Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 1022 - Myrmidon


__ADS_3

"Ra-Ragnarok...? Tidak mungkin, apakah perang akbar memang akan kembali bangkit untuk ketiga kalinya...?!"


"Ya... kami bisa mengandalkan seorang gadis yang dapat menghapus konsep kehidupan dan keabadian agar kita bisa meratakan mereka yang sulit sekali untuk dibunuh." Ucap Brimgard yang mulai duduk di kursi kecil sampai hancur.


"Abang... kau tahu bahwa ruangan dan tempat ini sangatlah sempit sampai tidak cocok untuk kita." Kata Zeindall.


"Keluar dulu...!!!" Teriak gadis kecil itu.


Beberapa menit kemudian, mereka berdua menunggu di hadapan rumah yang terlihat cukup mewah seperti tempat tinggal untuk Manusia biasa, "Dia tidak menunjukkan ketangguhan apapun..."


"...kenapa kau masih menerima dirinya?"


"Tidak ada ketangguhan katamu...? Mereka yang dapat mempermainkan konsep menggunakan sihir serta kemampuannya adalah ketangguhan yang besar."


"Lagi pula Witchest dengan jenis kelamin gadis dikenal karena keimutan mereka dalam sudut apapun itu, keimutan adalah ketangguhan yang sebenarnya untuk mereka."


"Gadis Witchest itu yang bernama Memoria Magisha telah melakukan pekerjaannya dengan baik di barisan paling belakang untuk menghapus konsep kehidupan beberapa penghuni Touriverse..."


"...ditambah lagi mereka akan sangat membantu ketika melawan Neko Legenda dengan sembilan nyawa mereka serta bangsa Giblis yang tidak bisa dihancurkan sama sekali karena keabadian mereka."


"Aku hanya perlu menyusun berbagai macam strategi yang harus diperbaiki atau kita tidak akan menunjukkan ketangguhan sejati yang sebenarnya..." Brimgard memegang dagunya sendiri.


Gadis kecil yang bernama Memoria itu berjalan keluar melalui gerbang selagi mengenakan pakaian biasanya, "Leluhur, kenapa bisa Ragnarok kembali...?"


"Akan selalu ada Ragnarok jika Zephyra masih hidup dan menghembuskan nafasnya, nak..."


"...lagi pula Ragnarok yang ketiga ini memberikan kita semua kesenangan untuk mengubah kegagalan menjadi kesuksesan dalam melawan penghuni Touriverse."


"Tidak ada lagi yang dinamakan kekalahan atau kelemahan untuk kita, semenjak diriku menjadi Dewa Kountraverse..."


"...semuanya akan mengalami perubahan dalam segi apapun yang dapat membantu mereka memuncak tinggi untuk bisa belajar kembali dari kesalahan dan memperbaikinya."


Memoria hanya bisa tertawa melihat Brimgard yang memang tidak pernah berubah sama sekali semenjak Ragnarok pertama sampai sekarang.


"Mungkin aku bisa bertambah kuat berkat mengikuti tradisi Gladiator tanpa henti---"


"Tolong jangan mengikuti tradisi itu lagi, kau sudah lulus dan resmi dikeluarkan dalam tradisi Gladiator apapun karena setiap perbuatanmu menyebabkan banyak kekacauan." Kata Zeindall.


"Itulah kenapa aku membawa dirimu menuju Domain of Varka, ketangguhan yang kau perlihatkan padaku sungguh tak terbatas sampai Kountraverse masih membutuhkan kekuatan dan ketangguhanmu itu!"


Brimgard langsung memegang erat tubuh Memoria lalu mengangkatnya ke atas sampai mengejutkan dirinya, "Dengan wujud yang kau gunakan sejak itu dimana kau mengenakan pakaian ketangguhan dengan tongkat sihir kupu-kupu..."


"Tolong turunkan aku, leluhur... kau seharusnya sadar dengan tubuhmu sendiri yang sangat besar." Memoria menghela nafasnya lalu Brimgard kembali menurunkan dirinya.


"Mungkin kamu perlu mendiskusikan Ragnarok dengan Butter." Memoria menjentikkan jarinya untuk menarik sebuah tongkat sihir yang berbentuk seperti kupu-kupu di dalam rumahnya.


"Ahh, selamat pagi, leluhur Brimgard dan adiknya Zeindall..."


