Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 332 - Pertarungan yang Sebenarnya


__ADS_3

Okaho tidak menyangka bahwa Shira akan menggunakan [Legendary Shira] untuk melawan Kou, sepertinya rasa semangatnya benar-benar tidak bercanda sama sekali, ia berbeda dengan Arata dimana ia hanya bertarung menggunakan beberapa kemampuan dan serangan yang masih terlihat logis tetapi Shira... ia langsung mengerahkan seluruh kekuatan dan kemampuannya untuk mencoba bertarung dengan Kou secara sengit.


Kou terlihat terkesan sampai semangat di dalam dirinya mulai terbakar, Shira menatap Kou dan ia tidak bisa merasakan kekuatan atau Lenergy apapun di dalam dirinya karena semua yang ia rasakan hanyalah kekuatan dan Lenergy yang berada di titik nol, sepertinya Kou benar-benar tidak bisa bertarung tetapi Shira tidak seharusnya meremehkan seorang Legenda karena mereka pasti akan memiliki potensi mengerikan yang disembunyikan.


"Kau adalah penerus Korrina Comi, aku bisa melihat dirinya di dalam dan di luar dirimu, Kou! Walaupun fisikmu lemah dan kamu memiliki banyak kekurangan, setidaknya kau harus terus berjuang dan pantang menyerang untuk menjadi seorang Legenda!!!" Shira memberi beberapa motivasi kepada Kou dan ia langsung melompat-lompat penuh dengan kesenangan, "Hahaha~! Sepertinya kamu senang ya mendengar perkataanku tadi? Imut juga."


"Aku tidak percaya bahwa Shira akan menggunakan wujud Legendaris untuk melawan Kou, apakah kau yakin semuanya akan berjalan dengan lancar dan aman?" Tanya Megumi.


"Tenang saja, aku mempercayai Kou... semua orang ketika bertemu dengannya pasti akan meremehkan dirinya karena ia tidak memiliki kekuatan dan Lenergy di dalam dirinya sehingga mereka pasti tidak akan terlalu menghiraukan tentang keberadaan dirinya." Jawab Okaho.


"Baiklah, kita mulai pertarungan-nya! Jangan sampai kau menahan diri, aku tidak ingin kau menahan apapun ketika mencoba untuk bertarung melawan diriku, tunjukkan semua kemampuan yang kau miliki dan buat aku puas!" Kata Shira sambil menunjuk Kou, Kou mengangguk sambil memakan crepesnya, Shira terkejut ketika melihat Kou membawa sebuah makanan di pertarungan latih tanding ini yang bisa saja berjalan dengan serius.


Shira menarik nafasnya dalam-dalam lalu ia menghembuskan-nya sehingga tubuhnya berubah menjadi cahaya yang tidak terlihat, ia bergerak menuju arah Kou lalu mencoba untuk menyerang dirinya dengan seluruh cahaya di sekitarnya sehingga Shira melebarkan matanya ketika ia sekarang berada di posisi yang sangat jauh dengan Kou. Pikirannya mengalami penolakan dan memerintah tubuhnya untuk menyerang Kou yang berada di lokasi jauh, pikirannya baru saja menipu dirinya.


"A-Apa...? Aku sudah mengarahkan seluruh serangan dan cahayaku ke arah Kou tetapi kenapa tidak ada satupun serangan yang mengenainya... aku tadi sudah yakin dan serius untuk mengenai dirinya tetapi aku menyerang sesuatu yang salah, tubuhku seolah-olah bertindak sesuai dengan apa yang aku pikirkan." Ungkap Shira, ia menoleh ke belakang dan melihat Kou yang masih berada di posisi tetap sambil menikmati crepesnya.


Okaho melihat Kou yang bertarung tanpa harus melihat Shira, sepertinya kemampuan pikirannya benar-benar kuat bahkan Kou tidak perlu melihat dimana musuhnya berada. Ia hanya menikmati crepes itu dan bermain dengan kupu-kupu di sekitarnya, ia ingin sekali bertarung dengan Kou tetapi ia sendiri sudah yakin bahwa hasil dari pertarungan itu pasti seri dan Okaho tidak bisa menggunakan sihir realitanya karena penggunaan sihir akan dibalik oleh Kou.


