari Karmacoma lalu ia menoleh ke belakang sampai wajahnya menerima satu hantaman palu yang diayunkan oleh Dark Elf sampai ia terdorong ke belakang.


Arata mengubah gaya bertarungnya dengan menjaga pertahanannya sampai ia bisa melihat sebuah celah untuk melancarkan serangan yang pas, "Hah... Hah... Hah..."


Menggunakan Tracer yang bertahan cukup lama yaitu pelindung lubang hitam itu langsung menghilang ketika nafas Arata berubah menjadi berat.


Untungnya Haruki datang dengan mendarat di belakangnya selagi melepaskan lubang putih untuk menghempas mereka agar bisa menjaga jarak.


"Kau memang tidak bisa dibiarkan sendirian ketika sedang dikepung, kau tidak memiliki kekuatan hebat itu lagi dan Logic Breaker yang kau pegang akan sia-sia jika digunakan sembarangan."


"Aku tahu... sebuah kesalahan yang besar untuk mencoba meniru pelindung lubang hitam itu terlalu lama, aku membutuhkan sedikit waktu sekarang." Arata menghapus keringat di wajahnya itu.


Arata dan Haruki melesat ke depan lalu mereka melakukan sedikit pendorongan menggunakan aura mereka, setelah itu mereka melancarkan banyak sekali tebasan dan tusukan yang membunuh pasukan musuh itu.


Haruki hampir saja menerima gigitan dari Serpentine yang dapat menghentikan fungsi dari jantungnya sehingga memaksa jiwanya untuk keluar dari dalam tubuhnya itu.


"Sialan, kau menghindarinya... sekali saja gigitan taring Serpentine mengenai dirimu maka kau sudah pasti akan bertemu dengan Dewa kematian."


"Overdrive Burst...!!!" Haruki melepaskan sihir gelombang laser negatif non-elemental berkecepatan cahaya yang mampu mengabaikan pertahanan musuh.


Ketika laser menghilang, jejak laser memunculkan sihir proyektil yang mengunci targetnya ke arah musuh sampai ia berhasil membantai pasukan Serpentine yang mencoba untuk meracuni dirinya.


Tetapi Haruki menerima sambutan lainnya dari pasukan Karmacoma yang menunggangi kuda, mereka melepaskan serangan jarak jauh yaitu busur panah dan pisau yang menerima cairan racun dari Serpentine.


"Aku perlu menghancurkan koordinasi mereka...! Sekarang juga...!!!" Batin Haruki.


Haruki muncul di belakang pasukan Dark Elf lalu ia melepaskan pusaran luang putih sampai menghempas mereka ke depan lalu menerima banyak sekali serangan dari Karmacoma yang membunuh mereka secara instan.


"Sekarang giliran kami...! Tracer!!!" Seru Arata yang sudah meniru beberapa sihir Haruki, salah satunya adalah pusaran lubang putih yang berhasil memisahkan mereka semua.


""Hraaggghhhh!!!""


Haruki muncul di atas langit lalu ia melapisi kedua bilah pedangnya dengan lubang hitam sampai menjatuhkan seluruh Karmacoma itu karena mereka tertarik menuju arah Haruki sampai leher mereka langsung putus satu per satu.


Haruki muncul di belakangnya seorang Serpentine lalu ia menendang punggungnya sampai ia terpental ke atas langit, Haruki muncul di atasnya lalu ia menusuk perut Serpentine itu yang langsung terpental menuju daratan sampai menarik pasukan di sekitarnya.


Haruki sempat mengalami penghentian ketika kedua kakinya terjebak di dalam lendir yang disembur oleh Serpentine, "Sekarang kau tidak akan bisa melarikan diri...!"

__ADS_1


"Percuma saja...!!!" Haruki memotong lendir itu menggunakan pedang lindungan dari lubang hitam sampai ia menyerang pasukan Serpentine d depannya dengan sekali tebas yang menarik mereka ke dalam lubang hitam.


Arata terus melancarkan serangan tebasan menggunakan kedua pedangnya sampai mengubah tubuh semua musuhnya menjadi potongan daging kecil karena ia melakukannya dengan serius sekarang.


Tubuh Arata dan Haruki langsung dipenuhi banyak sekali darah dan bekas dari daging mereka yang menempel, "Arata, apakah kau bisa menggunakan Tracer untuk meniru sihir gelombangku itu?"


"Ya...! Dalam proses!" Arata mengatakannya selagi menggorok leher pasukan Dark Elf dan Goblin di hadapannya sampai mereka tidak memiliki ketangguhan untuk menyetarai mereka.


Haruki menahan wajah Serpentine yang sempat memanjang hanya karena ingin menggigit dirinya, ia mulai menyingkirkan Serpentine itu dengan melepaskan pusaran lubang putih sampai ia terpental ke depan.


Pasukan Karmacoma mulai muncul di belakang Haruki tetapi ia berhasil melakukan backflip ke belakang sampai melewati mereka semua, setelah itu ia melempar pedangnya ke depan yang mengandung lubang hitam sampai menarik mereka semua.


"Tracer...!!!" Arata mengepalkan tinju kanannya lalu ia menghantam perut Dark Elf di depannya sampai ia bersama pasukannya lainnya terhempas ke belakang sampai menerima tarikan dari pedang lubang hitam itu.


Arata dan Haruki muncul di hadapan mereka semua yang berkumpul dalam satu posisi karena pedang lubang hitam yang terus menarik mereka tanpa henti, "Tracer!"


Pasukan Dark Elf mengeluarkan persenjataan yang berisi racun di dalamnya, pasukan Goblin dan Karmacoma mulai melepaskan banyak sekali panah beracun menuju arah mereka berdua.


"Melelehlah kalian semua, bangsa Legenda...!!!"


Semua Serpentine yang menyemburkan banyak sekali racun menuju arah mereka sehingga pandangan Arata dan Haruki melihat ombak racun menyerang dirinya dengan panah beracun di dalamnya.


""Haaaahhhhhhh...!!!"" Arata dan Haruki mengisi penuh Lenergy mereka untuk melepaskan sihir gelombang yang akan meratakan mereka semua.


"Full Force...!!!" Seru Arata.


"Overdrive...!!!" Seru Haruki.


""...BURST!!!"" Arata dan Haruki melepaskan sihir gelombang laser negatif non-elemental berkecepatan cahaya yang mampu mengabaikan pertahanan musuh.


""Huh!?""


Semua pasukan yang tertarik karena lubang hitam langsung menerima sihir tersebut yang begitu tebal dan besar dari kedua Legenda legendaris sehingga berhasil meratakan semua pasukan itu tanpa sisa.


Gelombang sihir itu juga terus maju sampai meledak sehingga mengenai pasukan Kountraverse lainnya yang sedang bertarung, dan tentunya tidak sengaja mengenai pasukan Touriverse juga.


Ketika laser menghilang, jejak laser memunculkan sihir proyektil yang mengunci targetnya ke arah musuh sampai berhasil mengenai kedua belah pihak karena tidak bisa dikendalikan.


"Arata, jangan terlalu banyak menghabiskan Lenergy mu..."


"...kau juga."

__ADS_1


__ADS_2