
"Huarrrrrrrrggggghhhh...!!! Aaahhhhhhhh...!!!" Shira membuka mulutnya lebar sampai seluruh urat-nya mulai menonjol hingga menonjolkan urat lainnya, tatapan amarah mulai membuat Rxeonal terlihat serius sampai ia menyerang Shira dengan melayangkan beberapa serangan sampai dirinya tidak terasa apapun ketika terkena serangan itu melainkan dirinya yang terlempar ke belakang.
Semua dewa kehidupan dan ciptaan mulai ikut campur, mereka segera melindungi semesta Touri dari ambang kehancuran karena kekuatan Shira yang terus meningkat mampu membuat semesta itu retak karena dirinya tidak mampu mengontrol seluruh atribut-nya, itu bisa menjadi latihan selanjutnya untuk Shira agar ia tidak menyebabkan kekacauan seperti sekarang ini.
"Sacred Light Essence...!!!" Shira mulai menggabungkan wujud esensi cahaya sakral sampai tubuhnya melepaskan cahaya yang menyilaukan, semua cahaya itu mampu membuat seluruh populasi yang ada di Touri tidak bisa bergerak untuk beberapa menit karena Shira mengerahkan seluruh tenaga dan kekuatan-nya untuk bisa menghancurkan pembatas-nya.
"Sekarang bangkit dan bersinar-lah demi membawa kedamaian itu kembali...!!!" Teriak Shuri keras.
Dengan satu kekuatan yang harus ia gapai, Shira meningkatkan segalanya sampai keempat wujud itu bergabung menjadi satu dan sekarang dia mampu menghentikan seluruh kekacauan yang ia lepaskan sampai Touri kembali seperti semula, tetapi angkasa di sekitar Shira mulai dipenuhi dengan cahaya berlapis-lapis.
Petir berwarna biru tua mulai menyebar di sekitarnya ditambah dengan gelombang cahaya putih yang melesat dimana-mana. Setelah selesai menginjak puncak yang lebih tinggi dari Rxeonal serta berhasil menghancurkan pembatas wujud-nya, Shira telah menjadi sesosok Legenda yang sangat kuat dengan wujud tersebut sampai dahi-nya mulai disinari cahaya putih.
Cahaya putih itu mulai menciptakan sebuah kalimat [Legendary] tetapi di kening-nya di tambah lagi tubuh Shira yang kekar mulai dipenuhi dengan garis putih yang melambangkan bahwa dirinya sudah benar-benar menjadi pemilik cahaya yang sangat kuat. Dengan cahaya sakral yang baru saja ia dapatkan dan sempurnakan... Sekarang dia sudah sepenuhnya yakin untuk bisa menang melawan Rxeonal.
Shira menatap Rxeonal dengan gigi yang merapat serta rambut emas yang tampak sedikit naik beterbangan, semua orang yang berada di semesta itu mulai terlihat terkesan dan tercengang dengan wujud Shira yang baru, dirinya sekarang dipenuhi dengan cahaya surgawi yang enak untuk dilihat bagi pihak baik berbeda dengan pihak jahat dimana mereka terasa seperti terbakar.
"Dia berhasil... Sekarang kita memiliki kesempatan untuk bertarung..." Kata Korrina sambil menunjukkan senyuman bangga-nya ketika melihat Shira yang benar-benar berubah.
"Mortal yang sangat hebat... Aku tidak menyangka bahwa dirinya akan membuka sihir kuno dari cahaya sakral itu. Butuh latihan yang besar untuk bisa membangkitkan sihir sakral itu." Koura mulai berbicara dan terkesan ketika melihat seorang Mortal yang tidak memiliki ikatan apapun dengan Comi ternyata mampu membangkitkan sihir sakral atau Sacred itu.
__ADS_1
Rxeonal tidak merasa terkesan atau ketakutan ketika melihat Shira yang mendapatkan wujud baru, mereka mulai melanjutkan pertarungan mereka dengan kecepatan yang sangat lincah. Pertarungan Rxeonal dan Shira dapat menentukan masa depan untuk Touri tetapi masih ada satu ancaman yang lebih hebat dari Rxeonal yaitu Shinku bersama dengan wilayah Crimson dan Grimoire-nya itu.
Kuro mulai kewalahan dengan Shinku ketika sadar bahwa kekuatan-nya terus meningkat setiap pertarungan berjalan, Kuro terdorong ke belakang dengan ekspresi yang terlihat serius karena Shinku benar-benar bertambah kuat, ia dapat meraih kembali Grimoire-nya sampai tubuhnya mulai diselimuti dengan kekuatan tak terbatas dari buku sihir itu.
Kuro menaikkan kekuatannya tetapi bahunya mulai di tepuk oleh Korrina, ia segera melirik ke belakang dan melihat Korrina yang tersenyum karena dirinya bersedia untuk membantu Kuro. Melawan Shinku sendirian itu masih belum cukup walaupun Kuro memiliki banyak sekali kekuatan karena dosa-dosa yang ia kumpulkan dari Rxeonal dan seluruh pasukan Crimson.
