
Pasukan barisan depan bergerak jauh lebih cepat sampai saling bertabrakan dengan musuhnya sendiri, pasukan Giblis terlihat begitu agresif sampai ia berhasil menghancurkan seluruh pertahanan yang dipasang oleh Gems.
Ketika pelindung itu di buka, terjadi banyak sekali ledakan dan teriakan prajurit yang terbunuh dengan cara sadis sampai tubuh mereka menghilang agar tidak menghalangi mereka yang sedang berperang.
Pertumpahan darah terjadi dimana-mana sampai serangan bisa dibilang datang dari arah yang berbeda sehingga mereka sudah pasti akan terkena karena jumlahnya yang tak terhitung sampai menekan pasukan perlindungan.
Waktu belum menyentuh sepuluh detik dan korban sudah berjumlah lebih dari jutaan, mereka yang tidak bertahan cukup lama bisa dibilang lemah, tetapi tekad mereka akan terus dilanjutkan oleh mereka yang tetap bertahan.
Shira dan Shinobu bisa dibilang petarung yang cukup cepat di dalam medan tempur itu sampai mereka saling balapan untuk melawan musuh yang paling di incar.
"ROOOAAARRRR!!!" Shinobu melompat ke atas lalu berubah menjadi Beast Neko Legend untuk melawan Anacondrai yang mencoba untuk mengacaukan formasi barisan depan dari Touriverse.
Sebagian dari Mecha Neko juga mulai membesar karena menerima perintah dari Cyber untuk memusnahkan musuh besar seperti Anacondrai dan Beast Kitsuna yang mencoba untuk mengacaukan formasi barisan depan.
Pasukan dari atas langit melepaskan banyak sekali serangan sihir dan senjata yang membantai pasukan daratan karena mereka terlalu sibuk melawan musuh yang berada di depan.
Pasukan langit Kountraverse menanggung risiko dengan membunuh rekannya sendiri agar ia bisa menjatuhkan pasukan dari Touriverse, tetapi formasi langit mereka kacau ketika seekor Gildritch menarik tubuh mereka menggunakan tentakelnya.
Peperangan berjalan begitu seimbang dimana kedua pihak sama-sama kehilangan banyak sekali petarung sampai tubuh mereka yang masih bertahan saat ini dipenuhi dengan darah dan sisa dari daging musuh yang mereka bunuh.
"Zeindall...!!!" Teriak Shira keras yang berhasil menemukan Zeindall sedang membantai bangsa Iblis di hadapannya hanya menggunakan fisik yang mengabaikan sihir apapun karena Void.
Shira langsung dihalangi oleh ras Karmacoma yang mencoba untuk menyerang dirinya tetapi kecepatannya yang tidak bisa mereka lihat membantu dirinya untuk langsung menghancurkan kepala mereka dengan beberapa pukulan.
Pasukan Karmacoma lainnya langsung mengepung Shira dari atas langit sampai ia mengangkat kedua lengannya ke atas untuk menciptakan dua planet yang ia adukan sampai menyebabkan Supernova yang besar.
"Sulit sekali untuk melakukan kerja sama jika jumlahnya tidak bisa kita hitung secara alami...!" Seru Arata yang tertekan oleh pasukan Gems.
Haruki memunculkan pusaran lubang hitam di tapak kanannya lalu ia melemparnya ke atas sampai ia berhasil menyedot beberapa pasukan Kountraverse tetapi sihir itu langsung tersedot ke dalam berlian milik Grace.
"Sihir yang cukup hebat... akan aku ambil semua kemampuan mematikan yang kalian punya!" Grace melaju ke depan lalu ia melancarkan satu tebasan menuju arah Haruki yang menghindarinya dengan melakukan backflip ke belakang.
Ketika ia mencoba untuk melawan Grace dengan serius, tubuhnya menerima beberapa serangan dari ras Ancient Dragon dan Karmacoma yang sedang menguasai langit-langit, "Sial...! Kita tidak bisa fokus dengan satu musuh...!"
