Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 195 - Masa Kuno


__ADS_3

"Sebenar-nya aku adalah seorang Legenda kuno yang datang dari masa lalu... masa dimana tidak ada dunia atau galaksi seperti ini, semua-nya dipenuhi dengan angkasa yang indah bahkan tidak ada makhluk hidup yang berkeliaran di angkasa itu karena Dewa segala-nya atau pencipta segala-nya mengurung seluruh ciptaan-nya di tempat yang sangat aman." Haruka mulai menjelaskan-nya kepada Korrina.


Ingatan-nya dapat menangkap kembali masa-masa pertama ketika dia lahir, intinya dia sudah mengerti tentang semua misteri yang ada di Touri tetapi informasi itu masih belum ia temukan secara keseluruhan karena Haruka saat ini berada di dunia True Touri ini hanya untuk melarikan diri dan berlindung bersama keturunan dari istri Dewa pencipta segala-nya.


"Dewa segala-nya... pencipta segala-nya, apa yang kau maksud adalah Zangges?"


"Benar sekali. Sebenarnya kita adalah keturunan dari mereka... Aku bisa disebut sebagai cucu dari Zangges dan istri-nya yaitu Yuno, nama asli-ku adalah Jikanaru Haruka putri dari dewa-dewi waktu yang bernama Touma dan Mertiana. Mereka adalah orang tua kandung-ku yang asli ditambah lagi mereka itu anak dari Zangetsu... salah satu putra Zangges." Haruka memejamkan kedua mata-nya untuk menggali ingatan-nya lebih dalam lagi.


Korrina bisa mengenal semua nama dewa dan dewi itu karena semua buku sejarah sudah ia baca tetapi ia masih tidak mengerti sejarah apa yang mereka ciptakan, berkat Haruka sekarang yang menceritakan-nya lebih dalam lagi... Korrina mengerti bahwa Haruka dan diri-nya juga adalah keturunan dari seorang Dewa yaitu Zangges.


Semua makhluk hidup bisa ia ciptakan dengan mudah tanpa harus menggunakan darah atau DNA-nya sendiri yang mengartikan bahwa mereka memiliki keturunan-nya sendiri tidak seperti Haruka dan Korrina yang lahir dari seorang yang memiliki keturunan dari Zangges. 


Haruka mulai menjelaskan asal usul kedatangan Aiko dan Kabuto yang berasal dari dimensi palsu, Korrina hanya membutuhkan lima menit penjelasan untuk mengerti dengan dimensi palsu tersebut. Semua-nya berawal dari Haruka yang hampir saja dibunuh oleh Zangetsu tetapi ia berhasil kabur berkat bantuan kekuatan waktu-nya yang segala-nya.


Walaupun dia menciptakan dimensi palsu itu... resiko besar harus ia tanggung yaitu sihir waktu-nya mulai memiliki batasan yang dapat menghalangi dirinya untuk menggunakan sihir waktu yang berada di tingkat segala-nya, semakin waktu berjalan... dia mengorbankan diri-nya di dimensi palsu itu hingga ia terbunuh dan mengalami reinkarnasi di dimensi yang asli sehingga menjadi salah satu anggota Comi secara keseluruhan.


"Dimensi palsu... [Doppleganger of Touri] 'kah? Aku yang berasal dari dimensi palsu itu memiliki kekuatan seorang dewi yang maha segala-nya?" Korrina melebarkan mata-nya karena Komi benar-benar berbeda dengan diri-nya dalam segi apapun, tetapi Korrina mulai membenci sesosok diri-nya dari dimensi palsu karena dia adalah seorang dewi.

__ADS_1


"Entah kenapa... mendengar diriku yang berasal dari dimensi palsu menjadi seorang dewi segala-nya itu membuat harga diri-ku turun secara drastis, yang dulu... sejak kecil aku membenci dewa dan dewi---"


"Kenapa Mama menikah dengan Dewa?"


Korrina tersipu, "Yahhh... kebencian mampu membawa cinta... itu yang aku tahu." Korrina mengangguk cepat.


Dengan mengetahui identitas asli Haruka, itu membuat Korrina khawatir bahwa suatu saat nanti mereka akan berpisah... Korrina menundukkan kepala-nya dan Haruka bisa melihat wajah Korrina yang terlihat sedang mengkhawatirkan sesuatu, Haruka mulai memeluk Korrina dengan sangat erat sambil tersenyum lebar.


