Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 299 - Perang Terakhir


__ADS_3

Pasukan Zangetsu dan pasukan Touriverse mulai melesat menuju arah satu sama lain sehingga mereka melaksanakan perang ini sebagai perang terakhir mereka. Seseorang yang baru saja dihubungi oleh Haruka segera mengincar Zangetsu karena ia saat ini bukan-nya bertarung melainkan mencoba untuk menghancurkan inti semesta Reaoum dan juga Palouce.


"Fokus... dan jangan sampai kalian takut mati! Kita memiliki lima nyawa!" Seru Kuro kepada Haruki dan juga Yuuna, ketiga mereka mulai menyusul Zangetsu sehingga ia langsung menyerang mereka tetapi bukan hanya tiga orang yang mengincar-nya melainkan Shinra juga ikut mengincar-nya dengan menarik tubuhnya menggunakan ratusan rantai emas yang ia ciptakan


"Percuma saja kalian melawan...!!! Hasil-nya akan tetap sama!!!" Zangetsu melepaskan aura-nya sehingga rantai itu langsung berubah menjadi hitam dan hancur menjadi kepingan kecil. Zangetsu berhenti bergerak lalu ia menatap mereka semua dengan ekspresi yang terlihat serius, "Sepertinya aku tahu apa yang aku lakukan, jika kalian memiliki lima nyawa maka aku akan melumpuhkan kalian saja untuk tidak menghalangi jalan-ku."


Haruki memegang erat kedua pedang-nya dan mereka semua meningkatkan kekuatan mereka sampai menginjak titik paling tinggi, Yuuna maju ke depan lalu ia mengayunkan pedang-nya tetapi Zangetsu menahan-nya lalu mendorongnya mundur... ia juga sempat untuk menahan tujuh pedang Kuro dengan hanya melepaskan aura-nya saja.


Walaupun Zangetsu sekarang dikepung oleh mereka semua, ia dapat dengan mudah menahan mereka juga mengalahkan satu demi satu. Tubuh-nya yang terbiasa itu mampu membangkitkan kembali kekuatan-nya yang berada di tingkatan paling tinggi, Yuuna mulai menggunakan kedua senapan-nya untuk menembak Zangetsu tetapi Zangetsu memutarkan jari telunjuk-nya sehingga semua peluru itu berubah menjadi aura hitam.


Haruki melempar kedua pedang-nya lalu Zangetsu menarik Yuuna untuk menjadi diri-nya sebagai perisai sehingga kedua pedang itu menusuk tubuh Yuuna lalu melempar-nya ke belakang, Haruka mengepalkan kedua tangan-nya karena sekarang Zangetsu benar-benar berbeda dari sebelumnya ia melawan diri-nya.


Kuro muncul di depan lalu berhasil menyayat wajah Zangetsu menggunakan God-Slayernya tetapi Zangetsu berhasil menyerang balik dengan menghantam perut-nya sampai ia terlempar ke belakang. Zangetsu meluncurkan gelombang hitam melalui mulut-nya dan Haruki segera menebas semua gelombang itu menjadi potongan kecil sambil mencoba untuk mendekati diri-nya.


Zangetsu melihat Haruki mendekat dan ia melepaskan dorongan besar untuk membuat tubuh Haruki tidak bisa bergerak, setelah itu ia menangkis kedua pedang-nya dan mencekik leher-nya lalu melemparnya menuju arah Yuuna sehingga Shinra dari belakang menyambut-nya lalu mencekik leher-nya dari belakang tetapi Zangetsu berhasil meraih tubuh-nya lalu terbang menuju semesta Palouce dengan kecepatan tinggi.


Zangetsu menjatuhkan Shinra menuju planet yang sangat besar itu sehingga planet itu langsung hancur dan membuat tulang Shinra remuk, ia menghantam-nya dengan kekuatan yang sangat besar, setelah itu ia mulai meninju wajah Shinra beberapa kali dan menginjak-injak tubuhnya juga sehingga planet yang mereka tetapi mulai berguncang.


Shelldon tercengang ketika melihat Zangetsu tiba di Palouce, ketika ia mencoba untuk menyerang... Zangetsu memutuskan kepala-nya dengan mengubah aura hitam-nya menjadi bilah pedang yang sangat besar, setelah itu ia mengayunkan ke arah Shinra dan Shinra sempat untuk menahan bilah pedang itu menggunakan rantai emas-nya.

__ADS_1


Kuro menyelamatkan Shinra dengan melempar God Slayer-nya yang mengenai punggung Zangetsu sehingga ia tertusuk dengan bilah pedang itu lalu terlempar ke depan, Haruki membawa Shinra untuk mundur karena dia benar-benar terluka cukup parah sehingga Zangetsu tersenyum lalu menjentikkan jari-nya untuk menghancurkan semesta Palouce.


Baaaaaammmmmmmm...!!!


Aura hitam Zangetsu mulai bertambah besar karena segel dari Palouce telah hancur di dalam tubuhnya sehingga ia mendapatkan kekuatan yang jauh lebih besar lagi, "Harrrgghhhh!!!" Zangetsu melepaskan dorongan yang besar itu tetapi Kuro masih bisa menahan-nya, ia melesat ke depan lalu mengayunkan pedang-nya itu sampai ia terlempar ke belakang.


