
Mereka mencoba untuk tidak menghiraukan tentang kejadian yang baru saja terlihat, mereka lebih baik menikmati musim panas ini dengan memakan es serut itu dicampur dengan manisan lainnya. Setelah mereka menikmati es serut itu, mereka tidak lupa untuk menikmati makanan yang baru saja tiba. Mereka menikmati makan siang bersama sambil tertawa dan berbagi cerita, semua kejadian ini terasa sungguh menyenangkan karena kedamaian ini bertahan dalam waktu yang sangat panjang.
Minami mulai mendekati Haruka dan meraba kedua pipinya sehingga ia bisa merasakan tubuhnya yang panas karena terkena sinar matahari, ia mulai memberikan beberapa cahaya yang mampu menyinari tubuhnya, Okaho mengerti apa yang Minami coba lakukan karena ia sedang mencari kehidupan di dalam dirinya sehingga Minami tidak menemukan apapun kecuali jiwa di dalam dirinya, ia kembali duduk di sebelah Okaho lalu menikmati kembali makanannya.
"Okaho, bagaimana proses tentang kubus waktu itu?" Tanya Rokuro.
Okaho mengeluarkan kubus waktunya dan mereka sontak kaget ketika melihat kegelapan itu sekarang sedikit, itu artinya sebentar lagi mereka dapat pergi menuju Realm of Time untuk mengumpulkan beberapa kristal waktu dan semua benda yang berada di wilayah tersebut, "Kita harus siap siaga untuk mengembalikan Kakak, sebentar lagi kita bisa masuk ke dalam wilayah tersebut dan mesin pemulihan itu sebentar lagi akan sampai karena aku kemarin dihubungi oleh pihak pemilik mesin pemulihan ini."
Mereka semua mengangguk lalu menyelesaikan makanan tersebut dan kembali bermain di pantai, sekarang giliran Hana dan Okaho untuk menjaga Haruka karena Rokuro ingin bermain bersama Asriel, bermain voli tentunya sedangkan para gadis saat ini sedang berenang dan berencana untuk melakukan balapan. Kou yang sedang memakan crepes ingin sekali berenang sehingga ia menghampiri Okaho yang sedang menonton Mitsuki, Marie, dan Minami yang sedang berenang.
Kou menggenggam tangan Honoka lalu ia menoleh kepada Kou yang mengeluarkan sebuah layar yang memiliki tulisan 'Aku ingin berenang, temani aku, Kakak...' Kou menghabiskan crepesnya lalu ia mulai berpikir kembali tentang fisik Kou yang benar-benar lemah, Korrina pernah mengatakan sesuatu tentang Kou yang memiliki stamina dan tenaga sangat kecil sehingga ia mudah lelah dan demam jika melakukan aktivitas yang menyusahkan walaupun begitu Honoka tidak bisa menolak karena tatapan Kou yang sedang memohon-nya itu.
"Baiklah, ayo... biar Kakak bantu ya." Honoka mulai melepas topi pantai Kou dan ia memberikannya kepada seorang pelayan, ia menggenggam tangan Kou lalu mengajak dirinya menuju Minami yang kembali berenang menuju dasar, "Okaho, apakah Kou akan baik-baik saja berenang dan merasakan panas seperti itu?" Tanya Hana yang sedang menunjuk Kou yang mulai berenang di bantu oleh Honoka dan Mitsuki.
"Tidak apa-apa, dia sudah lama tidak merasakan sinar matahari dan berenang seperti itu, asalkan dia senang sepertinya ia dapat menahannya. Jangan sampai terlalu lama juga sih karena fisik lemahnya tidak dapat menahannya." Ucap Okaho selagi menyisir rambut Haruka, Hana merasa penasaran tentang fisik lemah yang dimaksud oleh Okaho, Kou benar-benar dipenuhi kekurangan seperti itu dan ia sendiri bahkan tidak bisa menggunakan sihir atau kemampuan karena Lenergy yang berada di titik nol.
__ADS_1
"Malang sekali ya, Kou... kenapa dia bisa memiliki fisik lemah seperti itu? Di tambah lagi kekuatan dan kemampuannya itu berada di titik nol 'kan?" Tanya Hana.
"Begitulah, terima kasih kepada teman dekat Ayahmu itu, Mama hamil karena kutukan tujuh dosa besar yang bernama Lust itu. Pertemuan dirinya bersama dengan Papaku di wujud Astral itu benar-benar kesalahan besar karena mereka melakukan perkawinan silang dan sangat langka sehingga menciptakan kehidupan seperti Kou yang benar-benar lemah dalam segi apapun, satu-satunya keturunan Comi yang tidak normal..."
"...walaupun begitu, Kou masih tetap keluarga Comi karena aku sangat menyayangi dirinya walaupun dia lemah dalam berbagai hal dan jenis, tidak bisa berbicara dan beberapa indra yang tidak berfungsi, setidaknya ia bisa hidup dan menyapa-ku... kita semua menyayangi dirinya karena dia itu terlalu polos dan tidak berdosa, mungkin karena faktor perkawinan silang juga. Sayang sekali dia selalu menyembunyikan kekuatannya, Sacred dan Crimson sudah tidak mungkin untuk dirinya karena Lenergy yang nol itu." Kata Okaho.
