Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 613 - Tahapan Gabungan


__ADS_3

"Aku datang secepat mungkin ketika mendengar Minami membutuhkan diriku untuk latihan, apakah persiapan untuk membunuh si brengsek itu?" Tanya Hana dengan tatapan serius.


Minami baru saja menghubungi Hana dan ia sudah berada di kuil itu dengan cepat, sepertinya ia dapat menemukan keberadaannya dengan cepat karena rasa benci yang ia miliki kepada Zoiru.


Mengetahui neneknya mati di makan oleh Bamushi membuat Hana mendapatkan tekanan besar untuk bertambah kuat agar bisa membalaskan dendamnya kepada Zoiru.


Minami merasa ngeri melihat Hana yang serius seperti itu, tidak seperti biasanya sehingga Kou memperingati Minami bahwa perasaan dan pikirannya dipenuhi rasa benci serta ingin bertambah kuat untuk menghajar Zoiru.


"Rasakan ini...!" Kou melempar semua daun emas itu kepada Hana untuk menenangkan dirinya, Hana mulai terkekeh melihat Kou masih bisa merasa bahagia.


Hana juga merasa senang melihat Minami dan Shuan, perubahan mood dan perasaannya terasa begitu cepat sehingga Minami menghela nafasnya lega lalu ia memeluk dirinya dengan sangat erat.


"Sudahlah, jangan marah seperti itu. Kita akan mencari cara untuk menghentikan Zoiru dan pembangkitan dari Bamushigaru." Minami tersenyum.


"Hm, aku mempercayaimu, Minami." Hana mengangguk.


Minami mulai menjelaskan kartu as pertamanya yang dapat dijadikan sebagai kesempatan menang untuk bisa mengalahkan Zoiru yaitu dengan bergabung menjadi sesosok Legenda yang baru.


Setengah jam kemudian, Minami harus menjelaskan karena Hana terus menanyakan sesuatu setiap ia menyelesaikan beberapa kata, mungkin Hana masih tidak merasa yakin dengan bergabung.


Gabungan itu akan berjalan secara permanen, apa yang pikirnya bayangkan sekarang adalah dirinya dan Minami di dalam satu tubuh yang mengartikan mereka saling berdekatan.


"Ahhh... aku merasa tidak enak jika kita terjebak di dalam tubuh yang sama..." Hana tersipu merah.


"Tidak seperti itu cara bekerjanya, astaga! Gabungan yang akan kita lakukan menciptakan individu baru dari campuran kita yang di gabung, kau mengerti bukan...?" Tanya Minami dengan tatapan lelah.


"Hm... aku akan mencoba untuk mengerti, bergabung terdengar cukup menyenangkan sampai aku tidak sabar untuk merasakannya langsung denganmu." Hana mulai mengangguk penuh semangat.


"Kalau begitu, mari kita memulai semuanya dari nol tentunya." Minami menoleh kepada Shuan dan ia bisa melihat dirinya sedang bermesraan dengan Kou.


"Kalau kalian ingin bermesraan, lebih baik lakukan di luar." Kata Minami sambil memasang tatapan mengejek, Shuan segara bangkit dan menghampiri dirinya dengan tatapan serius.


"Baiklah... kau sudah mengerti, Hana? Penjelasan tentang gabungan dua Legenda?" Tanya Shuan, Hana mengangguk lalu ia mengacungkan tangannya untuk menunjukkan tekadnya.


"Dengan gabungan kemampuan air dan cahaya milik Minami maka kita bisa saja menciptakan Legenda gabungan yang hebat...!" Hana mulai memunculkan sirkuit sihir biru di sekitarnya yang memunculkan aura air.


"Kalau begitu, mau coba melakukan serangan kombinasi?" Tanya Minami sambil menciptakan gumpalan emas di tapak tangannya.


"Serangan kombinasi? Bagaimana caranya?"


"Mudah sekali, kau hanya perlu menciptakan gumpalan air lalu kita lempar bersama-sama dan menyatukan sihir itu kepada musuh." Minami menunjuk Shuan sebagai boneka latihan.


Shuan siap untuk menerima apapun dengan proses latihannya di dalam kuil itu, ia bisa melihat Minami dan Hana mulai melempar gumpalan sihir mereka ke arah Shuan sampai bersatu menciptakan tumbuhan besar yang mengikat tubuhnya.


"A-Apa...!?" Semua itu terjadi begitu cepat sampai Shuan tidak bisa melihatnya, kedua sihir mereka memang sangat cocok dalam hal gabungan dan kombinasi.


