Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 321 - Pertarungan apa ini?


__ADS_3

Kuharu merasa dipermalukan oleh Kou, selama ini produk gagal yang sebenarnya adalah produk yang belum di buka dari kemasan-nya, Kou menyembunyikan kekuatan dan kemampuan yang tersembunyi sehingga ia tidak mengetahui itu apa dan Zenzaku sendiri bahkan baru saja menghubungi dirinya melalui telepati bahwa Kou memiliki kekuatan yang tidak diketahui jadi ia harus hati-hati ketika melawan dirinya.


Kou masih tersenyum sinis, ia memejamkan kedua matanya lalu menarik kembali belati itu dari punggung Kuharu dan menjilat-nya, terasa sangat manis karena lidahnya hanya merasakan seluruh rasa menjadi rasa yang manis. Kuharu menutup lukanya yang mengeluarkan banyak sekali darah lalu jam pasir yang melayang di bahunya mulai berputar dan mengembalikan waktu untuk Kuharu sehingga luka itu kembali tertutup.


Kuharu bisa merasakan penolakan di pikirannya tetapi jam pasirnya itu bertindak ketika terjadi sesuatu yang buruk terhadap Kuharu jadi ia selamat, entah kenapa pikirannya terus mengalami penolakan dan berpikir sendiri sehingga tubuhnya juga ikut melaksanakan pikirannya. Kuharu dan Kou mulai saling menatap satu sama lain, Kou hanya diam dan tidak bergerak sama sekali karena tidak akan membiarkan Kuharu masuk ke dalam kamarnya itu.


"Sebenarnya kau ini, bocah? Bagaimana bisa kau bergerak di penghentian waktu seperti tadi...? Kau ini tidak normal dan seluruh atribut-mu itu nol bahkan kau tidak bisa melakukan apapun kecuali hidup di kehidupan yang menyakitkan, kenapa terus melanjutkan-nya walaupun dirimu ini tidak normal?" Tanya Kuharu, ia mulai berbasa basi dengan Kou karena ia mencoba untuk mencari informasi tentang dirinya.


Kou mengeluarkan layar virtual yang memiliki tulisan, 'Mama bilang semua orang memiliki keturunan, namaku adalah Kou Comi... keturunan Comi yang suatu saat nanti akan menggantikan Mama agar Mama bisa beristirahat dari pekerjaannya.' Kuharu merasa kesal ketika membacanya, ia ingin mengakhiri semuanya cepat tetapi Kou benar-benar ancaman yang berbahaya di balik mata. Kuharu menggunakan kemampuan waktu lain dimana ia dapat mempercepat waktu untuk dirinya jadi ia bisa bergerak cepat untuk membunuh Kou.


"Accelerate Time!" Pikiran Kuharu kembali memikirkan sesuatu yang tidak bisa Kuharu hentikan begitu saja karena tubuh dan mulutnya secara refleks melakukan apa yang ada di dalam pikirannya saat ini, ia tidak menyebut kemampuan waktu yang terbalik untuk dirinya yang bernama [Time Lag] sehingga pekerjaannya mulai menjadi lambat dan Kou menghampiri Kuharu dengan pelan sambil memegang Kerisnya.


Kou bergerak pelan dan lemas karena fisiknya yang lemah, itu adalah kelemahan tersebar dirinya walaupun ia memiliki semacam kekuatan yang tersembunyi. Kuharu kembali bergerak dan ia mulai melakukan [Time-Lag] kepada Kou sehingga Kou berdiri tegak sambil menatap Kuharu yang mengumpulkan kekuatan besar untuk menghancurkan tubuh Kou, ia menggunakan [Time-Skip] agar Kou tidak bisa menghentikan serangan itu.


