Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 238 - Masih Tetap Sama Sepertinya


__ADS_3

Yuuna melesat ke arah Komi dan Komi segera melepaskan sihir berbagai elemen ke arah Yuuna, ia segera menggunakan kedua pistol-nya yaitu [Fraxinus Dual Trigger] untuk menembak seluruh sihir itu lalu mengubah-nya menjadi arwah yang dapat memperkuat diri-nya, tujuan utama Yuuna adalah mengumpulkan sebanyak-banyaknya arwah dari Komi.


Setidaknya mengubah sesuatu menjadi arwah oleh pedang dan kedua pistol-nya itu cukup membantu-nya agar ia bisa menggunakan berbagai kemampuan dan sihir untuk menahan Komi, Yuuna melesat ke atas sambil menembak beberapa sihir yang mengejar-nya tanpa henti. Secara bersamaan Yuuna mengeluarkan pedang-nya lalu ia melempar-nya ke arah Komi sehingga pedang itu menembus tubuh-nya.


"Kau suka dengan ilusi-ku? Mari bermain dan membuat pertarungan ini menjadi klimaks untuk nafsu-ku!!!" Komi muncul di belakang Yuuna dan Yuuna melirik ke belakang lalu mengayunkan pedang-nya tetapi ia menyerang sebuah ilusi yang mampu menciptakan ledakan ketika seseorang menyentuh-nya, hasilnya Yuuna terlempar menuju daratan dan melihat beberapa meteor Sacred yang melesat menuju arah diri-nya.


Yuuna membelah semua meteor itu menjadi bagian kecil lalu ia mengubah-nya menjadi arwah menggunakan kedua pistol-nya, Yuuna mencoba untuk tidak menghiraukan sihir yang mencoba untuk melukai-nya karena sekarang ia sudah memiliki arwah yang cukup untuk membuat tubuh-nya kebal dengan beberapa sihir.


Yuuna menembakkan beberapa peluru ke arah Komi, ia awal-nya ia menahan-nya tetapi Komi melihat Yuuna yang mencoba untuk menebas kepala-nya, dengan cepat Komi menahan pedang itu menggunakan jari kelingking-nya dan ia langsung melupakan tentang beberapa peluru yang tertembak ke arah-nya, semua peluru itu mengenai kepala-nya dan sempat menghancurkan kepala-nya.


"Bagus...!" Yuuna tersenyum untuk beberapa detik dan setelah itu ia melebarkan mata-nya, ia melihat kepala Komi kembali utuh, setelah itu Komi hanya perlu menyentuh kening Yuuna menggunakan jari telunjuk-nya sehingga ia terlempar ribuan meter ke belakang dengan darah yang mulai mengalir deras di sekitar kepala-nya.


"Aku melihat nyamuk di kening-mu... tetapi seperti-nya aku terlalu berlebihan, fufu~" Komi menutup mulut-nya sambil tertawa penuh dengan arogan, Yuuna merasa kesal hingga ia bangkit lalu melepaskan seluruh kekuatan dan aura yang ada di dalam diri-nya, ia melesat menuju arah Komi tetapi Komi menepis wajah-nya hingga ia terlempar ke atas udara.


"Aku kira nyamuk lain-nya datang~ Fufu~" Yuuna muncul di belakang Komi dan ia sudah siap untuk menendang-nya lalu melanjutkan serangan-nya dengan menembak Komi beberapa kali, tetapi prediksi Yuuna salah karena Komi tiba-tiba muncul di dalam daratan lalu setelah itu puncak kepala-nya tidak sengaja mengenai perut Yuuna hingga ia terlempar ke atas dan melewati beberapa langit.


"Hehh...? Nyamuk-nya kemana ya~ Waaahhhhh~ Aku terlalu berlebihan lagi---" Mata kanan Komi tiba-tiba tertebas oleh pedang Yunna sehingga ia terlempar ke belakang dan mengenai beberapa gedung yang sudah hancur, Komi sempat terkejut melihat Yuuna yang cepat kembali walaupun sudah menerima banyak sekali serangan yang dapat melukai organ tubuh-nya.