"Lihat, berhasil bukan? Kita berdua bisa di sebut sebagai Duo mematikan jika bekerja sama... walaupun aku sejujurnya benci kerja sama." Minami terkekeh sampai mengangkat lengannya.

__ADS_1


"Kamu pasti berbohong kan, hahaha~"


Hana menepuk tapaknya menggunakan tapaknya juga sehingga mereka mulai memunculkan aura biru dan emas itu sampai menciptakan gelembung yang mengandung bibit emas di dalamnya.


"Ingat ya, Hana, latihan dari Golden Merge ini akan menghabiskan waktu yang sangat lama jika kau tidak mempelajarinya dengan cepat tanpa merasa kesusahan." Minami memulai latihan.


"Tentu saja, aku akan melakukan sebisa mungkin untuk membuat dirimu puas, Minami. Kita harus bisa mengalahkan si brengsek itu...!"


"Ya! Kau benar, itu baru semangat Legenda yang aku tunggu." Minami menepuk punggung Hana lalu ia memulai latihan dari gabungan itu secara bertahap agar hasil yang mereka dapatkan sempurna.


"Pertama... kau harus bisa meningkatkan semua kekuatan sampai titik akhir."


"Kerahkan semuanya tanpa harus menahan diri!" Minami melepaskan kekuatan dalam skala besar sampai mengejutkan semua orang di ruangan itu.


"Kakak... itu terlalu berbahaya, kekuatanmu terus meningkat besar tanpa ada satu pun pembatas yang menghalanginya." Kata Shuan, ia sekarang mengerti dengan kemampuan dari Golden Spirit yang memang sangat berguna.


Hana melakukan hal yang sama dan Minami bisa merasakan pembatasan dari kekuatan penuhnya, itu artinya ia harus menyamakan pembatas dari kekuatan itu agar gabungan bisa berhasil.


Minami tidak memerlukan satu detik untuk menyamakan kekuatan itu, ia langsung berada di tingkatan yang sama dengan Hana sehingga ia mulai menjelaskan hal lainnya.


"Baiklah, apakah kamu siap untuk menanggung kesulitan dari gabungan ini?" Tanya Minami kepada Hana.


"Akan aku coba!"


"Jika kau tidak bisa menahannya, peringati aku." Minami mendekati Hana sehingga tatapan mereka mulai bertemu, Hana segera menoleh ke arah lain dengan pipi yang memerah.


"Tetapkan kekuatanmu seperti itu agar kita dapat menghasilkan gabungan Legenda yang sempurna, jika kau sekali saja mengurangi atau menambahkan kekuatan itu sampai melebihi dan mengurangiku..."


"Jika kamu merasa tertekan dengan cahayaku maka katakan sesuatu, aku tidak ingin melukai dirimu karena seluruh sihir kita perlu mengalir deras di dalam tubuh kita." Aura emas Minami dan aura biru Hana mulai saling bersentuh.


"Lebih baik kau duluan yang memasukkan semua kekuatan dan sihir itu ke dalam diriku, anggap saja seperti membagi dengan semua yang kita miliki..." Kata Minami.


Hana mengangguk dan ia mulai mengalirkan seluruh kekuatan penuhnya ke dalam tubuh Minami, ia bisa menerima keseluruhan dari Hana sampai tubuhnya merasa seperti bersatu dengan Hana.


"Siap ya?" Minami mulai mengalirkan keseluruhan dari kekuatan dan kemampuannya ke dalam tubuh Hana.


Hana baru saja menerima setengahnya dan tubuhnya merasa tidak stabil seketika, kedua matanya terasa silau sampai melepaskan cahaya putih yang mengartikan tubuh Hana tidak bisa menerima apapun lagi dari Minami.


Hasilnya ia malah kesakitan, tubuhnya memunculkan garis emas sehingga Minami melompat ke belakang untuk menggagalkan semua tahapan dalam bergabung.


"Hah...! Hah...! Hah...!" Hana berlutut di atas tanah dan menjatuhkan banyak sekali keringat.


"Tubuhmu tidak dapat menerima semua itu, kau membutuhkan latihan besar denganku agar tubuh dan jiwa kita bisa menjadi satu... hubungan kita juga." Minami mulai memulihkan tenaga Hana kembali.


Beberapa menit kemudian, mereka mencobanya lagi sehingga tapak mereka memunculkan lambang dari gabungan itu sendiri, Golden Merge, pertanda yang cukup baik sampai tubuh mereka mulai tertarik menuju satu sama lain.


Lengan mereka bergerak sendiri sampai menunjuk satu sama lain, "Apakah berhasil...? Belum, kita harus melihat prosesnya sampai akhir."

