Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 581 - Mystical Creature


__ADS_3

Zoiru melempar kedua meteor itu ke arah Arisu, satu meteor itu mulai masuk ke dalam meteornya lainnya sehingga menciptakan ukuran meteor besar yang di lindungi dengan gumpalan lainnya.


"Sepertinya yang asli bagaikan sebuah perkembangan besar dari Zoiru palsu, kau memang dewa agung yang sebenarnya..." Kata Arisu yang menyadari perbedaan kekuatan antara palsu dan asli.


"Baiklah... tidak ada salahnya jika aku melepaskan semua kekuatan dari Omni-Saint yang dapat menyebabkan kehancuran." Arisu menunjuk meteor itu dan tubuhnya mulai memancarkan cahaya emas yang mampu membakar daratan di sekitarnya.


Arisu tidak memedulikan lagi batasan yang selalu ia gunakan agar tidak merugikan sesuatu di sekelilingnya karena ia ingin mencegah masalah seperti Zoiru yang tidak memiliki niat untuk menghancurkan semesta.


Melainkan ingin membangkitkan kembali Bamushigaru agar ia bisa memakan apapun yang ia inginkan di seluruh alam semesta.


Pelindung yang di jadikan sebagai sihir area itu juga tidak bisa ia hancurkan karena mengandung sebuah kemampuan yang mampu melukai dirinya sendiri.


"Aku bisa menebak bahwa sihir area itu bagaikan mulut bertaring yang akan memakan apapun terutama sihir..."


"...Zoiru, kau memang sudah melenceng jauh menjadi monster sebenarnya!" Aliran listrik emas mulai mengelilingi tubuh Arisu sehingga ia melepaskan seluruh elemen yang ada di seluruh alam semesta.


"Bagus... ternyata anjing kampung masih bisa mencari tulang yang terkubur dalam!"


Zoiru mengepalkan tinju kanannya lalu ia mendorong meteor di hadapannya yang saat ini terhempas kembali ke arahnya oleh Arisu.


Arisu bisa merasakan tekanan yang Zoiru lepas tetapi ia tidak akan menyerah begitu saja, ia melepaskan dorongan dan tekanan lebih besar lagi untuk menghempas kembali meteor itu ke arah Zoiru.


Arisu melebarkan kedua matanya ketika mengetahui tekanan milik Zoiru jauh lebih kuat dan besar dengan tingkatan yang sangat tinggi.


"Dia masih mengalahkan diriku...!?"


"Dengan kekuatan penuh seperti itu, kau tetap mengecewakan diriku! Bamushi dan aku tidak merasa senang lagi...!!! Sekarang kau mati menjadi hidangan Bamushi!" Seru Zoiru keras.


"Aku harus bisa fokus dan tetap mengontrol pembatas dari wujud Omni-Saint... aku harus bisa menghentikan dirinya..." Ucap Arisu pelan, ia menoleh ke belakang dan melihat kedua saudaranya terlihat khawatir.


Arisu melepaskan lahar besar yang mampu menghalang kedua saudaranya, "Zoiru, aku tidak akan membiarkan dirimu melewati garis lahar itu sebelum melewati tubuh mayat ku."


"Hohhhh... menarik, ternyata kau merasakan penahan itu karena kedua saudaramu ya..." Zoiru menyentil udara sehingga meteor itu menabrak tubuh Arisu dan menciptakan lubang besar yang terus tergali oleh meteor tersebut.


Arisu memejamkan kedua matanya lalu ia membukanya lebar sehingga kedua pupilnya terbakar dengan api biru juga rambutnya yang panjang telah terbakar dengan api biru.


Kedua lengannya juga ikut terbakar sehingga ia melepaskan semua sihir Sacred di dalam dirinya sampai menghasilkan api suci dengan seluruh elemen di dalam tubuhnya yang ikut disucikan.


Meteor yang menabrak dirinya hancur seketika, berubah menjadi kobaran api biru yang masuk ke dalam tubuhnya.


"Lihat lebih baik, Zoiru... ini adalah kekuatan penuh dari Legenda suci, [Omni-Saintly Sacred]." Ucap Arisu dengan tatapan serius sehingga wilayah di sekitarnya terus terbakar dengan api biru.


"Aku tahu jelas, kau pasti akan terus menahan diri karena rasa cemas karena takut tidak sengaja untuk menghancurkan alam semesta..."


"...kau dapat melakukan apapun di wilayah ini karena bantuan dari area sihir yang aku lepaskan, bisa di jadikan sebagai pelampiasan terhadap kekuatan sebesar apapun."

