
Brimgard saat ini berhasil membantai seluruh pasukan terbaiknya dalam tradisi Gladiator, mereka memberikan kesempatan apapun untuk menyerang dan bertahan karena serangan yang ia lakukan berhasil mematahkan tulang serta menghancurkan beberapa organ.
"Sebuah ketangguhan yang dapat aku terima, gunakan semua itu ketika kita terjun ke dalam medan perang untuk menghakimi musuh kita..."
"...mereka yang lemah akan mati tanpa perjuangan apapun, tetapi yang bisa bertahan karena ketangguhan mereka sendiri adalah musuh yang sebenarnya mematikan." Brimgard menepuk dadanya menggunakan keempat tinjunya.
Setelah itu mereka semua mulai beristirahat sebentar lalu melanjutkan tradisi Gladiator dimana mereka semua adalah musuh yang melawan satu sama lain agar bisa bertahan sebagai satu-satunya orang yang berdiri.
"Zeindall, bisakah kau kumpulkan mereka semua sekarang juga untuk memulai sedikit pembahasan serta formasi yang perlu kita ikuti dalam Ragnarok?" Perintah Brimgard.
Zeindall mengangguk lalu ia mengangkat lengan kanannya untuk memberikan kehormatan besar, setelah itu ia bergegas pergi meninggalkan lokasi hanya untuk meniup sebuah trompet.
Brimgard melompat ke atas langit sampai tiba di dalam Domain khusus pertemuan, pandangannya saat ini sempat menipu dirinya ketika ia melihat Zephyra berdiri di hadapannya selagi menyeringai.
"Zephyra."
"Ahh, Brimgard, sungguh kebetulan yang tidak terduga untuk saling berpapasan seperti ini ya?" Zephyra menghampiri Brimgard yang sudah bersiap untuk menolak permintaan apapun.
"Tidak perlu takut dan bersikap waspada kepada seorang Dewi yang melahirkan Ragnarok, kau seharusnya senang bahwa ini adalah kesempatan terakhirmu untuk memenangkan Ragnarok yang ketiga..."
"...jika kau memang maka perbudakan dirimu di dalam layer ini akan terlepas sehingga kau bisa menikmati kehidupan baru di luar layer yang penuh dengan orang-orang kuat juga." Zephyra mulai memperhatikan wajah Brimgard.
"Aku akan menang, semua perjuangan yang aku lakukan sebagai Zerdian tidak akan memberikan sesuatu yang menyia-nyiakan seluruh bangsaku bersama dengan penghuni Kountraverse yang sudah berjuang keras."
Zephyra mulai menarik sebuah foto menggunakan jarinya sampai Brimgard dapat melihat wajah seorang gadis di dalamnya, "Apa yang kau inginkan dariku?"
"Aku tidak bisa menghabiskan waktu dengan hal-hal yang dapat memperlihatkan kelemahanku sendiri..."
"...hari ini aku hanya perlu fokus berlatih dan berlatih tanpa henti terutama lagi mengatur formasi agar bisa meraih kemenangan Ragnarok pertama kita!"
"Aku tidak akan kalah...!" Brimgard memang tatapan kesal tetapi Zephyra langsung mengulurkan lengan kanannya ke depan selagi memperlihatkan foto itu kepada dirinya.
"Entah kenapa aku menumbuhkan rasa berbelas kasihan kepada budak seperti kalian yang mau saja dijadikan sebagai pion untuk saling membunuh satu sama lain..."
"...namun, mungkin karena kau dan layermu ini sudah mengalami kekalahan sebanyak dua kali terutama lagi tahapan awal dari Ragnarok saja kau kalah oleh kedua Legenda yang memenangkan pertarungannya."
__ADS_1
""Maafkan kami, leluhur."" Grace dan Memoria mulai berlutut di belakang Brimgard sampai ia menoleh ke belakang lalu memerintahkan mereka untuk mengangkat kepalanya.
"Berlutut tanpa alasan yang jelas adalah kelemahan, justru karena kita tidak bisa memenangkan tahapan awal dari Ragnarok karena semua itu adalah proses menuju kemenangan."
"Kalau begitu kau tidak perlu meremehkan musuhmu dan informasi yang akan aku berikan tentang seorang Mortal di Touriverse."
Brimgard memperhatikan foto itu dimana ia dapat melihat seorang gadis kecil yang sedang meregangkan tubuhnya di hadapan sebuah tabung yang berisi Eo'syl, "Apa-apaan dengan gambar ini...?"
"Tolak anak kecil! Cintai lah orang Dewasa---" Wajah Brimgard menerima sebuah tepukan dari Zephyra yang memasang ekspresi datar karena ia tidak bisa berhenti mengatakan hal tersebut.
"Diam dan dengar apa yang akan aku katakan, Korrina Comi sudah mendapatkan semua informasi yang ia butuhkan dari Kountraverse..."
"...tetapi informasi yang akan aku berikan padamu hanyalah sekedar pengecualian karena dirimu yang sudah menerima banyak kekalahan sampai kau memang membutuhkan sedikit keringanan."
Brimgard hanya bisa diam ketika mendengar itu karena ia diberikan dua pilihan oleh Zephyra, jika ia ingin memberikan maka dirinya akan membicarakan seluruh informasi yang terdapat di dalam foto itu.
Jika tidak maka Zephyra sendiri yang akan memberikan informasi paling penting tentang Brimgard kepada gadis yang berada di dalam foto itu, "Menerima informasi rahasia juga ketangguhan loh~"
"Kau memang harus membawa hak tersebut di hadapan diriku ya, kalau begitu... kau bisa menjadi pembukaan dalam diskusi besar ini." Brimgard menerimanya.
