
Ophilia melepaskan banyak sekali burung Phoenix yang menabrak tubuh Ogun beberapa kali sampai dirinya juga ditekan dengan Mitsuki yang melepaskan serangan tusukan beruntun dari tombaknya.
Seni bela diri yang Ogun gunakan berhasil membantu dirinya untuk tetap bertahan, hanya dengan kepalan pukulan sampai uratnya menonjol saja mampu mementalkan Mitsuki ke belakang sehingga ia dikepung dengan banyak sekali pasukan asing dari Kountraverse.
Ogun melepaskan hantaman dorongan yang berhasil memusnahkan Phoenix itu secara instan, ia langsung menerima sambutan dari Ophilia yang melancarkan pedang api sampai membakar kedua lengannya itu.
"Sekarang kau mencoba untuk melakukan perlawanan---" Ogun mengerutkan dahinya ketika melihat Ophilia menyentuh bilah pedang itu sampai ujungnya lalu ia melepaskan Phoenix yang membentuk menjadi Bamushigaru.
"Kau mencoba untuk mengungkit masa lalu yang menyeramkan ya..." Ogun mulai memfokuskan satu serangan instan yang dapat menghentikan kedatangan dari Bamushigaru yang terbakar itu.
Lilith muncul di hadapan Yuuna lalu ia menghantam wajahnya sampai ia terpenting ke belakang, ia mengeluarkan banyak sekali arwah untuk melindunginya tetapi mereka semua langsung menyerang dirinya.
"Apa...?!"
"Jika kau mencoba untuk bertarung dengan pasukanmu melawan diriku maka aku sudah pasti akan mengambil alih mereka." Lilith mengepalkan keempat tinjunya lalu ia melesat ke depan sehingga ia dapat melihat Vania melancarkan satu serangan kapak.
Kapak itu mengenai lengan kanan Lilith sampai memutuskan, ia langsung menyerang balik dengan menggunakan kemampuan alami dari Zerdianserker untuk membantu dirinya melampaui Vania dan Yuuna.
Vania hampir saja dicengkeram oleh Lilith tetapi punggungnya menerima ratusan tebasan dari Yusa yang langsung membelah fokusnya, ia terpaksa harus menghantam daratan sampai melepaskan banyak sekali sihir Void berbentuk kubus.
Yuuna memunculkan perisai Soul yang berhasil melindungi Vania dan Yusa, "Vania, seperti biasa! Kau gunakan darah itu agar kau bisa menyetarakan dirinya, aku akan mencoba untuk menekan dirinya!!!"
Yusa memegang erat pedang Luz Demonio lalu ia melesat ke depan sampai setiap langkahan yang ia lakukan menumbuhkan tulang berapi neraka yang mementalkan Lilith ke belakang sampai tubuhnya menerima banyak luka.
"Jadi begini ya... tubuh Zerdian, sungguh menakjubkan!!!" Lilith mengepalkan keempat tinjunya lalu ia melepaskannya ke depan sehingga melenyapkan seluruh tulang itu bersamaan dengan lengan kanannya.
"... ...!!!" Yusa terpental ke belakang lalu ia menyadari lengan kanannya telah menjadi ketiadaan sampai ia tidak bisa menumbuhkannya lagi karena semua sihir itu akan tersedot dan berubah menjadi Nothingness.
Kedua belah pasukan terus sebisa dan semampu mungkin untuk bergabung agar bisa bertahan sampai titik kemenangan tiba, Zephyra terus memperhatikannya sampai ia hanya bisa menyeringai karena Ragnarok satu ini memang mengisi kepuasannya.
"Apakah kau bisa melihat semua ini, Zangetsu!? Para Dewa dan Mortal dari kedua layer tertinggi saling memberikan satu sama lain hakim..."
"...anggap saja mereka ini sebenarnya adalah perwujudan dari takdir kematian yang akan memberikannya kepada satu sama lain berdasarkan kemampuan mereka sampai mana." Zephyra menikmati semua pertarungan yang tak terhitung itu selagi menikmati secangkir darah dari mereka yang sudah gugur.
__ADS_1
Asuka, Korrina, dan Akina mundur ke belakang sampai punggung mereka saling bersentuhan ketika dikepung oleh pasukan Sephira Hybrid dan Serpentine yang sudah menyiapkan beberapa serangan.
"Leluhur Brimgard pasti akan memberikan kita hadiah jika berhasil menyingkirkan Korrina Comi yang sudah terkepung dengan jumlah ratusan dari kita semua...!!!"
Kedua pasukan dari Kountraverse menyerang mereka bertiga secara bersamaan tetapi ketiga gadis itu langsung melayang ke atas langit lalu mengeluarkan sihir gelombang yang bersatu sampai mementalkan semua pasukan itu dan membunuh sebagiannya.
Shira menghantam semua serangan hati dari Magical Girl di hadapan dirinya yang mencoba untuk menekannya agar ia tidak bisa mendekati Zeindall yang sedang fokus menghancurkan beberapa pasukan Android.
Zeindall melempar satu Beast Mecha Neko menuju arah Shira tetapi ia langsung mengangkat jarinya sampai membelah robot tersebut menjadi dua, "Shiratori Shira..."
Mereka berdua saling berpapasan tetapi langsung tertahan dengan pasukan lainnya yang melawan siapapun secara membabi buta.
Shira terpental oleh seorang Zerdian di hadapannya yang mencoba untuk melepaskan sihir Void tetapi ia berhasil berubah menjadi cahaya sampai menembus tubuh Zerdian itu yang menerima satu hantaman di punggungnya sampai ia terpental ke depan.
