Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 267 - 168 Jam


__ADS_3

"Apakah kau...?! Legenda yang bernama Alvin Ghifari!?" Tanya Yuuna dengan ekspresi yang terlihat serius, pria yang berada di dalam ruangan itu sontak kaget ketika seorang Legenda yang bernyawa mengenali diri-nya, itu artinya dia kemungkinan besar Legenda yang berasal dari Touri dan baru saja mengetahui tempat dimana yang mati tinggal.


"Kau...? Bagaimana bisa mengetahui nama-ku?" Alvin bangkit dari kursi-nya lalu menghampiri Yuuna dengan ekspresi yang terkejut, "Tentu saja aku mengenal-mu... apakah kau tidak tahu bahwa istri-mu sekarang sudah menjadi pahlawan yang dikenal di seluruh semesta dan galaksi?"


Alvin melebarkan mata-nya ketika mendengar berita itu dari Yuuna, itu artinya keberuntungan-nya menyelamatkan diri-nya dan memberikan diri-nya kesempatan untuk bertemu kembali dengan Korrina, alasan dia memilih untuk tinggal dan mengurung diri adalah... dia tidak tahu harus pergi kemana karena dia tidak memiliki informasi apapun tentang Palouce sehingga ia tidak mengetahui bagaimana cara agar bisa pergi kembali menuju Touri.


"K-Korrina masih hidup...? Dia menjadi pahlawan 'kah...? Hebat juga... sungguh hebat." Alvin tersenyum tipis, Yuuna bisa melihat banyak sekali luka yang diperoleh oleh Alvin, itu artinya dewa-dewi kematian itu sudah menyiksa Alvin habis-habisan sehingga luka-luka itu masih bisa terlihat dengan jelas.


"Sayang sekali, Alvin... aku datang awal-nya ingin menghidupkan seorang penghuni Touri yang benar-benar membantu dalam konflik kita saat ini." Ketika mendengar perkataan 'Konflik', Alvin langsung mengepalkan kedua tinju-nya karena ia sudah kesel mendengar istilah itu, dia berpikir bahwa konflik tentang Shinku masih belum selesai.


"Apakah Shinku sudah memenuhi tujuan-nya?" Tanya Alvin.


"Tidak, konflik dan ancaman ini jauh lebih mengerikan dari konflik Rxeonal dan Shinku..." Yuuna dan Alvin berbicara selama beberapa menit di dalam ruangan itu, Yuuna menceritakan semua inti-inti yang belum Alvin ketahui sehingga dikejutkan dengan berbagai kejutan bahwa konflik ini benar-benar serius sampai Touri bisa hancur dan berubah menjadi Touri yang benar-benar mengerikan untuk pandangan penghuni Touri.


Alvin awal-nya tidak menyangka bahwa akan ada dimensi palsu, tetapi dia sudah curiga dan mengetahui-nya sejak kelahiran Haruka yang sudah memiliki keberadaan berbeda... sihir waktu-nya itu tidak normal, seolah-olah keberadaan dan kemampuan yang dimiliki oleh Haruka itu mengingatkan diri-nya kepada kakek ayah-nya yang bernama [Ananke] atau bisa disebut sebagai dewa kuno Crimson.


Bukan hanya itu saja... Alvin tercengang ketika mendengar Korrina versi palsu itu memanggil diri-nya dengan sebutan [Komi], semua kehancuran dan kegilaan itu awal mula-nya berasal dari Komi... seluruh dewa-dewi juga bisa terbunuh di Touri karena disebabkan oleh Komi sehingga ia dapat menjalankan rencana-nya bertahap dan berakhir dengan hasil yang sangat memuaskan bagi-nya.


Mendengar perjuangan teman-teman dan bahkan istri-nya sendiri membuat Alvin merasa bangga bahkan diri-nya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini, ia harus membantu mereka sebagai ucapan terima kasih karena sudah mau berjuang, perkembangan Shira sampai membuat Alvin senang bahwa ia membawa seorang manusia yang benar dari dunia asli.

__ADS_1


Informasi terakhir adalah tentang Zangetsu, siapa yang tidak akan terkejut dengan Zangetsu? Alvin sendiri langsung berkeringat ketika mendengar nama itu, penyebab seluruh populasi Touri bisa terbasmi karena Zangetsu dan juga Konari, Zangetsu telah bangkit dan saat ini sudah memiliki tubuh asli-nya yang masih bisa disebut sebagai tahap menuju kesempurnaan-nya.


"Aku tidak menyangka bahwa Touri benar-benar dipenuhi dengan takdir buruk seperti ini... bahkan Zangetsu sendiri sampai bangkit, sungguh tidak dipercaya." Alvin mencoba untuk menggerakkan tubuh-nya yang masih terasa nyeri, "Walaupun tubuh-ku tidak normal seperti ini, setidaknya aku dapat membantu kalian... aku mohon, jika kau adalah Saint Soul maka bantulah aku untuk bisa keluar dari negara ini."