"Walaupun aku adalah Haruka yang berasal dari masa kuno... aku adalah anak kandung-mu, Mama. Mama dan Papa-ku yang dulu itu keturunan Zangges dan Mama sendiri bisa disebut sebagai cucu dari Touma dan Martiana, itu artinya aku adalah anak kandung-mu yang asli~" Haruka menatap Korrina lalu ia tersenyum lebar.


"Jangan pergi... apapun itu, jangan pergi meninggalkan-ku sendirian." Korrina memeluk Haruka erat, "Tentu saja, Mama. Mama juga harus berjanji untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan kedua yang Mama miliki."


Korrina ingin sekali membantu mereka tetapi Haruka melarang-nya untuk ikut campur karena dia memiliki sebuah tugas penting untuk diri-nya, dengan kecerdasan dan bantuan dari sistem ciptaan-nya yaitu Tech... mungkin saja Korrina dapat menemukan cara untuk bisa masuk ke dalam dimensi asli.


Haruka berencana untuk menanyakan tentang penyerangan yang mereka buat, inti-nya ia ingin sekali bertemu kembali dengan Komi untuk menghentikan semua-nya, konflik dan ancaman yang saat ini sedang menyerang dimensi palsu masih bisa diatasi karena Haruka tidak mau menciptakan peperangan antar kedua dimensi tersebut.


Korrina mulai mengerti dengan rencana-nya, ia segera pergi meninggalkan tempat itu secepat mungkin dan tidak lupa untuk memberitahu Haruka bahwa ia harus melindungi teman-temannya... Aiko terlihat sangat kuat karena sihir realita-nya, ia mungkin bisa dikalahkan jika mereka bersama-sama bertarung dan menahan Aiko.

__ADS_1


Haruka datang menghampiri Aiko lalu ia mengembalikan waktu hingga Aiko tersenyum serius, ia hampir saja menggunakan sihir realita-nya kepada Haruka tetapi Haruka langsung terbelah menjadi beberapa bagian karena ia menggunakan sihir realita-nya. Aiko menjentik jari-nya hingga seluruh ilusi itu langsung hilang.


"Menahan-nya sampai ia kembali ke dimensi asal-nya... itu adalah tujuan kita semua." Kata Haruka yang  berbicara dengan mereka semua menggunakan sihir telepati-nya.


Hana mengangkat kedua lengan-nya hingga seekor naga leviathan terbang ke atas lalu melahap Aiko dari atas langit, Aiko masih hidup di dalam perut Leviathan itu dan dia segera mengubah naga itu menjadi api-api Sacred yang ia luncurkan ke arah Hana, Hana segera terbang menjauhi semua api-api yang mengejar diri-nya.


Mitsuki muncul tepat di depan Aiko lalu ia mengeluarkan dua arwah untuk menghalang penglihatan Aiko, Haruka maju ke depan lalu ia melayangkan sebuah pukulan yang mengenai wajah Aiko sampai ia terdorong ke belakang. Hana berhasil melawan semua api itu menggunakan Leviathan lain-nya yang ia ciptakan dari sihir air-nya.


Hana terbang menghampiri Aiko lalu ia menendang kedua kaki-nya sampai Aiko terjatuh di atas tanah dan kembali bangkit lalu mengubah Leviathan itu menjadi batu, Honoka mendorong Aiko mundur lalu ia terbang menghampiri Aiko hingga mereka mulai saling memukul satu sama lain dan beradu tinju.


"Apa yang harus kita lakukan, Haruru? Dia terlalu kuat karena sihir realita-nya itu..." Hana mengepalkan kedua tinju-nya.


"Kita tidak perlu melawan-nya, kita hanya harus menahan diri-nya sampai ia kembali pulang ke tempat asal-nya." Haruka mulai menatap Aiko lalu ia menghentikan waktu hingga ia muncul tepat di belakang Aiko, Haruka melakukan serangan kombinasi yang mampu melempar Aiko ke atas udara.


***


Korrina tiba di dalam lab-nya dan ia segera menyalakan seluruh teknologi dan sistem yang dia miliki karena masalah ini harus secepat-nya ia atasi sebelum Aiko kehabisan kesabaran-nya, ia bisa-bisa menjadikan kekuatan realita-nya itu sebagai kekuatan pembunuh yang sangat mengerikan seperti memisahkan tubuh mereka.

__ADS_1


"Tech... waktu-nya bekerja!"


__ADS_2