
Keberadaan yang Minami rasakan ternyata berasal dari Rxeonal yang memiliki sebuah kubus hitam di dadanya, Kuharu pasti memanggil Rxeonal untuk membunuh Shira dan Minami tetapi Minami sendiri memiliki kekuatan dan potensi yang tidak boleh diremehkan begitu saja bahkan Kuharu harus serius ketika menghadapi Minami yang pernah membunuh dirinya. Sekarang sudah saatnya untuk membalas dendam dengan meminta bantuan Rxeonal membunuh keluarga Shiratori.
Sepertinya Minami tidak sia-sia ketika mendengar cerita dari Shira tentang pertarungan-nya ketika melawan Rxeonal, dia memiliki kekuatan yang sangat sempurna karena jantung Giblis dan ia juga memiliki kekuatan yang cahaya. Bukan hanya itu saja tetapi Minami merasakan kekuatan tambahan lainnya, kubus hitam yang menempel di tubuh Rxeonal bahkan mulai masuk sehingga itu membuat situasi semakin buruk.
"Shira, apapun yang terjadi... lindungilah dirimu sendiri karena musuh ini bukan tantangan yang harus kau lawan. Serahkan sisanya kepadaku, nya." Minami memejamkan kedua matanya, ia tidak perlu melakukan pemanasan karena musuh seperti Rxeonal tidak seharusnya diremehkan begitu saja karena ia sudah pernah menciptakan konflik kepada seluruh alam semesta.
"Entah kenapa hidup menjadi orang yang mati itu cukup menyenangkan karena Zenzaku benar-benar memiliki banyak budak yang dapat menghidupkan diriku. Aku sudah hidup selama dua kali dan yang kedua itu cukup menyedihkan karena dewa yang bernama Zangetsu itu cukup lemah untuk bisa kalah oleh seorang Mortal yang bernama Shiratori Shira." Rxeonal bisa berbicara sekarang, ia menatap kedua tapaknya dan merasakan sensasi yang nikmati karena kekuatan yang mengalir di seluruh tubuhnya.
"Kau ternyata bisa bicara ya... bukan hanya sekedar boneka, nya." Kata Minami.
"Hmph, kekuatan yang bersangkutan dengan waktu itu menakjubkan, kau tahu? Dia dapat memanggil siapapun dari masa lalu untuk bertarung dan membalaskan dendamnya. Sebelum aku membunuh Shiratori Shira, aku pasti akan menikmati pertarungan melawan anaknya ini, seorang gadis seperti-mu... aku pasti akan memakanmu ketika kau sudah tidak bisa bertarung." Kata Rxeoanal sambil menjilat bibirnya.
Minami mulai menunjukkan kuda-kuda yang dapat membuat Rxeonal karena ia benar-benar mengingatkan dirinya kepada pertarungan terakhir ketika melawan Shira dimana ia kalah, "Sialan... kalian para Shiratori tidak bisa memiliki masa depan yang cerah ketika kalian merasakan amarah dari raja iblis...! Oni Rxeonal!"
__ADS_1
"Cahayamu tidak akan membawa masa depan yang cerah sekarang... aku akan mengalahkan dirimu... aku akan memakan dan menghabisi semua Shiratori!!!" Rxeonal awalnya merasa kesal tetapi ia dikejutkan dengan perubahan dan peningkatan Minami dimana tubuhnya mulai dilapisi dengan warna emas kecuali kepalanya, Minami menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskan nafasnya dengan tenang.
"Nghk..." Minami merapatkan giginya sehingga emas yang menyelimuti tubuhnya mulai terserap oleh tubuhnya sampai ia sekarang memiliki aura emas yang terlihat sangat tenang, Minami mengepalkan kedua tinjunya lalu ia menatap Rxeonal dengan tatapan yang terlihat serius karena berhasil mengaktifkan wujud yang ia miliki yaitu [Golden Nature Minami] dimana ia mendapatkan seluruh kekuatannya melalui seluruh alam dan kehidupan yang ada secara bertahap.
Shira tidak bisa berkata apa-apa ketika mendengar Rxeonal baru saja memanggil Minami dengan sebutan Shiratori, ia mencoba untuk tidak banyak bertanya karena ia hanya perlu diam dan melindungi dirinya sendiri karena Rxeonal itu sangat kuat. Rxeonal merasakan kekuatan yang sama dari dalam tubuh Minami, wujudnya mengingatkan dirinya kepada kekalahan terbesarnya ketika melawan Shira dan itu cukup memalukan sampai menghancurkan harga diri yang ia miliki.
"Aku akan menyerang sekarang, nya...!" Minami bergerak menggunakan kedua tangan dan kakinya, Rxeonal melebarkan matanya karena ia tadi sempat melihat Minami yang menghilang dan bergabung dengan cahaya. Minami melancarkan satu tendangan tetapi Rxeonal berhasil menahannya sehingga ia melihat satu serangan dari cakar-nya yang mencoba untuk mengenai wajahnya tetapi ia berhasil menahannya dengan mudah.
