Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 103 - Kode


__ADS_3

[Author's Note: Jika ada yang merasa janggal untuk kalian dan tidak mengikuti logika maka semua itu dijelaskan pada Chapter 105, terima kasih dan selamat untuk membaca~]


~Yuutouri - Russia~


Yuutouri, sebuah semesta dimana bangsa atau ras Manusia tinggal. Hampir sama seperti tempat tinggal kita semua yaitu bumi, di dalam semesta Yuutouri ini terdapat semua tata surya yang ada di dunia asli dengan tambahan sihir serta hal fantasi lain-nya, bahkan terdapat beberapa Manusia yang tinggal di planet lain-nya seperti Mars dan lain-lain.Rusia, itu adalah nama negara yang berada di planet Bumi.


Semua manusia bumi berbeda dengan asli karena mereka juga memiliki sumber sihir yang bernama [Mana], dimana mereka dapat mengeluarkan senjata apapun termasuk memperkuat senapan mereka hingga satu tembakan mampu membunuh lawan langsung.


[Russia's Secret Base], itu adalah tempat dimana semua manusia yang berasal dari negara Rusia menyimpan dan menciptakan senjata mematikan mereka, sejarah pernah mengatakan bahwa manusia dari negara rusia sempat menciptakan senjata yang dapat menyebabkan kehancuran besar dengan hanya satu rudal saja.


Sayang-nya tempat itu saat ini sedang diserang, semua prajurit yang menjaga tempat tersebut sedang mengerahkan seluruh pertahanan mereka hanya untuk melawan seorang gadis yang saat ini sedang menangkap semua peluru dari senapan yang mereka gunakan. Semua prajurit itu sudah jelas akan kaget karena semua senapan yang mereka pegang itu adalah senapan terkuat mereka.


Bahkan semua senapan itu sudah mengandung sihir yang dapat menembus pertahanan apapun termasuk sihir, tetapi gadis yang memakai jubah coklat ini mengambil semua peluru itu dengan hanya menggunakan satu telapak tangan saja yang bergerak sangat cepat. Bahkan mereka sudah menggunakan senapan yang menembak rudal serta granat yang memiliki daya ledakan besar.


Baaaammmmmmm...!


Asap-asap hitam mulai menghalangi gadis berjubah itu, perlahan-lahan asap itu mulai menipis dan menunjukkan dirinya yang tidak terluka sama sekali. Semua prajurit terkejut setengah mati karena gadis itu tidak terkalahkan walaupun sudah menggunakan cara penyerang lain, sepertinya dirinya bukanlah Manusia melainkan ras Legenda.


Semua prajurit itu mundur untuk mengambil senapan baru yang didalam-nya memiliki peluru yang cukup unik, peluru itu adalah kelemahan bangsa Legenda dimana ketika peluru tersebut menyentuh kulit atau sempat memberi mereka luka kecil maka seluruh kekuatan dan tubuh mereka akan bergetar sampai urat-urat menonjol keluar dari seluruh tubuh mereka.


Semua prajurit itu menarik pelatuk senapan mereka untuk menyerang gadis tersebut dengan peluru tersebut, mereka menyebut peluru tersebut dengan sebutan [Anti-Legend] atau [AL-Ammo]. Gadis itu mengambil peluru tersebut dan menatap-nya, dia sekarang sadar bahwa manusia memang memiliki pengetahuan yang luas dalam segi apapun.


"Sepertinya ras manusia memanglah unik... Otak kalian dapat menciptakan senjata yang cukup mematikan juga, apa yang akan terjadi jika kalian menggunakan otak secara keseluruhan...? Seratus persen." Gadis itu menjentikkan jari-nya.


Seluruh prajurit itu melebarkan mata mereka ketika melihat ribuan peluru yang melesat menuju arah mereka semua, semua peluru itu mengenai kepala mereka sampai kepala mereka hancur menjadi kepingan kecil. Gadis tersebut menghampiri semua mayat itu dan mulai berlutut, ia bisa merasakan esensi iblis di dalam diri mereka.

__ADS_1


"Sepertinya pasukan Rxeonal sempat mengunjungi tempat ini..." Gadis itu mengangkat tangan-nya sehingga semua mayat itu mengeluarkan aura hitam, gadis itu segera memurnikan-nya.


"Siapa kau, monster...!!!" Seru salah satu prajurit yang berjalan keluar dari gudang senjata rahasia itu.


Gadis itu melepas penutup kepala-nya dan mulai menunjukkan senyuman tidak berdosa-nya kepada prajurit itu, "Sepertinya kalian memang harus dihentikan, esensi iblis yang berada di dalam diri kalian-lah yang membuat kalian mencoba untuk menggunakan senjata rahasia itu untuk menghancurkan seluruh alam semesta yang ada di Touri."


"Dasar monster...! Kau tidak akan pernah bisa menembus pertahanan tempat ini...!" Prajurit itu segera memanggil beberapa tank baja yang sangat tebal dan memiliki senjata mematikan.


"Aku benar-benar tidak berniat untuk bertarung...!" Gadis itu melebarkan matanya sampai kedua pupil-nya berubah menjadi jam yang berwarna hijau, jarum jam yang terdapat di mata-nya mulai berputar mundur.


