
"Jangan sombong dulu, kucing sialan! Terlalu percaya diri terhadap kekuatan yang kau miliki adalah kelemahan terbesar dari seorang Legenda yang pantas untuk mati!" Seru Rxeonal sambil merapatkan giginya, beberapa urat mulai menonjol dan terlihat di kening serta tubuhnya itu. Minami mulai meraba lengan kanannya yang terasa kaku dan mati karena kekuatan dari keemasan alam masih bisa disebut kurang sempurna sampai memberikan dirinya kekurangan yang lumayan merugikan.
"Sepertinya apa yang Papa katakan tentang dirimu itu benar, mulutmu besar bahkan pandangan dirimu terhadap orang lain terutama Legenda itu hanya kau sebutkan melalui segi opinimu, nya. Aku kira kau akan berhenti menyerang dan menyerah, itu adalah pilihan yang bagus-nya karena aku membutuhkan istirahat." Kata Minami, ia tidak perlu berpikir dua kali karena jika ia melanjutkan pertarungan maka ia akan kalah jadi ia lebih baik membunuh dirinya sendiri dengan menusuk dadanya lalu menghancurkan jantungnya.
Rxeonal terkejut ketika melihat Minami melakukan hal bodoh seperti itu, jantungnya yang hancur membuat dirinya langsung terjatuh dan mati begitu saja dengan kedua mata yang berubah menjadi warna putih. Rxeonal tertawa terbahak-bahak karena keturunan Shiratori satu ini mungkin ketakutan dengan kekuatan yang ia miliki sampai ia lebih memilih untuk membunuhnya sendiri, ia tidak memperhatikan Minami kembali karena tubuhnya bersinar untuk sekejap karena kemampuan natural Neko Legenda.
Rxeonal mengalihkan pandangannya kepada Shira yang sedang bersembunyi tetapi ia lengah karena Megumi menyambut dirinya dengan satu tendangan yang mengenai lengan kanannya, "A-Aggghhhh!!!" Rxeonal menjerit keras karena lengan kanannya patah ketika menerima satu tendangan dari Minami, tubuhnya terlihat kecil tetapi kekuatannya itu sangat besar dan tidak bisa diremehkan begitu saja sehingga Rxeonal mulai mendorong Minami ke belakang,
Rxeonal memperbaiki lengan kanannya itu tetapi ia melihat Minami yang sudah berada di hadapannya, Minami melakukan serangan cakar yang mengenai wajahnya sampai ia terlempar ke belakang. Minami mengalami Legend's Boost yang sangat besar karena ia sudah membunuh dirinya sendiri lalu kembali bangkit dengan tubuh dan kekuatan yang mengalami peningkatan karena kemampuan natural dari seorang Legenda.
Minami sekarang memiliki 7 nyawa dan ia akan menggunakannya dengan baik, ia berlari menuju arah Rxeonal dengan kecepatan penuh tetapi Rxeonal mengangkatkan kedua lengannya lalu menjatuhkan Minami menggunakan gravitas yang bertambah sangat besar, "Aggggghhh!" Tubuh Minami terasa seperti tertimpa oleh sebuah benda yang keras karena gravitasi yang bertambah semakin besar itu, Rxeonal baru saja menggunakan kemampuan yang tidak efektif untuk Minami karena ia dapat memanggil bala bantuan.
Singa, harimau, dan cheetah emas keluar dari dalam tubuh Minami lalu melesat maju menuju arah Rxeonal dengan kecepatan cahaya sehingga Rxeonal tidak sempat untuk melakukan sesuatu kecuali menghindar dan melepaskan Minami dari pengaruh gravitasi itu. Ketiga hewan itu bersinar cerah lalu menciptakan ledakan yang sangat dahsyat bahkan sampai mengejutkan Rxeonal dan membuat dirinya merasa lega bahwa ia tadi tidak menahan serangan ketiga hewan itu.
Rxeonal melebarkan matanya ketika ia melihat Minami melompat dengan sangat cepat sampai ia sekarang berada tepat di hadapannya, Minami melancarkan satu serangan tetapi serangan itu dapat ditahan dengan mudah sehingga Minami merapatkan giginya dan terlihat taringnya yang bertambah panjang. Rxeonal melancarkan satu tendangan tetapi Minami berhasil menahan serangan itu menggunakan ekor emasnya.
