Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 910 - Langkah Pertama Koneko menjadi Ratu Touriverse


__ADS_3

Setelah mereka menyelesaikan semua makanan itu, Arata meminta mereka untuk berbaris di hadapannya karena ia memiliki berita yang sangat membahagiakan untuk mereka semua karena sudah menyelesaikan misi itu.


"Kalian semua melakukan pekerjaan yang begitu hebat, anak-anak." Arata menghampiri mereka satu per satu lalu memberikan sebuah medali yang melambangkan Legenia.


"Dengan mengurus masalah para Dewa elemen, aku menyatakan kalian semua terangkat menjadi pemberontakan tingkatan atas dimana kalian sudah tidak membutuhkan bimbingan atau misi apapun dariku."


Mereka memasang tatapan kaget seketika, itu artinya mereka sekarang bisa mengurus apapun tanpa meminta izin kepada Arata, "Itu artinya aku bisa membantai Dewa dan kerajaan lainnya...?!"


"Itu benar...!"


"Baiklah...!!!" Koizumi memasang tatapan serius sampai ia bertambah semakin termotivasi untuk terus latihan sampai menginjak puncak yang berbeda.


"Tetapi untukmu, Shinobu." Arata menatap Shinobu yang langsung memiringkan kepalanya sampai memasang tatapan bingung.


"Kamu akan menjadi sesosok gadis hebat yang bisa aku anggap layak... mungkin Kuro juga melihat dirimu sebagai Kou yang lebih kecil---"


"Koneko tidak kecil...!" Shinobu mengembungkan kedua pipinya.


"Iya, iya... setidaknya kamu lebih besar dari Kou---"


"Mama juga tidak kecil...!!!"


"Uhhh... ya... kalian sangat besar dan kuat, sampai rasa hormatku kepada kalian besar juga."


"Ngomong-ngomong soal dirimu... kamu akan menggantikan posisi Kou Comi dengan menjadi Ratu Touriverse yang akan memimpin kita semua..."


"...kita yang mempercayai dirimu!" Perkataan Arata membuat Shinobu memasang tatapan bingung seketika karena ia tidak mengerti apa yang ia coba katakan.


"Ehh...? Ratu... Touriverse...?"


"Semua penduduk planet Legenia melihatnya... perjuangan yang kamu lakukan untuk melindungi Touriverse dengan usahamu ketika menghentikan Demetrio."


Pendengaran Shinobu bisa mendengar banyak sekali suara yang berasal dari seluruh penduduk, ia menoleh ke belakang lalu melihat banyak sekali orang yang melambaikan tangan mereka semua selagi memasang tatapan bahagia.


Shinobu tidak bisa bergerak seketika melihat banyak sekali orang yang membagikan kebahagiaannya itu kepada dirinya sendiri, ia juga melihat banyak sekali gambar dan nama yang ia pegang mengaitkan dirinya sendiri.


"Terima kasih, Shinobu Koneko~"


"Kerja kerasmu sudah menyelamatkan banyak sekali nyawa dan hasutan dari para Dewa...!!!"


"Tolong berteman lah denganku...!!!"


Mereka semua membicarakan sesuatu yang positif kepada Shinobu sampai ia tidak bisa mendeteksi kebohongan apapun dari mereka, semuanya sesuai dengan apa yang mereka rasakan.


Kepercayaan, kebahagiaan, dan kehormatan yang diberikan kepada Shinobu sampai ia tidak bisa berkata-kata bahwa orang asing sebanyak itu akan menganggap dirinya sebagai seseorang yang layak untuk dipercaya dan hormati.


""Ratu Legenia kami~ ratu Touriverse baru~!!!""


"Semuanya..." Mata Shinobu mulai berkaca-kaca sampai ia tidak bisa menahan air mata dan perasaan sedihnya untuk merasakan kebahagiaan, kepercayaan, dan kehormatan mereka semua.


Teman-teman Shinobu tersenyum senang melihat dirinya yang akhirnya diakui sebagai Ratu Touriverse sampai kepercayaan dan kehormatan yang mereka berikan terlihat begitu asli.


...


"Mama, apakah Koneko akan dibenci terus seperti ini...?" Tanya Shinobu yang sedang dibalut oleh perban karena menerima banyak luka dari semua orang yang merendahkan dirinya.


"Tidak akan selamanya... lagi pula banyak sekali orang di dunia ini yang suatu saat nanti akan mempercayai dan menghormati dirimu..."


"...kamu hanya perlu berusaha lebih keras dan menahan semua penderitaan itu." Kou tersenyum.


...


...


"Mama... aku berhasil..." Shinobu ingin sekali menangis tetapi Shira langsung mengganggu suasana hatinya dengan mengejutkan dirinya seketika.


"Semuanya!!! Ayo, kita angkat Shinobu bersama-sama bahwa dia adalah Ratu Touriverse kita semua...!!!" Seru Shira keras sehingga mereka semua langsung menghampiri Shinobu.


