Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 91 - Apa yang Rxeonal rencanakan...?


__ADS_3

Shira berhenti di depan Megumi sambil menunjukkan ekspresi yang terlihat bersyukur bahwa Megumi terlihat baik-baik saja. Yuffie dan seluruh pasukan-nya mulai merayakan kemenangan Shira yang berhasil menghabisi dua pemimpin pasukan sekaligus walaupun mereka tahu bahwa semuanya masih belum berakhir.


"Aku pulang, Megumi... Berkat peningkatan baru-ku, aku dapat melakukan sihir teleportasi sejauh apapun walaupun itu memakan waktu yang sangat lama. Aku juga dapat merasakan keberadaan-mu yang sedang terancam di semesta ini, untungnya aku bisa melihat dirimu bersama Akina dan Mirai yang terlihat baik-baik saja." Shira tersenyum.


"Shira... Selamat datang kembali, awalnya aku tidak mengenal-mu... Tapi sekarang..." Air mata mengalir keluar dari kedua matanya dan Megumi segera memeluk Shira erat.


"Wahhh... Kejam sekali." Shira terkekeh.


Kaki Shira terasa geli seketika ia sadar bahwa Minami sedang mencakar kaki-nya, Shira hanya bisa tertawa melihat betapa imutnya tingkah Minami yang mencoba untuk melindungi Megumi. Shira segera berlutut dan menatap wajah Minami dengan ekspresi yang terlihat tenang bahwa Minami memang terlihat sama persis-nya seperti Megumi.


"Salam kenal, apakah kamu memiliki hubungan dengan Megumi...?" Tanya Shira.


Minami segera menaikkan telinga dan ekor-nya karena Shira menyadari dirinya yang sedang menyerang kakinya. Minami memegang erat rok Megumi dan segera melindungi diri di belakang-nya.


"Jangan takut kepadaku... Aku tidak akan melukai dirimu, gadis kecil---"


"Ternyata kau tidak menyadarinya ya, Shira." Megumi terkekeh, ia mengangkat tubuh Minami dan ia segera menunjukkan ekspresi yang terlihat gugup ketika menatap Shira yang sedang tersenyum.


"Minami senang bertemu denganmu..." Minami akhirnya mulai berbicara, suara imut-nya mampu membuat Shira merinding karena suara terdengar cukup menyejukkan di kedua telinga-nya.


"Hai, aku adalah Shiratori Shira. Senang bertemu dengan-mu juga, Minami."


"Shira... Sebenarnya..." Megumi mulai tersipu merah.


"Ada apa...?"


"Minami... Shiratori Minami. Sebenarnya dia adalah anak kita, Shira. Sepertinya pada saat itu kau benar-benar membuatku hamil. Y-Yah, aku sudah berusaha untuk merahasiakannya kepadamu pada saat waktu yang tepat tetapi sepertinya sekarang adalah waktu yang tepat untuk memberitahu dirimu..." Megumi tersenyum sambil memejamkan kedua matanya.


Megumi telah memberitahu Minami bahwa sang Legenda yang menyelamatkan mereka adalah ayah-nya. Minami bisa mengerti apa yang Megumi katakan karena kemampuan dari Neko Legenda yang belajar dengan cepat ketika ia mendengar apa yang ibu dan ayah-nya katakan, walaupun Minami mengerti apa yang Megumi bicarakan, ia masih belum bisa mengeluarkan sihir-nya sendiri.


Ketika mendengar berita itu, Shira melebarkan kedua matanya bahkan Megumi sempat terkejut melihat air mata mulai mengalir dari kedua matanya dan berubah menjadi partikel emas. Apa yang baru saja Megumi katakan membuat suasana hati-nya semakin membaik bahkan semangat dan motivasi Shira mulai bertambah besar dari sebelum-nya.


"Shiratori Minami...?" Ucap Shira dengan pelan karena dia tidak bisa mempercayai apa yang baru saja dia dengar dan lihat.

__ADS_1


Minami segera menghapus air mata Shira yang masih mengalir, dengan melihat Megumi yang sudah menjadi seorang ibu dan juga Minami yaitu anak-nya membuat Shira semakin bersemangat untuk melindungi mereka berdua dan semesta Touri. Shira bersumpah kepada dirinya sendiri bahwa ia akan berhasil dalam melindungi seseorang yang sangat ia sayangi.