Mereka mulai saling mengadukan pukulan dan tendangan sehingga Rxeonal berhasil menghantam perut Minami sampai ia memuntahkan darah yang cukup banyak, Minami mengaktifkan mode Rage dan ia langsung mencakar wajahnya, pertarungan mereka bertambah sengit bahkan sampai menyebabkan wilayah itu hancur dan memunculkan beberapa gelombang lahar yang keluar dari dalam tanah.
__ADS_1
Serangan Minami yang bertambah agresif itu mampu melempar Rxeonal ke belakang sehingga ia tidak menyangka bahwa Minami akan memiliki kekuatan yang sangat mengerikan, mungkin ini adalah lawan yang paling kuat dibandingkan Shira karena dia bisa disebut sebagai penerus Shiratori Shira tetapi ia lebih cocok menjadi penerus Shiratori Megumi, Rxeonal melepaskan pakaiannya dimana Minami bisa melihat beberapa urat yang menonjol keluar.
"Aku abadi...!!! Aku tidak akan kalah...!!!" Seru Rxeonal keras sehingga ia tidak melihat Minami yang berada di hadapannya berubah menjadi cahaya dan Minami yang asli saat ini berada di belakang dirinya sambil mengumpulkan kekuatan besar untuk dialirkan ke dalam kedua cakar-nya itu. Minami melakukan serangan kombinasi yang mampu mendorong ke depan dan menyelimuti tubuhnya dengan emas untuk menghentikan sihir pemulihannya.
"Cahaya keadilan tidak akan membiarkan dirimu pulih! Bersiaplah untuk mati...! Bersiaplah untuk diberi sanksi oleh cahaya keadilan!" Wujud Minami kembali memberi gejala yang merugikan sehingga Minami tersenyum serius bahwa alam yang ia serap dan rasakan itu benar-benar tidak stabil untuk tubuhnya itu tetapi ia akan terus mencoba sampai ia bisa menyempurnakannya.
"Aku tidak memiliki banyak waktu lagi, nya... sudah saatnya untuk mengakhiri semua ini, aku akan membuat Papa bangga ketika aku pulang nanti bahwa aku sudah melawan Rxeonal...!" Ungkap Minami, ia merapatkan giginya lalu menyinari kedua lengannya dengan cahaya matahari, "Kau abadi ya tetapi bagaimana rasanya jika kau menikmati kematian tanpa habis...? Kematian yang tidak akan pernah bisa membuatmu kembali hidup, nya!"
Tubuh Minami mulai diselimuti dengan emas sekarang karena ia mengerang keras sambil mengatakan 'Golden Minami', amarah Rxeonal sudah menginjak puncak paling tinggi karena ia dipermalukan oleh seorang anak kecil, ia mulai mengepalkan kedua tinjunya lalu mengerahkan seluruh kekuatan yang ia miliki dan kubus hitam itu miliki sampai mengubah wilayah itu diselimuti dengan kegelapan pekat.
"...KUCING LEGENDA SIALAN!!! AKU BERJANJI AKAN MENGHABISI SELURUH KETURUNAN SHIRATORI!!!" Seru Rxeonal keras selagi melepaskan seluruh kekuatan yang berada di dalam tubuhnya, kekuatan yang ia miliki mulai terlepas kemana-mana bahkan sampai mengejutkan Shira dan membuat dirinya pingsan karena ia tidak bisa menahan kekuatan yang ia rasakan. Minami menatap Rxeonal dengan penuh tekad yang sudah ia simpan dari awal bahwa ia percaya, sebagai anak dari Shira ia pasti akan membunuh Rxeonal untuk membuat orang tuanya bangga.
"AKU SUDAH MUAK DENGAN LEGENDA...!!! AKU SUDAH MUAK DENGAN KETURUNAN SHIRATORI...!!! AKU AKAN MEMUNAHKAN DIRIMU BERSAMA SEMESTA YANG KAU CINTAI INI WALAUPUN AKU SENDIRI IKUT TERHAPUS!"