Shira melakukan beberapa serangan lainnya menggunakan cahayanya sehingga ia mengerahkan seluruh kekuatan dan cahayanya untuk melukai Kou tetapi semua serangan itu meleset dan berakhir menghancurkan daratan, Okaho berjaga-jaga menciptakan sebuah pelindung agar mereka bisa bertarung dengan aman, Shira melakukan segala cara untuk mengenai satu serangan kepada Kou tetapi semua serangannya terus melesat.

__ADS_1


"Apa-apaan...? Aku tidak bisa merasakan kekuatan atau apapun di sekitarku bahkan aku melihat Kou seperti seorang Legenda lemah yang tidak bisa melakukan apapun... apakah kekuatan The Mind sekuat ini!?" Ungkap Shira sambil merapatkan giginya karena ia ingin sekali mencoba untuk mengenai satu serangan kepada Kou tetapi gagal lagi dan lagi, Shira bisa menebak bahwa Kou pasti bisa mengalahkan seluruh musuh yang ia pernah hadapi sendirian terutama Zangetsu sendiri.


Shira muncul di hadapannya lalu ia melancarkan satu serangan sehingga serangan itu melesat dan membuat dirinya terjatuh di sebelah Kou, "S-Sial... aku bahkan tidak bisa menyentuh tubuhnya, apakah kamu menggunakan wujud Astral-mu itu, Kou?" Tanya Shira dan Kou menggelengkan kepalanya lalu ia menyentuh tangan Shira dengan jari telunjuknya.


Megumi tidak bisa mengeluarkan sedikitpun kata melihat pertarungan dahsyat itu, Shira terlihat seperti bertarung sendirian dan Kou hanya berdiri tegak di posisinya itu selagi menjilat krim madunya itu dengan ekspresi yang terlihat senang tanpa menghiraukan cahaya dan Shira yang mengepung dirinya dan melancarkan beberapa serangan, Shira sekarang menggunakan instingnya untuk menyerang tetapi masih gagal dan ia berakhir menghantam daratan di belakangnya itu sehingga menciptakan lubang yang sangat besar.


Tablet dan suntikan tadi membuat Kou mampu bertahan dalam waktu yang cukup lama berbeda ketika ia bertarung melawan Arata dimana efek tablet dan suntikan itu sudah mau habis, Kou melanjutkan memakan crepesnya itu yang masih utuh karena ia menggunakan kemampuannya juga. Menghabiskan waktu selama beberapa menit sampai Shira dipenuhi dengan keringat dan nafasnya terasa berat sekarang.


Kou baru saja menyelesaikan crepes yang pertama dan ia masih memiliki yang kedua, ia tidak lupa untuk memberikan beberapa tepukan tangan untuk Shira karena sudah mau berjuang dalam mengenai satu serangan kepada dirinya sendiri, "Walaupun kau tidak menyerang setidaknya pertarungan ini cukup sulit dan menyenangkan bagiku." Shira tersenyum lalu ia melancarkan serangan lainnya dan seperti biasanya serangannya selalu melesat sehingga ia melompat ke belakang.


"Kau seperti mempermainkan diriku tetapi itu tidak apa karena kau sekarang akan kalah, Kou!!!" Shira meningkatkan kekuatannya lebih tinggi lagi sehingga Okaho melebarkan kedua matanya ketika melihat Shira yang akan menggunakan sihir pendukung dan peningkatan, matahari dan cahaya di sekitarnya memberi dirinya kekuatan yang sangat besar bahkan ia harus menebalkan pelindungnya itu.


"Rasakan ini, Kou! Ini adalah wujudku yang sudah melampaui tingkatan paling atas, Legendary Shira di campur dengan sihir cahaya peningkatan yang dapat meningkatkan seluruh atribut!!!" Seru Shira keras, Kou bertepuk tangan dan melompat-lompat karena pertarungan masih belum berakhir ditambah lagi ia masih bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama berkat bantuan obat dan suntikannya itu.


"Dengan diriku yang sudah mencapai tingkat ini, aku yakin seranganku pasti akan mengenai dirimu!!!" Shira bergerak menuju arah Kou lalu ia melancarkan serangan bertubi-tubi ditambah dengan sihir cahaya yang ia lepaskan dimana-mana, Shira melebarkan kedua matanya ketika ia menyerang sebuah udara, ia menoleh ke belakang dan melihat Kou masih berdiri tempat yang sama sambil memberi makan kupu-kupu itu.


