Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 362 - Angkasa


__ADS_3

Melihat Minami yang muncul secara tiba-tiba dengan cara untuk membesarkan diri membuat Kuharu sadar dengan satu hewan yaitu semut, sepertinya ia dapat mengecilkan dirinya sampai ukuran yang sama dengan semut, kemampuan yang menyebalkan juga sehingga ia akan lebih waspada dengan kemampuan hewan lainnya, "Sepertinya aku benar... tidak salah lagi, kau akan kesibukan melihat serangan yang dilancarkan oleh seluruh Golden Minami itu, setidaknya aku bertahap dalam melukai dirimu. Jika kau menggunakan pengunduran waktu maka semuanya akan mengalami reset..."


Kuharu sadar, ia tidak bisa menggunakan pengunduran waktu karena Minami dapat mengingat kejadian apapun itu, ia tidak akan terpengaruh dengan pikiran yang kembali mundur karena ia dapat membelah dirinya menjadi beberapa bagian seperti menciptakan Golden Minami. Suatu kemampuan yang melambangkan fragmentasi dari seekor ulat ketika mencoba untuk menciptakan individu yang baru, "Tidak ada gunanya jika aku diam saja tanpa bertarung dengan semua kemampuan yang aku miliki..."


Minami memejamkan kedua matanya sehingga ia menghilang lagi dengan merubah ukurannya menjadi kecil, Kuharu mengundurkan waktu sehingga ia berada di dalam waktu dimana ia melihat banyak sekali Golden Minami yang bermunculan dimana-mana, dengan akuratnya Minami dapat merencanakan semua itu dalam waktu yang tepat. Tidak lama kemudian tubuh Kuharu tidak bisa ia gerakan dan langit-langit mulai berubah menjadi warna hitam sehingga menciptakan berbagai bintang yang memancarkan cahaya berbeda.


"T-Tidak mungkin...!!!" Kuharu mencoba segala cara dalam menggunakan kemampuan waktunya tetapi Minami berhasil melakukan sesuatu yaitu mengerahkan seluruh kemampuan dan kekuatan yang berada di dalam dirinya, ia menampakkan dirinya tepat di atas langit sehingga mengejutkan Kuharu karena ia bisa melihat beberapa bintang di langit-langit mulai mengelilingi tubuh Minami, "Aku ingin menyimpan ini untuk nanti tetapi kau sudah menunjukkan kekuatan mematikan yang kau miliki itu... sudah saatnya aku serius sekarang..."


Minami melebarkan matanya sehingga ia bisa melihat kedua bintang yang berada tepat di kedua matanya, hal itu membuat Kuharu yakin bahwa Minami benar-benar mewarisi kekuatan cahaya melalui bintang berbeda dengan Shira yaitu matahari, bintang jauh lebih berbahaya dan cepat karena cahaya yang mereka miliki. Minami mengaung keras seperti seekor singa sehingga membuat daratan bergetar dahsyat, Kuharu tidak bisa menggunakan sihirnya untuk sementara karena ia tidak bisa merasakan keberadaan Minami walaupun dirinya melihat Minami berada tepat di atas langit.


Minami mendarat di atas daratan dengan rambut panjangnya yang melayang, rambutnya berubah menjadi warna emas dan kedua matanya berubah menjadi warna silver, aura yang terlihat seperti warna luar angkasa mulai bermunculan di sekeliling tubuh Minami, menunjukkan dirinya telah berubah menjadi wujud yang paling kuat terhadap kemampuan cahayanya itu, "Kuharu, kau mencoba untuk menggunakan kemampuan waktu untuk menghentikan diriku berubah itu tidak ada gunanya, apa yang kau lihat saat ini adalah Shiratori Minami... tetapi keberadaanku aku sembunyikan sementara di dimensi yang berbeda, angkasa yang berbeda, dan semesta yang berbeda."

__ADS_1


"Cih... Kau benar-benar tidak bisa aku biarkan, aku benar-benar harus membuat dirimu masuk ke dalam dunia kematian, jika kau masih tetap berkeliaran seperti ini maka aku yakin semua rencanaku akan berjalan cukup sulit. Mengakhiri nyawa teman-temanmu itu mudah tetapi kau, sesuatu yang berkaitan dengan cahaya dan luar angkasa itu benar-benar menyebalkan." Kuharu bangkit lalu menatap Minami yang sedang menatap kedua matanya, "Apa ini? Golden Nature? Golden Minami?"


"Starmoon: Golden Natural Space." Kata Minami sambil menunjukkan ekspresi yang terlihat serius, wujud yang digunakan oleh Minami memiliki nama yang cukup panjang dan memiliki banyak arti sehingga Kuharu mulai bertambah waspada ketika mencoba untuk menggunakan kemampuannya itu. Kuharu membaca masa depan selama beberapa detik dan ia bisa melihat Golden Minami yang bermunculan dimana-mana sehingga ia tidak mengetahui keberadaan Minami yang asli, ia juga melihat Minami yang berada di hadapannya itu tidak pernah bergerak dari posisinya.


"Ada apa ini...? Apakah semacam kemampuan yang berkaitan dengan ruang angkasa...? Atau cahaya...?" Ungkap Kuharu sehingga beberapa Golden Minami mulai melompat keluar dari tubuh Minami dan mencoba untuk menyerang Kuharu yang langsung menggunakan lompatan dan penghentian waktu, kecepatan yang dimiliki oleh Minami sekarang tidak bisa dihitung dan diprediksi dengan mudah sehingga Kuharu dikejutkan dengan kemunculan yang tiba-tiba, Minami berada tepat di belakangnya selagi mempersiapkan cakar emas-nya itu.