Cakar itu langsung melukai tangan Rxeonal karena ketajaman-nya itu, Minami melompat lalu ia mencoba untuk mencakar kepala Rxeonal tetapi itu hampir saja membelah kepalanya menjadi beberapa bagian kecil, Rxeonal berhasil menghindari serangannya itu dan ia mulai menyambut Minami dengan kedua tinjunya sehingga mereka mulai saling mengadukan serangan yang mampu mengguncangkan wilayah itu sampai Shira melompat mundur dan mencari tempat untuk bersembunyi.
Minami berhasil menghancurkan semua rantai itu menggunakan cakar emasnya, Minami mempersiapkan satu serangan cakar dan Rxeonal menyiapkan satu pukulan dahsyat sehingga mereka melakukan serangan itu secara bersamaan dan saling mengenai satu sama lain. Kerusakan yang diberikan oleh Rxeonal tidak terlalu buruk tetapi wajah Rxeonal terlihat sangat rusak ketika menerima satu cakar emas dari Minami.
Rxeonal merapatkan giginya lalu ia menghantam perut Minami dengan sangat dalam sampai ia memuntahkan darah emas melalui mulutnya, Minami mulai berlutut dan Rxeonal menghantam perutnya lagi sehingga singa emas menyambut Rxeonal dari belakang lalu mencakar tubuhnya sampai ia terdorong ke belakang. Rxeonal berputar lalu ia melesat dengan penuh kecepatan ke arah Minami, mereka mulai saling beradu kekuatan dan pukulan lagi.
__ADS_1
Rxeonal dan Minami mulai saling berpegangan tangan selagi menatap satu sama lain dengan ekspresi yang terlihat kesal, mereka mencoba untuk mendorong satu sama lain tetapi terlalu sulit sehingga menciptakan kekuatan dan dorongan besar di sekitar mereka yang mampu mengangkat seluruh batu di sekitarnya, Rxeonal menghantam wajah Minami menggunakan tanduknya lalu ia terlempar ke belakang dengan kening yang berdarah karena terkena gores.
Minami merapatkan giginya bahkan mata kanannya sempat berubah menjadi merah pekat tetapi ia masih bisa mengendalikan amarahnya, Rxeonal terkena serangan dengan seekor badak emas yang menghantamnya dengan tanduk sampai ia terlempar ke belakang. Badak itu melukai Rxeonal cukup parah karena perutnya yang berlubang ketika tertusuk dengan tanduknya, Minami bergerak maju menuju arah Rxeonal dengan kecepatan cheetah.
Rxeonal mulai mengontrol gravitasi sehingga Minami terjatuh di atas tanah, Rxeonal bangkit lalu mengangkat kedua lengannya untuk menciptakan meteor kegelapan yang sangat besar. Ia melemparnya ke arah Minami tetapi ia tidak merasa panik melainkan dua beruang emas muncul untuk menahan meteor itu lalu melemparnya ke atas langit, Rxeonal merasa sangat kesal ketika melihat kekuatan dan kemampuan Minami yang bersangkutan dengan hewan dan cahaya.
Minami bangkit sambil tertawa dengan serius, "Mmmhe-he-he... Kau meremehkan cahaya keadilan sepertinya...! Aku, Shiratori Minami, adalah seorang gadis cahaya yang mengangkat keadilan! Cahaya keadilan yang akan memimpin seluruh kehidupan terutama makhluk hidup seperti hewan, ada yang bulat tetapi bukan tekad melainkan diriku yang akan menyinari dirimu dengan matahari!" Minami masih sempat untuk bergaya dengan menutup mata kanannya menggunakan tapaknya.
Rxeonal merasa dipermainkan oleh keturunan Shiratori satu ini sehingga amarahnya melonjak tinggi dan Kuharu sendiri merasa kesal ketika melihatnya karena kekuatan dan kemampuan Minami masih terlihat misterius karena ia dapat memanggil hewan emas yang memiliki kekuatan setara dengan Minami, "Cahaya keadilan... bergabunglah dengan cahaya keadilan, iblis yang tersesat! Aku sebagai pengabdi cahaya keadilan dan calon ratu emas alam... akan memberimu jalan! Karena kau mengharapkan kedamaian dan surga tetapi..."
"...cahaya keadilan panas seperti neraka lah hukuman-mu itu! Kau mengharapkan aku memberi dirimu kematian yang damai tetapi kau salah karena aku Minami akan memberimu cahaya neraka, nya!" Minami menunjuk dirinya sendiri dengan jempolnya, lengan kanan Minami mulai memancarkan cahaya emas lalu ia menghantam ke depan sehingga tangan kucing yang besar muncul dari dalam daratan lalu menghantam dirinya sampai ia terlempar ke belakang.
"Nrrgghhh...!" Minami bisa merasakan kesakitan di bagian lengannya karena kekuatan dari keemasan alam itu masih belum berjalan dengan stabil, ia hanya perlu mengontrol-nya secara bertahap dan jangan sampai fokus-nya hilang begitu saja, "Tubuhku ini sepertinya sudah menyerah untuk menahan semua cahaya alam ini... aku bahkan masih belum terluka cukup parah, Legend's Boost itu belum aktif tetapi aku masih memiliki rencana di balik tubuhku."
__ADS_1
Rxeonal melompat lalu mendarat di hadapan Minami sambil menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal, "Jangan sombong dulu kau..."
"...kucing sialan!!!"