
"Kuro... Lebih baik aku serahkan serangan dan pengalihan kepada dirimu, biarkan aku yang melepaskan Grimoire itu dari dirinya." Kata Korrina dimana ia segera memberitahu rencana-nya kepada Kuro sampai ia bisa mengerti dengan situasinya, seluruh patung yang diciptakan oleh Shinku mampu meluncurkan sinar merah yang membuat Shinku terasa seperti dipenuhi dengan kekuatan penuh.
"Ini... Ini adalah kehebatan dari buku sihir yang diciptakan oleh Dewa segala-nya itu sendiri...!" Kata Shinku, beberapa tanah yang mereka injak mulai berguncang sampai Asuka bersama Yuffie terlempar ke atas dan tertusuk oleh beberapa duri-duri Crimson yang sangat tajam sampai mereka berdua mulai menjerit kesakitan.
"Kyaaagggggghhhhh...!!!" Teriak mereka bersama sampai Makarov melemparkan sebuah granat yang mengandung sihir untuk menghancurkan sihir lainnya, dengan cepat Makarov melempar granat itu sangat atas sampai tertusuk dengan duri-duri itu yang menyebabkan granat itu melepaskan ledakan yang sangat besar.
Asuka dan Yuffie terjatuh di atas tanah dengan kondisi yang terluka, untungnya Korrina datang dengan tepat waktu untuk memberi mereka berdua rambut-nya sampai kondisi mereka kembali pulih. Shinku mulai merasa jengkel sampai ia melepaskan beberapa kristal merah yang memanjang di sekitarnya dan mampu menusuk mereka sama satu demi satu.
"Uggghhh...!" Korrina menghancurkan kristal itu yang sempat untuk menusuk bahu-nya, Shinku mengerahkan serangan lain dimana kedua bola matanya mulai diselimuti dengan marah kehitaman yang pekat sampai mulut-nya terbuka lebar.
Ketiga laser merah hitam pekat mulai meluncur di sekitar semesta itu bahkan sampai melewati batasan Touri, laser itu mulai mengarah kepada pasukan yang dapat menyerang dari jarak yang sangat jauh. Tubuh Aditya bersama Makarov terbakar hingga mereka mulai tumbang di atas tanah dengan kondisi yang sekarat.
Mereka semua mulai diserang dengan bersamaan oleh Shinku, buku itu terus berputar cepat sampai melepaskan semua jenis sihir Crimson yang ada dan salah satu dari mereka mulai terluka kritis. Beberapa dari mereka juga tidak bisa melanjutkan pertarungan itu, Kuro mencoba untuk menghentikan semua kekacauan itu dengan melompat menuju arah Shinku.
"Jangan mengganggu kesenangan-ku, sialan...!" Ukuran bukur sihir itu mulai membesar sampai menciptakan sebuah raksasa besar dengan taring yang tajam di dalam mulutnya serta duri-duri runcing di sekujur tubuhnya. Sebuah pukulan melayang ke arah Kuro dan membuatnya dirinya terlempar ke belakang bersama pukulan itu.
"Cih...! Kau mencoba untuk menyegel-ku...!?" Kuro menahan pukulan itu menggunakan kedua lengan-nya, raksasa itu mencoba untuk menyelimuti Kuro dan mencoba untuk menyegel-nya ke dalam buku sihir tersebut.
Tidak ada yang bisa mereka lakukan lagi karena semua patung itu dapat memperkuat sihir Crimson milik Shinku, Korrina juga tidak bisa menyerang karena seluruh tubuhnya diselimuti dengan sihir Crimson yang memberikan tekanan berlebihan agar Korrina tidak mampu menggerakkan sedikit dari tubuhnya. Kuro juga masih tertahan dengan pukulan itu yang memiliki daya serangan besar sampai dia tidak diberi celah untuk melarikan diri.
"Assault Formation V...!!!"
"Formasi di dengar... Segera melaksanakan penyerangan kelima...!"