"RAAAAAAAAAAAGGGGHHHHHHHH!!!" Rxeonal melepaskan gelombang kegelapan pekat ke atas langit dan sekitar wilayah itu sehingga ia menginjak kekuatan penuh dan berencana untuk menghabisi Minami menggunakan satu serangan yang mematikan, planet Legenia mulai bergetar dan tidak bisa menahan kekuatan besar yang dimiliki oleh Rxeonal sehingga Minami bisa melihat beberapa daratan yang retak dan mengeluarkan banyak sekali lahar.
Rxeonal melesat ke arah Minami dengan kecepatan penuh, Minami melakukan hal yang sama dimana tubuhnya benar-benar dipenuhi dengan warna emas. Pertarungan itu masih berlanjut dan sekarang adalah penentuan siapa yang akan memenangi pertarungan ini, mereka perlahan-lahan mulai mendekat dan saling menatap satu sama lain dengan tatapan yang terlihat serius.
__ADS_1
Rxeonal melancarkan satu pukulan yang sudah dipenuhi dengan kekuatan penuh ke arah Minami sehingga Minami tersenyum serius lalu bersatu dengan cahaya sampai serangan Rxeonal tidak mengenai apapun kecuali menciptakan dorongan besar yang melesat keluar dari planet Legenia dan menghancurkan beberapa planet, "S-SI-SIALAN!!!" Rxeonal melebarkan matanya sehingga tubuhnya langsung tertimpa dengan kaki kucing yang sangat besar karena Minami sempat untuk memanggil kucing emas yang sangat besar.
Rxeonal terjebak di dalam kaki kucing itu sehingga tubuhnya terbakar dengan cahaya emas yang dimiliki oleh kucing tersebut, Minami berdiri tepat di atas puncak kepala kucing itu selagi tersenyum serius karena ia berhasil, "Aku, Shiratori Minami, bisa menggunakan cahaya keadilan untuk memberimu sesuatu yang bangkit... dan itu adalah...! Ya! Keadilan!!! Kebangkitan keadilan yang dibulatkan dengan tekad!!!"
"SHINING....!!!" Kucing itu melebarkan mulutnya dan mengarahkan serangan mematikannya ke arah Rxeonal, Rxeonal tidak bisa melakukan apapun kecuali menunjukkan ekspresi yang terlihat ketakutan dan menyesal bahwa ia melawan keturunan yang salah, "Aku baru saja... bangkit... sial... kenapa seperti ini lagi..."
"JUSTICE!!!" Kucing emas itu melepaskan laser emas yang sangat besar bahkan sampai mengenai tubuh Rxeonal dan membakarnya, Rxeonal menjerit keras bahkan gelombang itu mulai menyelimuti tubuhnya dengan warna emas bahkan keemasan itu mulai bertambah keras dan perlahan-lahan mengubah dirinya menjadi patung emas, "Aku tidak akan memberimu kematian biasa melainkan kematian abadi agar kau tidak bisa kembali, nyahahahaha!!!"
"GOLDEN STATUE!" Emas yang menyelimuti tubuh Rxeonal perlahan-lahan bertambah keras.
"T-TIDAK...!!! DIPERMALUKAN OLEH... KETURUNAN SHIRATORI KECIL SATU INI... AKU!!! AKU... RXEONAL!!!"
"AKU RXEONAL!!! AKU ADALAH DEWA IBLIS!!! AKUUUUU RXEOOONAAAAAAAAAAAA---" Tubuh Rxeonal berubah menjadi emas dan ia tidak bisa bergerak lagi bahkan nyawanya terjebak di dalam patung yang memperlihatkan kematian dirinya secara terus menerus. Minami menghilang kucing emasnya lalu ia terjatuh di atas tanah dengan kondisi yang terlihat lelah, ia menatap patung itu dan sepertinya ia berhasil untuk menggunakan sihir rahasianya.
"Lagi-lagi, Shiratori Minami, sang pengabdi cahaya keadilan menang..."
"...nyahahahahaha!!! Aku adalah ratu emas alam, nyaaa~~~"
__ADS_1