Seluruh tank yang muncul itu langsung mengecil sampai berubah menjadi karat dan akhirnya menjadi barang rongsok-kan yang tidak berguna, manusia yang berada di dalam tank itu sudah pasti terbunuh menjadi pasir. Prajurit yang berada di depan gadis itu langsung ketakutan sampai ia mengompol di celana-nya.


"Manusia memang mudah sekali dijadikan sebagai alat bahkan budak, kekuatan dan pengetahuan kalian itu bisa digunakan untuk menciptakan perlindungan dan senjata yang mampu melindungi Touri." Gadis itu muncul di depan prajurit tersebut.


"... ..." Gadis itu melangkah menuju garasi merah yang ada di depan-nya, pintu garasi itu terbuka dengan sendirinya ketika gadis tersebut menatapnya menggunakan kedua mata-nya.


Semua prajurit itu segera menyerang gadis tersebut menggunakan senapan mereka, sepertinya mereka sudah merencanakan-nya dari awal. Tetapi mereka semua termasuk dengan peluru yang mereka tembakan berhenti seketika karena tatapan gadis tersebut, jarum jam yang terdapat di mata-nya sekarang berhenti berputar.


"Hahhhh..." Gadis itu menjentikkan jari-nya sehingga seluruh peluru itu melesat menuju seluruh pasukan itu sampai menyebabkan tubuh mereka hancur menjadi berkeping-keping.


Mereka terbunuh dengan pelan tanpa mengeluarkan suara apapun sampai prajurit yang berada di arah barat dan timur tidak mengetahui gadis itu yang sudah menyusup ke salah satu garasi yang memiliki senjata rahasia di dalam-nya. Gadis itu melihat seorang manusia yang terikat oleh rantai di depan-nya, untungnya manusia itu masih hidup dan berada di kondisi yang biasa.


"Syukurlah...! Bantuan telah datang...! Apakah kau ras Legenda...?!" Manusia itu merasa sangat senang melihat seseorang yang akhirnya datang untuk menyelamatkan dirinya yang sudah terikat selama berhari-hari. 


"Esensi iblis tidak terasa, sepertinya mereka semua menghianati-mu ya..." 

__ADS_1


"Bagaimana kau bisa mengetahui-nya...?"


"Hanya menebak." Gadis itu melangkah ke depan dan melepaskan semua ikatan rantai tersebut sampai manusia itu bisa bergerak dan akhirnya bebas. Walaupun semua prajurit itu menghianati dirinya, tetapi fisik-nya terlihat biasa saja. Mungkin saja tahanan masih diberi makanan yang membuat mereka masih bisa bertahan.


"Kemampuan-mu memang hebat, sepertinya sihir-mu lah dimana manusia tidak akan bisa ciptakan. Hanya memerlukan otak yang seratus persen untuk bisa menguasai sihir dan kemampuan waktu seperti yang kau gunakan tadi." Manusia itu mulai bertepuk tangan ketika melihat kemampuan hebat gadis tersebut yang bisa menggunakan sihir waktu.


Gadis itu tidak melihat senjata rahasia apapun di garasi tersebut melainkan ia hanya melihat jejak mesiu yang bertebaran dimana-mana, ia mengambil mesiu tersebut lalu merabanya sehingga ia merasakan sebuah sihir ledakan besar di dalam mesiu tersebut.


"Sial, mereka membawa pergi senjata rahasia itu..." Kedua penglihatan dirinya mampu menunjukkan sebuah gambaran dimana beberapa prajurit mengangkat senjata rahasia itu dan membawanya pergi dari garasi merah ini.


"Jadi tujuan-mu datang ke sini hanya untuk membawa senjata rahasia yang dibuat oleh kami...? Negara rusia...?" Manusia yang berada di belakang gadis itu mulai berbicara.


"Membawa-nya agar senjata rahasia itu tidak digunakan dengan tujuan yang salah. Markas rahasia ini sebelumnya sudah diserang oleh bangsa Iblis bukan...?"


"Kau benar... Mereka sangatlah kuat bahkan mereka bisa mencuci otak seluruh pasukan-ku sampai menghianati-ku, aku untungnya masih hidup dan tidak dicuci otak karena aku memberi mereka beberapa informasi yang aku tahu tentang senjata rahasia itu."


"Jika raja Rxeonal memiliki senjata itu maka seluruh semesta tidak akan aman. Rusia memang hebat dan kaya terhadap senjata termasuk rudal atau nuklir yang aku maksud dengan senjata rusia itu... [RDS-U], itu adalah senjata rahasia yang aku coba aman-kan agar bangsa iblis itu tidak mendapatkan kode untuk bisa meluncurkan nuklir tersebut." Gadis itu mulai mengamati tempat itu sampai ia sekarang mulai setuju kepada dirinya sendiri bahwa pasukan rusia itu membawa nuklir itu pergi dari garasi ini.


"Sepertinya sejarah baru tentang perang antar semesta akan tercatat lagi ya... Aku benar-benar tidak mempercayainya..." Laki-laki itu mulai menyilangkan kedua lengan-nya.


"Namaku adalah Vladimir Makarov... Panggil saja aku Makarov sudah cukup, aku memang perlu membalas budi terhadap kebaikan-mu itu, ummm..." Makarov masih belum mengetahui nama dari gadis itu.


"Hehehe... Haruka..."


"...Haruka Ghifari, itu adalah namaku." Ternyata selama ini gadis itu adalah Haruka yang sudah dewasa.

__ADS_1


__ADS_2