
Koizumi melesat menuju arah Skala lalu ia melancarkan pedang Wrath dengan melepaskan serangan tambahan dari kobaran api neraka yang berhasil dilawan oleh semburan racunnya.
"Kau terlambat, Koizumi...! Sekarang kau akan menyaksikan kebangkitan dari seekor Anacondrai yang memiliki ukuran sebesar alam semesta untuk meratakan pasukan Touriverse!!!"
Koizumi langsung tidak menghiraukan Skales sama sekali karena ia mulai sebisa mungkin menghentikan kebangkitan dari Anacondrai yang melepaskan banyak sekali cairan hijau dari taringnya.
Koizumi melempar tujuh pedang dosa ke arah Anacondrai itu tetapi kulitnya berhasil menghempas semua pedang itu sampai mengejutkan dirinya, "Brengsek...! Apa yang sudah kau lakukan!?"
Koizumi mencoba untuk menyerang Skales tetapi ruang ketiadaan itu menerima guncangan yang begitu dahsyat sampai melepaskan dorongan yang mementalkan Koizumi dan Skales menuju arah lain.
Anacondrai yang menerima tusukan dari kedua taring belati itu langsung merasakan aliran kekuatan besar di dalam tubuhnya yang membantu dirinya untuk bangkit lalu memanjang.
Ekornya menimpa beberapa pasukan Touriverse dan Kountraverse yang sedang bertarung, kepalanya mulai menyatu dengan tubuhnya sampai ukurannya sekarang sudah mengimbangi alam semesta.
Koizumi dan Skales menatap Anacondrai tersebut lalu ia bisa melihat sebuah tanduk besar muncul di atas kepalanya bahkan ular yang terlihat biasa itu langsung membentuk hampir seperti kobra tetapi tubuhnya sekarang dipenuhi banyak taring tajam beracun.
"Mwahahaha...!!! Kau sudah terlambat, Shimatsu Koizumi! Sekarang saksikan kebangkitan dari seekor Anacondrai yang menerima julukan sebagai The Great...!"
"Dia yang akan meratakan pasukan Touriverse tanpa sisa sedikit pun...!!!" Skales mengangkat kedua lengannya sampai Anacondrai yang besar itu melepaskan semburan racun melalui mulutnya.
Semua racun itu mulai menghujani medan perang tetapi pasukan Elf dan Malaikat langsung melepaskan sihir pemulihan yang tak terhitung untuk membuat semua kebal dengan racun yang mematikan itu.
Pasukan Gems mulai memunculkan banyak berlian besar di atas langit yang berhasil menyedot semua racun itu lalu mengecil dan ditempelkan kepada tubuh mereka masing-masing untuk menggunakan kekuatan dari racun Serpentine.
"Dasar bodoh, apa yang kau baru saja bangkitkan bukan hanya akan melahap seluruh pasukan Touriverse melainkan Kountraverse juga...!" Koizumi melihat Anacondrai itu mulai bergerak cepat menuju arah mereka.
"Dia tidak memandang lawan... seperti predator berdarah dingin yang kanibal dan akan memakan apapun!!!" Koizumi melesat ke atas langit lalu ia melihat Skales mengulurkan kedua lengannya ke depan.
"Ya... datanglah kepada Serpentine yang sudah membangkitkan dirimu menjadi seekor ular yang berjaya---" Skales langsung dimakan oleh Anacondrai itu sehingga ia terjebak di dalam perutnya.
"... ..." Shizen melihatnya dari atas langit lalu ia sempat menatap Koizumi yang memasang tatapan datar juga.
"Bukannya itu terlihat dramatis...?" Tanya Shizen.
"Jangan bercanda! Cepat kumpulkan kekuatan penuh yang kau miliki untuk menghentikan Anacondrai sialan ini sebelum mengacaukan semuanya...!" Koizumi mulai menarik perhatian Anacondrai itu agar bisa menjauh dari Medan perang.