"Anacondrai...!!! Berputar!!!" Perintah Skales sehingga seluruh Anacondrai langsung mencekik musuh yang dilawan hanya untuk dilempar ke arah lain sehingga menindih beberapa pasukan sampai mati.
__ADS_1
Semua Anacondrai melesat ke depan lalu melakukan putaran angin topan sampai menghantam banyak sekali pasukan yang menghalangi jalan mereka semua.
Tubuh Anacondrai juga bisa dibilang cukup keras sampai menindih atau menyentuh tubuh seseorang dengan kasar maka organ dan tulang mereka akan remuk, "Berhasil...!!!"
Skales telah meratakan beberapa pasukan Touriverse karena putaran dari Anacondrai itu yang sangat mematikan, mulutnya juga mengeluarkan banyak sekali racun yang mengabaikan pertahanan sihir.
Shinobu mencoba untuk bangkit tetapi seekor Beast Kitsuna langsung menggigit lehernya sampai ia terpaksa berubah kembali menjadi wujud Legendanya hanya untuk melepaskan Supernova sampai mendorong Kitsuna itu ke belakang.
Konomi dan Ako dapat melihat Anacondrai itu berputar menuju arah mereka sampai berhasil mementalkan mereka berdua ke belakang dengan tulang di bagian lengan mereka yang retak sampai patah.
"Ako!" Panggil Konomi yang langsung mengisi penuh Railgun itu untuk melepaskan gelombang sihir yang berhasil mengenai tubuh Anacondrai di depannya sampai menghentikan perputarannya itu.
Ako membidik ekor dan tubuh Anacondrai tersebut lalu ia melepaskan panah es yang berhasil membekukannya, "Intemporal---"
"Jangan!!! Kau akan menyedot rekan kita...!" Peringat Konomi yang dapat melihat beberapa pasukan Vampir dan Netherian mulai mundur dari lokasi yang berdekatan dengan Anacondrai.
"Apakah kalian melihatnya, Touriverse!? Tanpa Bamushigaru dan Zoiru, kalian hanya sekedar sampah yang mencoba untuk mendekati sampah bermanfaat...!!!"
"Hoh? Begitu ya?" Hana langsung menabrak semua Anacondrai itu menggunakan Leviathan nya sampai tubuhnya melepaskan tsunami yang menghanyutkan semua Anacondrai itu menuju pasukan Kountraverse.
Semua pasukan Touriverse yang berdekatan dengan Anacondrai itu mendapatkan perlindungan dari sihir air Hana, Ako dapat melihat Hana menatap dirinya yang sedang menunggangi Leviathan itu.
"Brengsek---" Wajah Skales menerima satu tendangan dari Koizumi yang langsung melempar pedang Gluttony ke depan tetapi lemparan itu berhasil tertahan dengan taringnya yang memanjang.
Ogun dengan santainya berjalan di depan selagi mengulurkan tinju kanannya ke depan sampai menghancurkan mereka yang mencoba untuk menghalangi dirinya.
Sekali saja mereka mencoba untuk menyerang Ogun maka titik kelemahan mereka akan menerima satu pukulannya yang memberikan hukuman kematian mutlak sampai tidak ada kata dari keselamatan.
Ophilia dapat melihat ras yang bernama Myrmidon ini cukup kuat dalam segi fisik jika pukulannya sendiri yang tidak perlu digerakkan berhasil menjatuhkan banyak sekali pasukan.
Mitsuki melesat ke depan menuju arah Ogun lalu ia melancarkan beberapa tebasan menggunakan tombaknya tetapi Ogun berhasil menahannya tanpa kesulitan apapun menggunakan seni bela dirinya yang mendewa.
"Jangan meremehkan kakek tua sepertiku gadis muda..."
"...aku memiliki kekuatan kultivasi dan seni bela diri di sisiku." Ogun melepaskan satu dorongan yang dihasilkan oleh tinju kanannya sampai menghempas Mitsuki ke belakang dengan mulut yang memuntahkan banyak darah.