Komi bangkit dan melihat Yuuna dari jauh bahwa ia telah berubah wujud menjadi mode yang berbeda, siapa yang sangka bahwa kekuatan dan kecepatan-nya akan meningkat sebesar itu, luka tebas yang mengenai mata-nya hanya membuat Komi bertambah kuat... luka apapun itu, ia hanya membutuhkan satu hembusan nafas untuk menyembuhkan-nya.

__ADS_1


"Soul Drive Alteration Phase 2!" Yuuna memegang erat pedang-nya yang bernama [Hoshitama], ia mengangkat pedang-nya ke atas untuk mengumpulkan banyak sekali arwah yang berkeliaran di Touri, arwah itu sudah jelas berasal dari orang-orang tidak berdosa yang dibunuh oleh Komi. Komi mencoba untuk menyerang Yuuna tetapi Yuuna melompat ke belakang lalu ia menunjuk Komi menggunakan pedang-nya.


"Soul Collection: Soul Morph!" Dengan semua arwah yang telah dikumpulkan oleh Yuuna dengan pedang-nya itu, ia menggunakan kemampuan Saint Soul-nya yang bernama [Soul Morph]... kemampuan yang dapat mengubah arwah menjadi seseorang yang ia kenal, arwah yang ia lepaskan itu berubah menjadi Korrina, hampir sama seperti ilusi tetapi lebih kuat dan lebih persis dengan yang asli.


Korrina menghantam wajah Komi hingga ia terlempar ke atas dan setelah itu mengeluarkan Keris-nya lalu melempar-nya ke arah Komi, Keris itu menembus perut-nya dan Korrina langsung menghilang. Kekurangan dari kemampuan itu adalah batas penggunaan-nya, jika sepuluh detik sudah terlalui maka arwah itu akan menghilang dengan sendiri-nya.


Komi melebarkan mata-nya dan ekspresinya terlihat sangat kesal, siapa sangka dia akan memiliki kemampuan menyebalkan seperti itu. Komi mencabut Keris itu tetapi Keris itu tiba-tiba berubah menjadi partikel merah, Komi lagi-lagi lengah dengan seorang Mortal. Keris itu mampu memberi diri-nya luka yang sangat fatal hingga terdapat pendarahan dalam di dalam perut-nya itu.


"Kau...!!! Persetan kau...!!!" Komi melesat menuju arah Yuuna dan ia mencoba mencengkram-nya tetapi Yuuna menggunakan kemampuan yang sama hingga memanggil Haruka dan Okaho, Haruka menghentikan waktu untuk Komi dan Okaho segera menggunakan kemampuan realita-nya untuk mengubah Komi menjadi batu.


Setelah itu Yuuna memiliki kesempatan besar untuk menyerang, ia menembak Komi beberapa kali lalu mengakhiri semua serangan itu dengan menebas Komi menjadi dua. Yuuna melirik ke belakang lalu ia mencoba untuk mengakhiri-nya tetapi Komi sedang berdiri tepat dihadapan-nya dengan senyuman yang terlihat mengerikan, Yuuna terkejut setengah mati hingga jantung-nya berdetak cepat.


"Aku mendapatkan-mu!!! Soul Control!" Yuuna menggunakan kemampuan [Soul Control] untuk mengendalikan penuh tubuh seseorang, ia segera memperagakan memukul diri sendiri, Komi melebarkan mata-nya karena kedua tinju-nya tiba-tiba memukul wajah-nya sendiri. Yuuna mencoba untuk mengendalikan tubuh Komi ke tahap selanjut-nya dimana ia mencekik diri-nya sendiri.


"Kemampuan hebat sekali... Aku malah terangsang ketika merasakan kemampuan ini... Hyahhh~" Komi tersenyum jahat hingga tubuh Yuuna tiba-tiba bergerak sendiri, ia mencoba untuk mengontrol kembali tubuh-nya tetapi tidak bisa karena Komi mengontrol-nya balik, kemampuan ilusi-nya mampu mengambil alih kemampuan yang sama seperti Yuuna yaitu [Soul Control].


