
"Aku masih belum selesai berurusan dengan diri-mu!!!" Zangetsu melesat ke arah Shira lalu ia melancarkan beberapa serangan sehingga semua serangan itu langsung Shira hindari dan setelah itu mereka mulai saling mengadukan tinju dan tendangan mereka masing-masing. Ketika Zangetsu berhasil untuk melukai Shira, tinju menembus tubuh-nya karena dia adalah cahaya.
Shira berhasil menyerang balik dengan berputar lalu menendang perut-nya sampai ia terlempar ke belakang, Zangetsu merapatkan gigi-nya lalu ia terbang ke atas untuk mengangkat kedua lengan-nya lalu menciptakan meteor hitam yang ia lemparkan ke arah Shira. Shira melepaskan satu partikel emas yang menyentuh meteor tersebut sehingga meteor itu langsung berubah menjadi cahaya.
Touri sekarang dipenuhi dengan cahaya emas yang disebabkan oleh Shira, Zangetsu melesat ke depan untuk menyerang Shira dan mereka mulai saling mengadukan tinju dan tendangan mereka lagi. Zangetsu kewalahan karena kecepatan Shira terus meningkat ketika beradu serangan dengan diri-nya sehingga ia menendang perut-nya lalu menghantam wajah-nya ke atas.
Shira melompat ke atas lalu menendang kepala-nya, setelah itu ia mundur ke belakang untuk melebarkan kedua mata-nya sampai Zangetsu terlempar ke belakang karena dorongan cahaya yang keluar melalui kedua mata-nya itu. Zangetsu meluncurkan sihir yang ada di semesta Touri dan Shira menghindari semua sihir itu dengan melakukan salto ke belakang beberapa kali.
Sihir yang tidak mengenai Shira meledak sehingga mengenai beberapa pasukan Touriverse juga pasukan-nya sendiri, Shira terus menghindari semua serangan itu lalu ia melompat ke depan dan mencoba untuk mendekati diri-nya itu. Zangetsu meluncurkan sihir lebih banyak lagi tetapi Shira dengan gegabah-nya lari ke depan tanpa harus menghindarinya karena semua sihir itu menembus tubuh cahaya-nya.
Shira menghantam wajah Zangetsu dan ia melancarkan serangan lain-nya yang mampu ditahan oleh Zangetsu, sekarang serangan Shira mulai menjadi agresif sehingga Zangetsu mau tidak mau harus menahan semua serangan itu atau ia akan terbunuh. Zangetsu melepaskan dorongan besar yang mampu mendorong Shira mundur lalu ia melompat ke atas dan melancarkan tinju hitam-nya.
Shira menahan tinju itu menggunakan lengan kiri-nya, Zangetsu mulai merasa frustasi ketika Shira dapat menahan serangan yang mematikan itu. Shira mendorong lengan kiri-nya ke belakang sehingga Zangetsu melayang tepat di belakang-nya dan melihat Shira yang mulai meninju wajah-nya lalu berputar untuk menendang punggung-nya sampai ia terlempar ke depan.
Ketika Zangetsu menoleh ke belakang, ia disambut dengan tinju emas Shira yang mengenai perut-nya sehingga ia bersama Shira terbawa ke belakang dan mengenai beberapa asteroid. Shira melompat mundur lalu melihat Zangetsu yang benar-benar kesal sampai ia meledakkan diri-nya dengan aura hitam itu.
"Aaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhh!!!! Huaaaaahhhhhhhhh!!!" Zangetsu menjerit keras sehingga ia melepaskan seluruh kekuatan dan aura yang ada di dalam tubuh-nya, aura itu mampu membuat Shira harus menahan-nya karena ia merasakan tekanan yang sangat kuat. Semesta Touri yang tadi-nya dipenuhi dengan cahaya sekarang berubah menjadi semesta yang dipenuhi dengan warna hitam.
Shira bisa merasakan kekuatan Zangetsu yang melonjak tinggi, tubuh asli-nya sudah sepenuhnya terbiasa dan sempurna sehingga ia mampu untuk meningkatkan kekuatan-nya menuju tingkatan kekuatan penuh. Mereka melesat menuju arah satu sama lain lalu mulai mengadu serangan yang terasa lebih kuat sekarang.