__ADS_1
Seorang iblis datang dan mengayunkan pedang-nya sebanyak lima kali sampai seluruh patung itu hancur menjadi kepingan kecil dan membuat mereka semua bisa melarikan diri dari sihir Shinku sekarang.
Iblis yang datang menyelamatkan mereka adalah Oni Yusakage, ia segera mengangkat pedang-nya ke atas hingga bilah pedang-nya diselimuti dengan cahaya kegelapan yang membuat ukurannya menjadi sangat besar. Yusa mengayunkan pedang besar itu dengan sekuat tenaga sampai menusuk daratan yang melepaskan beberapa cahaya kegelapan.
Mereka yang terluka mulai kembali pulih karena bantuan dari Yusa berkat formasi pemulihan-nya yang ke lima juga, mereka langsung tercengang ketika melihat seorang musuh datang dan menyelamatkan mereka dari maut. Beberapa dari mereka masih menyimpan dendam untuk Yusa tetapi Selvia dan Itsuki segera menghentikan mereka semua.
"Jangan menyerang iblis satu ini... Dia sudah menjadi salah satu dari kita semua...!" Kata Selvia, nafas-nya mulai terasa berat karena ia tidak diberi kesempatan untuk membantu mereka semua karena terus ditahan oleh pasukan Crimson, untungnya sekarang ia sempat menyelamatkan nyawa Yusa.
"Aku sudah melihatnya melalui kedua mata-ku kok... Iblis satu ini memiliki hati murni yang natural, dia sepertinya menjadi pasukan Rxeonal karena terpaksa dan keraguan yang kau miliki..." Kata Korrina karena di dalam hati-nya, dirinya benar-benar terpaksa untuk mengikuti perintah Rxeonal.
"Terima kasih... karena sudah memberi-ku kesempatan untuk bergabung dengan kalian semua. Biarkan diriku membalas semua kejahatan yang pernah aku buat." Kata Yusa, ia segera menggenggam erat gagang pedang-nya.
"Tidak apa, kau sudah membalas semua kejahatan-mu itu dengan penyelamatan-mu..." Jawab Kuro, ia segera muncul di sebelah Korrina sambil menatap Shinku yang sekarang mulai diserang oleh Asuka, Yuffie, Vania, dan Aditya. Serangan kombinasi mereka mampu membuat Shinku merasa semakin jengkel dan kesal.
"Maafkan diriku... Itsuki... Aku benar-benar menyesal dengan perbuatan-ku ini..." Kata Yusa.
"Hmm...! Kami akan selalu memaafkan-mu kok, dasar kau bodoh." Itsuki terkekeh sambil memberi dirinya sebuah tepukan di punggung-nya.
Mereka semua mulai fokus kembali dengan Shinku yang melepaskan sihir gelombang tebal ke arah mereka berempat dengan hasil ke empat dari mereka terlempar ke belakang dengan luka yang lumayan besar, tetapi mereka masih bisa bangkit dan melanjutkan pertarungan-nya demi mengambil buku Grimoire itu.
Senapan yang mereka gunakan tidak mampu melukai tubuh Shinku karena semua peluru yang mengenai dirinya malah hancur menjadi kepingan kecil dan berubah menjadi energi yang berwarna merah. Korrina bersama yang lainnya segera maju untuk menyerang Shinku karena urusan pasukan Crimson masih bisa diserahkan kepada Haruki dan Choloe bersama pasukan aliansi lainnya.
"Fuhhhhh....!!!" Korrina menarik nafas-nya dalam-dalam dan ia segera menari semua tarian Tradisional untuk memberikan seluruh rekan-rekannya sihir peningkatan yang lumayan efektif, Yusa juga mulai melayang hal yang sama, ia menggunakan formasi pedang-nya untuk menciptakan area sihir peningkatan terhadap seluruh atribut.
__ADS_1
Ketika semua-nya sudah siap dan mendapatkan sihir peningkatan tersebut, mereka menyerang dengan sekuat tenaga dan mengorbankan seluruh tenaga dan kekuatan mereka sampai habis. Aditya dan Makarov mulai menyerang Shinku dari jarak yang dekat menggunakan Sniper yang menembakkan peluru besar yang dapat meledak.