__ADS_1
Ophilia berhasil menangkap dirinya yang kebetulan berpapasan dengannya, "Lebih baik kita mundur---"
Ophilia mengeluarkan sebuah kartu lalu ia melemparnya ke depan sampai membangkitkan burung Phoenix yang menabrak ras asing dari pasukan Kountraverse yang mencoba untuk menyerangnya secara diam-diam.
"Dorongan itu berhasil... Ack... mengenai paru-paruku sampai pecah..." Mitsuki berlutut di atas tanah tetapi ia kembali bangkit berkat bantuan dari pemulihannya.
Ogun mulai dikepung dengan beberapa Giblis tetapi ia masih belum memperlihatkan kesulitan apapun ketika kedua tinjunya mulai bergerak sampai menghancurkan semua tubuh Giblis itu tanpa sisa.
Memoria melepaskan banyak sekali tembakan hati bersama pasukan Witchest lainnya yang berhasil menghanguskan pasukan Fallen Angel yang tidak bisa menggunakan kekuatan waktu sama sekali.
Koizumi juga mengalami kendala yang sama dimana ia tidak bisa menggunakan sihir waktu sembarangan di dalam dunia ketiadaan itu, ia hanya perlu mengandalkan Logic Breaker.
Megumi melesat ke depan lalu ia melihat seekor Anacondrai di hadapannya yang mulai ia gigit dengan wujud Beast nya lalu melemparnya ke arah lain.
Memoria membidik tongkat sihir itu menuju arah kaki Megumi lalu ia melepaskan gelombang merah muda yang berhasil menumbangkan dirinya sehingga ia terpaksa berubah menjadi wujud Legenda dengan tubuh yang meregenerasi lagi.
"Tenang saja, putri Memoria...! Kami akan selalu melindungi anak!" Sebagian Magical Girl di hadapan Memoria mulai mengeluarkan panah berbentuk hati yang langsung dibidik kepada Megumi.
Semua panah yang mereka lepaskan mulai bergabung sampai Megumi mulai mengingat peringatan dari Korrina bahwa bangsa Witchest dapat memainkan konsep kehidupan dimana nyawa sembilannya itu bisa saja lenyap.
"Shining..." Megumi mengembung pipinya untuk mengumpulkan banyak sekali cahaya di dalam mulutnya.
"...JUSTICE!!!" Megumi meluncurkan gelombang emas ke depan sampai memusnahkan beberapa pasukan yang berada di hadapan gelombang itu sampai berhasil menghancurkan panah hati itu.
Witchest yang menjaga Memoria juga tidak memiliki jaminan untuk selamat ketika menerima gelombang sihir itu yang langsung menyebabkan ledakan sampai Memoria terdorong ke belakang lalu menerima sebuah tebasan dari Chloe.
Memoria merapatkan giginya lalu ia menumbuhkan bilah pedang di atas tongkatnya itu, ia melancarkan satu tebasan menuju arah Chloe yang menunduk lalu terbang ke atas langit.
Megumi dengan kecepatannya berhasil melancarkan serangan lainnya sampai mengenai wajah Memoria lalu menjatuhkan dirinya, "Hati-hati, Chloe! Musuh satu ini bisa mempermainkan konsep kehidupan!"
***
Brimgard bisa dibilang cukup agresif saat ini karena ia berhasil membantai habis Giblis, Mecha Neko, Golem, dan Legenda yang mencoba untuk menghalangi jalannya untuk mendekati Shinobu yang sedang memakan Anacondrai di depannya.
Shinobu berubah kembali menjadi wujud Legendanya lalu ia sempat bertatapan dengan Brimgard di depannya, pasukan Zerdian di sekitar Shinobu yang mencoba untuk menyerangnya langsung menerima ledakan dari Hinoka yang memasangnya secara acak.
__ADS_1
"Jadi gadis ini yang harus aku bunuh terlebih dahulu..."
"...Shinobu Koneko."