"Kou memang hebat ya... bisa hidup seperti ini, mungkin karena keluarga di sekitarnya ia bisa terus tersenyum dan berbahagia seperti itu. Jarang sekali aku melihat dirinya menunjukkan perasaan lain kecuali bahagia loh." Hana terkekeh.
"Ya, benar sekali... tingkah lakunya sangat imut walaupun ia tidak bisa berbicara, setidaknya kita dapat mengerti apa yang coba ia katakan dengan menunjukkan ekspresi dan perasaannya, ia juga jarang menggunakan alat pembantunya untuk berbicara. Semua orang memiliki kekurangan sendiri tetapi kekurangan itu tidak dapat menghentikan kita semua, aku sangat menyayangi adikku itu yang benar-benar imut dan polos." Okaho tersenyum, apa yang baru saja Okaho katakan membuat Hana menangis terharu karena Okaho benar-benar Kakak yang dapat di andalkan.
"Kenapa kamu menangis seperti itu!?"
"Habisnya... aku juga ingin menjadi seorang Kakak yang baik seperti dirimu dan Haruka." Okaho langsung menepuk punggungnya beberapa kali sehingga mereka kembali berbicara seperti biasa sambil memperhatikan Kou yang berenang dengan baik bersama yang lainnya, Minami mulai menyiram mereka semua dengan air laut itu sehingga mereka merasakan asin.
"Berani sekali kamu ya, Minami!" Mitsuki mulai melakukan hal yang sama sehingga mereka saling menyiram dengan air laut itu, Honoka melindungi Kou karena ia tidak mau dia terkena cipratan air asin itu dan ia juga tidak mau dirinya merasakan sesuatu yang asin. Kou menatap mereka semua yang sedang berperang menggunakan air laut itu, karena penasaran Kou langsung meminum air laut itu pelan-pelan sehingga ia tersenyum lebar.
__ADS_1
Kou menepuk punggung Honoka lalu ia menoleh ke belakang dan melihat Kou sedang meminum air laut itu, "Hehhh!? Kou, jangan di minum!!!" Honoka mencoba untuk membuat Kou memuntahkan kembali air yang ia minum tetapi kou menggelengkan kepalanya dan memberitahu dirinya melalui layar virtual bahwa air laut terasa sangat manis sehingga Honoka sadar bahwa indra perasa di lidahnya itu juga tidak normal karena ia akan merasakan semuanya manis.
Kou mulai ikut bermain dengan menciprat mereka dengan air laut itu sehingga mereka tertawa, setelah itu mereka mulai menyelam masuk ke dalam air laut itu dan melihat banyak sekali terumbu karang dan ikan-ikan yang berenang dimana-mana. Legenda seperti mereka tentunya bisa bernafas di dalam air dan Minami sendiri sebagai Neko Legenda bisa memanggil beberapa ikan sehingga mereka mulai bermain dengan berbagai macam ikan termasuk hiu yang sudah jinak.
Honoka melihat Kou yang terlihat kesulitan bernafas, ia melebarkan matanya lalu ia membantu dirinya berenang ke atas untuk menghirup kembali oksigen, "Kou, k-k-kamu baik-baik saja!?" Honoka melihat Kou yang batuk sebentar lalu ia mengangguk dan menunjukkan senyuman lebarnya, ia baru saja sadar bahwa Kou tidak bisa bernafas di dalam air dan itu cukup menyedihkan bagi dirinya, ia benar-benar terbatas dalam melakukan sesuatu.
Minami berenang ke atas lalu melihat Honoka dan Kou yang bermain berduaan, "Kenapa kalian bermain disini, nya? Menyelam dong, ikan yang aku panggil semuanya jinak dan tidak akan melukai Kou 'kan."
"Masalahnya Kou tidak bisa bernafas di dalam air..." Jawab Honoka sehingga Minami memiliki cara lain untuk memanggil beberapa hiu agar mereka bisa menungganginya, Mitsuki dan Marie tidak bisa berkata apa-apa ketika Minami bisa memanggil berbagai macam hewan terutama paus yang sangat besar. Minami mulai berdiri di atas paus itu lalu ia menyuruhnya untuk maju ke depan.
Mitsuki dan Marie melihat beberapa hiu lalu mereka menungganginya sehingga Honoka dan Kou melakukan hal yang sama, mereka mulai saling berbalapan menggunakan hiu dan paus itu. Hana terkekeh melihat mereka semua sepertinya bersenang-senang bermain di lautan, ia juga ingin ikut tetapi panas matahari bertambah sehingga ia tidak tahan dan tidak mau tubuhnya terbakar sinar matahari.
"Apakah aman bermain seperti itu? mereka semakin lama menjauh." Kata Asriel sehingga ia menunjuk beberapa ombak besar yang mencoba untuk mengenai Minami bersama yang lainnya tetapi peristiwa aneh kembali terjadi dimana ombak itu putar balik dan kembali mengecil sehingga semua Legenda yang melihat ombak itu juga terlihat kebingungan.
"Loh....?"
__ADS_1