
Sudah dua minggu Korrina pergi meninggalkan Touriverse, kehidupan Touriverse masih berjalan cukup damai terutama Touri, semua orang seperti biasanya sibuk dalam melakukan aktivitas mereka masing-masing. Minami yang sudah beberapa hari di tinggal oleh orang tuannya memutuskan untuk menginap di rumah Okaho beberapa kali sampai Okaho menolaknya tetapi Honoka mengijinkan-nya, Minami masuk ke dalam rumah Okaho lalu terkesan melihat banyak sekali pelayan yang sedang melakukan pekerjaan mereka masing-masing.
"Okaho kejam... padahal aku kesepian, nya..." Kata Minami sambil menunjukkan ekspresi yang berpura-pura, Okaho menghela nafas-nya panjang, "Kau memiliki banyak teman selain diriku bukan? Kenapa selalu aku saja yang kau kunjungi, jangan-jangan kau itu menyukaiku ya!? Jijik!" Okaho menunjukkan ekspresi yang terlihat jijik ketika menatap Minami.
"Jangan mengatakan omong kosong, dasar sialan, nyaaaa!!!" Kata Minami sehingga mereka kembali akrab seperti biasanya, hari ini pengecualian karena Okaho juga mengundang teman-temannya yang lain, cuaca yang sangat panas di musim panas ini sangat pantas untuk mengunjungi pantai.
"Minami, apakah hari ini kamu ingin pergi ke pantai? Selama ini aku belum pernah mengunjungi pantai itu loh..." Kata Okaho, mendengarnya saja membuat Minami merasa sangat terharu karena gadis kaya seperti dirinya tidak pernah pergi ke pantai dan itu terdengar sangat amat menyedihkan sampai ia menangis di lanjutkan dengan tertawa, "Okaho, kau benar-benar menyedihkan ya, tidak pernah merasakan sensasi pantai."
"Bukan tidak pernah, aku hanya tidak tertarik awalnya tetapi ketika melihat Kou yang sedang menonton acara televisi yang menunjukkan pantai... aku jadi ingin pergi bahkan Kou sendiri juga ingin sekali mengunjungi pantai, mungkin hari ini adalah hari yang pas karena cuaca yang sangat panas ini." Okaho dan Minami masuk ke dalam lift lalu Minami melihat sebuah benda yang menempel di atas bahu kanannya, terlihat seperti monitor kecil yang menunjukkan wajah Honoka.
"Loh, benda apa yang menempel di bahu-mu itu, nya?" Tanya Minami.
"Oh ini, teknologi yang Mama ciptakan sebelum ia pergi, ini adalah monitor yang dapat menunjukkan jiwa seseorang. Tubuhku itu satu dan tubuh ini memiliki dua jiwa yaitu aku dan Honoka, kita berganti tubuh dengan monitor satu ini setiap hari, sekarang adalah giliranku jadi Honoka harus menjadi monitor, nyaman juga kok di sana karena bisa melihat dunia dan berbicara." Kata Okaho, Minami berhenti mendengarkan dirinya ketika Okaho mulai menjelaskan tentang monitor itu karena ia tidak terlalu mengerti tentang teknologi.
"Itu benar sekali, Kakak. Minami, kau dengar suaraku tidak?" Honoka mulai berbicara, Minami melebarkan kedua matanya ketika mendengar suara Honoka, ternyata teknologi satu ini benar-benar hebat sampai Minami tertarik, ia menggerakkan ekornya beberapa kali dan Okaho bisa melihat Minami yang mencoba menjilat monitor itu tetapi ia menjauh.
"Kau benar-benar natural kucing garong ya melihat monitor sebagai makanan, kau sendiri bahkan mencoba untuk menjilat-nya." Kata Okaho sambil menunjukkan ekspresi yang terlihat jijik, "Aku hanya memastikan saja, siapa tahu monitor itu lezat jika lezat mungkin itu faktor Honoka yang pemalu dan benar-benar lezat."
"Kyaahhh... jangan makan aku..." Kata Honoka.
__ADS_1
"Hahaha, senang juga mendengar Honoka bisa berbicara dengan normal sekarang... dulu kamu berbicara dengan sangat lambat dan penuh ******** tetapi syukurlah kau berkembang cukup baik, nya." Minami tersenyum, Honoka ikut tersenyum dan memberitahu Minami bahwa ia dapat berbicara dengan baik berkat bantuan Korrina dan Okaho, ia juga berharap bisa memiliki tubuh asli agar bisa bermain dengan mereka juga, "Tenang saja, Honoka... mungkin tubuhmu sudah siap sekarang dan semoga saja tubuh itu bisa menahan air."
"Hm!"
"Kalian membicarakan apa, nya..." Tanya Minami, Okaho memberitahu Minami bahwa hari ini Okaho dan Honoka akan ikut ke pantai dengan tubuh mereka masing-masing, Minami melebarkan matanya ketika Okaho mengajak dirinya menuju ruangan teknologi canggih yang dipenuhi dengan robot yang sedang bekerja. Ia menghampiri robot yang berada di dalam tabung itu lalu mengambil sebuah Chip merah melalui monitor yang menempel di bahunya.
