Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 451 - Saint


__ADS_3

"Apa yang kau butuhkan adalah rekan..."


"Tidak ada mimpi dan tujuan besar yang dapat di lakukan sendiri tanpa bantuan apapun..."


"Kepercayaan dibutuhkan untuk mempercepat proses... Contohnya seperti diriku, aku dapat membantu dirimu."


"Apakah kau mempercayai diriku? Sesuatu yang kau benci... Sesuatu yang ingin kau hancurkan... Musuhku adalah rekanku."


"Terkadang membutuhkan pengorbanan besar untuk menjalani tujuan... Berteman dengan musuh itu sendiri adalah salah satunya."


"Kau membutuhkan kekuatan... Rekan tidak akan selalu ada di sisimu untuk membantu dan melindungi, mereka hanya mendukung dari proses..."


"...tidak ketika proses itu memberi hasil, mandiri adalah jalan yang harus kau laksanakan setelahnya."


"Touriverse dipenuhi dengan dua hal yang sama, setiap ras sama setara dan sebanding karena dua hal ini. Pembuat dosa dan kebajikan, kedua hal seimbang yang dibutuhkan..."


"Dosa yang disucikan... Kebajikan yang dihilangkan... Di dalam kejahatan terdapat kebaikan, di dalam kebaikan terdapat kejahatan."


"Kau membutuhkan Saint... Jantung... Saint Legenda dan surga."


"Ini adalah rencana yang bisa kau dapatkan jika kau mau berusaha, Saint Legenda... Menjadi seorang Saint, menggunakan kebaikan untuk keburukan yang dianggap baik untuk dirimu sendiri."


"Buruk untuk mereka yang tidak mengerti ideal dan rencanamu sendiri."


"Kau membutuhkan tekad dan mental kuat untuk mendapatkan hasil yang aku maksud, Saint... Saint Legenda. Bukan hanya Legenda saja yang dapat memiliki kekuatan dari istilah suci dan surga yang bernama [Saint]."


"Kekuatan yang diberikan oleh Saint berbeda dengan kekuatan yang dimiliki oleh Saint Legenda, kemurnian adalah intinya..."


"...sesuatu yang berkaitan dengan murni, Saint itu akan menerima dirimu. Aku merasakan kemurnian di dalam dirimu, kau memiliki potensi untuk mendapatkannya..."


"Pengorbanan membutuhkan... 10 mayat Saint Legenda yang harus di kumpulkan, bukan dalam kuburan tetapi mayat baru... Membunuh adalah solusinya."


"Mayat itu akan memiliki darah suci di dalamnya, gunakan darah itu untuk di kuil yang bernama [Temple of the Saints]."


"Kau juga membutuhkan 10 jantung Saint untuk bisa melaksanakan ritual, ini yang aku maksud dengan usaha... Kau harus berusaha dan bekerja keras untuk mendapatkan kekuatan yang hebat."


"Jika sudah mengumpulkan semua kebutuhan itu, lokasi... Kuil kuno yang menjadi tempat tinggal pertama Zangges, kuil yang ia gunakan untuk menciptakan semesta dan galaksi."


"Lokasi yang terletak cukup misterius tetapi tentunya sebagai keturunan dari Zangges... Kami mengetahuinya, jika kau sudah menemukan kuil tersebut..."


"...pergilah sendiri tanpa mengandalkan siapapun, kau perlu kemandirian yang besar untuk melakukannya karena seseorang yang ikut bersamamu akan berubah menjadi cahaya putih karena tidak layak."


"Kau bisa disebut layak karena sudah mengumpulkan semua kebutuhan itu, selanjutnya kau cari tahu... Cari misteri dan kebenaran dari Saint itu."


"Kau adalah Dewi, bukannya lebih baik jika kau sendiri yang melakukannya?"

__ADS_1


"Aku selalu menginginkannya tetapi tujuan kita sama dan berbeda di bagian hasil. Aku sendiri diselimuti dengan kutukan yang seharusnya tidak terjadi..."


