Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 527 - Penghentian di Pertengahan


__ADS_3

Methode merasakan jelas keberadaan Asriel yang mencoba untuk melepaskan suhu dingin, Methode mencoba untuk melepaskan sinar cahaya yang mengandung api di dalamnya dan Asriel berhasil menghindari serangan itu dengan membekukan tubuhnya menjadi es.


Kemampuan seperti itu masih belum cukup untuk menghentikan Methode karena ia dapat mengendalikan api dan letusan gunung berapi hanya dengan menciptakannya saja.


Asriel melihat Methode menyadari dirinya mencoba untuk melepaskan atmosfer yang dingin tetapi Asriel membatalkannya dengan melarikan diri ke belakang untuk menjaga jarak tetapi letusan itu terjadi tepat di belakangnya sampai membakar punggungnya.


"Aggghhh!!!" Asriel melepaskan sihir es untuk memulihkan semua lukanya.


Ia hanya perlu terbang jauh ke atas untuk menjaga jarak dengan semua sihir api dan cahaya yang Methode lepaskan, ia bisa melihat Methode tersenyum serius.


Methode menghantam daratan, menciptakan kristal yang sangat besar untuk menghalangi arena dengan kristal yang begitu tebal, semua penonton tercengang ketika melihatnya.


"Sial... sepertinya dia mengetahui rencanaku untuk menjaga jarak." Ungkap Asriel dengan tatapan serius, tubuhnya mulai dipenuhi dengan keringat karena suhu di dalam kristal itu bertambah panas.


Ia tidak bisa merasakan serangan apapun yang mencoba untuk mendekati dirinya melainkan suhu panas itu yang terus meningkat, Asriel mencoba untuk melepaskan suhu dingin agar konsentrasinya bisa tetap fokus.


Tanpa Asriel sadari, seluruh kristal yang berada di sekitarnya mulai memancarkan sinar cahaya matahari yang sangat panas sampai tubuhnya mulai menerima luka bakar lainnya.


Asriel mendengar suara kebakaran tepat di belakangnya dan ia menyempatkan diri untuk melirik ke belakang dan melihat semua letusan api emas itu berada di jarak yang sangat dekat dengan dirinya.


Fokus Asriel mulai terpecah karena terlalu fokus menghindari semua serangan cahaya matahari itu sehingga ia melupakan soal kemampuan Methode lainnya yang dapat menciptakan letusan api emas dari mana pun.


Walaupun arena telah di lindungi dengan kristal, seluruh penonton masih bisa merasakan suhu panas itu bahkan sampai membuat mereka berkeringat cukup banyak.


"Asriel berada di situasi yang cukup buruk... apakah dia bisa bertahan untuk menahan seluruh suhu panas itu? Dari luar saja sudah terasa sangat panas." Kata Chloe sambil mengusap keringatnya.


"Sihir esnya di saat-saat seperti ini tidak berguna... aku hanya bisa melihat dirinya melakukan sesuatu yang dapat mengejutkan semua orang." Kata Haruki, ia masih memiliki keyakinan untuk putranya.


"Hahhhh...!!!" Tubuh Asriel melepaskan suhu yang sangat ekstrem, mampu untuk mengubah semua letusan itu menjadi es yang sangat keras.


Beberapa es batu mulai bermunculan di sekitar kristal itu dan semuanya meleleh dengan cepat, Asriel membutuhkan waktu untuk melepaskan sihir es yang sangat besar untuk menghancurkan kristal di sekitarnya.


Asriel melesat ke arah Methode dengan kecepatan tinggi lalu melepaskan badai es lagi untuk menyembunyikan keberadaannya.


Setelah itu, ia melepaskan beberapa patung es yang mencoba untuk menyamar menjadi dirinya, semua patung es Asriel itu sudah mempersiapkan beberapa serangan.


Methode melepaskan bola api yang sangat besar melalui mulutnya, bola api itu mulai memiliki kulit yang sangat besar bahkan sampai memakan seluruh sihir Asriel termasuk menghisap semua badai itu.


"Apakah ini efek dari Gluttony juga...?!"

__ADS_1


"... ...!" Untungnya Asriel dapat melakukan jeda untuk berhenti menyerang Methode.


