
Pertarungan dimulai dengan Megumi yang mencium pipi Shira lalu pergi karena ia akan melawan seorang peserta dari kelas tiga yang bernama Homura. Peserta kelas tiga sudah pasti mendukung mereka berdua, "EY YO, KITA KEMBALI LAGI DENGAN PERTARUNGAN YANG TERHEBAT, YO!!! PERTARUNGAN SELANJUTNYA DI AWALI DENGAN HOMURA DAN MEGUMI YANG AKAN BERTARUNG, YOOOO!!!"
"Dasar autis." Jawab Haruki dan Arata bersamaan.
"ARUUUURIGGGHTTTOOOOO..... KITA MULAI PERTARUNGANNYA!!!" Jorgez menembak senjatanya apinya ke atas sehingga membuat Homura dan Megumi langsung menunjukkan kuda-kuda bertarung mereka.
Megumi bisa merasakan tekanan besar yang dimiliki oleh Homura, ia tersenyum sehingga ia langsung menaikkan seluruh auranya, "Aku akan melanjutkan ke semi final...! Walaupun aku tidak memiliki kesempatan untuk menang. Aku pasti akan bisa mengalahkanmu ketika aku mencoba!"
Homura tersenyum dengan sangat puas hingga ia langsung mengeluarkan auranya yang sangat dahsyat hingga seluruh tubuhnya tebakar dan kedua mata pupilnya juga ikut terbakar. "Apakah kau bisa melawanku di wujud 25%-ku ini!?" Tanya Homura
"GGGRRR... AAAAAAAAAAAAGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGHHHHHHHHHHH!!!" Rambut Homura langsung berubah menjadi warna merah dan twrbakar, kedua matanya langsung berubah menjadi warna dari api yang panas, "Homura Flames!!!"
"HAHHHHH!!!" Homura bergerak maju menuju arah Megumi dengan sangat cepat, hal itu membuat Megumi terkejut karena kecepatannya sangatlah cepat hingga ia hampir tidak bisa melihatnya. Megumi memukul Homura, tetapi Homura dengan cepat menahan pukulan itu dengan kedua lengannya hingga mereka berdua langsung terdorong mundur.
Megumi menyerangnya kembali dengan memukulnya beberapa kali, tetapi Homura dengan mudah langsung menghindari semua serangan Megumi dengan terbang ke kiri dan ke kanan. "HAAAAAYYAAAHHHH...!!!" Megumi mengepalkan tinju kirinya lalu ia memukul Homura, tetapi ia menghindari serangan itu dengan melompat ke kanan lalu ia mendorong Megumi dengan telapak tangan kanannya hingga Megumi langsung terdorong ke belakang.
Megumi langsung bergerak lagi menuju arah Homura dan mencoba untuk memukulnya, tetapi pergerakan Homura jauh lebih cepat karena ia menahan semua serangan itu selagi menunjukkan senyuman naif-nya. "Kau tidak buruk...? Ternyata sihir-ku mampu menahan kekuatan hebat-mu itu...!" Homura mampu bertahan melawan Megumi karena sihir apinya dan wujud apinya sendiri yang membuat seluruh tubuhnya meningkat setiap ia bertarung melawan seseorang yang lebih kuat darinya. Jika Megumi menggunakan sihir tingkat yang sama kepada Homura maka itu sia-sia karena Homura bisa menggagalkannya menggunakan api-nya, tetapi semua itu terbayar dengan tenaga dan energi sihir Homura yang akan terus terkuras. Homura mulai memukul Megumi, tetapi ia mundur ke belakang, lalu Homura bertindak cepat dengan berputar 360° lalu menendang wajahnya dengan sangat keras sehingga Megumi terdorong mundur.
Homura berputar 360° lagi lalu ia menendang wajahnya di bagian kanan hingga ia terpental menuju arah kanan dengan sangat cepat. Homura melompat ke depan lalu ia terbang menghampiri Megumi. Mereka berdua langsung saling memukul satu sama lain hingga mampu membuat beberapa lubang di daratan, Homura dengan cepat menciptakan sebuah barrier api di sekitarnya agar ia tidak terluka karena pertarungan mereka yang dahsyat sekali, Homura terbang ke atas dan tiba-tiba Megumi muncul tepat di depannya sehingga membuatnya terkejut. "Dia cepat juga... Aku cukup meremehkan kemampuan seorang Neko Legenda karena insting kucing mereka. Pergerakkan mereka akan meningkat jika pertarungan terus berjalan."
Megumi langsung memukul Homura menggunakan tinju kanannya, tetapi Homuea langsung memegang tinju kanannya dengan sangat cepat dan tepat sebelum ia terpukul. "Sepertinya kemampuan Neko Legenda ini mampu membuat seluruh atributnya meningkat setiap ia bertarung. Bukan hanya kemampuannya saja.... Aku harus berhati-hati dengan sihirnya itu." Mereka berdua langsung saling memukul satu sama lain dengan kedua tinju dan kedua kaki mereka yang teradu terus menerus.
