Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 482 - Era Kuno dan Era yang akan Datang


__ADS_3

Redagon mendarat di atas tanah dengan ekspresi yang serius, ia baru saja mendapatkan informasi yang sangat penting tentang Shuan bahwa dirinya memang mudah menyerah dan menganggap apapuun yang berkaitan dengan kekalahan sebagai kegagalan terbesar.


Harga diri Legenda yang ia miliki sangat lemah karena mudah hancur begitu saja, Oskadon yang sedang duduk di atas kursi mulai merancang kembali seluruh rencananya di dalam bola kristal hitam itu.


"Bagaimana menurutmu, Redagon? Apakah kau sudah melihat mereka semua...? Keturunan Shiratori dari dimensi ku juga."


"Ya, sepertinya Shou dan Methode adalah Shiratori yang tidak bisa kita remehkan begitu saja karena mereka memiliki banyak pengalaman."


"Semangat mereka juga tidak selembut Shuan dimana ia terlihat lebih menonjol dengan garis keturunan ibunya itu, dia memang tidak pantas menjadi penerus Shira."


"Sungguh mengecewakan, jika terus seperti ini maka dia adalah target pertama yang harus aku singkirkan dengan cepat. Aku tidak membutuhkan Shiratori yang lemah..." Kata Oskadon.


"Jangan pernah sekalipun meremehkan garis keturunan Shiratori, Oskadon. Mereka sangatlah sulit untuk di tebak dalam segi apapun itu..."


"Setiap keturunan dan generasi yang terus maju menghasilkan sesuatu yang lebih baru, bisa di lihat dari seseorang yang aku cintai yaitu Shiratori Minami."


"Neko Legenda seharusnya tidak akan bertahan lama hidup di dunia ini karena kelemahannya yang begitu besar juga kekurangan yang dimiliki juga banyak."


"Tetapi lihatlah kucing itu sekarang... Dia bisa saja menjadi seorang Neko Legenda pertama yang mampu mencatat sejarah sebagai Neko Legenda yang berada di tingkat sangat atas..."


"Aku yakin Shiratori Shuan masih membutuhkan beberapa pelajaran yang harus ia perhatikan... Kita sendiri juga harus tetap waspada dengan mereka terutama keturunan Comi."


"Kita sekarang sudah di ketahui dan selanjutnya hanya perlu berhati-hati, kita akan memulai rencana nanti... Setelah waktunya tiba karena aku masih ingin melihat para Shiratori itu." Redagon duduk di atas tahtanya lalu mengeluarkan sebuah bola kristal.


"Jangan sampai kita mengulangi kesalahan yang di lakukan oleh orang tua kita sejak itu... Kita jadikan ini sebagai kejayaan bangsa Iblis, sama halnya dengan dulu." Kristal yang ia pegang mulai menunjukkan seluruh pertarungan Shiratori.


"Kejayaan bangsa Iblis, yang terdengar menjanjikan. Aku sendiri sudah menunggunya bertahun-tahun dan aku tidak menyangka saat ini adalah proses menuju kiamat untuk bangsa Legenda."


"Kematian Ayahku tidak akan menjadi sia-sia..." Oskadon mulai menghantam kristal itu sehingga menunjukkan gambaran dari kedua semesta Yuusuatouri, yang satunya di selimuti dengan aura kegelapan.


"Soal Ayahmu itu... Apakah kau bisa memberitahuku dimana kau mendapatkan warisan Demon God itu?" Tanya Redagon.


"Ahhhh... Itu adalah perjuangan yang hampir setaranya dengan kematian, semua aku lakukan secara bertahap dengan melatih fisik dan seluruh atributku ini."


"Yang paling utama adalah kekuatan dan sihir agar bisa menyingkirkan semua hal yang mencoba untuk halangan, setelah itu... Menginjak keabadian dan mendapatkan warisan ini sangat lah sulit..."


"Aku mengunjungi berbagai macam tempat yang begitu angker dan kuno, dipenuhi dengan misteri sehingga aku hanya bisa melihat mayat busuk serta tulang-tulang yang berserakan dimana-mana."