"...jadi aku ingin kau yang mendapatkannya."


***


Seseorang yang memiliki rambut hitam panjang, ia menutup buku harian tersebut lalu menempatinya di atas kuburan yang memiliki batu nisan di hadapannya.


"Aku tidak mengerti... Apa yang kau lakukan sejak itu, semua rencana sudah di tulis, seorang rekan sudah membantumu tetapi kau menggagalkan rencana ini."


"Lemah sekali... Aku tidak membutuhkan ucapan terima kasih mu nanti tetapi..."


"Sebentar lagi, hanya sebentar lagi, Ayah."


***


"Graaaagggghhhhh!!!"


Minami melepaskan beberapa cahaya emas menuju arah Cranell ditambah dengan Leviathan yang berperan zirah untuk melindungi tubuhnya, Hana berada di atas kepala Minami dan mencoba untuk melepaskan beberapa sihir air.


Semua sihir air itu mulai melingkari cahaya yang dilepaskan oleh Minami tetapi Cranell berhasil menghilang semua sihir itu menggunakan kedua lengannya yang melepaskan aura hitam dan abu.


Hana dikejutkan dengan kekuatan Cranell yang begitu kuat, ia dapat menghilangkan semua sihir yang ia lepaskan ke arah Cranell.


"Tidak buruk juga...! Shimatsu Mizuhana, kekuatan yang berkaitan dengan air bahkan sampai bisa menciptakan makhluk mitologi yang bernama Leviathan."


Hana dikejutkan dengan Cranell yang sudah mengetahui identitas aslinya, ia juga sadar bahwa Minami tidak menyerang sama sekali walaupun sudah mendapatkan peningkatan dari zirah Leviathan itu.


"Sebenarnya kekuatan apa lagi yang masih belum ia perlihatkan...? Apakah kekuatan kami tidak cukup? Berkomunikasi dengan Minami sekarang cukup sulit karena ia berada di wujud yang berbeda..."


Hana mulai berpikir dengan waktu yang tersedia untuk dirinya, ia bersama Minami terus menggunakan serangan jarak jauh untuk bisa menahan Cranell agar tidak mendekat.


Cranell sendiri menghilangkan semua serangan tersebut dengan senyuman serius di wajahnya, ia sendri sudah memikirkan berbagai macam rencana untuk menyingkirkan kedua murid yang menyusahkan ini.


"Awalnya kalian menakuti diriku tetapi sekarang... Aku harus menggunakan kemampuanku!" Cranell memupuk kedua tapaknya secara bersamaan.


Menciptakan aura hitam yang begitu besar, ia mulai mengayunkan kedua lengannya secara bersamaan ke depan, menyebabkan udara di sekitar mereka membuka sebuah celah yang berwarna hitam dengan titik putih di dalamnya.


"A-Apa?!"


"RAAAAGGGGGHHHHH!!!" Minami menjerit kesakitan ketika menyadari kedua lengannya tersedot ke dalam celah itu.


Menyebabkan tubuhnya mulai mengecil dan kembali ke wujud Legendanya, Hana tidak memiliki perkataan apapun ketika zirah Leviathan yang Minami gunakan mulai berubah menjadi air bisa.


"Apa yang terjadi...? Minami!?" Hana mulai membantu Minami berdiri karena ia melihat kedua lengannya yang patah, ia terlihat kesakitan tetapi Minami berhasil menyembuhkan kedua lengannya.

__ADS_1


"Hahahaha! Itu saja kekuatan kombinasi yang kalian miliki!? Tidak ada gunanya, semua serangan yang kalian---" Cranell mengerutkan wajahnya ketika Hana menyerang dirinya secara tiba-tiba.


Serangan demi serangan mulai ia lepaskan, sihir air yang ia lepaskan tidak memiliki kesempatan untuk menyentuh Cranell karena semua sihir itu tersedot ke dalam celah hitam.


"Tidak ada gunanya, Mizuhana!" Seru Cranell keras.


"Ahaagghh!" Minami terlempar ke belakang ketika tubuhnya menerima serangan air yang terasa begitu menyakitkan.


