Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 139 - Legenda yang Layak


__ADS_3

Shira bisa merasakan penyerang besar yang berasal dari planet Legendarius, ia bisa merasakan keberadaan dan kekuatan Iblis yang membuat perhatian-nya tertarik. Ia mulai menciptakan beberapa matahari di sekitarnya lalu melepaskan beberapa cahaya yang mampu membuat pasukan Iblis yang ada di depannya terbakar sampai berubah menjadi debu.


Yusa melebarkan matanya ketika merasakan hawa yang begitu panas di atas langit, sebagian dari pasukan-nya terbakar sampai isi perut mereka keluar dari dalam tubuh mereka sendiri.


 Yusa mulai berkeringat sampai tenaga dan kekuatan-nya terasa seperti mulai menghilang berkat suhu panas itu, ketika ia melirik ke atas terdapat sebuah matahari besar yang terlihat seperti bergerak menuju arah dirinya bersama pasukan-nya.


Shira muncul di atas langit itu dan membelah matahari itu menjadi beberapa bola matahari yang lebih kecil, ia melempar semua matahari itu ke daratan dan menyebabkan seluruh pasukan Yusa terbakar habis. 


Serangan itu tidak akan bisa melepaskan mereka untuk selamat termasuk Yusa yang mencoba untuk melindungi dirinya sendiri menggunakan perisai yang ia ciptakan melalui tulang-nya sendiri. 


Pemandangan yang dilihat Yusa itu dipenuhi dengan kehancuran, ia melihat seluruh pasukan-nya yang gugur terbakar sampai tidak ada satupun yang selamat kecuali dirinya sendiri. Shira yang berada di belakang-nya tiba-tiba terlindungi dengan cahaya putih sampai ia kebal terkena serangan matahari itu.


Tubuh Yusa bergetar hebat merasakan kekuatan yang cukup dahsyat di atas langit, insting iblis-nya bahkan membuat jantungnya berdetak cukup cepat. Shira itu mendarat di depan Yusa dan menghentikan serangan matahari-nya, penampilan Shira terlihat cukup keren bahkan Yusa sampai memiliki rasa takut ketika berhadapan dengan dirinya.


Shira tidak menggunakan baju sama sekali dan bahkan terdapat sebuah lambang matahari di dada-nya serta dua lambang gerhana matahari dan bulan di kedua lengan-nya.


"Cahaya...?"


Yusa menggenggam erat pedang-nya bersiap untuk bertarung melawan Shira yang berdiri di depannya, Shira tiba-tiba muncul di depan Yusa, membuat dirinya sempat terkejut karena mata kiri serta lengan kiri-nya memancarkan cahaya yang belum pernah ia lihat sebelumnya, sekali cahaya itu ia lihat maka itu membuat Yusa tidak bisa menyerang untuk sementara karena ia tidak mengetahui keberadaan Shira dimana.


Yusa sempat menyambut serangan Shira menggunakan pedang yang ia pegang, tetapi daya serangan Shira mampu membuat Yusa terdorong ke belakang. Shira muncul lagi di depan Yusa kali ini menggunakan cara serangan yang berbeda dengan mencoba untuk menghantam wajahnya, tetapi Yusa berhasil menghindarinya. 


Di saat Yusa menghindar, Shira menyerang dengan kedua kaki-nya yaitu menendang dirinya sebanyak dua kali sampai terdorong ke belakang. Cahaya yang Shira lepaskan mampu menarik perhatian seluruh pasukan Iblis yang berada dari luar ketika mereka mencoba untuk membantu Yusa, mereka semua mulai berubah menjadi partikel emas.

__ADS_1


Shira terbang menuju arah Yusa dengan kecepatan penuh, Yusa langsung melepaskan api mimpi buruk dengan mengayunkan pedang-nya beberapa kali, Shira berhasil menghindari semua sihir itu dengan mudah sampai ia tiba di depan-nya dan memegang erat lengan kanan-nya agar ia tidak bisa menyerang menggunakan pedang itu. 


Tinju kanan Shira bersinar dan ia segera menghantam wajah Yusa dengan sekuat tenaga.


"Ughh...! Ras parasit sialan...! Bagaimana bisa kekuatan-mu terus meningkat seiring waktu berjalan...!?" Yusa mencoba untuk menyerang Shira dengan lengan kiri-nya yang diselimuti dengan Oui-nya, tetapi Shira segera menggenggam erat tangan kiri Yusa.


"Kau Legenda memang pantas memiliki reputasi sebagai ras prajurit yang hebat...! " Shira mendorongnya ke belakang sampai Yusa tidak bisa menahan tenaga besar yang dimiliki oleh Shira. Shira melepaskan dorongan yang cukup besar di sekitarnya sampai ia mengeluarkan asap emas dari dalam tubuhnya sendiri.


"Jyaaggghhh...!" Shira menyerang perut Yusa menggunakan lutut-nya sampai Yusa gagal untuk menahan-nya, serangan kedua segera mengenai perut Yusa dan kali ini menggunakan telapak kaki-nya, menyebabkan Yusa terlempar ke belakang dan mengenai beberapa gunung di belakang-nya.


Shira muncul di depan Yusa dan tidak memberikan dia kesempatan untuk melakukan sedikit pergerakan, serangan selanjutnya yaitu tendangan yang mengenai perut Yusa sampai ia terjatuh di atas daratan bersama Legenda itu, menciptakan lubang yang cukup dalam. Yusa berhasil menyerang Shira kembali dan serangan-nya mampu meninggalkan luka sayat di pipi Shira.


