Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 338 - Tugas Berat


__ADS_3

Okaho dan Minami melebarkan mata mereka, sepertinya mereka berada di pengaruh kemampuan pikiran milik Kou dimana pikiran yang ia masukkan ke dalam kepala mereka itu berisi sebuah gambaran tentang konsekuensi dan kegagalan yang akan terjadi. Mereka tidak bisa berbicara bahkan bergerak saja tidak bisa karena Kou yang mengendalikan pikiran mereka berdua sambil bermain dengan kupu-kupu dan robot Tech kecil.


Minami bisa menyadarinya tetapi ia tidak bisa melakukan apapun kecuali diam, ia melihat Shira yang sedang menghantam dada Megumi sampai tinjunya keluar melalui punggungnya.


Melihat kejadian yang palsu itu membuat Minami terkejut dan sedikit ketakutan karena ia tidak ingin hal seperti itu terjadi dalam waktu yang dekat, Okaho sendiri tidak bisa berkata-kata karena beberapa lambang waktu hitam mulai bermunculan dimana-mana sehingga Okaho bisa melihat langit-langit yang hilang dan berubah menjadi warna hitam.


Dunia dan tempat yang mereka lihat perlahan-lahan berubah menjadi hitam sehingga satu demi satu menghilang serta mengalami efek statistik yang terlihat sangat mengerikan, seperti mengalami sebuah error dan semacamnya.


Kubus waktu hitam muncul di kening Shira lalu melayang keluar dan berputar di atas langit-langit sehingga ia bisa melihat Kuharu yang menggenggam kubus waktu itu lalu memasukkan-nya ke dalam tubuh.


Kejadian itu benar-benar mengerikan dan terasa nyata bahkan ia tidak pernah takut melihat sebuah ilusi atau mimpi yang sangat mengerikan seperti ini, ia bisa melihat tubuh Minami yang mendadak terlihat aneh, tubuhnya mulai diselimuti dengan warna hitam lalu anggota tubuhnya perlahan-lahan hilang satu demi satu sehingga ia tidak bisa menjerit melainkan menatap Okaho dengan ekspresi yang terlihat ketakutan.


Okaho melebarkan matanya ketika ia melihat seseorang yang diselimuti dengan warna merah di hadapannya, tubuhnya perlahan-lahan hilang satu demi satu karena dimakan oleh warna hitam itu.


Gambaran yang mereka lihat telah selesai dan mereka langsung terbangun dengan ekspresi yang terlihat ketakutan, tubuh mereka dipenuhi dengan keringat bahkan mereka sampai bernafas dengan sangat berat.


Melihat gambaran tadi saja sudah mengerikan, Okaho sekarang mulai berpikir bahwa kemampuan pikiran milik Kou benar-benar mengerikan dan terasa nyata sehingga ia bisa mengacaukan mental dan pikiran seseorang dengan memberikan gambaran kematian tanpa henti serta pikiran depresi berat dimana penglihatannya mereka akan tertipu karena pikiran yang tertera di dalam otak mereka.


Gambaran tadi benar-benar membuat Okaho ketakutan sampai jantungnya berdetak cepat entah kenapa.

__ADS_1


Minami sendiri merasakan ketakutan secara berlebihan sehingga Kou langsung menghapus pikiran mereka yang mementingkan tentang ketakutan dan konsekuensi kehancuran kubus waktu.


Okaho dan Minami mulai kehilangan rasa takut itu sampai Okaho sekarang mengerti, tujuan utamanya mengunjungi berbagai masa hanya untuk mengambil kubus waktu yang suci dan kubus waktu itu dapat mengembalikan Haruka walaupun tugas ini berat, mereka harus mencoba demi Haruka dan Touriverse.


Kou menghampiri mereka berdua lalu ia memiringkan kepalanya karena merasa penasaran, Okaho mengangguk dan memberitahu dirinya bahwa ia sudah mengerti tentang rencana Kou dan Kuharu yang sama tetapi saling bertentangan. Ketika mereka berhasil mengambil kubus waktu itu maka mereka akan segera menggunakan kubus waktu yang dibawa oleh Okaho untuk melompat menuju masa yang lainnya.


Minami tidak mengerti apa yang dimaksud oleh Okaho sehingga ia harus menjelaskan-nya kepada Minami tetapi Kou menghentikan dirinya karena ia hanya perlu memasukkan pikiran yang sama ke dalam otak Minami sehingga ia sekarang mengerti walaupun menghabiskan waktu selama lima menit. Sekarang Okaho mulai khawatir tentang yang lainnya, mereka semua berpisah dan mencoba untuk berkomunikasi bersama mereka saja mustahil sehingga Okaho mulai meminta bantuan Kou.


"Kou, apakah kamu bisa melakukan telepati atau semacamnya dengan Rokuro dan Asriel...? Mereka juga harus mengetahui rencana berbahaya ini jika tidak maka mereka akan terjebak di dalam kubus waktu itu dengan masa yang akan kacau, aku tidak ingin mereka terlupakan begitu saja karena dihapus oleh kubus waktu yang sudah hancur." Kata Okaho, Kou mengangguk lalu ia duduk di atas tanah dan meminta Okaho untuk menyentuh puncak kepalanya sehingga ia bisa mendengar suara Rokuro dan Asriel yang saat ini sedang berbicara dengan teman-temannya.