Mendengar jeritannya itu membuat Hana sadar bahwa celah yang diciptakan oleh Cranell bukan hanya menghilang sebuah serangan melainkan memunculkan serangan yang sudah dihilangkan oleh celah itu.


"Minami! Maaf!" Hana menghampiri Minami tetapi dikejutkan dengan perpindahan ruangan yang begitu cepat dimana ia berada tepat di hadapan Cranell dengan pukulan yang dilancarkan.


Satu pukulan keras mengenai wajah Hana, membuat dirinya terjatuh di atas tanah dan menerima serangan lainnya yaitu tendangan yang mengenai dagunya.


"Kemampuan yang aku miliki ini mematikan... Tidak memakan waktu yang lama untuk mengalahkan monster yang kau tunggangi itu bukan!?"


Cranell melancarkan serangan lainnya tetapi Hana berhasil menghindari serangan itu dengan berubah menjadi air yang masuk ke alam pasir, Cranell merasa kesal karena ia memiliki celah melarikan diri yang cukup luas dan besar.


Minami baru saja selesai memulihkan diri tetapi ia dipenuhi dengan keringat karena masih merasakan kesakitan dari kehilangan kedua lengan besarnya itu, ia bisa melihat celah yang bermunculan dimana-mana.


"Shiratori Minami! Kau sudah bangun seperti biasanya! Sekarang beri aku ronde lainnya---" Cranell dikejutkan dengan pipi kanannya yang terkena serangan sihir air.


Hana mendapatkan kesempatan emas ketika Cranell terlalu fokus kepada Minami, tubuh airnya itu memiliki kekuatan yang cukup untuk membelah tubuh dan menebas bagian vital musuh tetapi ia tidak berhasil menebas lehernya karena cukup beresiko.


Awalnya ia berencana untuk menyerang kedua matanya tetapi Cranell terlalu banyak bergerak, pada akhirnya Cranell menggunakan kemampuan itu untuk menarik Hana menggunakan celah itu sampai ia berada di hadapannya.


"Tidak berguna!" Cranell mencoba untuk melepaskan serangan lain tetapi Hana kembali masuk ke dalam pasir sampai ia mengejutkan Cranell dengan Minami yang melompat ke depan.


"Hmph! Masih tidak berguna...!!!" Cranell melepaskan satu kemampuan untuk menghilang kepala Minami tetapi ia dibuat kaget dengan pergerakan cahaya Minami yang melesat ke atas langit.


Cranell menoleh ke atas dan ia tidak melihat Minami dimana pun, ia menghilang dengan cepat sampai Cranell membuka celah untuk menarik Minami tetapi sesuatu yang ia tarik hanya air yang membentuk tinju.


Satu pukulan mengenai wajah Cranell sampai mendorongnya ke belakang, "Apa!? Dasar Mizuhana sialan!!!"


Cranell mencoba untuk menarik dirinya dan ia bisa melihat air biasa di hadapannya, ia mencoba untuk menghapusnya tetapi Hana mengontrol air itu untuk masuk ke dalam pasir.


Cranell menyadari keberadaan Hana di depannya, itu artinya air yang bergerak sendiri itu adalah sihirnya. Ia mencoba untuk menyerang Hana secara langsung tetapi dikejutkan dengan serangan fatal yang mengenai punggungnya.


"Aaaagggghhh!!!" Cranell melirik ke belakang dan dikejutkan dengan darah yang menyembur, serangan yang begitu menyakitkan berhasil mengenai dirinya.


Ia bisa melihat gumpalan air yang melayang, gumpalan itu memantulkan cahaya matahari di atas mereka dan terlihat Minami yang melompat ke atas lalu mendarat di sebelah Hana.


"Kemampuan yang berkaitan dengan ruang dan celah yang menghapus apapun... Lebih menonjol dalam kesulitan dan kekuatan tetapi kau masih belum cukup menandingi..."


"...kecepatan cahaya."

__ADS_1


__ADS_2