Zangetsu melayangkan satu pukulan hitam dan pukulan itu langsung Shira genggam, "Cucu sang pencipta seperti-ku tidak akan kalah darimu!!!" Tinju hitam Zangetsu mulai melepaskan gelombang hitam besar yang mampu melempar-nya ke belakang, setelah itu Zangetsu menciptakan meteor hitam melalui tapak kanan-nya lalu ia menunjuknya kepada Shira dan menghantam-nya sehingga melepaskan gelombang hitam.
Shira berhasil menghindari-nya tetapi ia disambut dengan serangan sihir lain, ia menahan semua serangan tersebut menggunakan kedua lengan-nya, ia melebarkan mata-nya ketika melihat Zangetsu sekarang berada tepat di atas-nya sambil meluncurkan gelombang hitam pekat melalui mulut-nya yang langsung mengenai tubuh-nya.
"Uwaaaggghhhhhhhh!!!" Seru Shira keras ketika sihir gelombang hitam itu mampu melukai diri-nya dan membuat-nya terjatuh di atas asteroid, Zangetsu tersenyum tetapi senyuman itu langsung terbalik ketika melihat Shira melesat menuju arah diri-nya dengan luka yang cepat pulih, "Apa!?"
Shira melancarkan beberapa serangan tetapi Zangetsu berhasil menghindari-nya lalu muncul di belakang Shira untuk menyerang-nya sehingga Shira berubah menjadi cahaya, dalam waktu yang bersamaan... mereka muncul di atas dengan satu tendangan yang mereka lancarkan mengenai wajah satu sama lain.
Setelah itu mereka mulai terbang ke depan dan saling berpegangan tangan untuk mendorong satu sama lain, "Aku... Zangetsu tidak akan kalah oleh mortal seperti-mu, kekuatan-mu hanyalah sementara dan cahaya-mu sebentar lagi akan kalah oleh kegelapan-ku!!!" Shira menjawab perkataan itu dengan menghantam perut-nya sampai ia terdorong ke belakang lalu mencoba untuk menyerang balik.
Serangan Zangetsu sekarang dapat dengan mudah Shira tahan lalu hindari tetapi Zangetsu masih memiliki cara lain dimana ia meluncurkan gelombang hitam ke arah-nya. Shira melompat ke atas tetapi Zangetsu muncul tepat di atas-nya lalu ia menghantam puncak kepala-nya sampai ia terlempar ke bawah. Zangetsu meluncurkan gelombang sihir lainnya melalui mulut-nya sehingga gelombang itu mengenai punggung-nya lalu meledak.
Baaammmm...!!!
Shira menerima banyak kerusakan di tubuh-nya tetapi ia masih bisa bangkit dengan nafas yang terasa berat, "U-Uck..." Shira melebarkan kedua mata-nya lalu ia muncul tepat di hadapan-nya sehingga mereka mulai saling beradu kekuatan lagi dan lagi. Shira memilih untuk menahan serangan Zangetsu dulu agar ia bisa mencari celah untuk menyerang.
Walaupun Shira sudah menahan-nya sekuat mungkin, Zangetsu masih bisa menendang-nya sampai ia terdorong ke belakang. Zangetsu muncul di atas-nya dan ia mencoba untuk menginjak-nya tetapi Shira berubah menjadi cahaya yang mampu melancarkan serangan bertubi-tubi di dada-nya, "Hugghhh!!!"
Zangetsu terdorong ke belakang dan ia mengeluarkan semua sihir-nya tanpa henti ke arah Shira, Shira masih di wujud cahaya-nya dan ia bergerak lurus ke depan tanpa harus menghiraukan semua sihir tersebut. Shira muncul kembali dengan wujud asli-nya lalu ia melepaskan satu tinju emas dahsyat yang mengenai dada-nya.
Baaammmm!!!