"Papa... Kenapa Papa menangis...?" Minami sekarang sudah bisa mengenal wajah Ayah-nya sendiri dengan hanya menatap dan mencium aroma-nya yang sama persis seperti Megumi.


"Tidak apa-apa, Minami... Sepertinya Papa baru saja menemukan apa yang selama ini Papa cari..." Ucap Shira, ia segera menggendong Minami dan memeluknya erat.


Shira juga mulai memeluk Megumi, dari sudut pandang beberapa elf, itu terlihat cukup ilegal karena Shira terlihat seperti memeluk dua gadis yang berada di bawah umur. Tetapi sebagian melihat mereka seperti keluarga bahagia yang telah bersatu kembali, Akina dan Yuffie menyilangkan kedua lengan-nya sambil tersenyum melihat keluarga Shira yang akhirnya bersatu.


"Sepertinya sebagian dari kita sudah bersatu kembali..." Mirai tersenyum.


***


~Zuusuatouri~


Rxeonal saat ini sedang membaca banyak sekali buku tentang sejarah dan juga sihir, ia berhasil mendapatkan beberapa sihir yang cukup berguna dan berbahaya berkat membaca buku yang ia dapatkan dari semesta Xuutouri. Seluruh pengetahuan-nya bertambah luas dan sekarang ia bisa melihat semua semesta dan planet yang sedang dijajah melalui bola kristal yang Majin dapatkan.


Bola kristal itu sudah jelas berasal dari Xuutouri karena mereka semua memiliki senjata dan barang yang cukup berharga. Rxeonal bisa melihat bahwa seluruh ras memang tidak memiliki kesempatan untuk bisa menang dan melarikan diri walaupun mereka berhasil membasmi beberapa pasukan iblis, pasukan iblis yang jauh lebih kuat datang dan berhasil menghabisi mereka yang sudah kelelahan.


Dua iblis yang berada di pasukan Rxeonal muncul di belakang Rxeonal, kedua iblis itu segera bersujud kepada Rxeonal dengan penuh hormat.


"Kami telah kembali, raja Rxeonal...!" Ucap mereka bersama.


Rxeonal bangkit dari atas tahta-nya dan ia segera menghadapi kedua iblis itu dengan wajah yang terlihat bangga bahwa kedua iblis itu tidak pernah membuat dirinya kecewa.


"Angkat kepala kalian dan tatap-lah diriku dengan penuh anggun, aku sudah mengijinkan seluruh pasukan-ku untuk bersikap biasa saja kepada diriku ini." Perintah Rxeonal.


Kedua iblis itu segera berdiri tegak dan mengangkat kepala mereka sambil menatap Rxeonal dengan penuh kehormatan yang mereka miliki untuk Rxeonal. Seorang iblis yang berada di depan-nya memegang sebuah buku merah yang di gembok, terlihat aura kegelapan yang menyelimuti buku itu dan hal itu membuat Rxeonal tersenyum lebar karena iblis yang berada di depan-nya berhasil mendapatkan apa yang dia mau.


"Sepertinya kau sudah mendapatkan apa yang aku mau, Oni Yusakage." Rxeonal tersenyum jahat, iblis yang memegang buku itu bernama [Oni Yusakage].


"Aku sudah mengumpulkan apa yang kau inginkan juga, raja Rxeonal. Semuanya berada di dalam buku satu ini, aku mampu merebutnya dari tangan sang Dewa yang melindungi kuil dimana sejarah bangsa Iblis tercatat. Bukan-nya buku ini bernama [Grimoire of Confine]?" Tanya Yusa.


"Kau benar sekali, Yusa. Buku sihir ini dapat menyerap dan mengurung apapun ketika buku ini terbuka dengan sangat lebar. Apakah kau sudah mengumpulkan semua-nya...? Mengumpulkan alat yang dapat membawa kita menuju puncak kemenangan...?" Tanya Rxeonal.