"Karena kedua semesta Yuusuatouri memiliki kesamaan maka perang yang terjadi jutaan tahun lamanya sejak itu juga memiliki riwayatnya tertentu di dalam semesta ku."


"Banyak sekali tulang dan mayat yang masih memiliki sisa kekuatan di dalamnya... Sebagian dari kekuatan itu merasuki diriku sampai aku hampir saja dikuasai dengan kekuatan yang begitu kuno."

__ADS_1


Redagon sekarang mengerti apa yang di maksud oleh Oskadon, proses yang sama dengan buku yang di tulis oleh seseorang dan ia sendiri tidak membutuhkan kekuatan yang begitu kuno karena seseorang akan mengurus sisanya.


"Aku menemukan tulang yang dapat aku masukkan ke dalam tubuhku ini... Tulang itu masih mengandung banyak unsur kekuatan sampai aku merasakan kematian untuk pertama kalinya..."


"...setelah itu aku kembali bangkit dan merasakan arti dari keabadian, warisan dari Demon God juga sama tetapi aku sangat cocok karena Raja Rxeonal adalah keturunan dari Demon God itu."


"Aku tidak menyangka sesuatu yang palsu juga akan memiliki sejarah yang begitu mengerikan sejak itu, jadi ini kekuatan besar yang dimiliki oleh Haruka...?" Redagon mulai bangkit dari atas kursi lalu mendekati Oskadon.


"Oskadon, apakah kau mengingat siapa Demon God yang berada di semestamu sendiri...?"


"Kalau tidak salah... Iblis yang bisa di bilang sangat mengerikan, raja dari segala raja bahkan seluruh dewa pernah tunduk dan sujud kepadanya karena kekuatannya yang tidak memiliki pembatas..." Oskadon sendiri mulai merinding ketika mengingatnya.


"Dia sendiri mampu melawan jutaan dewa perang dan pelindung tanpa mengandalkan bawahannya sendiri, hanya satu raja iblis yang tidak memiliki julukan sebagai dewa tetapi kekuatannya jauh lebih dari apapun."


"Sampai mendapatkan julukan Demon God yang aku maksud itu tetapi ia sendiri tidak pernah menganggap dirinya sebagai seorang Dewa melainkan iblis yang akan menginjak seluruh dunia dan semesta."


"Namanya adalah Diablo... Aku sendiri membayangkannya saja sudah membuat keringat dingin mengucur keluar." Kata Oskadon dengan tatapan yang terlihat kesal.


"Ternyata memang sama... Membuat bingung saja, secepatnya urus semesta mu sendiri dan ubah mereka menjadi salah satu dari kita agar populasi iblis bisa bertambah besar dengan kekuatan yang dahsyat."


Redagon mulai mengingat kembali perkataan orang tuannya soal Iblis yang sangat mengerikan bernama Diablo, ia sendiri sudah mengetahui sejarahnya bahkan kekalahannya oleh seseorang.


"Tidak... Masih misterius, aku ingin mengetahuinya lebih lanjut lagi tetapi ke siapa?"


"Ayah dari Shiratori Shira dan Shinra... Shiratori Shukaku adalah Legenda yang mengalahkan dirinya dengan menyegel Diablo." Kata Redagon.


Oskadon tercengang ketika mendengarnya, ia tidak menyangka sejarah peperangan mengerikan yang terjadi dahulu kala di akhiri oleh seorang Legenda yang memiliki keturunan Shiratori.


Lebih parahnya lagi dia adalah Ayah dari Shiratori Shira, "Ceritakan kembali... kepadaku..."


"Diablo adalah iblis yang memiliki jati dan harga diri yang begitu besar, dia tidak menyukai perintah atau apapun itu jadi ia melakukan apa yang ia mau dan sukai..."


"Diablo sendiri memiliki banyak anak dan istri, sebagian dari istri dan anak itu sudah dikalahkan oleh bangsa Legenda dan hanya tersisa satu..."


