Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 422 - Tujuan Angkatan Tiga


__ADS_3

Terdapat sebuah tempat persembunyian yang terletak di sebuah kota, di situlah terdapat seorang pemimpin dari kelas 3C bersama seluruh bawahannya.


Pemimpin yang bernama [Onimakuza Takatora] saat ini sedang menikmati minuman yang dapat membuat dirinya mabuk, ia juga bahkan sudah memesan banyak sekali gadis ****** yang dapat membuat dirinya nikmat.


Tempat persembunyian itu bukan hanya dipenuhi oleh kelas 3C saja melainkan 3B dan 3A saja sudah berkumpul, itu hampir seperti tempat diskusi dan bersenang-senang.


Perayaan juga bisa dibilang karena mereka sangat menikmati waktu-waktu ini karena mendapatkan banyak poin dengan menyingkirkan angkatan yang pertama.


Poin yang mereka dapatkan sudah cukup untuk membuat diri mereka bisa langsung terdaftar di turnamen, mereka juga sudah tidak terlalu peduli dengan sistem nilai karena sistem poin sudah mereka kuasai.


3C hanya tersisa lima murid dan kelima murid itu sangat kuat, tidak bisa dibiarkan begitu saja karena mereka sudah mengetahui semua tentang akademi dan kota ini.


Sistem saja sudah bisa mereka kuasai, pekerjaan mereka hanya perlu menyingkirkan yang lemah dan tidak perlu walaupun mereka sudah meminta kelas 1B untuk menyingkirkan kelas 1C.


Sepertinya mereka gagal karena kecerdasan Minami dan Honoka juga tidak diremehkan begitu saja karena terlalu kuat.


Hari ini hanya empat murid dari kelas 3C yang berkumpul di tempat persembunyian karena satunya lagi adalah seorang Osis dan ia terlalu sibuk mengurusi pekerjaannya sendiri.


Ia juga tidak terlalu peduli dengan rencana dari pemimpin kelasnya karena ia lebih memilih ketua osis karena ia sudah mampu menguasai apa pun untuk bisa terdaftar di akademi permohonan.


3B membawa lima orang juga bahkan 3A juga sama, sisanya adalah murid lemah bagi mereka dan murid-murid itu tidak akan bisa bertahan jika tidak mengumpulkan poin secepatnya.


"Sepertinya mengumpulkan lima murid tertentu memang baik karena setiap kelas pasti memiliki lima murid yang kuat dan berbakat..."


"...pemimpin kita juga sangat hebat untuk bisa menguasai sistem poin, hanya dengan merampas dan mencuri saja sudah cukup karena poin yang dikumpulkan oleh angkatan satu dan dua itu banyak sekali, kita tunggu saja apa yang akan mereka rencanakan..." Ucap salah satu murid dari kelas 3B.


Seorang ras Minotaur dan ras Raijuu masuk ke dalam ruangan rahasia dimana Takatora sudah mengenakan seragam-nya untuk bergerak lagi karena ia merasa sangat kesal mendengar angkatan satu dari kelas 1B sangat tidak berguna.


Mereka tidak dapat menyingkirkan murid yang paling inti yaitu Minami dan Honoka, ia sepertinya harus mengubah rencana dengan menyingkirkan yang paling lemah terlebih dahulu ditambah.


Setiap angkatan kelas yang memiliki huruf sama terkadang saling bermusuhan dan bersaing, contohnya seperti 3C dan 1C yang sudah menjadi musuh sedangkan 3B dan 3A hanya menuruti pemimpin dari kelas 3C untuk menyingkirkan 1C angkatan yang sangat kuat karena murid-muridnya itu.


Kelas lainnya bisa diurus oleh kelas angkatan ketiga lainnya, mereka hanya perlu melihat hasil yang akan datang di minggu keempat dan kelima.


Pasti tidak banyak yang bertahan karena kakak kelas memang sangat ketat karena ingin menyingkirkan semua angkatan satu itu agar tidak bisa mendapatkan kesempatan untuk terdaftar.


"Selamat datang, pemimpin kelas 3B dan 3C... sepertinya kita akan melakukan rapat untuk menyingkirkan angkatan ke satu sepertinya."


"Kita memiliki bagian kelas yang pertama yaitu A sampai E, angkatan satu sudah kekurangan banyak murid di bagian pertama dan jika kita terus menjalankan rencana untuk mengumpulkan poin melalui mereka maka angkatan satu bagian satu tidak akan bisa bertahan lebih lama lagi."

__ADS_1


Takatora mengambil sebuah kertas besar lalu ia menempel-nya di papan yang berada di belakangnya.


"Bisa kita lihat... angkatan satu mengalami penurunan yang begitu besar berkat angkatan tiga, angkatan dua sepertinya main aman..."


"...kita juga tidak tahu apa yang coba mereka rencanakan tetapi aku yakin di minggu kedua ini akan banyak yang turun lagi jika kita lebih agresif. Kita harus menyingkirkan angkatan satu terlebih dulu."


"Setelah itu angkatan kedua adalah sasaran kita tetapi aku yakin mereka menyembunyikan murid rahasia yang memiliki potensi nilai besar." Kata Takatora.


Ia mulai menandai seluruh angkatan satu bagian 1 yaitu kelas 1A sampai 1E.


"Kita sebagai angkatan ketiga memiliki tujuan yang sama untuk menyingkirkan angkatan ke satu, bisa dibilang kita menjalani kedamaian untuk sementara sampai seluruh angkatan kesatu disingkirkan."