__ADS_1
"Uaggghhhhh!!!" Zangetsu terlempar ke belakang dan ia mulai menyentuh asteroid yang ada di belakang-nya, kekuatannya menurun ketika ia menerima serangan dahsyat tadi. Shira muncul tepat di hadapan-nya sambil menunjukkan ekspresi yang terlihat serius.
"Ini adalah kekuatan kami semua, Zangetsu. Harapan untuk Touriverse!" Kata Shira.
"Ckkk... Persetan dengan Touriverse dan harapan yang kau maksud itu... persetan dengan kebersamaan-mu itu!!! Aku... cucu Zangges bisa kalah oleh seluruh ciptaan-nya bahkan seorang mortal yang mendapatkan seluruh kekuatan-nya dengan mengumpulkan cahaya dan harapan teman-temannya... ini benar-benar memalukan dan omong kosong!" Zangetsu mengepalkan kedua tinju-nya.
"Semua itu dengan mudah... akan dihancurkan!!!" Zangetsu melepaskan aura yang lebih besar, "BIARKAN AKU MENUNJUKKAN APA ARTI DARI KEHANCURAN ITU!!!" Zangetsu melepaskan semua sihir-nya sehingga sihir itu terarah kepada teman-teman dekat Shira bahkan ia juga melihat salah satu dari sihir itu mengincar Megumi dan Minami.
"Grrrgghhh!!!" Shira berubah menjadi cahaya yang menyambar sehingga semua cahaya itu langsung mengubah sihir Zangetsu menjadi partikel emas dan Shira kembali muncul tepat di hadapan-nya sambil menunjukkan ekspresi yang dipenuhi dengan amarah, "Kau...!!!"
"Hah... hah... hah... Sumber kekuatan yang kau andalkan itu mudah dihancurkan! Mereka semua akan berubah menjadi debu jika kau tidak menghentikan-nya!!!" Perkataan Zangetsu mampu membuat Shira muak sehingga mengepalkan kedua tinju-nya sampai urat menonjol keluar dari tinju-nya itu.
"Hrrgghh... Sejujur-nya, aku bukanlah pahlawan keadilan atau apapun itu...!!! Tetapi... jika seseorang mencoba untuk melukai teman-teman dan bahkan keluarga-ku...."
"...AKAN MEMBAYARNYA!!!" Shira melepaskan cahaya dalam jumlah yang besar di sekitar-nya lalu ia melesat ke depan sehingga menghantam wajah Zangetsu dan membawa diri-nya melewati tiga inti semesta itu lalu kembali menuju semesta Touri, "UOOGGHHH!!!" Zangetsu mencoba untuk menyerang Shira tetapi ia berubah menjadi cahaya untuk menghajar-nya secara habis-habisan.
Zangetsu terbang ke atas lalu ia meluncurkan lebih banyak lagi yang terarah kepada Shira tetapi ia dengan mudah menghindari semua sihir itu karena ia adalah cahaya yang dapat menembus apapun. Tinju mereka mulai saling beradu lalu mereka mulai muncul di berbagai tempat sambil melancarkan serangan yang bertubi-tubi.
"Ayo, Shira!!! Sudah saatnya kau menghentikan semua kegilaan ini!!!" Seru Shinra keras.
Zangetsu melebarkan kedua matanya dan Shira dapat dengan mudah melihat serangan diam-diamnya itu sehingga ia berhasil menahan semua serangan itu. Shira melihat celah untuk menyerang dan ia segera melancarkan satu pukulan yang mengenai wajah-nya lalu Shira muncul tepat di hadapan-nya sambil meraba perut-nya.
"TOURIVERSE'S HOPE FLASH!!!" Shira meluncurkan gelombang emas besar yang mengenai tubuh Zangetsu secara keseluruhan.
"Haaaaarrrgghhhhhhhh!!!" Shira mengerahkan seluruh kekuatan-nya agar sihir-nya itu mampu membunuh Zangetsu.
"AAAAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!"
Baaaammmmm....!!!
Shira masih bisa merasakan keberadaan Zangetsu, ia saat ini sedang berbaring di atas serpihan batu dan melihat kedatangan Shira, "Sial... kau cukup kuat juga untuk bisa bertahan hidup sampai titik ini." Shira mulai mengisi bola cahaya di tapak kanan-nya.