"...apa yang membawa kalian berdua menuju Magigard? Apakah membahas sesuatu yang penting atau Memoria memang menyebabkan masalah lainnya?" Tongkat itu berbicara sampai bisa bergerak.

__ADS_1


"Butter, bergembiralah... aku memilih Memoria untuk tetap menjadi pasukan yang memimpin barisan paling belakang untuk melawan konsep keabadian dan kehidupan penghuni Touriverse."


Tongkat yang berbentuk kupu-kupu itu memiliki wajah yang bergerak seperti sayap kupu-kupu, "Apa...!? Ragnarok telah kembali!? Aku awalnya mengira hal tersebut sudah mustahil terjadi."


"Eldritch yang katanya memberikan kebebasan untuk seluruh penghuni singularitas telah berhasil melakukan pekerjaannya sampai Zephyra bebas untuk melakukan apapun dengan layer ini." Jawab Brimgard.


"Wah, itu memang gawat sekali ya... untungnya Memoria masih belum berhenti menjadi seorang [Magical Girl], dia juga sudah mempelajari berbagai macam hal yang baru berkat bantuan dariku."


"Hoh... sepertinya terdengar cukup menarik, apakah itu berkaitan dengan ketangguhan yang sebenarnya?" Tanya Brimgard selagi mengepalkan keempat tinjunya.


"Kamu dengan obsesi ketangguhan itu tidak berubah ya... kalau begitu aku mengizinkan Memoria untuk tetap mengikuti Ragnarok sebagai gadis yang dapat mendukung kalian dari barisan belakang."


"Dirinya juga sangat cocok untuk tetap bertarung di barisan paling belakang agar bisa menggunakan lemparan tombaknya itu untuk menghapus konsep kehidupan dan keabadian."


Butter mulai melayang ke arah Memoria yang langsung memegang gagangnya, "Kalau begitu, Magical Butterfly: On!"


Sebuah cahaya pelangi terlepas melalui tubuh Memoria sampai menghalangi pandangan Brimgard dan Zeindall dalam sekejap karena perubahannya itu menjadi wujud Magical Girl.


Prosesnya dapat terlihat dengan jelas oleh Brimgard yang bisa melihat banyak sekali bunga pelangi menyelimuti tubuhnya lalu membentuk sebuah pakaian yang terlihat begitu imut bagi Memoria.


Pakaian berwarna ungu dengan tambahan merah muda, punggungnya juga menumbuhkan sayap kupu-kupu yang terlihat tembus pandang seperti aura dengan sedikit pelangi.


"Kelahiran Magical Girl...! Butterfly Memoria!" Seru Butter yang langsung dipegang oleh Memoria.


Perubahan itu berjalan cukup singkat, mereka dapat melihat dirinya tidak mengalami perubahan apapun tetapi ketangguhan yang dimaksud oleh Butter menarik perhatian Brimgard.


"...baiklah, langsung saja dengan yang diperbincangkan Butter tadi soal kemampuan Magical Butterfly baru yang belum pernah aku lihat sebelumnya." Ucap Brimgard dengan tatapan serius.


"Tidak bisa, leluhur..."


"...sihir Magical yang baru saja aku pelajari tetapi bisa dengan sembarangan ditunjukkan kepada dirimu karena itu hanya akan menghabiskan amunisinya secara langsung."


"Jadi kau bilang bahwa kemampuan itu hanya bisa sekali digunakan dalam keadaan darurat? Kalau begitu jelaskan kemampuan apa itu..." Tanya Brimgard yang mulai menyilangkan keempat lengannya.


Butter mulai menjelaskan semuanya secara jelas kepada Brimgard dan Zeindall sampai mengejutkan mereka seketika, belum lagi mereka masih memiliki beberapa Witchest yang sudah menguasai wujud Magical Girl.


Mendengarnya saja sudah memunculkan sebuah senyuman pada wajah Brimgard untuk pertama kalinya karena apa ia dengar dari Butter bisa dibilang cukup brilian sampai ia sudah menantikan Ragnarok ketiga muncul lebih cepat.


"Menunjukkan rasa ketakutan dan kekhawatiran soal Ragnarok hanyalah sebuah tanda kelemahan..."