"Ini adalah teknologi yang dikembangkan oleh para malaikat, Mamaku sendiri tentunya mengetahui tentang teknologi tersebut sehingga ia dapat memindahkan jiwa menggunakan darah yang terserap dengan satu Chip..." Okaho membuka tabung itu lalu memasukkan Chip tersebut tepat di kening robot tersebut sehingga robot itu mulai bangun dan berubah menjadi penampilan yang sama persis seperti Honoka, "H-Hebat! Jadi ini Android yang aku selalu liat di acara televisi Xuusuatouri!? Sungguh menakjubkan!!!"
Honoka bisa menggerakkan tubuhnya seperti Legenda biasa lalu ia memeluk erat Minami sehingga Minami sendiri tidak terlalu merasakan sesuatu yang keras di dalam tubuhnya melainkan ia hanya memeluk tubuh Legenda biasa, ia merasa sangat senang bahwa Honoka akhirnya memiliki tubuh walaupun itu tubuh Android setidaknya ia bisa bersama mereka untuk hari ini, "Terima kasih, Tech!" Kata Honoka.
"Tentu saja, putri Honoka. Tubuh Android-mu itu sudah saya sempurnakan jadi gunakan-lah dengan penuh kepuasan." Kata Tech, Okaho memeluk versi dirinya yang normal karena ia ingin melakukannya sejak dulu, entah kenapa Minami melihat kedua Honoka versi berbeda yang berpelukan itu terlihat cukup aneh juga.
"Astaga!!! Kou!!! Kamu imut sekali, ternyata kamu adikku ya!!!" Honoka segera menyerang Kou dengan sebuah pelukan erat, Kou terkejut awalnya lalu ia kembali tersenyum bahwa seseorang yang memeluknya adalah kakaknya yang bernama Honoka Comi. Mereka langsung akrab, Minami awalnya ingin menyerang duluan tetapi Honoka membawa Kou ke tempat yang lebih aman sehingga Okaho menahan tawa-nya melihat Honoka yang tidak membiarkan Minami untuk memeluknya.
"Honoka... gantian dong, aku juga ingin memeluk Kou, nyaaa...." Kata Minami sambil menurunkan kedua telinga dan ekornya, Honoka baru saja puas memeluk dan mencium adiknya jadi ia sekarang melepas dirinya. Kou menatap Minami lalu ia mendekati dirinya dan memberi Minami sebuah pelukan hangat, "Astaga~ Kau benar-benar lembut dan kenyal, Kou... aku ingin sekali kamu menjadi adikku~"
Kou tertawa sambil menutup mulutnya lalu ia menunjuk Okaho, Minami menatap Okaho yang saat ini sedang menatap dirinya dengan tatapan yang tajam, "Jangan mengatakan sesuatu yang tidak masuk akal... aku tendang kau keluar, kucing garong."
"Ack... bagaimana bisa kau membaca pikiranku, nyaa..."
__ADS_1
Mereka menghabiskan waktu bersama dengan bermain, mereka juga menunggu kedatangan anak yang lainnya, tidak menghabiskan waktu yang cukup lama sehingga mereka semua datang dan tiba di ruang tamu sambil membawa beberapa tas untuk persiapan menuju pantai, sepertinya mereka benar-benar ingin ikut. Semuanya sudah bersiap dan Okaho menghampiri Haruka untuk membawanya juga menuju pantai agar ia bisa berjemur.
"Hana, apakah kamu akan memakai pakaian renang yang terbuka, nyaaa...?" Minami mulai mendekati Hana lalu ia mencium aroma-nya beberapa kali sehingga Hana menunjukkan ekspresi yang terlihat malu karena ia masih menjelang remaja tetapi Minami baru saja mengatakan dirinya akan menggunakan baju renang yang terbuka, "T-Tentu saja tidak, jika aku memakainya sekarang maka itu tidak akan pantas untukku."
"Hehhhh... mengecewakan, kalau Mitsuki dan Marie bagaimana, nya!?" Tanya Minami dengan kedua mata yang berbinar-binar, "Tidak, terima kasih... tidak tertarik dengan hal-hal seperti itu untuk sekarang." Mereka menjawab secara bersamaan, Minami mulai bertambah semakin kecewa sehingga ia menatap Okaho yang sedang menatap dirinya tajam lalu mengalihkan pandangannya ke arah Honoka.
"Honoka?"
"T-T-Tidak mungkin lah...!"
"Kalau begitu Kou?"
Kou menggelengkan kepalanya sambil menunjukkan tulisan, 'Baju putih ini sudah cukup membuat aku merasa nyaman di cuaca panas, ketika sampai pantai mungkin akan terasa sejuk." Minami dipenuhi dengan rasa kecewa karena tidak ada satupun teman perempuannya yang memakai baju renang yang terbuka seperti bikini, ia mengeluarkan baju bikini dan Okaho langsung merebut baju itu dan memberi dirinya baju renang yang biasa karena ia masih belum cukup umur.
"Kau ini berpikir apa sih di umur menjelang remaja ini, hah!? Sadarlah tempat-mu, Minami..."
"Hehhhhh... Aku ingin memakainya padahal! Aku sudah membelinya jadi biarkan aku memakainya."
"Baju bikini ini tidak pantas untuk gadis sepertimu... kau masih belum cukup umur, di tambah lagi..."
__ADS_1
"...kau masih rata seperti jalanan!"