
"Kamu sehat, Akina? Sini biar aku cek suhu tubuhmu." Korrina menyentuh kacamata-nya lalu lensa kacamata-nya itu menunjukkan suhu tubuh Akina yang normal, apa yang baru saja Akina katakan benar-benar mengganggu dan canggung bagi Korrina sehingga ia tidak mengerti lagi, menikah dengan gadis dan perkawinan silang bunga yang ia maksud itu membuat ilmu pengetahuan Korrina mendadak turun drastis.
"Ini aku yang bodoh atau telingaku yang kurang dengar ya?" Tanya Korrina, Akina bisa menebak bahwa itu jawaban dan reaksi yang akan ia tunjukkan, setidaknya Korrina tidak panik atau menjerit karena ia tidak mau dirinya menarik perhatian yang lainnya. Akina sendiri bahkan meminta Korrina untuk berjanji tidak memberitahu siapapun, hanya rahasia di antara mereka sehingga Korrina mencari tahu dengan menatap Yuri lalu menyentuh kembali kacamata-nya.
Kacamata itu menunjukkan berbagai informasi termasuk DNA sehingga Yuri benar-benar anak Asuka dan Akina, hal itu membuat Korrina merasa sangat kebingungan karena ia tidak mengetahui tentang perkawinan silang yang ia maksud itu, gadis dan gadis bisa menghasilkan sebuah keturunan itu benar-benar membingungkan, "Mungkin yang mereka katakan tentang... beberapa teori masih tidak bisa terjawab oleh para ilmuan, sains macam apa ini!?!?"
"Kalau begitu aku akan menjelaskan-nya, sekali lagi maafkan diriku karena memberitahu berita mendadak seperti ini... sejak kita bertemu, aku dan Asuka memang sudah... yahh, berhubungan seperti pacar atau semacamnya." Kata Akina, Korrina tidak bisa memperlihatkan reaksi apapun kecuali bingung karena itu melawan hukum sains dan ilmu pengetahuan yang ia ketahui.
Perkawinan silang bunga yang dimaksud oleh Akina adalah seperti inti sari dari bunga kebajikan wisteria yaitu milik Akina dan bunga kebajikan mawar milik Asuka saling bersatu, Akina juga bahkan menjelaskan tentang hubungan cinta juga di atas ranjang sehingga Korrina benar-benar tidak bisa mengatakan apapun, membuat anak semudah itu tanpa harus merasakan kesakitan ketika berhubungan itu terdengar sangat tidak masuk akal.
Ketika mereka sudah melakukan hubungan maka kedua bunga mereka pasti akan memancarkan sinar terus menerus sehingga mereka harus menggabungkan kelopak bunga kebajikan itu, ketika kedua bunga kebajikan itu saling bertemu maka keduanya akan bergabung sehingga menciptakan anak setengah bunga dan malaikat di dalamnya hingga terjadilah kelahiran anak Asuka dan Akina yang bernama Hanami Yuri.
"Aku menjadi Legenda bodoh ketika mendengarnya, Akina." Kata Korrina, Akina menundukkan kepalanya karena ia melihat ekspresi yang kecewa tertera di wajahnya karena ia tidak menyangka bahwa Akina mencintai sesama jenis terutama gadis yang ia cintai itu adalah pahlawan Xuusuatouri yang bernama Hanami Asuka, ia tidak ikut karena memiliki urusan penting.
Setidaknya Korrina masih bisa memaafkan dirinya, ia sendiri harus menunggu beberapa menit untuk mengerti, itu juga dengan bantuan Tech yang memberitahu dirinya lebih dalam lagi tentang perkawinan silang bunga. Korrina menepuk punggung Akina lalu ia memberitahu dirinya bahwa yang sudah terjadi biarlah terjadi karena ia dan Asuka telah menciptakan kehidupan yang harus dilindungi, siapa tahu Yuri bisa saja menjadi malaikat yang bermakna di masa depan.