Semua serangan yang dilepaskan oleh Shinku mulai tahan oleh Yuffie, Kuro, dan Akina karena sihir dan fisik mereka mampu bertahan ketika mencoba untuk menahan semua serangan mematikan itu. Andrian mulai mengeluarkan Garuda-nya dari kedua lengannya sampai mampu membuat Shinku terdorong ke belakang, monster yang ia keluarkan juga segera dilahap habis oleh Garuda.
Asuka melompat ke depan dan mulai melakukan tarian berpedang-nya sampai semua serangannya mampu membuat pelindung Shinku bergetar hebat dan melepaskan suara yang menggema. Asuka, Chiara, dan Akina mulai melakukan serangan kombinasi yang berbentuk segitiga kematian sampai membuat Shinku terluka sedikit demi sedikit.
"Apa-apaan ini...!? Dasar mortal sialan...!!!" Shinku melepaskan sihir yang lebih dahsyat lagi tetapi Korrina dan Kuro berhasil menghapus semua sihir itu menggunakan kemampuan mereka, untungnya Kuro dapat melakukannya tanpa harus menanggung resiko berbeda dari Korrina yang mulai merasa lemas.
Beberapa dari mereka masih terkena serangan dahsyat Shinku dan pada akhirnya tumbang di tanah dengan kondisi yang terluka tetapi semua luka itu kembali pulih karena area sihir peningkatan yang dibuat oleh Yusa. Vania dan Elvano bersama-sama terbang ke arah Shinku lalu mengayunkan kapak besar dan pedang besar secara bersamaan yang menyebabkan pelindung Shinku hancur berkeping-keping.
Serangan lainnya datang dari Yuffie yang melepaskan kristal besar di atas kepala Shinku sampai menghantam puncak kepala-nya dan menghancurkan pelindung yang melindungi buku tersebut, itu artinya buku itu sudah bisa direbut tanpa harus merasakan kesakitan dan terbakar oleh sihir Crimson tingkat sempurna.
Ketika Shinku menciptakan kembali patung-patungnya, Yuuna mengerahkan seluruh kemampuannya sampai patung itu hancur menjadi kepingan kecil lalu ia melancarkan serangan lain yang membuat buku itu terdorong ke belakang. Selvia mencoba untuk meraih-nya tetapi Shinku melepaskan gelombang besar yang membuat dirinya terdorong ke belakang.
Karla segara maju dan melepaskan sihir pembeku yang mampu membekukan kedua lengan dan kaki-nya di tambah lagi dengan Itsuki yang menusuk tubuh-nya beberapa kali sampai racun lumpuh mulai mempengaruhi tubuhnya untuk beberapa detik, kedua dari mereka segera mendapatkan balasan oleh serangan dahsyat Shinku.
Shinku lengah ketika mereka yang menyerang dirinya dengan cara berbeda-beda sampai Kuro tidak berniat untuk mengambil buku itu lagi karena dia menahan beberapa sihir yang sangat kuat dan dahsyat agar sihir itu tidak mengambil nyawa lain dari rekan-rekan pentingnya.
Serangan terakhir dilepaskan oleh kedatangan Haruki, kedua pedang-nya ia lempar sampai menusuk perut Shinku dan membuatnya terpelanting ribuan meter ke belakang. Buku-nya mulai bergetar karena Shinku tidak dapat membuat buku itu seimbang lagi di atas kepalanya karena Haruki yang muncul tepat di depannya sambil melayangkan serangan kombinasi.
Korrina melompat tinggi ke arah Grimoire tersebut dan ia tersenyum puas ketika melihat semua rekan-rekannya yang melakukan pekerjaan dengan sangat baik, "Aku dapat...!!!" Korrina menyentuh buku tersebut lalu ia mengambilnya dan memeluknya sampai terjatuh di atas tanah berguling.
"Keparat...!!!"
__ADS_1