"Fueeehhhh!?!?" Shinobu memasang tatapan kaget, kedua telinga dan ekornya terangkat seketika sampai semuanya mulai mengangkat tubuh Shinobu lalu melemparnya ke atas beberapa kali untuk merayakan kemenangan besar.


"Fueeeeehhhhhhhhhh....!!!!! Koneko tidak mau...!!!" Seru Shinobu keras dengan pipi yang memerah.


***

__ADS_1


Sebelum menikmati kedamaian dan istirahat mereka yang pastinya panjang, Shinobu sempat menjelaskan sesuatu kepada mereka semua bahwa masih terdapat beberapa sampah yang harus mereka urus.


Tentang Demetrio mungkin masih belum Shinobu jelaskan karena itu hanya akan memperpanjang sesuatu, yang paling penting adalah Legenda fanatik.


Mereka masih belum diselesaikan, semua Legenda yang terpaksa masuk ke dalam kepercayaan sudah jelas akan keluar ketika mengetahui para Dewa elemen sudah musnah.


Namun, para Legenda fanatik masih menantikan kedatangan Dewa mereka untuk menyebarkan berita yang baik karena Demetrio sempat memberitahu dirinya jika ia berhasil maka ia akan mendatangi mereka.


"Begitu ya... kebetulan sekali! Aku masih ingin melampiaskan rasa kesalku kepada para Dewa dengan memusnahkan semua bawahannya...!" Kata Koizumi selagi memukul tapaknya sendiri.


"Tetapi... apakah kamu tahu mereka bersembunyi dimana, Nobu?" Tanya Ako.


"Mmm~" Shinobu mengeluarkan kacamatanya dimana lensa dari kacamata itu mengeluarkan hologram yang menunjukkan sebuah planet berdekatan dengan planet Lemia.


"Mereka semua masih menunggu di planet itu, mungkin kita harus menyambut mereka sekarang dengan sebuah kemenangan yang mereka tidak harapkan sama sekali."


"Kalau begitu, aku juga ingin ikut---" Konomi berdiri dari kursinya tetapi Hinoka langsung menghentikan dirinya lalu membantunya untuk duduk lagi.


"Apa yang kamu katakan... kau harus menikmati istirahatmu itu atau kondisimu tidak akan bisa pulih dengan cepat, kita perlu menikmati liburan bersama-sama 'kan?"


"Ada benarnya... kalau begitu, semoga beruntung... jangan sampai kalian menerima luka apapun dari para Legenda fanatik itu." Kata Konomi sampai mereka mengangguk lalu pamit kepada dirinya.


Mereka semua terbang tinggi meningkatkan planet Legenia untuk menghampiri planet yang berdekatan dengan Lemia, tidak lama kemudian mereka masuk ke dalam atmosfer itu lalu berpencar.


Banyak sekali keberadaan para Legenda fanatik yang dapat dirasakan sampai semuanya terpaksa untuk berpencar agar bisa mengurusnya dengan cepat tanpa menghabiskan waktu lebih dari sepuluh menit.


Ako mendarat di sebuah pulau dimana ia melihat banyak sekali Legenda yang sedang memohon kepada patung di depannya.


"Aku mungkin harus memberitahu kalian berita buruk tentang sesuatu..." Perkataan Ako dapat di dengar oleh mereka semua yang langsung memasang tatapan ketakutan.


"Ahh...?! Dia...!?"


"Itu benar~ aku adalah Legenda yang berhasil membunuh Dewa elemen... karena mengetahui masih banyak sekali bawahan yang setia kepada mereka maka..." Ako memunculkan pedangnya.


"...aku akan memasukkan kalian ke tempat yang saat ini ditempati oleh Dewa kalian masing-masing!"


"AAAAAAAHHHHHHHH!!?"


...


...


"Idol Hinoka telah datang, te-he~ biarkan aku meledakkan hati kalian semua dengan suara merduku dan kecantikan yang aku miliki..."


"...bersyukurlah~ kematian yang akan aku berikan kepada kalian menerima banyak sekali cinta dari idol seperti diriku~" Hinoka mulai membentuk hati melalui jarinya selagi mengedipkan mata kanannya.


"TIDAAAAAAGGGGHHHH!!!"


...


...


Koizumi mendarat di hadapan mereka semua lalu menghancurkan patung di belakangnya itu sampai menyebabkan ekspresi mereka terlihat begitu kaget sampai tidak bisa berkata apapun.


"Dewa yang kalian sembah dan percayai tidak memiliki keuntungan apapun jika berhasil dibunuh oleh Mortal seperti diriku...!" Koizumi melempar belatinya ke depan yang selama ia menusuk kepala Erion.


Melihat kepala Dewa yang berhasil Koizumi penggal langsung mengejutkan mereka semua sampai tidak bisa berkata apapun lagi kecuali teriak histeris bahwa mereka telah didatangi oleh God Slayer.


"AAAHHHHHHHH!!!"


"Siapa kau...!?"


"Aku...? Shimatsu Koizumi..." Koizumi menarik kembali belatinya yang mulai ia asah.


