Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 339 - Kubus Waktu Hitam


__ADS_3

Megumi awalnya terkejut ketika melihat dua penyusup yang memiliki kekuatan sangat besar masuk ke dalam tendanya, ia ingin sekali melawan mereka tetapi ia sudah sepenuh yakin bahwa gadis Neko Legenda yang berada di hadapannya sudah cukup untuk mengalahkan dirinya sendiri. Megumi mencoba untuk bermain aman dan mencoba untuk mendengarkan penjelasan mereka, ia tidak ingin berkelahi dengan dua Legenda yang memiliki kekuatan menakutkan itu


"A-Ada perlu apa ya? Kenapa kalian berada di dalam... umm... semacam rumahku." Kata Megumi, Okaho menatap Megumi dengan tatapan yang terlihat canggung karena Megumi di masa sekarang terlihat sangat berbeda bahkan apa yang ia katakan itu terdengar sangat takut, ia bisa melihat kedua kakinya yang bergetar ketakutan, mungkin karena Minami yang melepaskan seluruh kekuatannya.


Okaho mulai meminta Minami untuk menurunkan kekuatannya dan Minami langsung mengangguk sehingga Okaho mulai memberitahu Megumi bahwa ia meminjam tenda ini untuk adiknya yang sedang sakit, Megumi langsung terkejut ketika mendengarnya karena ia benar-benar salah paham tentang kedua Legenda penyusup itu, ia mencoba untuk membantu tetapi Okaho menghentikan dirinya karena ia tidak ingin merepotkan siapapun kecuali dirinya bersama Minami.


"S-Suhu panasnya bisa terasa panas loh, apakah kalian yakin tidak akan mengantar gadis kecil itu ke tempat klinik? Desa yang memiliki klinik itu tidak jauh dari hutan ini dan mungkin aku bisa mengantar kalian bersama temanku." Megumi pergi meninggalkan tenda itu untuk pergi menghampiri danau dan memanggil temannya, Okaho dan Minami menatap satu sama lain karena teman yang dimaksud itu adalah Shira, "Uwahhh! Aku tidak sabar, nya! Papa dan Mamaku yang terlihat masih muda dan lembut, nya...! Mama tadi sangat imut, nya!"


"Ingat Minami, jangan coba-coba untuk memperkenalkan identitas aslimu, simpan semua identitasmu itu dan bertindaklah secara berhati-hati karena semua perbuatan kita... siapa tahu tidak sengaja mengubah kubus waktu ini, kau tadi hampir saja memanggil Megumi dengan nama Mama dan itu bisa memunculkan lambang waktu hitam yang kita lihat di gambaran itu!" Seru Okaho, Minami mulai mengangguk dengan cepat lalu ia bersama Okaho mulai berdiskusi tentang peristiwa yang akan terjadi selanjutnya.


Mereka mulai memantau kubus waktu itu, Okaho melebarkan kedua matanya karena kejadian ini sepertinya ketika Shira sudah bertemu dengan Korrina sampai ia sendiri bisa melihat Korrina di dalam kubus waktu itu, "I-Ini buruk... k-kenapa harus ada Mamaku segala...!? A-Aku tidak bisa menahan rasa rinduku bertemu dengan dirinya."


"Heh? Itu Mamamu? Kenapa rambutnya emas dan panjang seperti itu... pakaiannya juga bahkan terlihat seperti seorang putri!? Mustahil, itu tidak mungkin ratu Touriverse Korrina Comi!!!" Seru Minami, ia bertindak sok tahu sampai Okaho mengetuk kepalanya dan ia mulai mengerang dengan sangat lembut, "Dasar bodoh, Mama-ku sejak masa mudanya memang seperti ini lah... rambut emas yang ia miliki itu menunjukkan keturunan Comi tetapi ketika ia menguasai sebuah buku Crimson, rambutnya berubah menjadi pendek dan berwarna bahkan sekarang Mama sudah tumbuh dewasa menjadi seorang bos."


"Hehhh... masuk akal juga, Korrina satu ini terlihat masih polos dan layaknya terlihat seperti putri yang menunggu pangeran?" Minami mulai terkekeh dan ia langsung menatap tajam ke arah belakang, ia mengangkat tubuh Okaho dan Kou keluar dari tenda itu karena ia merasakan sebuah serangan dan instingnya ternyata benar karena Shira baru saja menggunakan sihir laser emasnya untuk menghancurkan tenda itu.

__ADS_1


"I-Itu tadi hampir saja..." Okaho mulai menggendong Kou lalu menjaga jarak dengan Shira dan Megumi yang terlihat seperti terpengaruh dengan kubus waktu hitam itu, terlihat jelas dari kening mereka yang dipenuhi dengan warna hitam. Sepertinya kubus waktu hitam itu dapat mencuci pikiran seseorang, Kuharu sudah pasti terkait dengan masalah ini sehingga Okaho menyuruh Minami untuk mengalahkan mereka berdua sendirian karena ia harus melindungi Kou yang sedang tertidur.


"Ingat... Kou memperingati kita bahwa kubus waktu hitam itu memberikan seseorang yang tercuci otak kekuatan yang sangat besar bahkan kekuatan itu memiliki potensi misterius yang belum kita ketahui, kau harus berhati-hati dan mengarahkan serangan itu ke arah kubus hitam itu dan mengambilnya jika bisa!" Kata Okaho, Minami mulai tersenyum lebar lalu ia menghantam tinjunya sendiri dan melakukan beberapa gaya seperti menutup mata kanannya lalu menarik nafas dalam-dalam.