"Kekuatan sendiri masih belum cukup untuk melawan Shinku yang sudah menyempurnakan buku sihir itu... Kita memiliki satu sama lain jadi mari kita bekerja sama untuk mengalahkan si sialan itu." Kata Korrina, ia maju ke depan dan menaikkan seluruh kekuatan-nya sampai menginjak kekuatan penuh.
Seluruh pasukan Korrina maju ke depan dan tidak ada satupun pasukan yang berani diam di barisan paling belakang karena hanya para dewa dan dewi-lah yang diam di barisan belakang untuk membantu mereka semua dan menyembuhkan mereka. Di tambah lagi terdapat seorang dewa kehidupan yang memegang inti semesta Touri baru.
Inti semesta itu ia dapatkan dengan mengumpulkan seluruh kekuatan terakhirnya lalu ia ubah untuk menciptakan semesta Touri yang jauh lebih baik, bukan hanya itu saja tetapi seluruh makhluk yang sudah gugur dan mati sia-sia akan segera dikembalikan oleh Haruka yang sudah bersiap untuk pulang menuju Kamitouri dan menikmati air terjun yang dapat mengubahnya menjadi dewasa.
"Dengan ini kita harus membawa Shinku dan Rxeonal ke suatu tempat yang lebih aman lagi..." Kata Arata dengan ekspresi yang terlihat serius.
"Tidak, lebih baik kita menciptakan semesta Touri yang baru ini jauh dari Touri yang berada di ambang kehancuran, pertarungan antar semesta yang sudah menginjak fase terakhir... Semesta Touri ini sudah pasti tidak akan selamat serta membawa mereka berdua ke sebuah dimensi atau dimensi ciptaan sama saja dengan bohong... Mereka dapat menghancurkan-nya." Jawab Nurosa dengan ekspresi yang terlihat serius.
"Jadi... Apa yang harus kita lakukan?" Tanya Haruka dengan ekspresi yang terlihat serius.
"Kita akan segera melepaskan inti semesta Touri yang baru ini di suatu tempat yang jauh dari semesta Touri yang lama ini..." Jawab Fuyuma, sang Dewi kehidupan dan juga sang ibu dari Arata.
__ADS_1
"Ayah dan Ibu akan pergi mencari tempat untuk menciptakan Touri yang baru itu...?" Tanya Akina.
"Itu benar sekali, kita para dewa dan dewi akan segera pergi meninggalkan medan perang untuk menciptakan semesta Touri yang baru... Dengan populasi yang lebih banyak dari sebelumnya tetapi sama dengan Touri yang saat ini sudah hancur, intinya... Kalian harus bisa mempercayai semua ini kepada kami para dewa dan dewi yang akan membantu perang antar semesta ini!" Jawab Nurosa.
Sepertinya Nurosa dan Fuyuma berencana untuk mencari sebuah tempat aman untuk menciptakan Touri yang baru, seketika Touri yang baru diciptakan maka para dewa dan dewi akan segera mengembalikan populasi yang dulu sudah hancur dan menambahkan populasi yang berjumlah lebih banyak dari sebelumnya.
Arata dan Akina mulai setuju dengan rencana mereka berdua, ia segera melaporkan-nya kepada seluruh rekan-rekannya untuk memperingati bahwa pasukan Dewa dan Dewi akan pergi meninggalkan medan perang untuk menciptakan semesta Touri yang baru. Dengan itu pihak yang benar bisa saja mendapatkan bantuan yang banyak dari populasi semesta Touri yang baru.
"Baiklah, mari kita pergi." Setelah Nurosa mengumpulkan semua Dewa, mereka segera pergi meninggalkan semesta Touri dan Shinku bisa menyadari kepergian para Dewa dan Dewi, pasukan Crimson segera melesat menuju arah para Dewa dan Dewi itu tetapi Haruka datang untuk menghentikan mereka dengan menggunakan sihir waktu-nya sampai mereka tidak bisa bergerak.
Haruka memimpin seluruh pasukan Dewa dan Dewi itu untuk pergi meninggalkan semesta Touri, ternyata Arata diam-diam mengikuti mereka dari belakang karena dirinya masih mencurigai para Dewa dan Dewi itu. Semesta Touri sekarang mulai dilapisi dengan sebuah pelindung yang diciptakan oleh buka sihir Shinku.
"Pada akhirnya tempat inilah yang akan menjadi tempat tinggal terakhir kalian... Bersiaplah kalian semua karena aku akan membunuh kalian semua...!" Shinku melepaskan tekanan yang besar di sekitarnya sampai mengguncangkan seluruh pasukan Korrina, beberapa dari mereka merasa takut tapi memilih untuk maju dan melawan... Demi melindungi semesta Touri.
"Demi semesta Touri...!!!" Seru Korrina keras.
""Demi semesta Touri...!!!"" Seru mereka semua, perang antar semesta di mulai. Kedua belah pihak mulai saling menyerang satu sama lain.
Korrina bersama pasukan terkuat-nya lebih mengutamakan untuk merebut buku sihir yang dipegang oleh Shinku agar dirinya bisa di lawan oleh Shinku dan orang-orang tertentu lain-nya.
__ADS_1
"Huraaaagggghhhhh...!!!"