"Asriel! Rokuro! Kalian mendengarku!?" Seru Okaho, mereka langsung mendengar suara Okaho yang berasal dari dalam pikiran mereka, sepertinya Kou melakukan sesuatu tentang itu dan mereka secara bersamaan menanyakan tentang tujuan mereka berada di dalam kubus waktu itu apa, Okaho mulai menjelaskan-nya dengan pelan-pelan tetapi langsung kepada intinya agar mereka bisa mengerti.


"Kalian hanya perlu melihat rekaman sejarah yang asli di dalam kubus waktu itu, jika suatu perubahan terjadi maka kalian secepatnya harus mengubah kejadian itu! Jika musuh mengalami aura hitam karena terpengaruh dengan kubus hitam maka kalian kalahkan dan rebut kubus hitam itu yang akan berubah menjadi kubus suci ketika kalian menyentuhnya!" Seru Okaho, mereka semua langsung mengangguk dan mengerti tentang tugas mereka masing-masing.


Rokuro dan Asriel masih memiliki beberapa pertanyaan, Okaho sendiri juga ingin menjelaskan tentang konsekuensi dari kehancuran kubus waktu itu sehingga Okaho melebarkan matanya ketika ia tidak bisa berbicara di dalam pikiran Rokuro dan Asriel, Minami yang sedang berbaring di paha Kou merasakan suhu tubuh Kou meningkat secara drastis dimana kulitnya terasa panas sekarang, "Okaho! Suhu tubuhnya naik...!"


"A-Ahh...! D-Di saat-saat seperti ini...?" Okaho sadar bahwa ia meminta Kou untuk terus menggunakan kekuatan pikirannya secara berlebihan sehingga penyakitnya kembali muncul secara acak, ia harus membawa Kou ke aman terdekat tetapi hal itu hanya akan menghabiskan banyak waktu sampai Okaho menggendong dirinya lalu ia meminta Kou untuk tidur tetapi ia bisa mendengar Kou yang mulai batuk tak terdengar dan pilek.


Fisik lemahnya mengganggu dirinya lagi sehingga Okaho merasa khawatir, ia ingin memberi Kou obat lagi tetapi ia baru saja meminum obat itu sebelum mereka masuk ke dalam Realm of Time dan itu akan sangat berbahaya jika ia memberi dirinya obat lagi.

__ADS_1


Kou hanya perlu beristirahat, ia meminta Minami untuk mencarikan air bersih dan daun bersih untuk menghapus pilek-nya itu, Minami mengangguk lalu ia segera bergegas melaksanakan permintaan Okaho.


Kou meminta Tech untuk memeriksa tubuh Kou dan sepertinya demamnya kembali menyerang secara acak, semoga saja ia bisa pulih dalam waktu yang dekat karena Kou adalah kunci harapan untuk mengembalikan Haruka. Okaho mulai memanjakan dirinya dengan memberi beberapa tepukan punggung dan ciuman kening sampai Kou tertidur dengan tenang.


Suhu tubuhnya mengalami perubahan dimana suhu itu meningkat dan menurun secara terus menerus, ia hanya membutuhkan sebuah makanan tetapi di hutan seperti ini tidak ada makanan sehat untuk Kou makan sehingga Minami kembali dan membawa sebuah daun, ia juga memberitahu Okaho bahwa ia melihat sebuah tempat perlindungan yang aman.


"Dimana kau menemukannya?!" Tanya Okaho, ia benar-benar panik karena ia harus secepatnya memberi Kou makan dan minuman, ia juga membutuh istirahat tidur yang panjang.


Minami mulai mengajak Okaho mengunjungi sebuah tempat dimana mereka bisa melihat tenda yang cukup besar, Minami membuka tenda itu lalu Okaho masuk dan menempati Okaho di atas kasur lalu ia meraba kembali keningnya yang masih terasa panas.


Okaho mengeluarkan perban pendingin lalu memasangnya di kening Kou sehingga ia mulai bernafas dengan stabil dan menikmati tidur nyenyaknya. Minami dan Okaho menghela nafas lega lalu merasakan keberadaan seorang yang menghampiri tenda tersebut, orang itu membuka tenda itu lalu disambut oleh Minami yang menunjukkan cakar emasnya.


Okaho dan Minami langsung tercengang ketika melihat orang yang baru saja membuka tenda itu adalah Megumi yang terlihat kaget karena tendanya saat ini dipenuhi dengan penyusup.


"Apa yang kalian inginkan?!" Megumi menunjukkan cakarnya.


"M-Ma---"


Okaho langsung menutup mulutnya, "Oi..."

__ADS_1


"...jaga identitas kita, apa yang kau katakan dapat mengubah masa ini."


__ADS_2