Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 627 - All Out


__ADS_3

"Setidaknya kita sudah menghancurkan Grimoire itu..." Kata Shizen, ia mulai mendekati Kou dan mencoba untuk menghancurkan halaman yang di pegang oleh Kou.


"Tidak... itu bukan caranya untuk menghancurkan Grimoire, kau membutuhkan mantra kehancuran yang terdapat di halaman terakhir." Kata Kou, apa yang ia dapatkan hanya halaman satu sampai lima.


Semua halaman itu segera tersedot oleh zirah bagian perutnya untuk melindunginya dari Zoiru karena pembangkitan makhluk sihir membutuhkan semua halaman buku untuk di jadikan sebagai ritual itu atau katalisnya.


"Aku mengingatnya, Korrina sejak itu menghancurkan Grimoire of Crimson dengan menyebut mantra terakhir." Kata Yuuna.


"Itu artinya Zoiru masih hidup... tetapi keberadaannya hilang seketika." Kata Kuro, ia mulai menatap Shizen untuk meminta dirinya melakukan hitungan mundur.


"Shizen, hitung mundur sekarang juga, jika kau sudah menyebut tiga maka lepaskan semua sihir ledakan itu ke arah bekas serangan yang Haruki lakukan." Ucap Kuro dan Shizen langsung menyetujui dirinya.


"Satu!"


Semua orang langsung tercengang ketika melihat kedua kaki Zoiru muncul seketika tanpa tubuh bagian atasnya.


"Dua...?" Suara Shizen yang awalnya bersemangat kembali turun melihat Zoiru berhasil memunculkan kembali tubuh bagian atasnya dengan gumpalan daging yang di hasilkan oleh perutnya itu.


"Serangan tadi ternyata tidak buruk juga... kau menghancurkan Grimoire itu, brengsek." Zoiru mengepalkan kedua tinjunya selagi memasukkan tangannya ke dalam perut itu.


Ia bisa merasakan lima halaman sudah hilang begitu saja yang mengartikan seseorang mencurinya, Zoiru bisa merasakannya berada di dekat Kou sehingga ia dengan paniknya melesat ke arah Zoiru.


"Dia benar-benar mengincar Grimoire itu...! Hentikan!" Seru Kou keras sehingga Kuro menebas wajah Zoiru sampai ia terhempas ke belakang dengan tatapan kesal bahwa kekuatan pikiran Kou memang menyusahkan.


Kuro melepaskan beberapa serangan kombinasi tetapi Zoiru menahan semua serangan itu menggunakan pedang tulangnya yang dapat menahannya dengan mudah.


"Apa...!?" Kuro melebarkan kedua matanya melihat Zoiru menahan serangan itu tanpa menerima tekanan seperti biasanya.


"Aku sudah bertambah kuat sekarang, Kuro... serangan itu tidak memiliki efek apapun kepadaku sekarang karena Bamushigaru sudah bosan denganmu!!!" Zoiru menarik lengan Kuro lalu menghantam wajahnya sampai ia terhempas ke belakang.


"HOOOOOOAGGGHHH!!!" Tubuh Zoiru bertambah lebih besar lagi sampai mengejutkan Kuro dan Haruki karena kekuatannya bertambah jauh lebih mengerikan di bandingkan sebelumnya.


"Sial... Dewa agung satu ini memang berbeda, dia masih bisa bertambah kuat lagi dan lagi." Seru Kuro selagi mengusap darah di mulutnya.


"Kita tidak memiliki pilihan lain, Kuro... mari menyerangnya bersama-sama, setelah itu menghancurkan tubuhnya agar ia bisa mengeluarkan Grimoire itu!" Seru Haruki keras.


"Ya... aku sendiri tidak memiliki pilihan lain karena melakukan serangan maksimal itu tidak akan mempengaruhi dirinya yang benar-benar memiliki reinkarnasi di sisinya!"


Kuro menebas dua celah di sisinya untuk mengeluarkan jutaan pedang yang mengarah ke arah Zoiru untuk menyibukkan dirinya dan mengganggu konsentrasinya itu.


Zoiru mengangkat lengan kanannya, memunculkan sihir yang berbentuk piring tetapi dengan tambahan taring di sekitarnya, ia melempar sihir itu ke depan sampai menghancurkan semua pedang tersebut.


Kuro melesat ke depan dan mengayunkan pedangnya tetapi Zoiru menghindari dan menendangnya ke arah lain, setelah itu ia melihat Haruki mencoba untuk mengeluarkan sihir lainnya.


Zoiru dengan cepat menghantam perut Haruki lalu menarik tulang rusuknya dan menancap mata kanannya.


"AAAGGGGGHHHH!!!"


"Mulai..." Peringat Kou, ia bisa melihat Zoiru mulai serius ketika ia menyebabkan serangan fatal yang berakhir dengan siksaan.