"Kalau aku sih tidak apa-apa, Akina, semua orang itu memiliki kehidupan dan pilihan untuk jalan yang mereka tempuh. Menurutku tidak terlalu aneh kok karena aku melihat banyak kejadian aneh dibandingkan hal ini, intinya kau harus bisa menjelaskan hal ini kepada orang tua dan Arata." Kata Korrina, ia mulai mengelus kepala Yuri dan memberitahu dirinya untuk berteman baik dengan Kou, Akina tersenyum lebar dan ia merasa lega bahwa Korrina bisa mengerti, mereka kembali menuju halaman dan melihat Kou yang menerima banyak hadiah.
"Ini Kou, Arata membuat hidangan yang sangat lezat dengan tema madu, mungkin kamu akan menyukai hidangan ini." Kata Ophilia, ia berlutut lalu menunjukkan piring dengan panekuk yang terlihat lezat, Arata tersenyum melihat Kou yang terlihat bersemangat dan senang sampai ia melompat-lompat. Ia menunjuk panekuk tersebut lalu menunjuk mulutnya sendiri, ia sepertinya ingin memakan hidangan itu sekarang.
__ADS_1
"Makanlah yang banyak dan tumbuh lah menjadi gadis yang melampaui Korrina." Kata Arata, Kou langsung memakan semua hidangan itu sampai mulutnya dipenuhi dengan madu. Semua orang tentunya membawa hadiah masing-masing dan sebagian dari mereka hanya membawa madu karena itu adalah hadiah yang sangat mewah untuk Kou karena ia sangat menyukai madu lebih dari apapun.
Shira melihat sekeliling, ia merasakan sesuatu yang kurang dimana ia tidak melihat Haruka sama sekali tetapi ia hanya melihat Chloe yang saat ini sedang memberikan hadiahnya kepada Kou, ia menghampiri Chloe lalu menanyakan dirinya kemana Haruki pergi, "Chloe, aku tidak melihat Haruki akhir-akhir ini... dia kemana?"
"Ahh, Haruki saat ini sedang sibuk di semesta Zuutouri, itu pekerjaannya sih dan dia juga sudah memberitahu-ku bahwa ia tidak akan bisa ke pesta. Dia juga meminta maaf kepada kalian semua, konflik di Zuutouri juga sepertinya Haruki ikut terkait." Kata Chloe, Arata dan Shira mendengarnya sehingga mereka merasakan sesuatu yang kurang tanpa Haruki, Shira sejak awal sudah ingin mengajak mereka untuk bertarung tetapi Korrina melarangnya karena hari ini adalah hari berpesta tanpa bertarung.
"Waahhh, Minami, kamu sebentar lagi akan memiliki adik ya?" Kata Hana, ia melihat perut Megumi yang begitu besar sehingga Minami mulai mengusap wajahnya dengan perut Megumi karena tidak sabar untuk melihat adik kecilnya yang akan lahir dalam waktu yang dekat, "Hm~ Tentu saja, sebentar lagi dia akan menjadi penganut cahaya keadilan seperti diriku, aku yakin bahwa adikku ini mau menjadi budakku, nyahahaha~"
"Tunggu, kenapa perut Megumi sebesar itu? Bukannya Neko Legenda melahirkan cepat?" Tanya Arata kepada Shira.
"Yahhh, Korrina bilang bahwa Megumi sepertinya mengandung Legenda biasa, itu artinya prosesnya akan tetap sama yaitu menunggu selama 9 bulan, dia sudah 8 setengah bulan sekarang... sebentar lagi putra-ku akan lahir." Jawab Shira.
"Ahh, seorang putra ya... hebat juga." Kata Yuuna.
"Semoga saja sih, ketika membicarakan topik Megumi hamil, aku malah mengingat sesuatu yang suram."
""Maksudmu?""
"Ketika aku dan Megumi berdagang di Yuutouri, aku melihat beberapa polisi yang melihat perut Megumi yang begitu besar... karena Megumi itu kecil dan terlihat seperti anak kecil, mereka salah paham sehingga aku hampir saja masuk penjara. Mereka kira aku ini pedofil dan menjadikan Megumi sebagai budak." Kata Shira dengan ekspresi yang terlihat suram, hal itu benar-benar membuat dirinya bingung dan sadar bahwa Megumi sampai sekarang terlihat persis seperti anak kecil, ia dan Minami tidak ada bedanya berdasarkan penampilan.