"Tidak kusangka bahwa seorang Neko Legenda sepertimu mampu membuatku semangat seperti ini. Sepertinya kau bukanlah Neko Legenda yang biasa, Megumi."
"Aku senang kau memujiku karena kau tahu bahwa aku ini hanyalah seorang Neko Legendayang setara dengan Super Elite Legenda? Tetapi... Tubuh kecilku ini adalah hambatan bagiku untuk menjadi yang terkuat...!"
Pukulan mereka langsung teradu dengan bersamaan hingga mereka berdua langsung mengeluarkan dorongan yang kuat di sekitar mereka. Homura memukul wajah Megumi dengan tinju satunya lagi, tetapi Megumi berhasil menahan pukulan itu. Megumi tidak berdiam diri, ia langsung menyerangnya balik dengan memukul Homura, tetapi Homura berhasil menghindari serangan itu dengan melompat ke atas lalu ia menghantam wajah Megumi dengan kedua tinjunya.
__ADS_1
*BAMMMMMM!!!*
Megumi terpental menuju arena karena serangan Homura yang mengenai tepat di wajahnya. Megumi tiba-tiba muncul tepat di belakang Homura hingga Homura tidak bisa melihat kecepatannya, Megumi langsung memukul wajah Homura hingga ia terpental ke arah kanan. Homura berputar lalu ia terbang menuju arah Megumi, kedua tinju mereka langsung teradu lagi.
*BAAAMMM!!!*
Tiba-tiba kedua tinju Homura langsung terbakar dengan api berwarna merah tua. "GRRRR...!!!" Homura mulai merasa kesal karena Megumi yang sedang ia lawan mampu membuatnya cukup kesal dan kewalahan. Homura langsung memegang kedua tangan Megumi dengan sangat erat hingga kedua tangan Megumi langsung terbakar. "Sekarang kau sudah membuatku kesal...!!!"
*BAAAMMM!!!* Homura memukul wajah Megumi dengan sangat keras hingga ia terpental menuju gunung merah yang berada di belakangnya, mereka bertarung di wilayah berapi, Megumi yang terpental cukup jauh mampu menghancurkan gunung merah itu hingga ia langsung mendarat di atas tanah dengan wajah yang sangat kesal. "GRRRR...!!!"
Megumi menatap Homura yang sedang berada di atas langit, seluruh tubuhnya perlahan di lindungi oleh aura api-nya. "GRRR...!!! HAAAAAAAAAAAHHHH...!!! HYAAAAAAAAAAAAAAAGGHHH!!!" Aura-nya langsung muncul hingga membesar, auranya juga mampu membuat awan-awan yang berada di atas langit menghilang karena dorongan dari aura tersebut.
Megumi bergerak maju menuju arah Homura lalu ia berputar dan tiba-tiba muncul tepat di belakangnya, Homura bertindak cepat dengan menghantam wajah Megumi dengan menggunakan tinju kirinya selagi tidak menatapnya, hantaman itu dapat membuat Megumi terpental ke belakang. Homura muncul di sebelahnya lalu ia menendang wajahnya dengan sangat kuat hingga ia terpental menuju daratan.
*BAMMMMMM!!!*
Perut Megumi langsung terbakar, tetapi Megumi tidak berhenti menyerang Homura. Ia bergerak maju menuju arah Homura lagi, tetapi wajahnya terus terkena pukul oleh tinjunya yang terbakar itu. "Sebenarnya Neko Legenda ini memiliki kelemahan apa...!? Apakah kau ini abadi?!" Teriak Homura hingga kedua mata Megumi langsung bersinar emas dengan sangat cerah dan mulai menajam, ia mampu membuat Homura terdorong ke belakang.
Megumi langsung memukul perut Homura dengan sangat keras hingga ia terpental menuju gunung yang berada di belakangnya. Megumi muncul tepat di depan Homura lalu ia memukul perutnya lagi, tetapi Homura berhasil menahan serangan itu. Walaupun dia berhasil menahan serangan itu, dorongan yang Megumi berikan kepadanya mampu membuat punggungnya masih terkena beberapa gunung merah di belakangnya itu. "Sialan...!!! Kemampuannya terus meningkat lebih tinggi lagi...!!!"
Homura dan Megumi mulai saling memukul satu sama lain, pukulan Megumi terasa sangat berat dan kuat bagi Homura hingga setiap ia bertahan, ia merasakan getaran di kedua lengannya. Megumi langsung mencekik leher Homura, tetapi Homura menendangnya mundur lalu memukul perutnya dengan sangat keras hingga mereka berdua langsung terdorong mundur.
"FURY BLAST!!" Megumi meluncurkan beberapa sihir bola-bola emas yang berjumlah banyak menuju arah Homura, Homura terbang ke atas langit selagi memejamkan kedua matanya.