"Nya-ha-ha! Aku menunggu waktu... menunggu waktu ini tiba dimana aku bisa menghajar seseorang yang sering memarahi diriku! Aku, Shiratori Minami, sang pengabdi cahaya keadilan akan memberikan kalian yang sebenarnya...! Ada yang bangkit tetapi bukan keadilan, ada yang mulus tetapi bukan kulit melainkan cahayaku yang bernama..."


"...SHINING JUSTICE!!!" Minami membuka mulutnya lebar lalu ia meluncurkan laser emas ke arah mereka, Shira dan Megumi berhasil menghindari serangan itu lalu mereka melesat menuju arah Minami dan melancarkan beberapa serangan sehingga Minami tersenyum lalu menghindari semua serangan itu sambil melakukan sebuah gaya, "Tidak buruk juga, Minami... walaupun kau orang gila yang suka mengkhayal, setidaknya aku suka kau masih bisa bertarung dan menghindar seperti itu."


"Cepat ambil kubus hitam itu, dasar kucing garong!" Seru Okaho karena ia menghabiskan terlalu banyak waktu, Minami mengangguk lalu ia memancarkan cahaya ilahi melalui mulutnya sehingga membuat Shira dan Megumi memejamkan kedua matanya karena cahaya ilahi itu sangat menyilaukan, Minami bergerak secepat cahaya lalu menarik keluar kubus hitam yang menempel di dahi mereka masing-masing.


Okaho menghela nafas lega ketika melihat Shira dan Megumi hanya tertidur untuk sementara, satu menit kemudian mereka kembali bangun sambil menunjukkan ekspresi yang terlihat kebingungan, sepertinya kubus waktu hitam yang mempengaruhi pikiran membuat mereka tidak mengingat kejadian dimana kubus itu menempel di dahi mereka. Minami membantu Shira dan Megumi untuk berdiri, seperti biasanya Minami mulai memuji dirinya sendiri sambil bergaya bahwa ia sudah menyelamatkan mereka berdua dari bahaya.


Untungnya Shira dan Megumi di masa ini masih memiliki kekuatan yang bisa disebut sebagai amatir tetapi kubus waktu hitam itu bisa memindahkan seluruh kekuatan dari masa yang berbeda ke dalam tubuh seseorang yang sudah terpengaruh dengan kubus hitam itu. Jika saja tadi Minami terus bermain-main maka Shira bisa saja berubah menjadi [Legendary Shira] dan pertarungan akan berlangsung sangat panjang sehingga Kuharu melakukan rencana lainnya.


"Aku tidak mengerti apa yang terjadi tetapi... terima kasih, telinga dan ekor emas itu terlihat sangat unik. Apakah kamu seorang Neko Legenda seperti Megumi?" Tanya Shira.

__ADS_1


"Nya-ha-ha! Tentu saja, aku adalah Neko Legenda yang sudah dilindungi oleh cahaya keadilan! Bisa dilihat dari ekor dan telingaku yang berwarna emas bukan...? Rambut pendek dan iris mataku juga memiliki warna yang lebih indah dari emas, nya~" Kata Minami sehingga ia mulai berpikir bahwa Shira di masa ini terlihat lebih baik dan lembut dibandingkan masa yang asli dimana ia selalu saja memarahi Minami karena bersikap ceroboh sehingga ia sendiri mengakui Shira di masa sekarang terlihat tampan karena rambutnya yang hitam itu.


"Hahaha, benar-benar terlihat unik... aku sendiri bahkan tidak menyangka akan melihat Neko Legenda lainnya selain Megumi, ia terlihat normal sih tidak seunik dirimu." Kata Shira.


Megumi terkejut ketika mendengarnya sehingga ekor dan kedua telinganya mulai turun karena merasa cemburu terhadap Minami, Minami menahan tawa-nya ketika melihat ibunya sendiri yang cemburu dengan anaknya. Okaho mencoba untuk tidak menghiraukan Minami karena ia mencoba untuk mencari esensi kubus waktu hitam lainnya karena ia sudah merasakannya untuk pertama kali tetapi ia tidak bisa menemukan kubus waktu hitam yang lainnya.


"Apakah kubus itu dimunculkan oleh Kuharu 'kah...? Itu artinya dia selama ini mengawasi kita ya." Okaho menatap langit-langit dan ia bisa melihat beberapa lambang waktu di atas sana, memulihkan Haruka yang sedang lumpuh sepertinya akan berjalan sangat sulit karena firasatnya terasa sangat tidak enak tentang kubus waktu hitam itu.


"Aku lupa untuk menanyakan namamu, siapa namamu?" Tanya Megumi.


"Hmph... Aku adalah sang pengabdi cahaya keadilan, ada yang bulat tetapi bukan tekad melainkan matahari yang menyinari diriku sekarang! Sesuatu bangkit... sangat tegak dan panjang yaitu diriku yang baru saja menyelamatkan seseorang yang sangat penting, nyehehe... Aku, aku adalah Shiratori Minami sang pengabdi caha---" Okaho langsung menepuk kepalanya keras karena ia baru saja mengatakan nama marga-nya kepada mereka sehingga Shira menaikkan alisnya karena ia baru saja mendengar sesuatu yang terdengar tidak asing.


"Ini adalah temanku... namanya adalah Toritori Minami dan aku adalah Koko Okaho..."


"...salam kenal."

__ADS_1


"Sakit, nya..."


__ADS_2