Kuharu sekarang dapat menembus tubuh Kou yang terbuat dari Astral itu karena kedua tinjunya sekarang mengandung sihir yang dapat menghancurkan segel terutama tubuh Astral, tubuhnya pasti tidak akan bisa melindungi dirinya lagi sehingga lompatan waktu yang ia lakukan berjalan dengan lancar dan ia berada tepat di belakang Kou untuk memukul punggungnya dan menarik jantungnya keluar.

__ADS_1


Kou bisa melihat lompatan waktu itu menggunakan kedua matanya yang memancarkan cahaya emas, ia mulai bernafas berat dan tubuhnya mulai berkeringat secara tiba-tiba sehingga Kuharu melancarkan satu pukulan tetapi pukulan itu melesat dengan sendirinya karena tubuhnya yang mengikuti pikirannya, pukulan yang melesat itu tiba-tiba dapat Kuharu kendali sehingga pikirannya mengalami penolakan untuk memukul Kou jadi Kuharu malah memukul dirinya sendiri sampai ia terlempar ke belakang dan mengenai lift juga menimbulkan suara yang berisik sampai membangunkan Okaho bersama yang lainnya.


"T-Tidak mungkin... sebenarnya kau ini apa!? Bagaimana bisa!? Ras Astral seharusnya lemah...!!! Kau seharusnya tidak bisa melakukan apapun!!!" Kuharu merasa sangat kesal, Kou yang terlihat lemah karena suhu demamnya mulai naik tiba-tiba menunjukkan senyuman polosnya. Okaho datang bersama yang lainnya, mereka melihat Koharu yang terluka karena menerima pukulan-nya sendiri.


Okaho mengenal Kuharu karena dia adalah Dewi Agung waktu, dia kuat tetapi entah kenapa wajahnya terlihat babak belur seperti itu. Okaho juga sontak kaget melihat Kou yang bangun dan membereskan semua masalah itu sendiri, suhu panas bisa mereka rasakan sehingga Honoka meraba keningnya dan memberitahu mereka bahwa suhu tubuh Kou bertambah semakin parah.


"Sialan... kau berani-beraninya mempermainkanku... sekarang aku malah menarik perhatian Okaho bersama yang lainnya, semua ini benar-benar menyebalkan...!!! Kau harus mati...!!! Kau harus mati...!!!" Jam pasir yang melayang di kedua bahunya mulai berputar sehingga memancarkan sinar hijau, sinar itu merapalkan banyak sekali sihir waktu yaitu penghentian waktu dan melambatkan waktu sehingga mereka semua tidak bisa bergerak sama sekali.


Kuharu kembali bangkit dan lukanya kembali pulih karena bantuan dari jam pasir-nya itu, mereka semua sudah berkumpul di satu tempat jadi tugasnya bisa berjalan lebih mudah sehingga Okaho dapat bergerak untuk beberapa detik karena ia mengubah realita dengan pelan-pelan karena Kuharu mengeluarkan banyak sihir waktu jadi ia perlu memperbaiki realita itu dengan benar karena ia juga harus menyelamatkan Kou terlebih dahulu.


Kuharu mempercepat waktu lalu ia berhasil melancarkan serangan kombinasi yang mengenai tubuh mereka semua, Okaho terlambat dalam menggunakan sihir realitanya, padahal ia tadi sebentar lagi akan bebas dari penghentian waktu dan melambatkan waktu. Serangan kombinasi itu tidak terasa awalnya, walaupun mereka berada di pengaruh waktu setidaknya pikiran dan penglihatan mereka masih bekerja.


"Sial... kekuatan waktunya lebih kuat dari Kakak, tidak salah lagi... dia tidak memiliki batasan apapun berbeda seperti Kakak karena tubuhnya yang kecil dan Limiter yang menahan dirinya..." Kata Okaho, ia menatap ke depan dan melihat Kuharu yang tertusuk di bagian matanya, Okaho sontak kaget ketika melihat Kou masih berdiri di posisi yang sama tetapi ia berhasil melukai Kuharu dengan menusuk matanya itu.


