Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 155 - Merebut Grimoire itu


__ADS_3

Perang antar semesta fase terakhir telah dimulai, kedua belah pihak mengalami kekurangan pasukan ketika pertarungan terus berlanjut. Rxeonal dan Shira masih terus bertarung sampai kekuatan mereka sama setara-nya tetapi Shira berada di tingkatkan yang jauh lebih berbeda hingga ia dapat melukai Rxeonal beberapa kali dan mencoba untuk tidak membunuhnya.


Selvia tidak ikut bertarung karena ia merasa sangat bersalah melihat Ayah-nya sendiri yang tersiksa oleh Shira, di dalam dirinya masih terdapat sebuah kasih sayang yang tersisa untuk Rxeonal sendiri dan Selvia berharap bahwa Shira mampu mengubah Ayah-nya sendiri.


Shinku melepaskan gelombang Crimson yang meluncurkan ke segala arah, gelombang itu berbentuk sangat tajam dan menusuk beberapa pasukan aliansi lalu membunuh mereka, untungnya beberapa dari mereka masih bisa selamat ketika tertusuk dengan gelombang tersebut... Termasuk Korrina dan Kuro yang sudah dekat dengan Shinku tetapi terlempar ke belakang.


"Jika dia memegang dan mengontrol buku itu... Dia benar-benar tidak terkalahkan..." Jawab Korrina yang mulai berkeringat karena gelombang tadi mampu menguras tenaga-nya besar sekali, tetapi ia segera melakukan tarian tradisional.


"Masa bodoh.. Intinya kita harus menyingkirkan buku itu dari atas kepala-nya agar ia tidak dapat menggunakan sihir Crimson-nya yang sangat mengganggu...!" Kata Kuro.


Pasukan lainnya maju melewati Korrina dan Kuro untuk menyerang Shinku dengan seluruh kemampuan mereka, Asuka ternyata ikut bertarung melawan Shinku sekarang... Dirinya berada di barisan paling depan sambil menembakkan beberapa bunga peluru yang dapat menandakan tubuh Shinku dengan bunga mawar-nya, tetapi semua peluru itu langsung meleleh sebelum mengenai tubuh Shinku.


Sebuah kapak besar yang terbuat dari Crimson muncul di atas Asuka, dengan perintah Shinku saja sudah mampu membuat kapak itu menyerang Asuka sampai membuat dirinya tumbang di atas tanah dan berhasil menahan serangan tersebut menggunakan kedua katana-nya yang ia ciptakan dalam waktu yang tepat.


"Asuka... tidak dapat menahan-nya...!" Asuka yang telah tumbang mencoba untuk bangkit kembali. Tubuhnya bergetar saat dia berjuang keras agar dapat mendorong mundur kapak itu, namun pada akhirnya dia diselamatkan oleh seorang Elf yaitu Yuffie menggunakan dua kristal yang melayang di kedua bahu-nya.


Baaaammm...!


Yuffie segera membantu Asuka bangkit untuk kembali mengejar Shinku yang terus mundur sambil melepaskan gelombang runcing-nya itu yang bisa disebut dengan nama [Piercing Crimson Flash], semua gelombang itu segera meluncurkan ke segala arah dan kedua gadis itu berhasil menghindari-nya sambil melesat menuju arah Shinku.


Tetapi beberapa rekan mereka terkena gelombang itu sampai terbawa ke belakang, sepertinya sihir itu Shinku gunakan agar mereka semua tidak mampu mendekatinya. Asuka dan Yuffie masih bisa mengejar Shinku sambil menghindari semua serangan dengan kemampuan menghindar yang sangat hebat serta kecepatan yang sama lincah.


"Dengan aku malaikat, kau harus mempercayai diriku dan apa yang aku katakan... Kelima peri yang ada di atas kepala-ku ini dapat membaca masa depan dan pergerakan selanjutnya yang akan dibuat oleh Shinku...!" Beberapa tembok Crimson mulai menghilang jalan Asuka dan Yuffie tetapi semua tembok itu segera Yuffie ubah menggunakan kristal-nya menjadi kupu-kupu.