__ADS_1
Mereka sampai tertawa mendengar cerita itu dari Shira, malang sekali takdir-nya soal istri tetapi sekarang mungkin sudah kembali seperti biasanya. Mitsuki dan Marie menghampiri Kou yang sedang melihat semua hadiah itu, "Selamat ulang tahun, Kou, ini hadiahnya~" Mereka memberikan hadiah yang berkaitan dengan madu juga sehingga Kou tersenyum lebar lalu ia melompat lagi dan lagi, ia menerima banyak sekali hadiah yang menyenangkan hatinya.
Korrina melihat mereka semua memberi hadiah yang cukup mewah untuk Kou, hal itu membuat dirinya merasa cemburu karena Kou malah menunjukkan perasaan senangnya di hadapan mereka semua terutama Arata dan Ophilia, hidangan yang terbuat dari madu itu benar-benar menarik perhatian Kou sehingga ia ingin berkunjung menuju restoran Arata suatu hari nanti. Yuuna dan Shizen juga bahkan dapat menarik perhatian Kou.
"Ucckkk... Sial... Berani-beraninya kalian merebut Kou dariku..." Korrina mengepalkan kedua tinjunya, pesta ulang tahun akhirnya di mulai, mereka semua mengelilingi Kou yang sedang berhadapan dengan kue madu itu lalu menyanyikan lagu ulang tahun bersama-sama selagi bertepuk tangan. Kou juga ikut bertepuk tangan dan perasaannya dipenuhi rasa kesenangan sehingga ia terus bertepuk tangan tanpa henti.
""Tiup lilin-nya~ Tiup lilin-nya~ Tiup lilin-nya sekarang juga~~~"" Mereka terus bernyanyi dan Korrina membantu Kou dengan mengangkat tubuhnya jadi ia bisa meniup lilin di hadapannya, "Kou, sudah meminta permohonan?"
Kou mengangguk lalu ia bersama Korrina mulai meniup lilin itu sehingga mereka semua mulai bertepuk tangan, Kou juga ikut bertepuk tangan sehingga Korrina entah kenapa merasa terharu melihat anak paling kecilnya akhirnya tumbuh lagi, waktu berlalu dengan cepat dan sebentar lagi ia pasti akan menginjak umur remaja. Korrina memberi kecupan kecil di pipinya lalu menurunkan dirinya dan memberitahu Kou untuk menunjuk seseorang yang memiliki hadiah paling mewah.
"Kou~ Siapa hadiah yang menurutmu sangat bagus sampai membuatmu senang?" Tanya Korrina, Kou mengangguk lalu ia menghampiri Arata dan Ophilia sambil melompat-lompat. Sepertinya Arata dan Ophilia memenangkan kompetensi itu, "Hahaha, Korrina, sepertinya kami menang~"
"Aku belum menunjukkan hadiah-ku loh~" Korrina tersenyum serius, Kou menatap Korrina dengan mata yang berbinar-binar. Korrina menjentikkan jarinya sehingga beberapa helikopter datang lalu menyiram kolam renang dengan madu yang sangat berkualitas dan baik, sekarang kolam renang di halaman menjadi kolam yang dipenuhi dengan madu lezat.
"Apa yang kita harapkan dari orang kaya..." Yuuna terkekeh.
"Intinya kenapa kita menantang seseorang yang memegang Comi's Corporation." Jawab Shizen.
Kou menunjukkan ekspresi yang terlihat senang, kesenangannya menginjak puncak paling atas sampai ia memeluk Korrina erat, sepertinya ia memenangkan kompetensi ini karena kolam madu itu. Ide yang sungguh cemerlang baginya sehingga semua anak-anak mulai tertarik dengan kolam tersebut, "Sepertinya seorang Ibu memang selalu nomer satu ya." Kata Arata.
__ADS_1
"Hahahahahaha!!!"
"Aku menang!!!"