
Shinobu tiba di Xuutouri untuk membahas tentang Ragnarok kepada Yuffie yang dapat ia andalkan dalam sebuah peperangan karena sihir pendukungnya itu.
Kebetulan ketika ia bersama yang lainnya tiba di hadapan gua, Yuffie tidak bisa terlihat sama sekali tetapi keberadaan masih berada di dalam gua itu sampai Shinobu langsung melangkah masuk hanya untuk memastikan dirinya masih berada di dalam.
Tidak lama kemudian, Shinobu dikejutkan dengan Yuffie yang berbaring di atas kasur dengan ekspedisi pucat seolah-olah ia mengetahui apa yang akan terjadi satu bulan dari sekarang.
"Kak Yuffie!" Panggil Shinobu sampai mengejutkan dirinya yang terus berbaring di atas kasur, dan tidak ingin bangun sama sekali karena gravitasi yang terus menarik.
"Koneko... kenapa kamu datang...?" Yuffie menoleh kepada Shinobu lalu ia bisa melihat yang lainnya termasuk Shira.
"Sudah kuduga, ternyata hal tersebut memang tidak dihindari dengan mudah ya... sangat mengerikan, aku sendiri tidak tahu harus apa." Yuffie mulai bangkit dari atas kasur hanya untuk mengambil sesuatu.
Shinobu mengetahui jelas isi pikiran dan perasaan yang dirasakan oleh Yuffie saat ini bahwa ia mengetahui Ragnarok akan kembali dengan sendirinya tanpa pemberitahuan siapapun.
"Bagaimana kau bisa mengetahuinya...?" Tanya Shira.
Yuffie menghampiri sebuah meja untuk mengambil alat, Shinobu mendekati Yuffie hanya untuk melihat alat tersebut yang dipenuhi dengan banyak sekali tulisan kuno sampai ia dapat melihat alat itu terlihat seperti [Scroll].
"Sebuah kertas...?" Shinobu menerima Scroll itu dari Yuffie lalu ia mulai membukanya dengan lebar sampai ia tidak melihat tulisan apapun, semuanya kosong.
"Scroll itu dapat mendeteksi bahaya yang akan terjadi dalam waktu dekat, aku sempat membacanya karena Scroll itu sempat memancarkan cahaya emas dimana aku melihat tulisan merah..."
"...Ragnarok akan kembali." Yuffie duduk di atas kursinya lalu ia menyentuh kepalanya sendiri selagi memasang ekspresi kesal karena ia mengingat Ragnarok adalah hal yang sangat mengerikan.
"Dan biar aku tebak, kalian datang kepadaku untuk memberitahu diriku tentang Ragnarok bukan...? Dimana kita seluruh penghuni Touriverse perlu bersatu demi bisa memenangkan peperangan."
"Itu benar... kami membutuhkan bantuan dirimu dan semua alat penemuanmu yang sangat membantu..."
"...ditambah lagi bangsa Elf banyak sekali petarung yang mahir dalam barisan paling belakang dengan serangan jauh serta sihir pendukung dalam medan perang."
Yuffie menutupi wajahnya di atas meja karena ia mengingat jelas Ragnarok yang sudah menjatuhkan banyak sekali asisten dan temannya sendiri, "Ragnarok adalah perang yang sangat mengerikan..."
"...tidak ada yang tahu bahwa itu adalah perwujudan dari takdir kematian kalian yang sangat dekat, entah waktu kematian kalian berjalan cepat atau lambat ketika berada di dalam medan perang."
"Kesempatan untuk merasakan kematian sangatlah besar, aku tidak bisa membayangkannya..."
"...sejak itu kedua penghuni dari Touriverse dan Kountraverse sama-sama kehilangan banyak sekali jumlah dari penghuninya menjadi seperempat."
"Sungguh hari-hari yang mengerikan..."
"Percuma saja jika kau mengingat masa lalu dan trauma, kau tahu dengan jelas terlalu mengandalkan masa lalu tidak akan memberikan dirimu jalan untuk meraih kemenangan bukan?"
__ADS_1
Yuffie hanya bisa diam selagi menatap semua alatnya yang cocok untuk berperang, tetapi ia memiliki perasaan yang begitu berat di dalam hatinya dimana ia ingin menciptakan alat untuk melarikan diri.