__ADS_1


Mereka dapat menghindar dengan mudah karena kelima peri itu segera memperingati Yuffie tentang serangan yang akan dibuat oleh Shinku, Asuka mulai menuruti apa yang dia katakan sampai beberapa sihir yang hampir saja mengenai mereka mulai berubah menjadi barang dan hewan-hewan yang indah.


"Elf... Apa yang Elf lakukan dengan semua sihir itu...?" Tanya Asuka yang terlihat terkesan dengan kedua kristal yang melayang di kedua bahu-nya.


"Ini adalah penemuan-ku... Kristal yang mengandung sihir untuk mengubah realita, tetapi hanya akan bertahan untuk beberapa jam... Membutuhkan pengisian sihir sih, jadi sama persis-nya seperti baterai." Kata Yuffie dimana ia merubah seluruh sihir yang dilepaskan oleh Shinku menjadi benda-benda indah.


"Dasar kalian ******...!" Shinku melepaskan sihir laser tebal yang mengarah ke arah Yuffie tetapi dirinya segera mengubah laser itu menjadi gelembung-gelembung menggunakan kedua kristal-nya yang mulai mengerahkan seluruh sihir yang ada di dalam mereka.


"Cih...!!! Banyak sekali...!!!" Yuffie mulai tertekan dengan sihir laser itu yang terus bertambah, dia segera memerintah Asuka untuk menyerang Shinku karena dirinya memiliki celah untuk bisa diserang.


Asuka melompat ke arah Shinku lalu mengayunkan kedua katana-nya secara bersamaan sampai sebuah pelindung merah mulai melindungi dirinya dari serangan Asuka, tetapi Asuka mulai mengerahkan kekuatan besar untuk mendorong kedua katana-nya agar bisa menghancurkan pelindung tersebut.


Ketika Asuka mencoba untuk menghancurkan pelindung tersebut, dia berakhir terlempar ke belakang karena pelindung itu mengandung dorongan yang cukup besar. Ketika Shinku melepaskan tentakel merah tajam yang meluncur menuju arah Asuka, Aditya segera menembakkan beberapa peluru tajam menggunakan senapan [Sniper].


Shinku melepaskan laser merah yang ia lepaskan melalui kedua matanya sampai mengenai beberapa manusia yang menyerang Shinku bersama pasukan-nya dengan senapan yang dapat mengenai target dari jarak jauh. Untungnya Aditya berhasil menghindari serangan itu karena bantuan dari Vania yang melemparkan kapak-nya ke depan dan Aditya menempelkan telapak tangan-nya dengan kapak itu menggunakan Mana-nya.


Kapak Vania mulai mengenai pelindung Shinku sampai pelindung-nya mulai bereaksi dan merasakan kekuatan besar yang dimiliki oleh kapak tersebut, Vania muncul tepat di belakang kapak itu dan ia segera mendorong kenop-nya menggunakan kedua telapak kaki-nya.


"Kekuatan lebih...!" Seru Vania keras sampai Asuka datang dan mengayunkan kedua katana-nya secara bersamaan sampai membuat pelindung itu mengeluarkan suara yang menggema di sekitarnya.


Yang dimaksud dengan Vania adalah untuk semua orang menyerang pelindung itu secara bersamaan agar dapat menghancurkan-nya, Aditya berdiri tegak di atas kapak itu dan menciptakan dua senapan otomatis yang menembakkan ribuan peluru sampai membuat pelindung itu menyerap semua kekuatan-nya dan tidak mampu menahannya lebih lama lagi.