Tetapi tetap saja ukurannya yang begitu besar berhasil menghempas beberapa pasukan yang sedang bertarung melawan satu lawan satu, "Hei, sepertinya kau kesulitan melawan ular besar ini..."
__ADS_1
Hana memanggil Koizumi sampai dirinya mulai meminta bantuan tantenya untuk mengulurkan waktu agar dirinya tidak menyerang kedua pasukan itu yang pasti akan menyebabkan kekacauan lain.
"Ya, aku mengerti...!" Hana melompat keluar dari dalam Leviathan yang langsung menabrak Anacondrai itu sehingga terjadi hempasan yang dahsyat.
Hempasan itu merubah kembali Leviathan Hana menjadi air yang mulai ia manipulasi sampai menciptakan ombak dan tsunami besar yang mulai menabrak tubuh Anacondrai itu agar bisa menjaga jarak dengan medan perang.
"Hahhhhh...!!!" Hana mengangkat kedua lengannya sampai memunculkan banyak sekali gelombang air yang menghalangi jalan Anacondrai itu.
Hana berhasil mengurung Anacondrai itu sendirian di dalam sebuah wilayah dimana dirinya terjebak di sekitar gelombang air yang mencoba untuk menjauhi dirinya dari medan perang.
Punggung Hana menerima satu serangan dari busur yang beracun tetapi cairan tersebut langsung berubah menjadi air biasa, "Kita kedatangan tamu lainnya...!"
Koizumi melirik ke belakang lalu ia melihat pasukan Karmacoma dan Serpentine yang sedang mengendarai ras Ancient Dragon mencoba untuk menyerang mereka berdua agar bisa membebaskan The Great Anacondrai.
Koizumi memegang berat gagang pedang Wrath lalu ia menyentuh bilahnya menggunakan jari kirinya sampai ia melepaskan kobaran api neraka yang berbentuk Phoenix sampai menjatuhkan beberapa dari mereka.
"Ahh...!" Hana melebarkan matanya ketika melihat Anacondrai itu melompat ke atas langit.
"Koizumi!" Panggil Hana sampai Koizumi dapat melihat Anacondrai itu mencoba untuk melompat menuju arah medan perang sampai menyebabkan banyak sekali dorongan dan tekanan yang begitu besar.
Tetapi pandangan mereka dikejutkan dengan Beast Neko Legenda yang berhasil menghantam wajah Anacondrai itu sampai terpental kembali ke dalam sel gelombang air yang diciptakan oleh Hana.
"... ..." Hana sempat terdiam ketika melihat wujud Beast Neko Legenda milik Shinobu mengingatkan dirinya kepada Minami dimana mereka pernah menyerang Bamushigaru dengan wujud Golden Leviathan Beast.
"Tante...! Oi!" Koizumi langsung mencoba untuk menyadari Hana dengan mengguncangkan tubuhnya sampai mengejutkan dirinya.
"Mari kita bantu, Shinobu..."
"...kita sekarang bisa mencoba sebisa mungkin untuk merobek dan menyayat tubuh ular sialan itu!" Koizumi memegang erat pedang Wrath dan Gluttony lalu ia melesat menuju arah Anacondrai.
"Baik..." Hana mengangguk lalu ia menoleh ke belakang hanya untuk melihat kedua Beast Mecha Neko yang sedang melawan pasukan Karmacoma, Serpentine, dan Ancient Dragon.
"HIIIIISSSSSS!!!" Anacondrai menjulurkan lidahnya menuju arah Shinobu.
"ROOOAAAARRRR!!!" Shinobu membalasnya dengan sebuah raungan sehingga ia mulai menyerang Anacondrai itu dengan menggigit lehernya.
Anacondrai itu melancarkan serangan ekornya sampai menghantam wajah Shinobu lalu menjatuhkan dirinya, Anacondrai itu mulai mengunci Shinobu menggunakan tubuhnya sendiri.
__ADS_1
"Hiissss...!!!"
"Roooooaaarrrr...!!!"