Seluruh tubuh Homura langsung terlindungi dengan api-api yang lebih panas dari sebelumnya, ia memejamkan kedua matanya dengan tenang lalu ia membuka kedua matanya hingga kedua matanya langsung berubah warna menjadi merah dan terbakar. "Homura Blaze...!" Homura langsung menggunakan wujud Blazing Form, Homura melakulannya demi mengalahkan Megumi.
Wujud Homura langsung melepaskan api-api yang kuat sehingga mampu membuat Megumi berhenti bergerak karena ia merasakan energi sihir yang sangat besar di dalam tubuh Homura, "H-Huh...? Tekanan apa ini...?"
__ADS_1
Megumi tiba-tiba langsung muncul di belakang Homura dan ia langsung memukul seluruh tubuhnya tanpa henti, tetapi Homura dengan cepat menghindari semua serangan itu tanpa harus mencoba karena kedua matanya melihat pergerakan Megumi yang terlihat sangat amat lambat karena bantuan dari api-api disekitar-nya mampu membuat insting bertarungnya meningkat. Homura langsung memegang tinju kanan Megumi, "Tunjukan semua kemampuanmu itu...!!! SEMUA HAL INI TIDAK MUNGKIN BAGIKU JIKA AKU MENANG MELAWANMU...!!!" Homura langsung memukul wajahnya dengan sangat keras sehingga membuat Megumi terpental ke belakang dan mengenai beberapa gunung merah yang sangat besar.
*BAAMMMMMMM!!!*
Megumi langsung bangkit dari atas tanah selagi menghalang mata kirinya, Homura bisa melihat hal itu dan ia tiba-tiba langsung menunjuknya menggunakan telapak tangan kanannya seperti ingin mengakhirinya dengan cepat. "Jika kau tidak menggunakan kekuatan asli-mu maka aku akan mengakhirinya. Kemampuan dari bangsa Neko Legenda itu sepertinya benar-benar berbahaya dan mematikan... Lebih hebat dari Primal Legend menurutku." Telapak tangan kanan Homura langsung terbakar oleh api-apinya.
"BLAZING HEAT WAVE!" Homura langsung meluncurkan gelombang api berwarna merah tua menuju arah Megumi, gelombang itu bergerak menuju Megumi yang sedang menatap daratan dengan wajah yang sangat kesal, "MEGUMIII!!!" Teriak Shira keras karena mencoba untuk menyadarkannya.
BAMMMMMM!!!
Sihir milik Homura mengenai seluruh tubuh Megumi lalu meledak sehingga menyebabkan arena memiliki lubang besar dan Megumi berada tepat di dalamnya, untungnya ia masih aman dan masih bisa melanjutkan pertarungannya, "... ..." Homura hanya bisa diam selagi menatap lubang itu.
ZBUSSSHHH!!!
Homura membulatkan kedua matanya serta semua penonton juga kaget dan merasa takut karena keberadaan Megumi yang mulai terasa aneh, ia mulai melayang keluar dari lubang itu dengan aura putih yang melingkarinya serta kilat emas yang melindunginya, kedua pupil mata Megumi telah menajam dan berubah menjadi warna emas.
Megumi menatap Homura dengan ekspresi yang terlihat seperti menemukan mangsa makan malam, "A-Apa itu?!" Tanya Akina karena ia merasakan keberadaan Megumi yang sama dengan Beast Megumi kecuali tubuhnya masih di wujud Legenda-nya kecuali kedua mata dan auranya yang berbeda, taringnya juga mulai bisa terlihat dan taring-taring itu tajam sekali serta dengan kuku-ku yang ia miliki.
Beberapa urat mulai muncul di seluruh tubuh Megumi, "GRAAGGGGGGHHHHH!!!" Teriak Megumi keras seperti monster yang mengaung, "Apakah Megumi akan berubah menjadi wujud Beast Neko Legend lagi!?" Tanya Ophilia yang mulai berkeringat dingin.
"HUAAGGHHHH!!!" Megumi membuka mulutnya lebar lalu ia meluncurkan gelombang emas ke arah Homura, "WANJER!!!" Homura lengah dengan sihir itu sehingga ia terkena dengan gelombang tersebut lalu terjatuh di depan Megumi.
BAMMMM!!!
"Itu bukan wujud Beast Neko Legenda karena tubuhnya masih berada di wujud Legenda-nya, bisa disebut bahwa Megumi telah mencapai sesuatu yang baru." Korrina mulai berbicara karena ia tahu bahwa Megumi sedang berada di wujud yang ia bisa kontrol, "Apa itu?"
"Humanoid Beast... Wujud yang sama seperti Beast Neko Legenda, tetapi tubuh akan tetap berada di wujud Legenda. Yang mengartikan bahwa kekuatan dan sihir Megumi itu setingkat dengan wujud Beast Neko Legenda." Korrina tersenyum tertarik.
__ADS_1
"APAAA!?" Mereka semua terkejut.