"Aku ingin kalian mengurusi kelas sisanya, serahkan kelas 1C kepada kami karena sudah waktunya aku bergerak untuk menyingkirkan mereka satu-satu..."


Takatora mengambil sebuah rokok lalu ia menyalakan-nya dan menghisap-nya, kedua pemimpin dari kelas 3A dan 3B itu mengangguk.


"Apakah kelas 3S benar-benar yakin untuk bisa mengalahkan murid-murid dari kelas 1S...?"


"Mereka sangat kuat bahkan sampai memiliki keberanian tinggi untuk merebut kartu seseorang lalu menantang mereka jika ingin kartu yang mereka curi dikembalikan."


"Mereka sudah hampir sama seperti senior dan seseorang yang menganggap diri mereka raja tetapi kekuatan dan kemampuan bukan main..."


"Aku sendiri pernah berpapasan langsung dengan ketiga Legenda yang bernama Shuan, Rokuro, dan Asriel." Ucap seorang Minotaur yang bernama [Hiberigaro Redgard].


"Pemimpin kejam dan tidak pandang bulu yang bernama [Icy Eldamon]."


"Kemampuan es-nya itu gila sekali dan sangat berbahaya bahkan mengandung banyak racun di dalamnya, ia masih menyembunyikan kemampuan lainnya..." Ucap seorang Raijuu yang bernama [Xenapita Cranell].


"Intinya jangan meremehkan kami angkatan ketiga yang sudah mengetahui seluruh sistem dan seluruh ujian yang diterapkan oleh kota dan akademi ini.


"Apa pun itu, kita sebagai pemimpin harus bisa terdaftar di turnamen itu dan memenangkan kubus emas itu. Permohonanku tidak jauh..."


"...aku ingin menjadi seorang Dewa agar bisa menguasai Zuusuatouri."


"Menjadi dewa ya...? Terlalu membosankan, kebanyakan mereka yang menginginkan kubus emas itu pasti menginginkan harta, kekuatan, kekuasaan, kehidupan, dan jodoh." Kata Cranell.


"Jika kita tidak berdamai... kita pasti sudah bergelut di arena..." Kata Takatora.


Ia mulai menghampiri papan-nya yang dipenuhi dengan rencana yang akan ia laksanakan bersama seluruh angkatan ketiganya.

__ADS_1


Intinya ia sudah menandai beberapa orang di kelas 1C untuk disingkirkan sebelum mereka melakukan sesuatu yang jauh lebih cerdik dan licik dibandingkan mereka berdua.


"Minami... Honoka... Hana..." Takatora melempar pisau ke arah foto ketiga gadis itu dan mengenai tepat sasaran.


"...apakah kalian siap untuk kalah?"


***


Minami bersin keras ketika ia sedang bengong, entah kenapa bersin itu terasa berbeda karena ia memiliki firasat bahwa seseorang bisa saja mengincar dirinya.


Hana melihat Minami kembali bengong ketika sudah bersin keras seperti tadi, bersin yang terdengar imut seperti kucing bahkan ia sampai memberikan sapu tangan kepada dirinya karena cuaca lumayan dingin sekarang.


"Apakah kamu baik-baik saja?"


"Ya... hanya bersin biasa, mungkin seseorang membicarakan diriku." Minami mengambil sapu tangan itu lalu ia mengusap hidungnya yang terasa geli.


"Minami, bersinmu memang membuat hatiku berdetak sungguh cepat... kucing imutku dan kucing kecilku ternyata sedang akur ya..."


Minami dan Hana dikejutkan dengan kemunculan Honoka yang sudah berada di belakang, ia langsung memberi mereka pelukan erat dari belakang.


Sepertinya biasa ketiga teman ini selalu saja bersikap akur karena sudah mengumpulkan banyak poin akhir-akhir ini berkat bantuan dari kelas lain yang mencoba untuk menyerang dirinya.


"Minami... Hana... aku dengar hari ini kita akan mendapatkan pembagian pemimpin, minggu kedua ini sudah mulai terasa ketat karena penilaian dari minggu nanti."


"Kita harus lulus dengan memiliki satu juta poin untuk bisa melanjutkan minggu ketiga, aku dan Minami berhasil menemukan nama pemimpin dari kelas 1B dan 3C sehingga mendapatkan poin sebanyak satu juta kalau tidak salah..." Hana tercengang ketika mendengarnya.


Sepertinya pemimpin yang mereka maksud itu hampir sama seperti ketua kelas dan itu adalah kesempatan dirinya untuk bisa menjadi ketua kelas.


"Pemimpin ya... terdengar menarik juga."


"Angkatan ketiga sepertinya sudah menandai kami... menurut logika sendiri ya, menipu pandangan seseorang di saat-saat seperti ini adalah yang terbaik dan mereka pasti akan menebak diriku sebagai seorang pemimpin."


"Bagaimana jika kau saja yang menjadi pemimpin?" Tanya Honoka.


"Tentu saja, dengan senang hati~" Hana tersenyum.


"Jika Hana pemimpin maka tugasku sebagai bawahan-nya harus bisa membantu dan melindungi dirinya, kalau begitu mohon kerja sama-nya, Hana."


"Mari kita membawa nama kelas 1-C ini ke tingkat paling atas agar semua angkatan tiga itu bisa memakan kembali omongan mereka..." Minami tersenyum.

__ADS_1


Melihat Minami dan Hana akrab membuat Honoka mimisan ketika melihat keimutan yang dicampur menjadi satu, ia tidak bisa menahan diri untuk tidak memeluk mereka dari belakang lalu menyentuh seluruh bagian tubuh mereka.


""H-Honoka!!! Mesum!!!""


__ADS_2