"Astaga, pertarungan ini terlihat begitu intens sampai aku kesulitan untuk mengarah serangan yang pas karena takut mengenai Shinobu." Kata Koizumi yang melihat mereka bertarung secara kasar.
Anacondrai itu membuka mulutnya lebar untuk memakan tubuh Shinobu tetapi ia dikejutkan dengan ukurannya yang mengecil seketika, Shinobu berubah kembali menjadi wujud Legendanya sampai ia berhasil lepas dari penguncian itu.
Shinobu melesat menuju arah Anacondrai itu lalu melepaskan satu pukulan Neutron sampai menghempas dirinya ke atas, Koizumi melihat Anacondrai itu mendatangi dirinya.
Koizumi melepaskan tebasan beruntun yang berhasil merobek kepalanya itu lalu menjatuhkan dirinya di atas tanah sampai melihat Shinobu berubah kembali menjadi Beast Neko Legenda lalu menginjak tubuhnya itu.
Shinobu menggigit wajah Anacondrai itu lalu Koizumi mencoba untuk melesat menuju arah ekornya hanya untuk menyayat dirinya dari bawah, tetapi ia bisa melihat ekor itu mencoba untuk menyerang dirinya.
Namun, Hana berhasil menabrak ekor itu menggunakan Leviathan yang munculkan, Koizumi mengangguk lalu ia mendarat di atas tanah hanya untuk menebas tubuh ular itu dari bawah tanpa henti menggunakan kedua pedang yang terbakar api neraka.
Anacondrai itu menjerit keras sampai ia mulai memanjangkan lidahnya untuk mencekik leher Shinobu lalu melemparnya dirinya menuju arah lain, Koizumi ikut terpental ketika Anacondrai itu bergerak secara kasar.
"Sial... kau memang tidak mau diam ya...!!!" Koizumi menjentikkan jarinya sampai memunculkan banyak sekali rantai Greed yang mulai mengunci tubuh bagian bawahnya.
"ROAAGGGHHH!!!" Shinobu membuka mulutnya lebar lalu ia melepaskan gelombang emas yang mengenai wajah Anacondrai itu sampai menjatuhkan dirinya.
Shinobu mulai menginjak wajah Anacondrai itu lalu menahan tubuhnya agar bisa menerima banyak sekali tebasan yang akan dilakukan oleh Koizumi.
Koizumi melanjutkan tebasan dan sayatan itu sampai semua luka yang ia sebabkan berhasil mengeluarkan banyak sekali cairan darah yang Hana ubah menjadi senjata tajam terbentuk dari air lalu menusukkan tubuh Anacondrai itu.
"HIIISSSSS...!!!" Anacondrai itu menyemburkan banyak sekali racun menuju arah Shinobu tetapi mulutnya langsung menerima sebuah tembakan cahaya dari kedua matanya.
Koizumi bisa melihat Shinobu terus menahan posisi Anacondrai itu agar tidak melakukan pergerakan apapun, ia terus melancarkan banyak sekali tebasan yang merobek dan menyayat kulit serta daging yang dimiliki oleh Anacondrai tersebut.
Setelah berhasil memberikan banyak sekali luka kepada Anacondrai itu, Koizumi melompat menuju arah Shinobu lalu mendarat di atas kepalanya hanya untuk melihat Anacondrai itu menjerit kesakitan.
Anacondrai itu terlepas dari rantai dan injakan Shinobu, mencoba sebisa mungkin untuk menyerang Shinobu tetapi tubuhnya langsung menerima hantaman dari ekornya itu sehingga tubuhnya terpental sampai mengenai gelombang air itu.
Koizumi terbang menuju arah Hana lalu ia bisa melihat pasukan Anacondrai lainnya melompat menuju arah dirinya, "... ...!!!"
"ROAAGGGHHH!!!" Shinobu melepaskan Shining Justice menuju arah Anacondrai yang berada di hadapannya.
__ADS_1
"HIIIIISSSSSS---"