"Kakak, kau melihatnya...? Kou tidak terpengaruh dengan sihir waktu total itu... tadi aku sudah mencoba sekuat mungkin untuk membantu dirimu untuk memperbaiki realita tetapi sihirnya sangat banyak sehingga membutuhkan proses. Sihir waktu berbeda dengan Kak Haruka karena kita masih bisa berpikir dan melihat ketika terpengaruh dengan waktu itu..." Kata Honoka.

__ADS_1


"Shining Justice!!!" Megumi membuka mulutnya lebar lalu ia melancarkan laser emas tebal yang keluar melalui mulutnya sehingga laser itu meluncur menuju arah Kuharu dan ia segera menggunakan sihir waktunya untuk menghentikan pergerakan tersebut dengan mengatakan, "Time Stop--- Accelerate Time!!!" Lagi-lagi Kuharu mengatakan sesuatu yang terdapat di dalam pikirannya sehingga pergerakan gelombang itu sangat cepat dan langsung mengenai tubuhnya serta menimbulkan ledakan besar.


Baammmmm...!!!


Honoka sempat mengubah realita ledakan itu menjadi tidak berbahaya untuk di sekitar jadi ledakan itu tidak menghancurkan apapun melainkan melukai Kuharu saja, Kou mulai terjatuh sambil bernafas berat, penglihatannya mulai kabur dan kepalanya terasa sangat pusing karena suhu tubuhnya yang bertambah lebih parah. Okaho segera menghampiri Kou untuk membawa dirinya ke tempat yang aman tetapi kedua lengannya langsung putus ketika jam pasir Kuharu melancarkan sihir lompatan waktu.


"A-Ack... sial...!!! Aku tidak melihatnya untuk beberapa saat...!!!" Kuharu muncul di belakang Okaho lalu ia mengayunkan pedangnya tetapi pedangnya itu berubah menjadi gelembung sehingga Okaho menyambut dirinya dengan satu tendangan yang mengenai perutnya lalu ia menumbuhkan kembali kedua lengannya dan menggendong Kou untuk pergi meninggalkan lantai 10 dengan melompat melewati jendela yang ia ubah menjadi kue dengan sihir realita.


Honoka dan Minami melakukan hal yang sama dimana mereka memilih untuk melarikan diri dan melindungi Haruka yang sedang berada di lantai 8 karena rencana Kuharu sejak awal adalah menculik Haruka. Kuharu mulai mengejar Okaho karena ia ingin membunuh ancaman yang sebenarnya terlebih dahulu yaitu Kou sehingga ia melompat waktu lalu menghantam punggung Okaho dengan satu tinju.


"Kou... pergi..." Okaho melepaskan Kou, lompatan waktu tadi benar-benar kuat sampai ia tidak sempat untuk melakukan sesuatu, Okaho terbang ke atas lalu menutup kembali luka di dadanya dan ia mencoba untuk menyelamatkan Kou tetapi Kuharu sudah berada dekat dengan Kou sehingga ia menggendong dirinya tanpa alasan, "A-Apa...?"


Kuharu mengangkat tubuh Kou karena penolakan pikirannya, awalnya ia sudah berpikir untuk menghancurkan tubuh Kou menjadi kepingan kecil tetapi ia malah menggendong dirinya sehingga Kou menarik kembali Kerisnya lalu ia menusuk dada Kuharu dengan sangat dalam menggunakan Keris tersebut.


"A-Aggghhh...!!!" Kuharu melepaskan Kou dan ia berhasil diselamatkan oleh Okaho sehingga ia bisa merasakan suhu tubuh Kou bertambah semakin panas, "Kou... Jangan memaksakan dirimu..."

__ADS_1


"Sakit...!!! Menyakitkan...!!! Ini sakit sekali...!!!"


"...AKU AKAN MEMBUNUHMU, PRODUK GAGAL!!!"


__ADS_2