__ADS_1


Zoiru memegang kepala Haruki dengan erat lalu ia menghantam di atas daratan, setelah itu melesat ke arah Kuro untuk memukul perutnya sampai menembus punggung itu.


"HUGGHHH!!!" Kuro untuk pertama kalinya menerima serangan yang sangat mematikan, ia bahkan sampai mengeluarkan banyak darah tepat di wajah Zoiru.


"Sudah waktunya untuk berdansa bukan? Bagian yang aku sukai telah di mulai dan aku tidak ingin meremehkan kalian semua lagi!" Zoiru menghantam kepala Kuro menggunakan kedua tapaknya sampai tengkoraknya patah.


Zoiru menghantam wajah Kuro menggunakan kepalanya sampai ia terjatuh di atas tanah, Shizen maju ke depan dan mulai menangkap perut Zoiru lalu menepuk punggungnya untuk menciptakan sirkuit sihir besar.


"Aku akan meledakkan dirimu!!!" Shizen mengepalkan kedua tinjunya sehingga ia memunculkan ledakan besar yang mengenai tubuh Zoiru sampai ia mengeluarkan lebih banyak halaman.


"Berhasil... sihir yang mematikan dan berakhir kehancuran dapat mengeluarkan semua halaman dari Grimoire itu." Kou mengambil semua halaman tersebut.


"Hana!" Seru Kou keras.


"Ada apa, Kou?"


"Lepaskan sihir pemulihan untuk semua Legenda yang akan bertarung dengan Zoiru, jangan sampai lengah atau mereka akan mati karena siksaannya!" Seru Kou keras yang mulai membuka zirah bagian wajahnya.


"Baiklah!"


"Heaven's Blessing!!!" Kou berhasil menyembuhkan Haruki, Kuro, dan Shizen sehingga mereka kembali bertarung melawan Zoiru dengan mengepungnya dari arah yang berbeda.


Kuro dan Haruki melancarkan serangan kombinasi secara bersamaan, semua serangan itu berhasil Zoiru tahan menggunakan kedua lengannya.


""HAARRGGGHHH!!!'" Kuro dan Haruki melepaskan satu tebasan penuh tenaga sampai Zoiru terhempas ke belakang dengan tatapan yang terlihat kagum.


"Ini yang aku tunggu!!!" Seru Zoiru keras sehingga ia bisa melihat setiap serangan Kuro dan Haruki mengandung sihir ledakan di dalamnya berkat bantuan Shizen.


"Sphere of Explosion!!!" Shizen melempar gumpalan sihir hitam yang mengandung ledakan di dalamnya tetapi Zoiru melepaskan laser melalui telunjuknya sampai laser itu mengenai otak Shizen dan menghancurkannya.


Untungnya Heaven's Blessing masih berjalan dan menyembuhkan kembali Shizen dengan cepat, Kuro memegang erat kedua pedangnya lalu ia maju ke depan dan melepaskan beberapa gelombang tebasan lagi.


Zoiru menahannya menggunakan kedua lengannya tetapi ia menerima serangan ledakan lainnya sehingga Haruki menyambut dirinya dari belakang lalu menebasnya ke sebelah kanan.


Kuro dan Haruki melesat maju ke arah Zoiru lalu melancarkan beberapa serangan kombinasi yang mampu menekan Zoiru sehingga ia tersenyum serius selagi menahan semua serangan mereka.


"Dengan ini, kita yakin bahwa Zoiru akan hancur lagi dan mengeluarkan semua halaman itu..." Kata Ophilia sambil memperhatikan di sebelah Kou yang sedang berpikir.


"Masih belum cukup..." Kata Kou pelan.


"Ehh...?"


"Aku tidak yakin jika dia masih bisa bertahan atau tidak." Kata Kou karena Zoiru dipenuhi dengan banyak misteri dan kekuatan yang selalu ia sembunyikan selama ini.


Kuro menusuk mulut Bamushigaru cukup dalam lalu ia menendang kenop pedang itu dengan penuh kekuatan sampai ia terhempas ke belakang dan menerima serangan Chaos Vengeance Remorse.


BAAAMMMM!!!


"Shizen!" Seru Kuro dan Shizen lalu melepaskan sihir ledakan yang sangat besar melalui pedang Kuro yang menusuk peritnya itu.

__ADS_1


Tubuh Zoiru hancur kembali menjadi kepingan kecil sampai mengeluarkan halaman lebih banyak lagi, Kou segera merebut semua halaman itu sehingga disambut oleh Zoiru dari depan.


"Ahhh...!!!" Kuro terlambat untuk menyelamatkan dirinya tetapi ia bisa melihat Kou mulai menendang wajah Zoiru menggunakan kakinya yang mengeluarkan api besar.


BAAGGG!!!