Shira melompat-lompat ke belakang selagi memunculkan satu alam semesta emas yang ia lempar ke depan lalu mengubahnya menjadi ledakan Supernova dahsyat dengan satu jentikan jari.
"ROAAGGGHHH!!!" Shira melebarkan matanya lalu ia menoleh ke belakang sampai pandangannya terfokus kepada Brimgard yang berada di dalam mulut Shinobu dengan keempat tangannya yang membuka mulutnya secara paksa.
Brimgard melompat masuk ke dalam tubuh Shinobu lalu ia melepaskan kekuatan besar dengan menghantam perutnya itu sampai meledak sehingga mengeluarkan isi perutnya yang bercahaya sampai menenggelamkan beberapa pasukan ras asing dari Kountraverse.
"Nyawa kelima sudah lenyap..." Brimgard mengangkat tubuh Beast itu lalu ia menatap pasukan Legenda di belakangnya dengan tatapan mengancam sampai mereka semua langsung ketakutan sehingga terpaksa untuk mundur.
Grace melepaskan serangan pusaran lubang hitam melalui pedang berliannya itu sehingga melenyapkan pasukan Centaur di hadapannya itu, "Teruslah berikan diriku kekuatan, semuanya akan menjadi harta yang dapat aku gunakan!"
Punggung Grace menerima beberapa tembakan dari Railgun yang dipegang oleh Konomi, ia segara menoleh ke belakang lalu memegang erat pedangnya hanya untuk mengakhiri kehidupan dirinya dengan cepat.
Railgun yang mulai ia pegang terus melepaskan jutaan tembakan yang tertahan oleh Grace menggunakan lengan kirinya yang memunculkan perisai kristal sampai mementalkan semua serangan dan menyedotnya.
Konomi mengangkat kedua alisnya ketika melihat perisai Grace membentuk menjadi Railgun yang menempel pada tubuhnya sampai ia melancarkan serangan dari jarak jauh menggunakan senjata itu.
Semua peluru yang terpental juga mulai mengenai pasukan Touriverse dan Kountraverse, salah satunya adalah Megumi yang sedang fokus bertarung melawan Memoria menerima peluru Railgun itu di kaki kanannya.
Menyebabkan dirinya hilang akan keseimbangan sampai Memoria menggunakan celah itu dengan mengeluarkan [Spear of Love] lalu menusuk matanya sampai ia berhasil menghapus konsep kehidupan Megumi dimana ia tidak memiliki sembilan nyawa lagi.
__ADS_1
"Arrrggghhhhh!!!" Megumi terpental ke belakang dengan mata kirinya yang sudah pecah karena menerima tusukan itu, ia juga merasakan keanehan di dalam tubuhnya.
"Megumi!!!" Chloe merapatkan giginya lalu ia melancarkan beberapa tebasan menuju arah Memoria yang menahannya menggunakan tombak itu lalu ia melepaskan tembakan cinta di perut Chloe sampai mementalkan dirinya ke belakang.
Arata menggorok leher Sephira Hybrid di hadapannya lalu ia bisa melihat kedatangan Anacondrai menuju arah dirinya tetapi Haruki langsung mengangkat tubuhnya hanya untuk dilempar ke atas langit sampai menghantam beberapa pasukan Karmacoma.
Haruki dan Arata mundur beberapa langkah sampai mereka mulai bertemu dengan keadaan yang begitu menguntungkan, "Hei, aku tidak menyangka kita akan bisa bertarung bersama walaupun itu memiliki kesempatan yang kecil."
"Ini adalah sebuah keberuntungan, fokus terlebih dahulu dengan musuh yang berada di hadapan kita berdua." Kata Arata yang mulai meniru banyak senjata untuk melawan pasukan Karmacoma dan Serpentine.
Haruki juga mulai menghadapi pasukan Dark Elf dan Goblin dari Kountraverse yang sedang mengepung mereka berdua, "Mungkin kita memang harus bekerja sama dalam keadaan seperti ini..."
"...kepungan ya, kalau begitu aku akan menerimanya kapan saja. Tetapi aku bisa saja menjadi seseorang yang memberikan dirimu beban karena sudah tidak memiliki kekuatan dari tujuh dosa besar itu."
"Kau memang sudah tua ya..." Arata dan Haruki langsung melepaskan aura besar yang menghempas pasukan di barisan depan sampai mereka semua dikejutkan dengan kedua Legenda yang menyerang cukup cepat.
"Sebanyak-banyaknya pasukan yang kalian bawa untuk mengepung kita, bangsa Legenda hanya perlu menerobos semua itu!" Seru Haruki yang berhasil menebas tubuh mereka menjadi dua dan beberapa bagian menggunakan kedua pedangnya.
Arata dan pasukan Karmacoma mulai menghilang lalu bermunculan tanpa henti sehingga mereka langsung melancarkan satu serangan pedang yang saling berbenturan tetapi Arata berhasil melakukan serangan tambahan dengan melepaskan api neraka.
"Legenda yang dikatakan memiliki kekuatan dari tujuh dosa besar..."
"...dan Legenda yang berhasil mengalahkan Memoria karena pengendalian lubang hitam dan kekuatan lainnya."
""Kami akan membunuh dirimu!!!" Teriak semua pasukan yang terus menyerang mereka dengan cara mengepung tetapi Haruki dan Arata berhasil menekan mereka semua sampai tidak bisa menyentuh diri mereka sedikit pun.
Ratusan dari pasukan Serpentine, Karmacoma, Dark Elf, dan Goblin terus menyerang kedua Legenda yang masih bisa menyelamatkan dirinya dari situasi yang cukup menekankan.
"Haruki...!"
"Ya..."
"...dua Legenda legendaris akan menghasilkan kombinasi yang mematikan!!!"
__ADS_1