"...terutama lagi jika kau mencoba untuk mengingat Ragnarok yang dapat bilang sebagai akhir dari segalanya untuk mereka yang lemah dan tidak tangguh."


"Kalau begitu aku akan menunggu kalian di ruang pertemuan untuk membahas strategi dan rencana..."


"...kita akan memperbaiki semuanya."


"Baik!"


***

__ADS_1


"Kemampuan itu cukup mengerikan ya, semoga saja Zephyra tidak tertarik dengan melihatnya karena ia dulu membiarkan naga bernama Bamushigaru itu berkeliaran dan memakan semua penghuni Kountraverse."


"Kita tidak bisa meremehkan apa yang Touriverse rencanakan, sudah lama sekali kita tidak pernah bertarung sampai kita sendiri tidak tahu apa yang mereka punya..."


"Sama halnya dengan mereka yang tidak mengetahui---"


"Apakah kau melupakan Korrina Comi sudah menggali informasi sedalam-dalamnya di dalam Kountraverse? Ia mungkin sudah tahu informasi layer yang lebih rendah dari Kountraverse."


"Kau ada benarnya... gadis licik itu memang tidak bisa dibiarkan begitu saja, apakah kau akan mengincar dirinya?" Tanya Zeindall.


"Jika aku berpapasan dengan dirinya ketika Zephyra memecahkan semua pasukan maka aku sudah pasti akan menghajar dirinya habis-habisan sampai arwahnya keluar dari dalam tubuhnya itu."


"Hmph... kalau begitu aku tetap menantikan perang Ragnarok, semoga saja itu bisa menjadi yang tertarik bagi kita untuk meraih kemenangan pertama."


"Siapa selanjutnya?"


"Ras Myrmidon, mereka juga akan sangat membantu dijadikan sebagai perisai agar mereka tertekan oleh mereka sebelum menerima serangan dari pasukan Zerdians."


"Si bangka tua sialan yang bernama Ogun?"


"Setua-tua dirinya... dia tetap seorang mantan Dewa perang yang sudah berjuang dalam Ragnarok pertama, tetapi ia gagal karena tertahan oleh beberapa Legenda."


"Aku dapat mengingatnya dengan jelas bahwa Myrmidon dan Karmacoma dapat menghadapi bangsa Legenda dengan baik tanpa kesulitan apapun..."


"...menggunakan kombinasi dari mereka berdua untuk menahan bangsa Legenda maka kita dapat kesempatan untuk langsung memusnahkan mereka."


"Myrmidon berwujud Humanoid dengan kedua kaki yang berbulu seperti monster, entah apa yang dipikirkan oleh Dewa pencipta untuk meniru ras seperti Manusia atau Legenda."


"Myrmidon adalah ras yang mahir dalam bertarung baik sendirian maupun berkelompok, hampir sama yang dimiliki mungkin sama dengan manusia atau legenda biasa."


"Tetapi yang membedakannya adalah kekuatan Super human yang dimiliki sejak kecil... itulah yang membantu mereka untuk tetap bertahan dalam menghadapi bangsa Legenda."


"Myrmidon mampu menahan dari beban yang sangat berat sampai bisa bertahan dari serangan yang sangat fatal."


"Myrmidon cenderung menggunakan beragam senjata dan menggunakan zirah yang sangat kuat untuk bertahan dari apapun yang memberikan kerusakan fatal."


"Meskipun mereka tampak hampir sama seperti manusia dan legenda, Myrmidon kebal terhadap konsep manipulasi pikiran dan ilusi tingkat tinggi."


"Mereka kebal akan apapun ketika menerima kultivasi dan obat alam yang diberikan oleh Ogun agar bangsanya tidak ketinggalan zaman dengan masa ini..."


"Myrmidon akan bertambah kuat secara bertahap jika mereka bertarung dalam regu."


"Myrmidon juga memiliki kemampuan alami yang cukup tangguh yaitu setiap bertarung kekuatan fisik dan magis mereka akan bertambah dua kali lipat dalam waktu 30 detik dan mempunyai resistensi serangan tebasan, pukulan, tusukan, dan proyektil."


Mereka berdua tiba di planet yang bernama [Myrgard] dimana banyak sekali Myrmidon yang sedang melakukan meditasi serta kultivasi.


"Dimana Ogun?"


"Aku ingin berbicara dengan dirinya..."

__ADS_1


__ADS_2