__ADS_1


"Seberapa besar dan kehancuran yang terkandung di dalamnya, semua aura itu adalah embusan nafas Bamushi yang dapat melahap apapun, menjadinya sebagai sumber kekuatan." Zoiru tersenyum jahat.


"Aku harus memasukkan lebih banyak kekuatan sekarang, anjing kampung yang aku lihat sekarang telah mengambil tulangnya..." Zoiru menyilangkan kedua lengannya, ia mulai menumbuhkan rasa hormat padanya.


"Kau seharusnya tahu soal sejarah Legenda... maupun itu palsu atau asli, kita memiliki kartu as yang tersembunyi di balik pundak kita." Kata Arisu.


"Fakta ternyata... aku sudah mendengarnya sejak kecil bahwa kalian bangsa Legenda memang bangsa yang tidak jauh luput dalam membuat masalah yang menjadi sebuah sejarah."


"Semuanya pasti akan tertarik oleh bangsa Legenda, contohnya diriku yang sangat menginginkan kedua peliharaanku untuk bebas adalah salah satunya."


"Apa maksudmu...?"


"Kau tidak mengetahuinya bukan? Bamushigaru adalah makhluk yang terbuat melalui sihir atau bisa di sebut dengan [Mystical Creature], mereka tercipta dengan banyak perbedaan."


"Setiap makhluk sihir itu juga memiliki keunikan dan kemampuan yang tersembunyi di dalamnya..." Zoiru mengetahui jelas sejarah tentang Mystical Creature.


"Mungkin sejarah palsu bisa saja berbeda tetapi kau harus tahu bahwa semua makhluk sihir itu tercipta karena bangsa Legenda yang selalu melakukan eksperimen..."


"...mereka hanya lah sekedar mortal yang bermain dengan ciptaan dan realitas sehingga menciptakan sesuatu yang begitu mengerikan juga berbahaya."


"Keturunan Phoenix menjadi satu keturunan penemu dari Mystical Creature, semua makhluk sihir tercipta karena mereka semua termasuk Bamushigaru..."


Perkataan Zoiru membuat Arisu terlihat kaget karena ini pertama kalinya ia mendengar sejarah tentang Bamushigaru yang ternyata tercipta oleh bangsa Legenda.


"Makhluk sihir itu... apakah mereka semua memiliki wujud yang sama dengan Bamushigaru? Seekor naga...?"


"Dan aku harus menyombongkan pencapaian ku bahwa Bamushigaru adalah Mystical Creature kedua yang paling kuat dengan kemampuan mematikan juga ukuran melebihi alam semesta apapun."


Arisu tidak terkejut ketika mendengarnya, ia tidak bisa mengharapkan apapun dari seekor monster dengan ukuran yang melebihi alam semesta.


Sejak itu semestanya bahkan hancur karena kebangkitan dari Bamushigaru, semuanya menghilang di lahap habis oleh dirinya dengan satu gigitan.


"Cara untuk membangkitkan Bamushigaru sepertinya berbeda dengan semesta palsu... jauh lebih sulit dan praktis bagiku." Zoiru mengepalkan kedua tinjunya.


"Hanya saja aku hanya perlu menghindari ras onar seperti kalian yaitu bangsa Legenda, walaupun esensi yang Bamushi hirup lezat..."


"...aku tidak memiliki pilihan selain melawan kalian dan melihatnya secara langsung apa yang dapat bangsa Legenda lakukan." Tatapan Zoiru terlihat mengancam sekarang.


"Kalian bangsa Legenda memiliki potensi dan kekuatan yang selalu tersembunyi di dalam... terhalang dengan batasan yang selalu kalian hancurkan."


"Setiap Legenda juga memiliki keunikan sendiri bahkan bukan itu saja tetapi kalian dapat mencapai tingkatan juga level yang berbeda..."


"...kalian dapat menjadi apapun yang kalian sebenarnya inginkan, sudah tidak diragukan lagi melalui nama bangsanya yaitu Legenda."


"Legenda akan selalu menciptakan sejarah, entah apapun itu tetapi sejarah baru akan terus bermunculan karena keberadaan kalian semua." Zoiru mengetahui banyak soal sejarah Legenda.

__ADS_1


"Kalian terlalu berbahaya untuk di biarkan hidup lebih lama, itu lah kenapa aku ingin mengambil esensi kalian yang berbakat untuk di berikan kepada Bamushi." Kata Zoiru.