__ADS_1


"Tentu saja... Di sisi lain-nya Zaiken sudah mengumpulkan banyak iblis dari bangsa yang berbeda, semua-nya sepertinya tertarik dengan rencana untuk meraih kedamaian-mu, raja Rxeonal."


Rxeonal tertawa terbahak-bahak dan segera memberi mereka tepukan di punggung yang mengartikan bahwa Rxeonal semakin mempercayai mereka, buku yang Yusa pegang langsung dibawa oleh Rxeonal dan Yusa tidak lupa untuk memberinya kunci agar bisa mengontrol buku sihir itu semau-nya.


Zaiken memberi informasi kepada Rxeonal tentang seluruh pasukan iblis dari berbagai bangsa saat ini berlatih dan sebagian-nya sudah berbaris rapi sampai mereka menunggu perintah yang akan Rxeonal berikan. Sepertinya rencana Rxeonal masih jauh dari kata sempurna karena setiap semesta sudah pasti memiliki seorang petarung yang kuat dan hebat bahkan dewa atau dewi bisa saja ikut campur.


"Kau terlihat tidak puas, raja... Apa masih ada sesuatu yang kau inginkan...?" Tanya Zaiken.


"Kalian sudah melaksanakan tugas dengan sangat baik jadi beristirahat lah sebelum waktu-nya tiba... Beberapa pasukan-ku masih menjalani tugas-ku dan sepertinya mereka masih belum kembali, rencana-ku masih jauh dari kata sempurna..." Ucap Rxeonal.


"Kau memang raja yang hebat, kau memikirkan banyak rencana sejak itu. Kau memang benar-benar sudah bersiap untuk perang semesta, kita bangsa iblis melawan semua ras yang ada di dalam semesta bernama Touri." Yusa tersenyum serius.


"Ketika rencana-ku sudah aku sebut sebagai kesempurnaan maka kita semua akan tidak terkalahkan. Semua ras itu juga bahkan tidak akan memiliki kesempatan untuk menang ketika melawan kita yang sudah sepenuhnya bersiap---"


Pintu masuk ruangan Rxeonal tiba-tiba hancur karena seorang iblis melempar seorang Legenda yang terluka cukup parah, Rxeonal bersama kedua pasukan-nya mundur beberapa langkah melihat Legenda itu yang tergeletak di atas tanah sudah tidak bisa melakukan apa-apa lagi kecuali menahan kesakitan.


"Rxeonal, sepertinya aku mendapatkan sandra dan juga seorang Legenda yang sangat berkebalikan dengan Legenda yang bernama Shiratori Shira." Seorang iblis yang melempar Legenda itu masuk ke dalam ruangan Rxeonal.


"Hohhhh... Oni Ceclidis, sepertinya kau mendapatkan seorang Legenda yang terlihat menarik juga." Rxeonal menunjuk Legenda tersebut sampai dirinya bangkit karena Rxeonal mengendalikan tubuh-nya menggunakan sihir [Telekinesis].


"Berdasarkan informasi yang aku dapatkan saat ini, dia adalah seorang Legenda yang memiliki kekuatan Saint. Tipe Saint-nya adalah [Saint Dark] dan dia juga bisa disebut sebagai teman dekat-nya Shiratori Shira, kalau tidak salah nama-nya adalah Naoki Souya." Ucap Ceclidis.


"Aku menemukan dirinya di semesta ini, penyergapan iblis yang kau rencanakan memang berjalan dengan lancar karena beberapa Legenda saat ini masih ada yang tersesat di semesta Zuusuatouri."


"Kalian bertiga secepatnya mencari Legenda atau peserta turnamen yang tersesat di semesta ini, bawa kepala mereka ke sini jika kalian tidak bisa menang maka mundur karena kalian itu adalah bagian terpenting yang ada di pasukan-ku." Perintah Rxeonal.


""Perintah-mu akan segera kami laksanakan..."" Ucap mereka bersama, ketiga iblis itu segera pergi meninggalkan Rxeonal sendirian bersama Naoki.


"Nrggghhh..."


Rxeonal mulai mendekati wajahnya kepada Naoki, "Sekarang..."


"...apa yang harus aku lakukan kepada dirimu...?"

__ADS_1


__ADS_2