Shira sudah mencoba segala cara untuk menyerang Kou bahkan ia juga meluncurkan Megura Flash yang melesat juga, ketika gelombang emas itu berada tepat di hadapan Kou tiba-tiba Shira menggerakkan tangannya sehingga gelombang emas itu bergerak melewati Kou dan meleset seperti biasanya, beberapa menit kemudian Shira mulai merasa kesal karena ia terus dipermainkan oleh Kou.


"Tunggu-tunggu! Tunggu dulu, Kou!"

__ADS_1


"... ...?"


"Seharusnya kamu melawanku juga dong, aku juga ingin melihat dirimu menyerang!" Kata Shira.


Kou mengangguk dan itu membuat Shira tersenyum sehingga ia mengerahkan seluruh kekuatannya sampai titik kekuatan penuh karena ia yakin di wujud kekuatan penuhnya ini, Shira dapat mengalahkan Kou dengan mudah walaupun beresiko tetapi ia percaya bahwa Kou itu sama gila dan dipenuhi kejutan sama seperti Ibunya, mereka melayang di atas langit dan Kou menghabiskan crepes terakhirnya lalu ia menatap Shira dengan senyuman lebar.


Shira bergerak menuju arah Kou dan ia bisa sekarang sepenuhnya yakin bahwa pikirannya tidak berubah sama sekali, ia melancarkan satu serangan emas ke arah Kou tetapi serangan itu di tahan oleh sebuah tangan besar yang muncul di atas kepala Kou. Shira melebarkan matanya lalu ia bisa melihat tiga gadis Astral besar yang melambangkan Koina, Koura, dan Korrina, "A-Apa!?" Pikiran Shira baru saja menipu dirinya karena ketiga Astral yang ia lihat itu hanyalah tipuan pikiran yang dibuat oleh Kou.


Okaho tidak bisa melihat apapun kecuali Shira yang terlihat ketakutan ketika menatap ke atas, sepertinya Kou melakukan kemampuan pikirannya yang lain sampai Shira terlihat trauma dan bergetar penuh dengan ketakutan seperti itu, Shira melepaskan seluruh kekuatannya lalu ia melancarkan seluruh serangan dan sihirnya ke arah Kou sehingga semua serangan itu melesat dan membuat daratan di sekitar mereka berguncang dengan sangat dahsyat.


Shira melompat ke belakang lalu ia terbang menuju arah Kou dengan kecepatan penuh sehingga ia secara refleks melompat ke belakang karena tubuhnya yang mengikuti perintah pikirannya, "A-Apa...? Apa dia baru saja membantu atau memperingati diriku tadi...?" Ungkap Shira karena ia bisa merasakan pikirannya mencoba untuk membantu dirinya.


Shira kembali menyerang dengan mengerang sekarang karena ia mengubah seluruh perasaannya untuk menyerang Kou dengan seluruh kemampuannya, lagi-lagi serangannya terus melesat sampai ia tidak pernah menyerah sedikitpun padahal Kou sudah menatap dirinya dengan tatapan yang bersalah karena ia membuat Shira kelelahan seperti itu hanya untuk mengenai satu serangan saja, Kou mulai merasa bosan karena melihat Shira yang sudah kelelahan dan pusing memikirkan cara untuk menyerang.


Shira mencoba untuk menggunakan kemampuan terakhirnya yaitu menyerap seluruh cahaya di Touriverse tetapi ia melebarkan matanya ketika melihat wujud Astral Kou yang keluar melalui punggung Kou, Astral Kou satu ini memiliki rambut yang panjang bahkan ia tidak bisa melihat pergerakan-nya karena pikirannya mendadak lupa soal Astral yang baru saja keluar dari belakang punggungnya itu.


Ras Eternal Kou baru saja merasuki tubuh Shira sehingga tubuhnya mulai terasa berat dan bahkan tidak bisa di gerakan begitu saja, "A-Apa!? A-Apa yang terjadi... dengan tubuhku...?!" Lengan kanan Shira bergerak dengan sendirinya dan ia sudah memaksakan lengan kanannya untuk bergerak tetapi semakin Shira melawannya maka ras Astral yang berada di dalam dirinya dapat dengan mudah mengontrol tubuhnya itu sehingga Shira menghantam tengkuknya sendiri sampai ia berubah kembali menjadi wujud biasanya lalu terjatuh di atas tanah.


"D-Dia kalah seperti itu...!?"

__ADS_1


__ADS_2