Mereka semua langsung berkumpul di dalam sebuah ruangan untuk mendengarkan informasi apa saja yang akan Zephyra berikan karena ia memiliki simpati untuk layer yang terus kalah berkali-kali.
"Benar, dia sangat imut... terutama lagi ekor dan telinganya itu, aku bisa menebak kucing kecil ini adalah Neko Legenda." Ucap Orihime.
"Itu artinya dia adalah lawan yang cukup tangguh jika dirinya adalah Legenda berjenis Neko Legenda yang dapat berubah menjadi monster bahkan memiliki sembilan nyawa..." Kata Zeindall.
"Imut sekali~ aku ingin bertemu dengannya lalu berteman jika bisa, ahh! Mungkin membawa kepalanya saja sudah cukup agar aku bisa memiliki teman kecil." Ucap Memoria yang terlihat begitu bersemangat.
"Jangan anggap remeh gadis satu ini, dia adalah kekacauan dalam perwujudan gadis kecil polos..."
"...dia begitu cerdas dan licik karena dapat mengatur apapun sesuai dengan keinginannya itu, aku tidak bisa mengurusi gadis satu ini karena ia pasti akan menggunakan The Mind untuk melakukan sesuatu."
"Dia juga adalah cucu dari Korrina Comi, itu artinya dia memang bisa mengimbangi dirimu, Brimgard." Zephyra mencoba untuk menakut-nakuti dirinya agar ia bisa menggunakan Dewa Kountraverse sebagai alat.
Dengan memanfaatkan dan membakar amarah di dalam tubuhnya maka ketika perang dimulai dirinya merasa yakin Brimgard akan langsung menghajar Shinobu tanpa henti sampai sembilan nyawanya habis.
__ADS_1
"Tabung yang berada di hadapannya itu adalah hasil eksperimen dari kedua makhluk yang bisa dibilang cukup mengerikan..."
"...gadis kecil itu berhasil menciptakan sebuah kekacauan dengan menggabungkan DNA dari Eldritch yang dapat memainkan konsep ke dalam sebuah makhluk yang diciptakan untuk peperangan."
Mereka semua memasang ekspresi kaget ketika Zephyra membahas tentang Eldritch yang memberikan dirinya kebebasan untuk memainkan setiap layer sebagai caturnya sendiri.
"Makhluk yang diciptakan untuk berperang itu sebenarnya dihasilkan oleh bangsa Iblis, kalian belum pernah melihatnya karena bangsa dari makhluk yang bernama Giblis memang baru."
"Terutama lagi kalian perlu berhati-hati dengan makhluk ini karena sekali saja ia bertahan dari sebuah serangan lalu masih bisa hidup maka ia akan beradaptasi dengan pemulihan yang lebih cepat."
"Bertahap tetapi mematikan, dan sekarang gadis kecil yang bernama Shinobu Koneko telah menciptakan sebuah kekacauan dalam perwujudan Eldritch yang dinamakan sebagai Gildritch."
"Itu artinya Gildritch dapat melakukan adaptasi dan pengubahan konsep sesuai dengan pilihannya dalam medan perang nanti, jangan berharap musuh ini akan sama sulitnya dengan Bamushigaru."
Mereka semua memasang ekspresi khawatir ketika menerima informasi yang cukup mengerikan itu, Brimgard hanya bisa diam selagi memegang dagunya karena ia dapat menahan bangsa Gildritch dengan pasukan Zerdians.
"Tidak ada yang harus kita khawatirkan, musuh yang kuat perlu disibukkan dengan musuh kuat lainnya, kita hanya perlu fokus menjatuhkan lebih banyak pasukan Touriverse agar bisa menang."
"Bangsa Giblis dan Gildritch memiliki kelemahan dengan suara yang lumayan keras, tetapi aku tidak begitu yakin kalian bisa melakukannya karena kelemahan itu sudah diperbaiki oleh Shinobu."
"Brimgard, mungkin kau satu-satunya orang yang dapat menghentikan Shinobu secepat mungkin sebelum ia mengeluarkan sesuatu yang dapat menyebabkan kekalahan kalian memuncak lagi..."
"...perkembangan yang ia alami cukup jauh sampai dirinya sudah menerima banyak sekali sihir cahaya yang dapat membantu Shinobu untuk mengalami proses dimana ia akan menjadi perwujudan dari cahaya itu sendiri!"
"Mungkin karena tidak bisa mengkhawatirkan soal kemampuan paling mematikannya yang bernama The Mind karena ia sudah menggunakannya beberapa kali..." Zephyra menandai kepala Shinobu.
"Selama kalian mengurusi dirinya terlebih dahulu maka kesempatan menang masih belum dikatakan mustahil..."
"...Touriverse mengalami banyak perubahan buruk yang disebabkan oleh penghuninya sendiri tetapi Shinobu Koneko berhasil menyatukannya kembali secara paksa."
"Tidak seperti penghuni Kountraverse yang selalu bersatu sejak dirimu menjadi Dewa segalanya, pengaturan yang kau lakukan telah memberikan hasil yang cukup memuaskan sampai semua penghunimu sangat menurut."
"Tidak seperti mereka yang sudah bosan ditabrak dengan berbagai macam masalah dan konflik, tidak ada satupun Dewa yang turun tangan melainkan para Mortal sampai menjatuhkan banyak sekali pasukan mereka yang kuat."
Brimgard mengambil foto tersebut dengan ekspresi serius, semua informasi yang ia dapatkan dari Zephyra dapat membantu dirinya untuk meraih ketangguhan yang sebenarnya.
__ADS_1
"Jika seperti itu..."
"...maka aku akan membunuhnya terlebih dahulu."