"Akan lebih baik aku melarikan diri menuju alur waktu lain atau bersembunyi di dalam dimensi tingkatan atas..."
"Percuma saja, Zephyra tetap akan menarik dirimu ke dalam ruang ketiadaan untuk dipaksa berperang, Ragnarok adalah perwujudan kiamat dengan cara perang dimana kitalah yang menghakimi satu sama lain!"
"Nenek Korrina sudah pulang..." Ucap Shinobu sampai mengangkat kedua alis Yuffie seketika ia mendengar nama dari seorang teman lama.
"Dia... sudah pulang?" Tanya Yuffie dengan ekspresi kaget.
Shinobu mengangguk lalu ia menjelaskan semua tujuan dan pilihan Korrina yang pergi jauh menuju layer demi layer hanya untuk mencari cara agar bisa mencegah Ragnarok yang ketiga.
Salah satunya adalah membunuh Eo'syl yang bertugas untuk memberikan kebebasan kepada seluruh gerbang yang terkunci di dalam singularitas, salah satunya membebaskan Zephyra yang sibuk mempermainkan perangnya sendiri.
Yuffie hanya bisa diam ketika mendengarnya, "Kenapa dia tidak memberitahu diriku jika ia ingin menjelajahi sesuatu yang lebih tinggi..."
"...padahal aku bisa membantu dirinya dengan beberapa hal." Yuffie tidak memiliki pilihan lain selain terlibat di dalam Ragnarok juga yang menyebabkan dirinya untuk mengeluarkan banyak sekali peralatan perang.
"Nenek memang egois, dia tidak ingin menyerahkan tugas berat itu kepada siapapun kecuali dirinya bersama para Dewa dan Dewi." Shinobu menghampiri Yuffie lalu ia mengulurkan lengan kanannya.
"Ayo... kita menyatukan seluruh penghuni Touriverse agar kita bisa mengamankan kemenangan yang ketiga!" Ajak Shinobu sambil menunjukkan ekspresi yang terlihat positif.
Melihatnya saja sudah memberikan Yuffie kepositifan karena ia tetap harus berjuang demi bisa menemukan sesuatu yang baru di luar sana, ia sempat mimisan ketika melihat senyumannya itu.
"Ke-Kenapa banyak sekali orang yang sembarangan memeluk dan mencium Nobu...!? Semua ini adalah pelecehan...!"
"Sudahlah, kau tidak perlu merasa cemburu dengan cepat seperti itu." Koizumi langsung menarik tubuh Shinobu karena ia ingin langsung membahas perang itu secara langsung.
"Apa yang harus kita lakukan sekarang...? Kembali berlatih selama satu bulan di dalam dimensi yang memiliki konsep waktu berbeda?" Tanya Arata.
"Tidak, kita akan mengurusi persatuan terlebih dahulu agar semua penghuni Touriverse mau berjuang dan berlatih untuk mempersiapkan kedatangan Ragnarok!" Ucap Shinobu.
Shinobu meminta tolong kepada Yuffie untuk mengumpulkan seluruh penghuni Touriverse dalam satu tempat yang luas, akan lebih baik jika mereka masuk ke dalam [Pocket Dimension] ciptaannya sendiri.
Tetapi sebelum itu Shinobu mulai duduk di atas lantai untuk melakukan meditasi yang dapat membantu dirinya untuk berbicara dengan seluruh penghuni atau ras yang berada di Touriverse.
Shinobu sempat melakukan komunikasi dengan seluruh penghuni menggunakan The Mind, karena mereka mengetahui jelas suaranya yang lembut itu seluruh penghuni Touriverse langsung menyambut dirinya.
Mereka juga mendadak menghentikan aktivitas yang sedang dilakukan hanya untuk berbicara dengan Shinobu melalui pikiran tanpa menggerakkan anggota tubuh sedikit pun.
Korrina yang berada di dalam Kamitouri dapat mendengar jelas suara Shinobu di dalam pikirannya, "Ahh...! Itu dia, gadis kecil yang sudah menjadi pahlawan untuk kita semua para Dewa dan Dewi."