"...iblis keturunan dari raja Diablo." Redagon menunjukkan potensi tersembunyi sehingga membuat Oskadon terjatuh di atas tanah selagi berlutut di hadapannya.


"Kekuatan... T-Tidak... Tekanan apa ini...!?"


"Aku salah satu keturunan Diablo yang masih hidup, Selvia juga karena dia adalah anak dari Raja Rxeonal dan Rxeonal sendiri adalah..."


"...anak dari raja Diablo." Redagon menyembunyikan kembali kekuatan tersembunyi nya sehingga Oskadon bangkit dengan tatapan yang terlihat mengerikan.

__ADS_1


"Aku mengerti sekarang... Jadi alasan kau tidak mau bertarung denganku karena ini?"


"Ya, kekuatanku tidak begitu sempurna karena aku hanya setengahnya... Bisa di bilang seorang [Hybrid] karena Minami sendiri mampu menekannya lebih tinggi lagi."


"Bayangkan saja jika aku berhasil mendapatkan Minami dan menjadikan dirinya milikku..."


"Terlahir lah seorang ras Iblis campuran Legenda yang akan membawa kedamaian yang pantas...!"


"Sayang sekali, Minami masih belum mengerti dan aku juga harus tetap bersabar karena era baru bagi Iblis seperti kita hanya harus belajar dari kesalahan orang tua kita... Proses itu ada."


Redagon kembali duduk di atas tahtanya, kali ini ia mengajak Oskadon yang kehabisan kata untuk mendekat, ia ingin menceritakan berbagai macam sejarah mengerikan tentang bangsa Iblis.


"Aku ingin menanyakannya sekali lagi, Redagon. Kenapa kau lebih memilih Legenda dibandingkan iblis untuk di jadikan istrimu itu...?"


"Sudah jelas bukan? Kita membutuhkan sesuatu yang baru untuk kemajuan bangsa iblis, mengembalikan kejayaan yang di pimpin oleh Diablo sejak itu."


"Bukan hanya iblis saja yang ia cintai sampai di buat hamil melainkan seluruh ras sehingga menciptakan kejayaan yang begitu besar bagi iblis, iblis dimana-mana..."


"...menikmati kedamaian dan yang lainnya, juga seluruh setengah iblis memiliki kekuatan yang dapat membantu bangsa seperti kita untuk di lihat dan di tundukkan."


Redagon mengangkat kaki kanannya ke atas kaki kirinya selagi mengingat kecantikan dan keindahan dari Shiratori Minami, "Shiratori Minami adalah Legenda yang begitu berbeda bagiku..."


"Rambutnya yang begitu emas... Kedua telinga dan ekor kucingnya yang melambangkan kelemahan dan kegagalan sebagai Legenda jadi-jadian..."


"Dia adalah cahaya sedangkan aku adalah kegelapan-nya, di dalam kegelapan terdapat cahaya dan di dalam cahaya terdapat kegelapan."


"Setiap kebaikan memiliki niat jahat dan setiap kejahatan memiliki niat baik. Hampir sama dengan keseimbangan yang sangat pantas..." Redagon memejamkan kedua matanya untuk melihat Minami sesuai dengan imajinasinya.


"Dia adalah ratu yang pas untukku... Dia juga pasti akan kuat memiliki sebanyak-banyaknya keturunan denganku untuk menciptakan masa depan yang baru bagi iblis tentunya."


"Kau akan mengubahnya menjadi iblis?"


"Mustahil sepertinya tetapi tidak ada yang tahu jika aku tidak mencobanya..."


"Kenapa kau tidak memiliki ratu iblis yang saat ini memimpin Zuusuatouri?"


"Itu adalah sebuah pengecualian, Oskadon. Iblis yang memiliki darah keturunan sama hanya akan menghasilkan kegagalan."


"Oni Selvia bisa di bilang sebagai adik kandungku juga..."


"Apa...?! Adik kandung...?!"

__ADS_1


__ADS_2