"Dasar mortal sialan...!!! Kalian semua memang ****...!!!" Seru Shinku yang melepaskan sihir gelombang tajam lagi tetapi Yuffie melempar beberapa kristal yang mengandung sihir realita di dalamnya sampai semua gelombang yang mencoba untuk mengenai Vania, Asuka, dan Aditya berubah menjadi udara yang membuat mereka merasa sejuk.

__ADS_1


Yuffie mengeluarkan kristal besar dari saku celana-nya dan kristal itu mulai pecah sampai menghujani Shinku dengan kristal perak yang berjumlah jutaan, pelindung itu mulai mendapatkan satu retakan tetapi masih belum cukup untuk bisa menghancurkan-nya.


Akina dan Chiara mulai membantu dengan melancarkan beberapa serangan dengan tenaga besar ke arah pelindung itu dan masih belum cukup, Korrina melompat ke atas dan menendang pelindung itu beberapa kali menggunakan kedua kaki-nya yang diselimuti dengan cahaya sakral. Pelindung itu tidak mendapatkan retakan apapun.


Pasukan Crimson mulai menyadari beberapa dari mereka mencoba untuk menyerang raja mereka, tetapi Haruki datang dan menghentikan mereka semua agar tidak mengganggu mereka. Dengan cepat Haruki menyerang mereka dengan melancarkan beberapa serangan kepada mereka, tidak ada satupun yang lolos karena Chloe mengawasi-nya.


Shizen meninju pelindung itu bertubi-tubi sambil memberikan efek peledak dan masih tidak berhasil, Makarov mencoba untuk melempar bom yang memiliki daya ledakan besar tetapi itu ide buruk karena mereka yang saat ini sedang menghancurkan pelindung itu pasti akan terluka cukup parah. 


"Soul Dragon Piercer...!!!" Seru Yuuna keras dimana ia melepaskan arwah naga yang tajam di kedua tinju-nya, ia melayangkan beberapa pukulan yang mampu membuat pelindung itu mendapatkan retakan lainnya. Sebentar lagi pelindung itu akan hancur jadi beberapa dari mereka mencoba untuk menyerang Shinku tetapi berakhir dihalang oleh pasukan-nya.


Pada akhirnya Kuro datang dengan melancarkan satu pukulan yang dapat menghancurkan pelindung itu menjadi kepingan kecil dan melepaskan dorongan besar yang melempar mereka semua termasuk Shinku dan Kuro.


Shinku merapatkan gigi-nya sambil menunjukkan ekspresi yang terlihat sangat kejam, ia segera melepaskan banyak sekali kekuatan Crimson di sekitar-nya yang mampu membuat dirinya pulih kembali. Beberapa patung Crimson besar mulai muncul di sekitar mereka dan memberikan Shinku kekuatan lebih, tetapi dia lengah ketika Kuro muncul di atas-nya mencoba untuk meraih buku tersebut.


"Ini milik---" Kuro melebarkan matanya ketika telapak tangan-nya mulai diselimuti dengan petir merah ketika ia mencoba untuk meraih buku tersebut dan mengambilnya dari Shinku.


"Hehhh...! Dasar bodoh...!" Buku itu terbuka lebar sampai melepaskan tinju besar yang melempar Kuro ke belakang, sepertinya buku itu mulai mengalami suatu kemampuan yang baru hingga buku itu sekarang tidak bisa dipegang oleh Kuro entah kenapa.


"Apakah kau memasukkan segel ke dalam buku itu...!?" Tanya Kuro dengan ekspresi yang terlihat kesal.


"Tangan-mu yang berdosa tidak akan bisa mengambil buku itu sekarang..." Shinku tersenyum lebar hingga Grimoire itu mulai memiliki lambang tujuh dosa besar yang mengartikan seseorang yang memiliki kekuatan itu tidak akan bisa mengambil-nya.


Korrina hanya bisa diam dan menatap Grimoire itu yang masih melayang di atas kepala Shinku, "... ...!" Korrina mengepalkan kedua tinju-nya.

__ADS_1


__ADS_2