Kuro mencoba untuk menipu Zangetsu dengan melayangkan tujuh pedang dosa itu ke arah Zangetsu tetapi ia berhasil melempar semua pedang itu dengan melepaskan dorongan-nya sehingga ia disambut dengan pedang God Slayer yang mengenai mata kanan-nya, "Arrrghhhh!!!" Zangetsu merasa sangat kesal dan ia mencoba untuk menyerang tetapi Kuro menendang dada-nya lalu mengayunkan pedang-nya beberapa kali.


Ia berhasil melakukan beberapa kerusakan kepada Zangetsu tetapi semua rasa sakit yang dirasakan oleh Zangetsu mampu meningkatkan tekanan aura dan kekuatan-nya menjadi jauh lebih besar lagi. Kuro mencoba untuk menghabisi riwayat-nya dengan mencoba untuk memutuskan leher-nya tetapi Zangetsu berhasil menghindari serangan-nya itu dengan kecepatan suara.


Zangetsu mencekik leher Kuro lalu ia melempar-nya ke arah serpihan planet yang hancur itu, setelah itu ia muncul di hadapan-nya sehingga melayangkan serangan bertubi-tubi yang mampu melukai Kuro, tekanan aura yang dirasakan oleh Kuro mampu menyerap seluruh tenaga dan kekuatan-nya sehingga serangan Zangetsu-nya juga mampu membuat tubuh-nya tidak bisa bergerak untuk sesaat.


Zangetsu membalas semua serangan itu dengan satu tinju hitam yang mengenai wajah-nya lalu melempar-nya jauh ke belakang, ia awal-nya ingin pergi menuju Reaoum tetapi Okaho menyambut diri-nya sambil menunjukkan ekspresi yang terlihat serius, Okaho langsung mengubah luar angkasa menjadi petir yang mulai mengejar diri-nya.


Zangetsu melompat ke atas dan berhasil menghindari semua serangan itu lalu ia melepaskan satu tinju hitam yang meluncurkan gelombang hitam ke arah Okaho, Okaho mengubah gelombang itu menjadi udara, setelah itu ia mendorong semua udara tersebut dan mengubahnya menjadi meteor Crimson yang sangat besar.


Zangetsu menghancurkan meteor itu lalu ia menciptakan meteor hitam besar melalui mulut-nya, seperti biasa Okaho mengubah meteor itu menjadi udara sehingga tubuh-nya sekarang mulai mengeluarkan beberapa bayangan karena ia menggunakan sihir ilusi sekarang, Okaho menggunakan sihir realita-nya untuk mengubah bubuk angkasa menjadi rantai Crimson yang mulai mengikat tubuhnya.


Zangetsu melepaskan aura hitam-nya sehingga semua bayangan itu langsung hilang dan Zangetsu segera menarik Okaho menggunakan kekuatan-nya sampai leher-nya tercekik, "Ck...!" Arisu meluncurkan gelombang Shiramura Eclipse ke arah Zangetsu sehingga mereka berdua langsung menghindari serangan itu.

__ADS_1


"Jika kau ingin menghancurkan sesuatu maka lewati diri-ku terlebih dahulu...!"


"Ternyata Arisu... mungkin ini adalah pertarungan kita berdua yang terakhir!" Arisu langsung melepaskan beberapa sihir cahaya ke arah Zangetsu tetapi ia berhasil menghindari-nya sehingga Arisu muncul di depan Zangetsu lalu menendang perut-nya menggunakan kedua kaki-nya, setelah itu ia menghantam dada-nya sampai ia terlempar ke belakang.


Zangetsu merasa kesal sehingga tubuh-nya mulai dilapisi dengan aura hitam yang mampu melindungi-nya dari segala serangan yang dilakukan oleh Arisu, Zangetsu mampu mendekati dirinya lalu ia mencekik lehernya dan setelah itu melempar Arisu menuju semesta Reaoum sampai ia menabrak sebuah planet.


Zangetsu muncul di atasnya lalu ia melayangkan beberapa pukulan yang mengenai wajah-nya, serangan bertubi-tubinya juga mampu menghancurkan planet tersebut sampai menjadi kepingan batu kecil.


Arisu diselamatkan oleh Kuro tetapi Zangetsu mengamuk dan mulai serius sampai serangan Kuro tidak mempan juga aura yang ia lepaskan mampu mendorongnya ke belakang.


Haruki mencoba untuk melukainya tetapi gagal sehingga ia terlempar ke belakang, Yuuna melayangkan satu serangan tetapi serangan itu luput sehingga Zangetsu menghantam wajah-nya sampai ia pingsan lalu menyerang yang lain-nya.


Hikari ingin bertarung tetapi kekuatannya tidak cukup karena semesta Xuusuatouri hancur, pada akhirnya Zangetsu meraih kaki-nya lalu menghantam dirinya kepada Methode dan Ophilia, setelah itu ia melemparnya ke arah Chloe.


Semua orang yang diberitahu oleh Haruka terus melawan Zangetsu dan mencoba untuk menahan-nya agar ia tidak bisa menghancurkan Reaoum, ketika ia melayang ke atas... Ia hampir saja menghancurkan Reaoum tetapi gagal ketika Selvia mengikat tubuh-nya.


"Semuanya...!!! Ayo serius!!!" Seru Selvia keras, "Ya...!!!"


"... ..." Shira daritadi hanya melihat sambil mengikuti pertarungan-nya itu, ia saat ini sudah merencanakan sesuatu karena tapak kanan-nya dipenuhi dengan partikel emas.

__ADS_1


"Semoga beruntung..."


__ADS_2