"...seorang God Slayer."


""HWAAAAAAGGGGHHHHH!!!""


***


Yang terakhir adalah Shinobu, ia baru saja tiba di belakang mereka yang sedang fokus memohon kepada berbagai macam patung di depannya sehingga mereka mendengar suara yang terdengar seperti benda terjatuh.


Pandangan mereka langsung teralihkan menuju suara tadi, ketika melihat benda apa yang terjatuh itu... selama ini adalah kepala Demetrio yang terlihat mengerikan sampai membuat mereka menjerit ketakutan.

__ADS_1


"Gaaaooo~" Shinobu melepaskan raungan singa yang begitu imut sampai mengejutkan mereka lalu sadar dengan cepat bahwa yang menakut-nakuti adalah seorang gadis kecil.


"Oh, hanya anak kecil saja...!"


"Tu-Tunggu...!!! Bukannya dia itu...?!"


"Mm, benar~" Shinobu mengangguk selagi menggerakkan ekornya begitu cepat, ia tersenyum selagi memejamkan kedua matanya itu untuk menunjukkan kepolosan yang tidak memiliki dosa apapun.


"Kalian terlihat lezat..."


"Koneko lapar..." Shinobu melebarkan kedua matanya yang memancarkan cahaya merah sampai tubuhnya membesar lalu berubah menjadi Beast Neko Legenda.


"ROOAAAAAAGGGGGGHHHHHH!!! Shinobu langsung memakan mereka semua satu per satu dengan wujud yang mampu menakut-nakuti semua Legenda fanatik itu sampai kematian mereka sendiri.


"HUAAAAAAAGGGHHHHH!!!"


Semua gadis memberontak menyelesaikan masalah mereka dengan sepenuhnya, membantai semua Legenda fanatik itu sampai menyebabkan planet tersebut tidak berpenghuni lagi.


Setelah menyelesaikan semua itu, mereka semua terbang keluar dari planet tak berpenghuni itu yang langsung Shinobu hancurkan menggunakan tembakan cahaya yang berhasil menciptakan planet dengan banyak sekali tumbuhan emas di dalamnya.


"Ayo, kita pulang~"


Mereka semua bergegas kembali menuju planet Legenia untuk menikmati liburan dan istirahat panjang mereka, akhirnya ancaman pada Dewa elemen dan Legenda fanatik telah berakhir.


Sesampai mereka di restoran Arata, Hinoka memasang tatapan yang terlihat senang melihat Anastasia berbicara dengan Konomi untuk menemani dirinya.


"Anastasia...!!! Apakah sekarang...!? Sekarang kita akan berlatih menari dan menyanyi agar diriku bisa menjadi idol!?" Tanya Hinoka yang terlihat sangat senang.


"Tentu saja... terapi aku datang ke sini untuk meminta bantuan kepada Shinobu tentang sesuatu." Anastasia menatap Shinobu yang langsung sadar.


"Anu... soal itu ya..." Shinobu mulai memunculkan Grimoire of Earth yang ia berikan kepada Anastasia sampai ia menerimanya dengan senang hati.


"Kamu masih memiliki semua Grimoire elemen itu?"


"Mm~ untuk belajar."


"Begitu ya... tingkatkan." Koizumi memeluk kepala Shinobu sampai ia mulai mengingat sesuatu yang sangat penting.


"Bertarung?"


"Ayo...!!!"


"Baiklah...!!!"


Koizumi dan Shinobu terbang ke atas langit lalu pergi ke suatu tempat yang aman dan sepi agar bisa melakukan tanding dengan kekuatan baru yang baru saja mereka peroleh dan kembangkan.


"Hahhhh... mereka tidak pernah beristirahat sedikit pun ya..."


...


...


"Untung saja... aku berhasil keluar dari salah satu dari mata mereka, jika saja aku diam terus di dalam maka aku mungkin akan ikut terbunuh dengan mereka."


"...baiklah, dunia baru yang harus aku pelajari agar bisa bertemu dengan dirinya yang sudah mati." Ucap seseorang yang mulai memegang Insignia berlambang cahaya.


~Arc 11 - God of Elemental - End~


"... ..." Anastasia duduk di atas kursinya lalu ia melihat kristal kekacauan di hadapannya berputar semakin cepat sampai ia sudah sangat dekat.


Grimoire of Earth yang berhasil ia pinjam dari Shinobu mulai dirinya pelajari agar bisa menyempurnakan kristal kekacauan itu.


"Kekacauan yang disebabkan oleh Demetrio dan Grimoire yang berhasil aku pinjam ini... mempercepat proses sampai membutuhkan beberapa tahun lagi untuk bisa aku gunakan..."


"...melihat Koneko bersama temannya mampu bertarung sehebat itu memberikan diriku sebuah inspirasi untuk melakukan sesuatu."


"Baiklah..."


"...ujian yang sebenarnya akan dimulai."


~Arc 12~


~Crystal of Catastrophe~

__ADS_1


~Begin~


__ADS_2