"Zirah teknologi ini tidak buruk---" Zoiru menghantam wajahnya sendiri sehingga ia terhempas ke belakang dan membiarkan Kou pergi kembali menuju Ophilia untuk berlindung sampai semua halaman itu terkumpul.


"Hanya tersisa lima lagi... dengan sampul dan inti dari buku tersebut!" Peringat Kou, ia melihat Zoiru melayang ke depan dengan semua luka yang ia terima kembali sembuh.


"Brengsek... reinkarnasi itu ternyata jauh lebih menyebalkan di bandingkan keabadian!" Kata Haruki karena ia sudah bosan dan geram melihat Zoiru yang bangkit lagi sampai ia tidak yakin bisa melanjutkannya.


"Tenang, Haruki... sesuai dengan apa yang Ratu Touriverse katakan, kita hanya membutuhkan Grimoire itu lalu mengalahkan dirinya lagi dan lagi menggunakan semua kekuatan yang kita miliki!" Kata Kuro.


"Seperti biasa." Kata Haruki yang mulai melayang mendekati Zoiru yang memunculkan aura Oath nya, kali ini aura tersebut tidak memiliki bentuk Bamushigaru.


"Maju, bangsa Legenda. Kali ini biarkan aku memberikan kalian semua hadiah yang di dapatkan oleh penghuni palsu." Zoiru tersenyum serius dan tubuhnya langsung menerima beberapa serangan sihir.


Semua sihir itu kali ini tidak mempan karena di makan oleh sihir Oath nya itu, Kuro dan Haruki muncul tepat di hadapan Zoiru lalu melancarkan beberapa serangan yang mampu menjatuhkan dirinya dan melemparnya ke belakang.


Kali ini pertarungan yang mempertaruhkan nyawa di mulai, Zoiru bersama Kuro dan Haruki mulai melesat menuju arah satu sama lain lalu melancarkan beberapa serangan yang saling beradu.


Mereka semua mulai bermunculan di sekeliling area tanpa henti selagi melakukan beberapa serangan, Kuro dan Haruki mencoba untuk berjaga-jaga agar tidak di cekik atau di pegang oleh Zoiru.


Kuro dan Haruki melompat ke belakang sehingga Zoiru mulai menangkap gumpalan ledakan yang di lepaskan oleh Shizen lalu ia muncul tepat di hadapannya.


Zoiru menghantam kepala Shizen sampai hancur, mengejutkan semua orang sampai membuat Kuro dan Haruki lengah karena strategi yang akan mereka lakukan gagal seketika.


Tubuh Zoiru menerima serangan sihir dari Kuro dan Haruki tetapi tubuhnya mampu menahan semua itu sampai ia tidak menerima kesakitan apapun karena kekebalan auranya itu yang memakan semua sihir mereka.


"Kalian sudah mengecewakan diriku sekarang... aku kira kalian akan terus membuatku senang." Zoiru melihat semua Legenda melepaskan sihir mereka masing-masing ke arah Zoiru.


"Melakukannya bersamaan tidak akan mengubah fakta bahwa kesempatan nol tidak dapatkan di kalikan dengan jumlah apapun! Hasilnya..."


"...TETAP NOL!!!" Zoiru melepaskan ledakan besar melalui auranya sampai menggagalkan semua sihir itu, ia muncul tepat di sebelah Haruki lalu ia mencekik lehernya.


Setelah itu Zoiru menghantam tubuh Haruki dengan Kuro sehingga leher Kuro berhasil di cekik oleh tangan tulangnya, Kuro mengerang kesakitan ketika lehernya di tusuk cukup dalam dengan tulangnya itu.


"Sekarang kalian mati!!!" Zoiru membawa Haruki dan Kuro ke arah wilayah yang mulai menumbuhkan banyak sekali taring tajam, Zoiru mulai menghantam tubuh dan wajah bagian depan mereka dengan taring itu.


Mereka semua langsung mengerang kesakitan yang dahsyat bahkan tubuh bagian depan mereka langsung robek dan mengeluarkan darah, taring itu menusuk semua organ tubuh dan mengusap kulit mereka semua.


Zoiru menambah kecepatannya sehingga Kuro dan Haruki mendapatkan siksaan yang menyakitkan dengan hasil tubuh bagian depan mereka dipenuhi dengan darah dan organ tubuh yang terlihat.


"Tidak mungkin...!" Kou melebarkan kedua matanya ketika Kuro dan Haruki kalah begitu saja.


"Ini yang kalian dapatkan ketika melawan dewa agung, Zoiru!!!" Tubuh Zoiru bertambah besar dan ia sekarang dapat memegang kedua kaki mereka menggunakan satu tangan.


Zoiru menggunakan satu tangannya lagi untuk memegang kepala mereka lalu melepaskan satu tendangan lurus yang mengenai punggung mereka sampai mematahkan tubuh mereka.

__ADS_1


""AAAAGGGGGGHHHHHHHH!!!""


__ADS_2