__ADS_1


"Tahan, Hana." Tubuh Minami dan Hana memancarkan cahaya emas, tapak tangan mereka hampir saja bertemu tetapi tubuh Hana langsung terhempas ke belakang karena tidak bisa menahan semua kekuatan Minami.


"Aku tidak dapat melakukannya..." Hana bisa merasakan tubuhnya terlalu di tekan oleh kekuatan milik Minami sampai tubuhnya terus berjalan tidak stabil.


"Ternyata memang sulit... melihatnya saja aku mengerti seluruh tahap dan proses gabungan ini." Kou menghampiri mereka berdua memegang sebuah layar virtual yang ia jadikan sebagai dokumen.


Dokumen itu berisi tentang tahapan gabungan dan ia baru saja menyelesaikan latihan yang harus mereka lakukan agar proses dari gabungan itu dapat berjalan lancar.


"Hana dan Minami membutuhkan waktu yang cukup lama sepertinya untuk melatih hubungan itu... hubungan terhadap kekuatan dan jiwa..." Kou menyentuh perut Hana dan Minami.


"Untuk Minami semuanya berjalan dengan lancar, hanya saja aku merasakan kekuatanmu meningkat ketika mencoba untuk menerima kekuatan Hana."


"Ya... itu alasannya, aku masih mengalami kesulitan dalam mengontrol kekuatan seseorang yang masuk ke dalam tubuhku." Kata Minami.


"Dan Hana... tubuh merasa tidak stabil karena seluruh cahaya dan kekuatan Minami yang masuk sampai mengalir ke seluruh tubuhmu." Kou menatap Hana, ia sekarang mencoba untuk menjelaskan caranya.


"Itu benar... setengahnya saja sudah membuatku merasa tidak nyaman, Minami terlalu hebat dalam kekuatannya ternyata." Hana menghela nafasnya.


"Kamu pasti bisa kok, Hana. Gabungan ini akan berjalan sempurna jika tubuh kalian mampu menerima satu sama lain..."


"...misalnya tahapan tadi, saling mengalirkan kekuatan ke satu sama lain seperti melakukan penukaran, menurutku tahapan itu terdengar masuk akal dalam gabungan..."


"...mungkin bisa di bilang paling inti karena tubuh kalian harus bisa beradaptasi atau menerima partner kalian agar gabungan berjalan dengan lancar."


"Tubuh Minami menerima keseluruhan dari Hana dan Hana sendiri menerima kebalikannya... membutuhkan proses yang lumayan juga untuk memunculkan lambang gabungan itu."


Kou mengangkat lengan mereka dan ia masih bisa melihat lambangnya, "Ternyata aku benar... kalian sudah di anggap layak untuk bergabung ketika lambang ini tidak menghilang."


"Kalian berada di tahapan yang sangat dekat, hanya perlu saling menerima satu sama lain melalui keseluruhan seperti jiwa, tubuh, kekuatan, dan sihir." Kou memegang dagunya.


"Itu artinya kita membutuhkan waktu untuk melakukan latihan agar kita dapat menyempurnakan tahapan dari gabungan itu." Hana merasa kecewa dengan dirinya sendiri.


"Maaf ya, Minami---" Hana melihat Minami memeluk dirinya erat sehingga ia mulai mengelus kepala Hana untuk menyemangati dirinya.


"Sudah, sudah, tidak perlu merasa sedih seperti itu, istriku." Minami menjilat pipi Hana sampai ia mendorongnya mundur dengan pipi yang merona.


"Hentikan...! Kita harus serius dengan gabungan ini agar bisa mengalahkan si brengsek itu!" Kata Hana dengan tatapan yang terlihat malu.


"Kalau begitu, kita serahkan kepada ratu Touriverse yang tahu cara agar tubuh kita bisa benar-benar bersatu bukan?" Tanya Minami kepada Kou yang mulai mengangguk sambil memegang tali emas.


"Tali emas ini sudah Shuan perkuat agar tidak putus dan lepas, mungkin jika aku mengikat kedua kaki dan lengan kalian bersama maka proses itu akan berjalan..." Kou mengikat kaki Minami dan Hana bersama.


Setelah itu, ia mulai mengikat kedua lengannya dan proses seperti itu bisa mempercepat tahapan untuk saling membagi kekuatan dan gabungan bisa terjadi dengan lancar.


"Uwahh... ternyata latihan yang sulit ya." Kata Minami.


"Benar, mulai dari sekarang... kalian harus berlatih terus seperti itu saling menukar kekuatan dan kemampuan secara keseluruhan." Kou menunjuk mereka berdua.

__ADS_1


"Baiklah! Sebuah tantangan... apakah kau siap, Hana?!"


"Ya! Ayo!"


__ADS_2