"Ras Astral tidak akan bertahan lama di luar, ras Astral tidak memiliki banyak waktu untuk terus hidup, wujud ini hanya diberkahi untuk melakukan sesuatu yang belum pernah aku lakukan..." Apa yang dikatakan Alvin itu sangat pas dengan kemampuan yang dapat Yuuna lakukan, tujuan-nya datang hanya untuk menghidupkan seorang ras Astral kembali agar dia bisa ikut bertarung melawan Zangetsu di pertarungan terakhir.


"Itu tujuan-ku datang ke sini..." Kata Yuuna yang mulai berlutut untuk menulis sebuah simbol, ia menulis simbol itu menggunakan darah-nya sendiri sehingga beberapa arwah yang ada di negara Astral langsung tersedot masuk ke dalam simbol itu hingga memancarkan cahaya putih, "Aku dapat membebaskan-mu dari negara ini selama satu minggu, jika satu minggu berlalu maka kau akan pergi ke tempat asli-mu... tempat dimana kematian berada."


"Tidak apa-apa... setidaknya aku dapat membantu kalian semua dan bertemu dengan Korrina untuk terakhir kali-nya, hidup terlalu lama itu menyakitkan bagi seorang calon dewa Crimson seperti-ku... tubuh-ku sudah tidak normal dan aku ingin benar-benar beristirahat di alam sana." Alvin berdiri tepat di atas simbol itu, mendengar permintaan itu membuat Yuuna hanya diam saja karena seperti-nya Alvin tidak menolak apapun dan resiko dari kemampuan milik Yuuna.


"Kalau begitu mari kita mulai ritual-nya... ritual agar kau bisa menjadi setengah Legenda dan Astral, kau akan hidup kembali selama satu minggu... gunakan satu minggu itu di kehidupan terakhir-mu ini, Alvin, maafkan aku jika aku baru saja menemukan-mu disini, setidaknya aku senang bisa menghidupkan-mu kembali dan membuat Korrina senang." Yuuna mulai menunjuk Alvin sambil memejamkan kedua mata-nya.


"Biarkan aku menggunakan kesempatan hidup terakhir ini untuk merebut kembali Touri...! Baiklah, setidaknya aku tidak perlu khawatir lagi dengan Shinku atau apapun itu..." Alvin memejamkan kedua mata-nya sehingga tubuh-nya memancarkan sinar cahaya yang berwarna putih.


"A-Aku merasakan-nya..." Alvin bisa merasakan keberadaan Korrina yang sangat jauh, saat ini dia sedang berada di luar angkasa bersama Haruka, banyak sekali keberadaan yang tidak asing bisa ia rasakan dan itu membuat-nya bersemangat untuk berjuang dan menggunakan nyawa terakhir-nya untuk menyelamatkan Touri.


"Sekarang, apa rencana kita?" Tanya Alvin.


"Untuk sekarang mari kita keluar dari tempat ini dan pergi menuju inti pusat." Yuuna meninggalkan ruangan itu dan tidak lupa untuk berterima kasih kepada seorang dewa kematian yang sudah mau membukakan pintu itu, dalam perjalanan mereka menuju pintu inti pusat... Yuuna menjelaskan semua rencana-nya kepada Alvin.

__ADS_1


Yuuna tidak perlu mengulang-nya lagi karena Alvin langsung mengerti, rencana yang ia dengar itu sama persis seperti rencana yang selalu Korrina lakukan, tidak ada pilihan lain selain ikut bersama Yuuna dan bertemu dengan Shira bersama yang lain-nya. Clare sudah menunggu Yuuna di pintu menuju inti pusat itu tanpa harus diberitahu juga dia sudah membuka pintu tersebut.


"Semoga perjalanan kalian menyenangkan dan semoga beruntung untuk bisa mencapai inti pusat dan bertemu dengan pemilik-nya." Clare tersenyum, Yuuna bersama Alvin langsung masuk ke dalam pintu itu dan segera mengikuti jalur yang akan membawa mereka menuju inti pusat.


***


Shira bersama teman-temannya saat ini terjebak di dalam ruangan yang dipenuhi dengan monster Netherian, mereka ternyata jauh lebih kuat bahkan ukuran mereka sangat besar.


"Suhu ruangan ini... Lama-lama semakin panas..." Haruki bernafas berat ketika monster itu terus melepaskan suhu yang sangat panas sehingga ruangan itu tidak memiliki oksigen lagi.


"Jika kita bukan Legenda maka habislah riwayat kita..." Shira saat ini sedang mengumpulkan seluruh Lenergy-nya untuk mengerahkan sihir yang sangat kuat.


Terlihat satu monster bergerak menuju Shira, mereka semua tidak bisa membantu karena sedang sibuk melawan monster yang mengincar mereka masing-masing.


"S-Sial---"


Monster itu langsung terbelah menjadi dua oleh dua sabit yang berputar ke depan lalu berputar kembali ke belakang sehingga Shira terkejut lalu melirik ke belakang.


"Ahhh...!? K-Kau?" Shira melebarkan kedua matanya, "T-Tidak mungkin..."

__ADS_1


"...Alvin?!"


"Ya! Itu aku!"


__ADS_2