Jika ia terus mendekat maka tubuhnya akan terbakar dengan letusan api emas itu. Asriel bernafas berat karena suhu di sekitarnya bertambah semakin panas.


Ia bisa melihat celah dari letusan itu yang menunjukkan wajah Methode dengan tatapan yang dipenuhi dengan rasa senang.


"Asriel... apakah kau bisa melanjutkan pertarungan ini...? Sungguh menyenangkan untuk bertarung dengan dirimu, kau dipenuhi dengan strategi sepertinya." Methode mengangkat lengan kanannya sehingga letusan api emas itu mulai menyelimuti lengannya.


Methode mengayunkan lengannya itu tetapi Asriel berhasil berubah menjadi es dan menghindari serangan itu, ia mulai melepaskan beberapa kegelapan di dalam tubuhnya untuk menghalang penglihatan Methode.


Asriel mencoba untuk menggunakan cara yang baru untuk menjatuhkan Methode, sekali saja caranya berhasil maka ia harus mempergunakannya dengan baik.


Jika bisa, ia harus menghentikan dirinya itu dengan melakukan beberapa serangan yang mengarah ke arah bagian vital-nya itu, Asriel merasa yakin bahwa Methode memiliki durabilitas yang besar.


Asriel mulai menunjuk Methode lalu melepaskan beberapa sihir kegelapan ke arah, Methode mulai menghindari semua itu karena ia bisa melihat satu serangan kegelapan yang mengenai kristal akan mengubahnya menjadi esĀ  batu lalu meleleh begitu saja.


Methode mulai memancarkan cahaya yang sangat silau melalui kedua tapaknya tetapi Asriel menciptakan perisai es di lengan kanannya, mampu untuk memantulkan sihir itu sampai mengenai daratan.


Methode bisa melihat pantulan cahaya itu mampu meretakkan arena, ia melepaskan letusan api cahaya melalui daratan dan Asriel langsung melempar sebuah batu es besar yang mampu mengubahnya menjadi es.


"Lakukan atau kalah...!!!" Tubuh Asriel melepaskan badai es yang begitu besar bahkan Methode bisa merasakannya, ia merasakan Asriel mendarat tepat di belakangnya.


Beberapa pukulan dan tendangan mulai ia lepaskan dan Asriel menahannya menggunakan perisainya itu yang langsung meleleh, ia bisa melihat Methode melakukan putaran ke arahnya.


Putaran yang di lakukan oleh Methode ia lanjutkan dengan sebuah tendangan api sampai menghempas Asriel mundur dengan kedua lengannya yang mengalami luka bakar.


"Kuat sekali... seluruh kekuatan dari cahaya dan api di campur menjadi satu, banyak sekali kombinasi yang dapat di gunakan." Ungkap Asriel, ia mulai melepaskan beberapa es melalui kedua tapaknya.


Semua sihir api yang Methode lepaskan mulai membeku bahkan ia bisa melihat kristal pelindung di sekitarnya mulai meleleh, melepaskan suhu yang begitu panas keluar sampai mengenai beberapa penonton.


"Kristal pelindung telah hancur...!!! Ahhh!!! Udaranya...!!! Panas sekali...!!!" Seru Jorgez keras.


"Broken Atmosphere...!!!" Asriel langsung menggunakan seluruh kekuatan dan Lenergynya untuk mengakhiri pertarungan secepat mungkin sebelum ia kelelahan karena suhu yang sangat panas di sekitarnya.


Asriel menciptakan serangan area efek dimana udara di daerah sekitar Methode membeku, mencoba untuk membuat dirinya berhalusinasi dan tidak bisa berkonsentrasi dengan serangan yang akan ia lakukan.


Asriel mampu bergerak bebas dan mengubah dirinya menjadi es untuk mempersempit pergerakan musuh, Methode mulai melepaskan aura gelombang api emas yang besar ke atas langit.


Arena sekarang terlihat setengah terbakar dan terbuka sehingga Asriel maju lalu mengeluarkan sebuah pedang yang dapat menciptakan es yang tajam melalui daratan.

__ADS_1


Dengan cepat ia melancarkan beberapa serangan menggunakan pedang itu untuk melepaskan badai es dan es tajam yang melesat ke arah Methode.