"Berakhir sudah---" Shira melebarkan kedua mata-nya ketika punggungnya melepaskan banyak sekali gelombang cahaya yang mampu membuat tubuh-nya lemas sehingga ia terjatuh tepat di hadapan Zangetsu, awal-nya Zangetsu juga terlihat kebingungan ketika melihat Shira yang tiba-tiba hancur seperti itu.
"Ah...?!"
"A-Ack..." Shira mendadak tidak bisa bergerak, kemungkinan besar cahaya itu tidak bisa ia tampung dalam waktu yang cukup lama.
"A-Apa yang terjadi...?!" Tanya Shinra.
"Cahaya yang berjumlah tak terbatas yang selama ini Shira tampung... tubuhnya tidak mampu menahan-nya lebih lama lagi sehingga semua cahaya itu mencari jalan keluar dengan cara yang paksa. Zangetsu tersenyum jahat lalu ia menunjuk Shira dan menyambar-nya menggunakan kilat hitam sehingga ia menjerit keras.
__ADS_1
"UAAAAGGGHHHHHHHHHHHHH!!!" Shira menjerit keras dan ia tidak bisa melakukan apapun sehingga Kuro datang lalu menghantam wajah Zangetsu sampai ia terlempar ke belakang, "Tidak ada pilihan lain...! Kita memiliki rencana terakhir, semua-nya!!! Ayo bergegas!!!" Seru Kuro keras.
"Sekarang... mortal yang membuat-ku kesusahan sudah aku singkirkan... itu artinya tubuh-ku sekarang sudah dapat mengakses kekuatan penuh dimana aku akan menikmati semua kehancuran ini... sangat menikmati-nya bahkan ini adalah hari dimana aku akan bersenang-senang melihat kalian semua merasakan arti dari putus asa." Zangetsu mendorong mereka semua yang mencoba untuk menyerang diri-nya karena ia mengangkat kedua lengan-nya ke atas.
"Detik-detik kehancuran dimulai sekarang..." Zangetsu meluncurkan gelombang hijau tua ke atas langit sehingga menciptakan sebuah lubang besar yang berwarna hijau, Arisu melebarkan kedua mata-nya karena tekanan dan sihir itu pernah ia lihat sebelum-nya, "Semuanya... i-itu... itu adalah kemampuan Necromancer-nya...!"
"GRAAGGGGHHHHHHHHHHH!!!!" Terdengar suara monster yang terdengar tidak asing oleh para penghuni dimensi palsu... ya, monster itu adalah Bamushigaru yang keluar dari portal itu dan ukuran-nya saat ini sangat besar bahkan lebih besar dari inti semesta tersebut.
"T-Tidak mungkin..." Shinra tercengang ketika ia melihat makhluk itu untuk kedua kali-nya.
Bukan hanya Bamushigaru saja yang keluar dari portal itu melainkan seluruh penjahat dan pembuat konflik yang pernah muncul sebelum-nya, mau itu dimensi palsu atau asli... mereka semua kembali dan dihidupkan oleh Zangetsu karena sekarang tubuh-nya sudah kembali menjadi tubuh asli-nya sejak zaman kuno.
"Sudah lama sekali... kita tidak bertemu para mortal!!!" Rxeonal telah kembali kali ini ia bertambah kuat, ia juga dapat bersama pasukan Giblis-nya sehingga Shira melebarkan kedua mata-nya ketika melihat dia kembali hidup, semua musuh dan ancaman Touri benar-benar kembali.
"Ini yang aku maksud... aku pasti akan mencintai momen indah seperti ini, terima kasih karena sudah membuat tubuh-ku telah sepenuhnya kembali!" Zangetsu melepaskan dorongan dan aura yang besar sehingga pasukan baru-nya telah berkumpul di belakang-nya, pasukan Touriverse masih bertahan dan mereka malah bertambah semangat ketika musuh lain-nya datang.