__ADS_1
"Itu adalah tanda perkumpulan, sepertinya Koneko bukan hanya menghubungkan kita semua di dalam pikiran melainkan seluruh penghuni Touriverse untuk memperingati Ragnarok."
"Seluruh penghuni Touriverse, dan juga para Dewa-Dewi... aku adalah Shinobu Koneko, maaf untuk mengganggu kalian dalam waktu yang kurang tepat..."
"...untuk sekarang hentikan semua aktivitas yang kalian lakukan untuk sementara karena aku ingin menjelaskan sesuatu yang penting kepada kalian semua."
"Sesuatu yang penting dimana kita semua perlu bersatu dan mengatasinya bersama, tunggulah aba-aba yang aku miliki karena kalian semua akan mengalami perpindahan menuju dimensi yang berbeda." Peringat Shinobu.
Yuffie berhasil menciptakan Dimensi sementara yang dinamakan sebagai [Pocket Dimension], ia langsung memberitahu Shinobu bahwa semua persiapan sudah selesai.
Shinobu berhenti berkomunikasi dengan mereka lalu ia mengajak mereka semua untuk masuk ke dalam portal tersebut, "Ayo, kita perlu memberitahu semua penghuni Touriverse untuk berjuang dari titik ini."
Mereka semua melompat masuk ke dalam portal sampai tiba di sebuah ruangan yang dipenuhi padang pasir luas tanpa perbatasan apapun, "Sangat cocok untuk mengumpulkan seluruh penghuni Touriverse di sini."
Shinobu melayang ke atas bersama yang lainnya lalu ia sempat menghubungi Korrina bahwa dirinya akan segera memasuki tempat pertemuan dimana ia akan kembali menyatukan seluruh penghuni Touriverse.
"Nenek, aku akan membawa ke sini sekarang juga." Peringat Shinobu yang mulai memejamkan kedua matanya untuk menyebarkan pikirannya ke dalam seluruh Dewa dan Dewi termasuk Korrina.
"The Mind..." Pikiran Shinobu yang ia belah berhasil masuk ke dalam otak dan pikiran mereka semua sampai ia langsung memunculkan aura cahaya dari tubuhnya untuk memindahkan mereka semua sekaligus ke dalam dimensi itu.
Korrina melebarkan matanya ketika ia sudah tiba di sebelah Shinobu secara instan, "A-Apa yang kamu lakukan...?"
"Aku menggunakan The Mind untuk membagi pikiranku yang masuk ke dalam otak kalian agar bisa memindahkan semuanya sekaligus ke dalam dimensi ini..."
Shira, Arata, dan Haruki dapat melihat banyak sekali kehadiran Dewa dan Dewi yang berbeda-beda, setidaknya mereka tidak melakukan hal yang macam-macam lagi sekarang karena mereka perlu bersatu sebagai satu tim.
"Baiklah, aku akan langsung memindahkan mereka semua... The Mind!" Seru Shinobu sampai tubuhnya memancarkan cahaya cerah lagi yang langsung memindahkan seluruh penghuni Touriverse ke dalam padang pasir.
Seluruh penghuni Touriverse langsung berkumpul di dalam padang pasir itu sehingga mereka tercengang ketika mengetahui banyak sekali ras berbeda telah berkumpul dalam satu tempat yang kemungkinan bisa menyebabkan keributan.
Mereka juga bisa melihat para Dewa dan Dewi di atas langit yang mampu menumbuhkan rasa takut seketika seperti di dunia mimpi dimana mereka akan dihakimi oleh para Dewa.
Tetapi untungnya mereka langsung menyadari Korrina dan Shinobu yang berdiri di barisan paling depan, "Tunggu... bukannya itu ratu Touriverse pertama, Korrina Comi!?"
Mereka semua langsung mengenal Korrina seketika sampai sebagiannya langsung memperlihatkan kehormatannya, apa yang Korrina rasakan saat ini adalah rasa bersyukur bahwa mereka masih mengenal dirinya.
"Semua penghuni Touriverse berkumpul dalam satu dimensi..."
"...mereka terlihat seperti semut kecil ketika kita berada di atas langit."
"Perkumpulan kita semua di sini..."
__ADS_1
"...aku, Shinobu Koneko, ingin membicarakan sesuatu yang penting kepada kalian semua!"