Methode menghancurkan semua itu menggunakan kedua tinjunya lalu ia mencoba untuk melepaskan api pemakan sihir lagi tetapi Asriel menggunakan sihir yang bernama Desperia Frost-Bound.


Serangan area luas dengan sihir berelemen kegelapan dan es yang diselimuti dengan pelapis alkimia yang mampu untuk menggagalkan sihir api pemakan sihir tersebut.


Methode tersenyum serius karena ia akhirnya bisa melihat Asriel melepaskan seluruh kekuatan dan Lenergynya, ia bisa melihat Asriel tidak ingin Methode bertambahnya jauh lebih kuat seiring pertarungan berjalan lama.


Methode melompat ke atas, "Shiramura Eclipse!!!"


Methode melepaskan gelombang cahaya yang diselimuti dengan api di sekitarnya, mampu melelehkan seluruh es di arena dan mengubahnya menjadi air, membuat Methode terkejut ketika melihatnya.


Semua es yang meleleh itu berubah menjadi air yang berjumlah sangat banyak bahkan sampai menciptakan sebuah ombak besar berkat dorongan yang Asriel lepaskan, ia mulai mengubah semua air itu menjadi es yang lebih keras.


Asriel mulai bersembunyi di belakang ombak esnya, melihat Methode melancarkan beberapa sihir kristal api dan cahaya api tanpa henti dari jarak yang sangat jauh lalu mulai mendekat untuk menambah daya kekuatan.


Kedua tapak kaki Methode yang begitu panas mampu melelehkan semua es itu menjadi air sehingga air itu mulai ia injak lalu membeku begitu cepat, kali ini dengan es yang sangat keras di selimuti kegelapan untuk menambah durabilitas nya.


Methode melebarkan kedua matanya, ia bisa melihat seluruh es di sekitarnya mulai meleleh dan berubah menjadi ombak air yang begitu besar, Asriel melompat ke atas lalu mengubah kembali semua ombak itu menjadi es.


Menjebak Methode di dalam ombak es itu yang melepaskan suhu begitu dingin, Methode mengepalkan kedua tinjunya lalu mengeluarkan api berjumlah besar di dalam tubuhnya tetapi ia dikejutkan dengan meteor es besar di atas kepalanya.


Methode mengepalkan tinju kanannya yang diselimuti dengan api, setelah itu ia melancarkan satu pukulan api ke atas, mampu menghancurkan semua meteor itu menjadi bongkahan es kecil.


Methode tiba-tiba menyadari semua es di sekitarnya mulai mencair, termasuk arena yang ia injak telah mencari menjadi es sehingga ia terjatuh dan hampir saja menyentuh daratan tetapi ia mencoba untuk terbang.


"Kau telah terjebak, Methode...!!!" Asriel mengubah semua air itu menjadi es sehingga kedua lengan Methode mulai membeku termasuk kedua kakinya.


Kedua kaki Methode yang membeku menyentuh daratan tetapi tapak kakinya yang asli belum menyentuh daratan sama sekali sehingga ia masih bisa di bilang selamat.


"... ..." Asriel mencoba untuk mengeluarkan badai es tetapi tubuhnya terasa lemah, mulai kehabisan banyak Lenergy karena serangan besar tadi.


"Aku masih belum selesai!!!" Kedua mata Methode mulai terbakar, ia mulai melepaskan api yang besar melalui kedua kakinya sehingga terbebas dari es.


Tapak Methode tidak sengaja menyentuh daratan, tidak ada yang menyadarinya kecuali Jorgez dan Morgan yang terus memperhatikan dengan fokus.


"Ahh....!!!" Jorgez tercengang ketika melihatnya.


Asriel melihat Methode melaju cepat ke arahnya, ia melancarkan satu pukulan api ke arah Asriel dan berhenti seketika Jorgez berteriak keras untuk menghentikan pertarungan tersebut.

__ADS_1


Asriel awalnya sudah bersiap untuk menerima kesakitan besar dari pukulan Methode tetapi ia menghentikan serangannya ketika Jorgez mencoba untuk mengatakan sesuatu.


"Hentikan pertarungan sekarang juga...!"


__ADS_2