Untungnya Kuharu sempat untuk menghentikan waktu dan menahan serangan tersebut, keringat mulai berjatuhan dari tubuhnya bahwa kemampuan waktu untuk melihat masa depan sepertinya tidak cukup manjur untuk melihat kecepatan Minami yang begitu dahsyat, ia sendiri masih bisa melihat Minami yang asli di hadapannya. Semua Golden Minami itu muncul hanya untuk menipu dirinya dan itu bukanlah pertanda yang baik karena Minami berbeda dengan Shira, dia lebih menonjol terhadap Ibunya Megumi yang cukup mahir dalam merancang rencana dan strategi.


"Kau tidak ada bedanya dari Megumi, kecerdasan dan cara berpikir yang sama... kewaspadaan yang tajam seperti hewan, kekuatan mengerikan seperti Shira dan kecepatan yang berasal dari cahaya dan seluruh hewan yang cepat... Shiratori Minami, aku mengakui bahwa dirimu benar-benar hebat!" Kuharu tersenyum serius karena pertarungan yang menyenangkan akan dimulai sekarang juga, "Ini hanyalah tahap yang masih belum menginjak kekuatan penuh, aku masih mengalami proses tetapi setidaknya aku dapat mengulur waktu untuk menghentikan dirimu sekarang juga!" Seru Minami dengan tatapan yang terlihat tajam.


Kuharu tidak bisa melihat titik serangan yang dilakukan oleh Minami tetapi tubuhnya terasa seperti diserang oleh serangan yang bertubi-tubi, tidak lama kemudian serangan itu bertambah cepat dan menyakitkan sehingga Kuharu mulai menahannya menggunakan kedua lengannya sambil merapatkan giginya dengan kesal, "Serangan yang menyedihkan! Cahaya terkadang tidak bisa terlihat... terutama cahaya yang berasal dari luar angkasa ya... kekuatanmu berdasarkan dari luar angkasa juga sekarang, menyebalkan!" 

__ADS_1


Kuharu melakukan lompatan waktu selagi melepaskan beberapa sihir Crimson yang terarah ke arah Minami tetapi ia berhasil menghindari semua serangan itu dengan melompat ke atas langit tetapi Kuharu menyambut dirinya dengan penghentian waktu dan sihir Crimson yang berjumlah jutaan, penghentian waktu itu menghentikan tubuh Minami tetapi Kuharu disambut dengan Minami yang tiba-tiba muncul tepat di hadapannya dari jarak yang sangat dekat tanpa sebuah aba-aba atau kemampuan yang terlihat begitu saja.


Kuharu melebarkan matanya dan ia menyambut serangan Minami dengan menahannya menggunakan kedua lengannya, ia bisa melihat Minami yang terkena serangan Crimson itu berubah menjadi patung emas, Minami melakukan serangan yang terlihat cukup rumit karena ia menggunakan seluruh hewan dan menjadikannya sebagai teknik serangan yang membingungkan Kuharu. Serangan itu terlihat cukup rumit dan begitu cepat sehingga Kuharu merasa kesulitan, ia menghentikan kembali waktu tetapi serangan Minami masih terus berlanjut karena kecepatan yang melampaui waktu.


"Sialan... apa yang aku harapkan dari kecepatan cahaya...?! Time Cage: Lag!" Kuharu mengepalkan kedua tinjunya sehingga kedua lengan dan kaki Minami terjebak di dalam kubus hijau yang memperlambat gerakannya dan bahkan ia tidak bisa bergerak untuk sementara, "Aku hanya perlu membuatmu tidak bergerak..." Minami terlempar ke belakang ketika Kuharu mendorongnya menggunakan sihirnya sehingga ia melihat beberapa gelombang Crimson yang terarah kepada dirinya.


Minami memejamkan matanya sehingga Kuharu menoleh ke belakang dan melihat Minami yang berdiri tegak selagi menatapnya dengan tatapan yang terlihat seperti mengancam, "Apakah kau dapat menjebak seluruh cahaya, Kuharu...?" Kuharu merapatkan giginya lalu menghentikan waktu dan melompat waktu untuk menyerang dan melukai Minami tetapi semua serangannya melesat ketika Minami berubah menjadi cahaya dan bermunculan dimana-mana.


Minami melepaskan beberapa Golden Minami untuk mengecoh dirinya ketika Kuharu mencoba untuk membaca masa depan, Kuharu meledakkan dirinya menggunakan sihir Crimsonnya lalu ia membaca masa depan sehingga ia melihat dirinya sendiri yang terkena serangan Minami dan serangan itu mengenai...


"AGGGHHHHHH!!!" Kuharu melebarkan matanya karena ia menerima satu tusuk dari kuku Minami yang mengenai dadanya itu, Minami menarik keluar lengan kanannya lalu ia melakukan salto ke belakang sehingga mengenai Kuharu yang terlempar ke belakang, "Aku tidak bodoh... aku memiliki insting hewan mematikan juga loh, aku bisa merasakanmu dimana-mana."

__ADS_1


Kuharu yang asli menampakkan dirinya dan ia cukup terkejut ketika Minami mengetahui Kuharu memiliki sihir yang tidak jauh lagi berkaitan dengan keturunan Comi yaitu ilusi, "Tidak ada yang dapat menipu diriku... aku bisa melihat ilusi apapun, jangan macam-macam dengan hewan buas seperti diriku, Kuharu!"


"Kau benar-benar berbahaya, aku harus berhati-hati ketika mendekati dirimu yang begitu liar..."


__ADS_2