"Kemampuan ini bisa mengendalikan tubuh seseorang ya...?" Komi melambaikan tangan-nya dan Yuuna ikut melambaikan tangan-nya, ide cemerlang muncul di kepala-nya sehingga ia tertawa terbahak-bahak, Yuuna mencoba segala cara untuk lepas dari sihir milik Komi tetapi tidak bisa karena Komi membuka mulut-nya lalu menghisap seluruh arwah dan Lenergy yang tertera di dalam tubuh-nya.


"Lezat... Tetapi tidak se-lezat benih kehidupan pria~" Komi menampar pipi-nya sendiri hingga Yuuna ikut menampar pipi-nya sendiri, setelah itu Komi langsung menggunakan ide cemerlang-nya, "Aku memiliki ide yang baik loh~ Kau pasti akan menyukai-nya~"

__ADS_1


Yuuna mulai berkeringat dingin, ia tidak bisa melakukan apapun karena tubuh-nya telah sepenuhnya terkendali oleh Komi. Komi perlahan-lahan memegang lengan kiri-nya sendiri lalu setelah itu menarik-nya dengan pelan-pelan hingga terdengar suara tulang yang putus, Komi hanya merasakan kenikmatan ketika ia mencoba untuk memutuskan lengan-nya, berbeda dengan Yuuna yang mulai menjerit kesakitan.


"Aaaahhhh!!! Hentikan...!!!! Hentikan...!!!"


"Hyaahhh~ Kau juga ternyata sudah masuk klimaks ya~ Mari sama-sama klimaks~ Uuuhhhmmmm~" Komi terus menarik lengan kiri-nya hingga kulit mulai terkupas lalu setelah itu ia tersenyum sadis dan mencabut tangan-nya sendiri dengan cara yang kasar, kenikmatan mulai menimpa tubuh Komi dan bahkan kekuatan-nya meningkat karena ia merasakan luka.


Lengan kiri Yuuna telah putus lalu setelah itu Komi berhenti mengontrol tubuh-nya, ia menaikkan jari-nya hingga Yuuna melayang tepat di depan wajah Komi. Komi menatap kedua-nya dengan tatapan yang terlihat sangat mengancam lalu setelah itu berubah menjadi tatapan yang dipenuhi dengan nafsu.


Komi mengambil lengan kiri Yuuna yang tergeletak di atas tanah lalu ia menunjukkan tangan itu kepada-nya, "Wah, wah... ini tangan siapa ya? Terasa lembut dan hangat, hei... apakah kau mengetahui permainan? Tidak, apakah kau pernah bermain sebuah permainan selanjut-nya?"


Komi menumbuhkan kembali lengan kiri-nya, "Uckkk..." Yuuna tidak bisa mengatakan apapun karena ia dipenuhi dengan kesakitan, Komi memegang lengan kiri Yuuna dengan kedua tangan-nya, ia mulai memperagakan sebuah permainan yang sama seperti [Baseball].


Komi tersenyum sinis lalu ia menghantam wajah Yuuna menggunakan lengan kiri-nya sendiri hingga Yuuna terlempar ke atas dan terjatuh di sebelah Chloe dengan luka yang sangat parah, wajah-nya dipenuhi dengan darah yang mengalir deras. Komi melompat-lompat melihat Yuuna yang terlempar sangat jauh.


"Yeyyyy~ Homerun~" Komi melirik ke belakang lalu ia menghantam wajah Akina dengan lengan kiri Yuuna hingga ia terdorong ke belakang, ia dapat merasakan keberadaaan Akina yang mendekat dengna mudah, Akina kembali bangkit lalu menatap Komi dengan penuh amarah, "Double Homerun~"


"Berhenti bermain-main, dasar kau monster!!!" Seru Akina keras hingga ia langsung berubah menjadi wujud [Fallen Angel].


Komi tersenyum sinis lalu ia melempar lengan kiri Yuuna ke arah Yuuna sendiri, "Aku seorang monster? Bukan, Aku bukan monster..."

__ADS_1


"...aku adalah seorang Succubus yang mencari kenikmatan dalam bertarung!"


__ADS_2