Semangat itu bisa dijadikan motivasi untuk Shira bersama yang lainnya sehingga mereka mulai meningkatkan kekuatan mereka sampai menginjak tingkat paling atas, "Walaupun kau memanggil semua ancaman yang pernah menyerang Touri... kami tidak takut, kami akan terus berjuang dan menjadi harapan untuk Touriverse!!!" Shira tersenyum lalu ia mengusap darah di mulut-nya.
Aura hijau yang membentuk waktu mulai muncul di hadapan Shira dengan yang lain-nya, "Itu benar yang dikatakan oleh Shira... kami akan terus berjuang dan menjadi harapan untuk tiga inti semesta yang digabung menjadi nama Touriverse!" Haruka telah tiba, ia datang tidak sendirian karena selama ini bersama Okaho telah merencanakan sesuatu.
"Bersiaplah, Zangetsu dan semua ancaman yang pernah menyerang Touri. Aku akan menunjukkan kalian kekuatan dan semangat kami semua!!!" Haruka mengepalkan kedua tinju-nya sehingga jutaan lambang jam dan waktu muncul di sekitar semesta itu sehingga mengeluarkan banyak sekali orang yang mereka kenal.
Zangetsu tercengang ketika melihat Haruka yang menghancurkan Limiter-nya dan juga ia menggunakan sihir terkuat-nya yaitu [Time Travel] untuk membawa seluruh penghuni Touriverse yang berasal dari masa lalu kembali bahkan semua penghuni Touri yang dibunuh-pun kembali bangkit karena Haruka.
"T-Tidak mungkin...!" Shira terkejut sehingga Shuri dan Shukaku muncul di hadapan-nya dengan ekspresi yang terlihat serius, "A-Ayah...? I-Ibu...?"
"Sepertinya kau mengalami banyak peningkatan ya, nak..." Shukaku tersenyum lalu ia menatap Shinra yang tidak bisa mengatakan apa-apa lagi ketika melihat kedua orang tua-nya, semua orang datang dari masa lalu dan berbagai masa sehingga Mortem dikejutkan oleh kedatangan adik-nya yaitu Corni.
"Corni...!" Mortem mulai terharu ketika melihat Corni, "Haruka benar-benar hebat ya, dia mampu membawa seluruh orang dari masa yang berbeda juga ia dapat mengembalikan semua orang yang sudah mati." Corni tersenyum dan disebelah terlihat Virra yang mengacungkan jempol-nya.
Semua orang telah berkumpul di satu tempat, Zangetsu bersama pasukan-nya kalah jumlah karena pasukan yang Haruka panggil... mereka semua memiliki kemampuan dan kekuatan yang sangat hebat, ia juga mulai melakukan telepati kepada orang tertentu untuk menghabisi Zangetsu secara bersamaan sebelum ia mengincar Reaoum dan Palouce lalu menghancurkan-nya.
"Kami adalah satu, Zangetsu! Touriverse!" Ucap Shira sehingga semua orang mulai bersorak tinggi, dipenuhi dengan semangat karena pertarungan terakhir yang sebenarnya di mulai.
"Bertarunglah demi memenuhi kepuasan kalian! Teruslah berjuang dan mengerang-lah sekeras mungkin untuk memperjuangkan Touriverse!!!" Haruka mengangkat lengan kanan-nya sehingga ia melepaskan aura yang mulai menyelimuti tubuh mereka dengan lambang waktu.
"Aku memberikan kalian sihir waktu nyawa... itu artinya kalian memiliki lima nyawa untuk bertarung, jika kalian terbunuh maka kalian akan kembali hidup karena sihir pengunduran waktu. Itu adalah [Time Lives]."
"Sial! Sial! Sial!!! Semua ini tidak mungkin terjadi!!!" Seru Zangetsu keras.
"Kau meremehkan cucu hebat sang pencipta, Zangetsu... Bersiaplah!!!" Seru Haruka keras sehingga seluruh pasukan Touriverse meningkatkan seluruh kekuatan mereka sampai menginjak kekuatan penuh.
__ADS_1
""TOURIVERSE!!! MAJUUUUUU!!!""