Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 560 - Neko Isle


__ADS_3

Setelah siaran langsung itu berjalan dengan baik, Minami mendapatkan banyak uang yang ia butuhkan untuk diberikan kepada bangsa Neko Legenda lainnya.


Semua teman-temannya melihat Minami yang membagikan semua uang itu dengan kecepatan cahaya, lima detik saja sudah cukup untuk memberikan semuanya.


Sekarang, desa yang bernama Neko Isle mulai berjalan dengan lancar bahkan semua penduduk mulai melakukan aktivitas mereka masing-masing.


Sudah terlihat seperti kehidupan biasa dan bisa di bilang Minami merasa bangga melihat bangsa Neko Legenda hidup dengan damai, melakukan apa yang mereka suka.


"Aku tidak mengerti apa yang terjadi sejak itu tetapi... aku tidak melihat keburukan apapun dari bangsa Neko Legenda." Kata Asriel.


"Biasa... dulu adalah zaman gelap bagi seluruh alam semesta. Legenda sendiri bahkan sampai di pimpin oleh bangsawan dan raja yang memilik tempat dan kekuasaannya tersendiri." Jawab Kou.


"Berkat bantuan Shira dan Mama, semuanya berjalan dengan baik tanpa adanya raja atau bangsawan."


"Yuusuatouri telah menjadi semesta yang nyaman untuk di tinggali seluruh bangsa Legenda..." Kou tersenyum lega melihat seluruh bangsa Neko Legenda hidup damai.


"Kenapa mereka sampai di panggil rendahan dan kegagalan, apa kamu tahu, Minami?" Tanya Mitsuki, merasa penasaran karena ia belum pernah sekalipun mendengar cerianya.


"Sejarahnya cukup panjang, intinya semua itu di mulai karena adanya raja dan bangsawan, hidup layaknya seperti manusia di jaman kerajaan..."


"...bangsa Legenda menganggap Neko Legenda sebagai monster rendahan yang tidak berguna tetapi ketika mereka mengamuk menjadi Beast Neko Legenda."


"Semua Legenda itu berjanji untuk menyingkirkan semuanya, menjadikan mereka sebagian mainan dan makanan..."


"...intinya jangan sampai sejarah soal kerajaan dan bangsawan muncul kembali di bangsa Legenda." Kata Minami dengan tatapan seriusnya.


Mereka semua mulai berjalan mengelilingi desa Neko Isle untuk melihat keadaan, semuanya terlihat tertata dengan rapi bahkan beberapa pedagang dan pemilik toko mulai menyarankan mereka semua berbagai macam hal.


"Semuanya terlihat berjalan begitu lancar... aku tidak sabar untuk menunjukkannya langsung kepada semua keluarga dan temanku." Kata Minami, ia berjalan menuju restoran untuk memberikan semua hidangan yang Hana buat.


Para koki melihat kedatangan Minami bersama seluruh teman-teman, otomatis mereka akan menyambut mereka semua dengan sambutan yang begitu hangat.


"Aku sudah menyiapkan semua resep dan hidangan yang bisa kalian coba. Semuanya berkat bantuan dari gadis ini..." Kata Minami sambil menatap Hana.


"Legenda biasa ya, terima kasih karena sudah mau membantu kami meneliti makanan baru untuk bangsa kami sendiri." Semua koki itu menundukkan kepalanya kepada Hana.


Minami setidaknya merasa lega melihat semua penduduk Neko Legenda bersikap lembut dan baik kepada teman-temannya, sisanya tinggal seluruh penghuni alam semesta.


Semua koki itu mulai mencoba semua hidangan yang Hana buat dan Minami mendapatkan reaksi yang begitu melegakan karena semua koki itu menyukainya termasuk daging tikus madu itu.


"Semuanya terasa lezat... semua rasa tercampur menjadi satu di dalam lidahku."

__ADS_1


"Wah, ini bisa di jual mahal nih... sesuatu yang aneh seharusnya di dapatkan dengan nilai tinggi ya kan?"


"Ibu alam, sepertinya semua resep hidangan yang Anda berikan kepada kami sudah cukup..."


"Restoran ini akan buka beberapa jam kemudian dan aku harap semuanya bisa berjalan lancar!" Semua koki itu bergegas masuk ke dalam dapur untuk memasak.


"Sudah di urus." Minami mengangguk sambil menunjukkan ekspresi penuh kebanggaan.


"Kenapa kamu memberikan semua hidangan itu, bukannya masih banyak restoran yang harus kita berikan?" Tanya Hana.


"Tidak kok, sisa restoran hanya di isi dengan makanan biasa dan lokal untuk Legenda biasa sedangkan restoran ini murni dipenuhi dengan makanan yang disukai bangsa Neko Legenda!"


"Ahh... ternyata kamu berniat Neko Isle menjadi tempat wisata atau semacamnya?" Tanya Mitsuki.


"Itu benar, aku ingin memperketat hubungan bangsa Neko Legenda dengan semua Legenda biasa agar kita dapat bertarung bersama, bertambah kuat bersama..." Kata Minami sambil berjalan keluar dari restoran.


Minami menoleh ke depan seluruh temannya, "Semua Legenda bersatu, kuat, tidak terkalahkan. Terutama lagi bangsa Neko Legenda dan Legenda biasa bersatu..."


Mereka semua sontak kaget ketika melihat Minami meneteskan beberapa air mata, "M-Minami?! Kamu baik-baik saja?!"


Kou panik ketika melihatnya, Hana segera memeluk erat Minami lalu memberi dirinya sebuah elusan kecil untuk menghentikan dirinya merasa sedih dalam mengingat masa lalu tentang Neko Legenda.