Mereka sekarang bertarung di dalam lubang itu, menciptakan ukuran lubang yang cukup besar di wilayah itu. Walaupun Yusa berhasil menyerang-nya, Shira terus melampaui Yusa sampai kemampuan-nya sudah jauh dari Yusa sendiri. L Shira melancarkan beberapa serangan kombinasi dengan memukul wajah Yusa beberapa kali serta menendang perut-nya beberapa kali.


Yusa menggenggam erat tinju Shira dan ia segera mengayunkan Luz Demonio ke arah Shira, Shira segera menahan bilah pedang itu menggunakan lengan kiri-nya. Hal itu membuat Yusa melebarkan matanya melihat Moirai Arma dapat ditahan dengan mudah menggunakan tangan kosong. Seharusnya lengan kiri Shira sudah putus ketika mencoba untuk menahannya.


"Apakah kau ingin tahu kesalahan besar-mu, Iblis...!?" Shira mulai berbicara.


"Kesalahan apa...!?" Tanya Yusa.


"Tekad-mu serta kemampuan bangsa-mu sendiri...!" Shira melancarkan pukulan yang menyakitkan, mengenai perut Yusa sampai ia segera membungkuk dan tidak bisa melakukan apapun kecuali menahan rasa sakit itu.


"Perbedaan di antara bangsa kita sendiri...! Seluruh Legenda yang sudah kau bunuh...! Iblis sepertimu yang naif dan mengaku bahwa kalian lebih dominan terhadap kekuatan...!" Shira mencekik leher Yusa lalu ia terbang ke atas dan melempar dirinya ke dalam lubang yang sangat dalam.

__ADS_1


Shira  terbang menuju arah Yusa dan menggenggam erat wajahnya membuat punggung Yusa menggali lubang yang cukup dalam, "Tubuh Legenda... Bangsa Legenda seperti kami adalah ras prajurit yang hebat dan memiliki kekuatan yang lebih mendominasi di bandingkan kalian yang dipenuhi dengan kerakusan dan kegilaan...!"


"Bangsa Iblis seperti kalian tidak akan pernah mengerti... Tentang pengalaman serta kekuatan dari potensi bangsa Legenda, setiap kami bertarung kami mendapatkan sebuah kekuatan yang membantu kita untuk menjadi sang prajurit yang hebat dan layak...!"


Shira mulai melancarkan beberapa serangan ke arah seluruh tubuh Yusa dengan hanya menggunakan kedua tinju-nya yang memancarkan sinar hitam, serangannya itu cukup cepat sampai Yusa tidak bisa menahan atau menghindar kecuali menerima semua serangan yang bertubi-tubi itu dengan mulut yang terbuka lebar.


"Kau tidak akan pernah merasakan kekuatan di setiap luka yang kau miliki...! Kenapa iblis takdir seperti-mu menyia-nyiakan kekuatan yang hebat itu demi melampiaskan seluruh emosi-mu kepada bangsa Legenda seperti kita...! Legenda seperti diriku sudah mendapatkan pengalaman penuh serta latihan penuh yang dapat membuat-mu terbunuh dalam waktu yang pendek."


"Bangsa iblis seperti kalian hanya mementingkan kerakusan...! Kalian lebih dominan terhadap peperangan, tetapi kami bangsa Legenda akan terus mendominasi kalian dari cara apapun termasuk kekuatan...! Iblis seperti kalian tidak akan pernah merasakan pengalaman untuk menjadi sang Legenda yang layak...!!!" Shira mengakhiri serangan-nya dengan mengumpulkan seluruh cahaya gerhana di tinju kanannya dan setelah itu ia melancarkan sebuah pukulan di perut Yusa sampai tinjunya menembus perutnya cukup dalam.


Lubang yang mereka tempati mulai memancarkan cahaya yang sangat gelap sampai Shira melempar Yusa keluar dari dalam lubang tersebut, Yusa mengalami luka yang cukup parah sampai ia tidak bisa bergerak atau melawan kembali. 


Shira muncul di hadapan-nya dengan ekspresi yang terlihat serius dimana ia mulai mengubah beberapa pasukan Giblis yang mencoba untuk menyerangnya dari belakang.


"Bagaimana bisa... bagaimana bisa terdapat sebuah batasan yang dapat menghalang-ku...?"


Shira memegang erat rambut Yusa dan ia mengangkatnya ke atas, kedua tatapan Shira mampu membuat Yusa merasakan amarah yang besar karena kekuatan Legenda itu sudah tidak bisa ia rasakan serta dihitung menggunakan insting iblis-nya.


"Mudah sekali..." Shira menghantam perut Yusa sampai ia terdorong beberapa meter ke belakang.


"Kau hanyalah bangsa Iblis... Kalian bertambah kuat melalui peperangan yang kalian buat tanpa suatu alasan penting... Ya, kerakusan dan seluruh hasrat nafsu kalian dalam membunuh..." Shira mulai berbicara.


"Berbeda dengan ras Legenda, berbeda dengan ras prajurit sejati yang layak. Contohnya seperti Legenda seperti-ku yang mendapatkan gelar sebagai Saint Legend..."

__ADS_1


"...Shiratori Shira!!!" Shira menaikkan aura-nya dan merubah seluruh pasukan Iblis yang mengepungnya menjadi partikel emas lalu ia segera menghisap seluruh partikel itu yang mampu membuat tenaga dan kekuatan-nya kembali pulih lalu bertambah.


__ADS_2