"Semuanya adalah mangsaku, bukan Legenda saja tetapi seluruh ras. Semua untuk satu bagi Bamushi dan tentunya dewa agung mulia Zoiru."


"Perkataan dewa agung seperti dirimu mampu membuka pengetahuan dan mataku lebih lanjut lagi..."


"...sayang sekali, Bamushigaru adalah kesalahan dan kesalahan itu harus di perbaiki dengan resolusi dari kekuatanku!" Seru Arisu, ia melepaskan kobaran api besar ke arah Zoiru.


Kobaran itu mulai Arisu kendalikan menggunakan jari yang ia gerakan, sihir itu sempat mengenai tubuh Zoiru beberapa kali tetapi ia masih berdiri tegak di posisinya.


Arisu mengangkat jarinya untuk mengumpulkan semua kobaran api itu lalu ia menghantam Zoiru dengan sihirnya itu sehingga api tersebut menghilang seketika.


"Sudah jelas sekarang... kau sudah mengecewakan diriku terus menerus sampai aku geram melihatnya." Zoiru melepaskan gumpalan sihir hijau ke arah Arisu tetapi ia menangkisnya kembali ke arah Zoiru.


Zoiru maju ke depan tanpa memedulikan sihir yang mengenainya, ia bisa melihat Arisu melepaskan dorongan tipis ke arahnya tetapi ia berhasil menghindarinya dengan mudah.


Arisu melihat Zoiru telah terjatuh ke dalam perangkapnya, ia mengangkat jari telunjuknya yang mampu menghancurkan daratan sampai melepaskan gelombang semua elemen sihir yang mengenai tubuh Zoiru.


Zoiru tidak menerima serangan apapun melainkan rasa geli karena kekuatannya sudah berada jauh sampai Arisu sendiri tidak dapat menandinginya.


"Kalau tidak salah, Zangetsu hampir saja mati dan terbunuh karena melawan dirimu, aku mengharapkan pertarungan yang layak darimu tetapi kau mengecewakan diriku..."


"...dan sekarang aku yakin bahwa Zangetsu sangat lemah walaupun memiliki tubuhnya kembali di Touriverse, sungguh menyedihkan."


"Inilah yang terjadi jika terlalu mengandalkan bakat dan julukan tanpa memulai semuanya dari awal, titik nol sampai titik kekuasaan tinggi!" Seru Zoiru keras selagi menghindari semua serangan yang Arisu lepaskan.


Zoiru mendorong mundur Arisu sampai ia mendarat di atas daratan selagi melarikan diri dari semua sihir taring yang Zoiru lempar.


Arisu melepaskan Shiramura Eclipse dengan dorongan juga tekanan tinggi di dalamnya, gelombang itu bahkan sampai menghancurkan wilayah di sekitarnya sampai menyebabkan kobaran api yang lepas.


"Sungguh... kau mengecewakan diriku, semut kampung." Zoiru melesat masuk ke dalam sihir itu lalu ia menambah kecepatannya untuk menabrak tubuh Arisu.


Arisu tersenyum serius lalu ia menyambut Zoiru dengan menghantam perutnya cukup dalam sampai tinjunya menembus punggungnya.


"Blazing Dragon Elementals!!!" Seru Arisu keras sehingga daratan mengeluarkan semua naga yang berbentuk elemen sihir berbeda.


Semua naga itu menabrak tubuh Zoiru beberapa kali sampai ia menerima luka yang cukup besar, Arisu mengakhiri serangan dengan melepaskan kekuatan penuh dari Shiramura Eclipse.


Gelombang itu mampu mengenai tubuh Zoiru sehingga menyebabkan ledakan besar di atas langit yang mampu membelah dimensi dan menciptakan celah dengan ruangan hitam di dalamnya.


Arisu mencoba untuk mengumpulkan nafasnya tetapi ia menerima satu tendangan yang mampu menembus perutnya cukup dalam.


Zoiru terus melepaskan tenaga besar dalam tendangan yang menembus perut Arisu sehingga mereka berdua masuk ke dalam daratan dan menciptakannya lubang yang begitu dalam.


Mereka langsung tiba di sebuah gua luas dengan lahar yang bergejolak tinggi, Arisu tidak menyangka semua serangan itu bagaikan sengatan bagi Zoiru.

__ADS_1


Arisu sempat melihat tubuh Zoiru dipenuhi dengan darah dan luka yang cukup fatal, "Seperti itu, semut... keledai... tidak..."


"...kau telah melampaui ketertarikanku sekarang, Shiratori Arisu!"


__ADS_2