"Ehh...? Kenapa menjadi hujan begini...? Hahaha, aku tidak berniat menangis seperti ini kok." Minami melepas pelukan Hana lalu ia menghapus air matanya.


"Baiklah, aku akan membuat sebuah pengumuman kepada seluruh bangsaku." Kata Minami, ia mulai melompat tinggi lalu mendarat di atas patung dengan tatapan senang.


"Semua bangsa Neko Legenda, aku membutuhkan waktu kalian sebentar saja!" Seru Minami keras, menarik perhatian seluruh Neko Legenda untuk mendengar dan menatap dirinya.


"Desa di pulau Neko Island telah sepenuhnya jadi, mulai dari sekarang nama dari desa ini adalah Neko Isle...!" Apa yang di katakan Minami langsung disetujui oleh mereka semua.


"Neko Isle bisa kita gunakan menjadi tempat wisata bagi kita semua agar bisa mempererat hubungan dengan Legenda biasa, tidak ada lagi yang namanya bahaya karena pulau ini sudah di jaga oleh empat Guardian!"


"Dan aku sebagai ibu alam akan tetap tinggal bersama kalian untuk melindungi dan melatih kalian semua tentunya..." Minami tersenyum senang melihat seluruh bangsa Neko Legenda itu merasa senang dan bahagia.


Berita yang selalu Minami berikan terdengar positif bahkan seluruh Neko Legenda merasa tidak sabar untuk melakukan hal-hal berbeda yang sudah tersedia di Neko Isle.


"Desa ini membutuhkan kepala desa agar semuanya bisa terjaga dengan aman, sebagai ibu alam, tugasku hanya menjaga dan melatih kalian semua." Ucap Minami.


"Aku akan memilih kepala desa dari Neko Isle ini, seorang bangsa Neko Legenda yang cocok untuk menjaga desa dan memberitahu berbagai macam hal penting..." Minami menunjuk seseorang.


"Meko! Kemari!" Panggil Minami, Meko menunjukkan dirinya sendiri dengan tatapan yang terlihat bingung.

__ADS_1


"Ya, kamu, kemari."


Meko tersenyum lebar, merasa sangat senang ketika Minami memilih dirinya menjadi kepala desa, dengan cepat ia melompat ke atas lalu mendarat di sebelahnya.


Semua bangsa Neko Legenda langsung bertepuk tangan dan melepaskan suara kucing yang terdengar imut, membuat Hana bersama yang lainnya kaget.


"Jadi ini yang selalu bangsa Neko Legenda lakukan ya...?" Tanya Hana.


"Aku merasa sangat tidak sabar festival dan acara apa saja yang akan muncul di desa ini." Kata Kou sambil melompat-lompat.


"Bagaimana, Mitsuki? Mau tinggal di sini lebih lama lagi?" Tanya Asriel.


"Tentu saja, Minami sejak awal memaksa kita untuk tetap di Neko Island selama beberapa hari untuk merayakan berbagai macam hal."


Minami mulai menciptakan sebuah kalung bunga emas dan ikat kepala yang ia kenakan kepada Meko, sentuhan terakhirnya ia memasang sebuah gelang di lengan kanannya.


"Gelang, kalung, dan ikat kepala itu melambangkan dirimu sebagai kepala desa ini, Meko. Mulai dari sekarang kamu akan memimpin desa dan semua bangsa kita..." Ucap Minami.


"B-Benarkah?"


"Ya... Aku juga akan membantu tentunya, mulai dari sekarang sampai akhir dunia... kita akan bersenang-senang bersama di desa ini, pasti akan sibuk sekali!" Minami terkekeh.


"Hm! Mohon kerja samanya, ibu alam." Meko menundukkan kepalanya kepada Minami lalu ia menatap seluruh penduduk dengan tatapan penuh tekad.


"Dipersilahkan untuk dirimu mengatakan sesuatu kepada mereka semua... kamu resmi menjadi kepala desa dan tentunya kamu akan mengucapkan pidatomu sendiri." Minami terkekeh lalu menepuk punggungnya.


"Umm... Baiklah! Ehem..." Meko mulai membenarkan suaranya lalu ia menatap seluruh bangsanya sendiri dan mengeluarkan suara kucing, semua bangsa Neko Legenda membalasnya dengan suara yang sama.


"Aku, Nekomia Meko! Telah resmi di pilih menjadi seorang kepala desa oleh ibu alam yang mengartikan aku akan bertanggung jawab atas desa ini..."


"...aku harap kalian mau menerima diriku menjadi seorang pemimpin dan aku akan berusaha untuk mengembangkan desa ini, tentunya membantu kalian jika membutuhkan bantuan ku."


"Aku menyatakan desa ini, Neko Isle telah menjadi tempat tinggal kita untuk selamanya! Tidak ada lagi yang namanya penderitaan dan penyiksaan karena..."


"...ibu alam dan ratu Touriverse berada di sisi kita, melindungi kita dan tentunya mengubah kita menjadi bangsa Neko Legenda yang dipenuhi dengan sisi positif!"


"Yang dapat mengontrol amarah dan semua hal negatif yang kita miliki...! Kali ini, di era dan zaman yang begitu...! Kita sebagai bangsa Legenda seharusnya hidup layaknya seperti Legenda biasa!"


"Menikmati kehidupan, pertarungan, dan semua hal yang baik! Dengan ini, aku menyatakan Neko Isle..." Meko menatap Minami.


Minami melancarkan satu gelombang cahaya besar ke atas langit, "...telah di buka!!!"

__ADS_1


""Meoooowwwwwww~~~""


__ADS_2