
Shuri tidak akan melakukan sesuatu yang tidak berguna, contohnya seperti melakukan bunuh diri lalu dipindahkan ke dunia paralel yang bernama [Touriverse] itu. Dia kali ini mencoba untuk berpikir lebih realistis lagi karena surat itu pasti hanyalah sebuah ilusi belaka yang ia lihat karena dirinya ini sedang stress dan depresi.
Biasanya Shuri akan melihat sesuatu yang tidak mungkin terjadi di dunia nyata karena stress dan depresi-nya, jadi dia lebih memilih untuk melanjutkan kehidupan-nya sendiri lalu menunggu Shinra dan Shira untuk bisa sukses dan lulus.
Tetapi apa yang dikatakan kertas itu ternyata benar ketika Shuri dan Shinra pulang bersama dari kampus Shinra, ketika mereka mencoba untuk menyeberangi jalan... Jantung Shuri tiba-tiba berdetak dengan sangat cepat sampai tubuhnya bergetar dengan sendiri-nya sambil melangkah maju bersama Shinra untuk melewati jalan dimana lampu lalu lintas-nya masih merah.
Seketika Shuri melirik ke kanan, ia melihat sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan maksimal... Gejala aneh mulai terjadi lagi dimana Shuri melihat beberapa garis emas yang memancarkan cahaya di sekitar mobil itu, Shuri tidak bisa bergerak sama sekali dan ia berniat untuk menyelamati Shinra tetapi terlambat karena mobil itu menabrak Shinra sampai ia terlempar ke depan.
Shuri melebarkan matanya ketika melihat mobil itu berhasil menabrak Shinra, mobil itu tiba-tiba menghilang dan pergi entah kemana... Ia segera mengalihkan pandangan-nya kepada Shinra dimana tubuhnya remuk dan dipenuhi dengan darah-darah segara, Shuri berlutut sampai air mata mengalir keluar dari kedua matanya.
"Shinra...!!! Siapapun...!!! Tolong.....!!!" Teriak Shuri keras sampai suaranya menggema di sekitar wilayah itu.
Tubuh Shinra mulai memancarkan cahaya di sekitar tubuhnya sampai garis-garis cahaya mulai menyelimuti tubuhnya sampai dirinya mulai menipis lalu menghilang, korban yang terakhir adalah Shira dimana ia sekarang sudah pasti masih mengunci diri di dalam kamar-nya, tidak pernah keluar karena rasa sedih ketika kehilangan Shiro dan Shukaku.
"Dunia memang dipenuhi dengan hal-hal yang misterius... Sepertinya aku harus benar-benar mempercayai apa yang surat itu katakan...!!!" Shuri mengepalkan kedua tinju-nya dan kali ini ia ingin menyelamatkan kehidupan Shira dengan cara dimana ia harus membunuh dirinya sendiri.
Beberapa hari kemudian, Shira melihat sebuah berita dimana kakak-nya yang bernama Shiratori Shinra telah mati karena terkena tabrak oleh sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan maksimal. Hal itu membuat dirinya diserang dengan kejutan tinggi sampai firasat-nya mulai terasa memburuk.
"Tidak...! Jangan-jangan Ibu mencoba untuk melakukan sesuatu yang bodoh...!" Shira segera keluar dari rumah-nya lalu ia bergegas lari secepat mungkin menuju rumah Ibu-nya yang terletak seratus meter dari rumah-nya.
Tubuh Shira tiba-tiba mulai memancarkan sebuah cahaya yang memperlambat pergerakan-nya entah kenapa, awalnya dia berpikir bahwa dirinya sudah tidak sanggup untuk lari dengan mengerahkan seluruh tenaga-nya.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian, Shira tiba di depan rumah Shuri dimana ia langsung menabrak pintu masuk-nya sampai hancur karena pintu itu tertutup dengan sangat rapat, Shira bergegas lari dan masuk ke semua ruangan yang ada di dalam rumah itu untuk mencari Shuri. Ketika semua ruangan sudah ia lihat, jantung-nya berdetak dengan sangat cepat sampai keringat dingin mengalir keluar dari tubuh-nya.
"Tidak...! Tidak...! Tidak...! Tidak...!" Shira bergegas pergi menuju lantai kedua lalu menghampiri kamar Shuri dan menabrak pintu-nya sampai hancur sehingga ia berhasil masuk ke dalam ruangan, matanya terbuka dengan sangat lebar ketika melihat Shuri yang tergantung di atas langit.
"I-Ibuuu...!!! Ahhhh...!" Shira terjatuh di atas lantai karena saking terkejut-nya ia melihat Ibu-nya yang menggantung dirinya sampai mati.
Shira mulai melepas tali itu dan segera mengangkat tubuh Shuri, ia mencoba untuk mencari urat nadi-nya, ia menemukannya dan mencoba untuk merasakan detakan-nya, ternyata ia tidak mendengar detakan apapun yang mengartikan bahwa Shuri sudah meninggal. Air mata mengalir keluar dari kedua matanya lalu menetes di wajah Shuri, membuat dirinya bersinar lalu perlahan-lahan berubah menjadi partikel emas yang menipis dan hilang.
***
"Hahhhh...!!! Hah...!!! Hah...!!! Hah...!!!" Shira terbangun dari mimpi aneh-nya, sepertinya kubus yang Haruka masukkan ke dalam pikiran-nya bekerja dengan sangat baik sampai dirinya mulai mengingat segalanya dimulai dari Ayah-nya sampai kematian Ibu-nya.
"Ibu...!?" Air mata mengalir keluar dari kedua matanya ketika ia mengingat kematian Shuri, Shira segera bangun dari tempat tidur-nya dan mencoba untuk pergi dari ruangan itu karena dia benar-benar ingin bertemu Shuri lalu memeluknya, ia juga sudah berencana untuk memberitahu Shuri segala-nya.
"A-Apa---"
Baaaaammmmmmmmmm....!!!
Sebuah ledakan dahsyat melanda planet Legenia sampai menghancurkan seluruh perlindungan yang dibuat oleh Korrina, pasukan iblis kembali menyerang planet itu kali ini dengan seluruh pasukan terkuat Rxeonal. Semua perlindungan itu hancur dan tidak lagi melindungi planet tersebut, Rxeonal muncul di atas planet itu dimana ia melihat planet Legenia sudah dikepung oleh banyak sekali pasukan Iblis dan Giblis.
"Dengan ini kita mulai...! Habiskan semua makhluk hidup yang tinggal di dalam planet itu!" Perintah Rxeonal sampai seluruh pasukan-nya segera membunuh seluruh makhluk hidup yang berlindung di planet tersebut.
__ADS_1
Shira bangkit dari atas tanah dan ia segera menyerang semua pasukan iblis itu dengan mengubah mereka menjadi partikel cahaya kecil, sepertinya dia adalah Legenda yang bangun paling terlambat karena ketika dia bangun... Semua-nya sudah pergi dan bertarung demi menyelamatkan diri mereka masing-masing lalu menyempatkan diri untuk menyelamatkan mereka yang berlindung di planet itu.
Shira tidak sempat untuk menyelamatkan korban yang terluka di depan-nya karena mereka semua sudah terbunuh serta Shira melihat banyak sekali mayat yang berserakan di sekitar-nya, emosi amarah melonjak di dalam dirinya dan ia segera terbang dengan cepat untuk menghabisi seluruh pasukan iblis yang mencoba untuk mengambil nyawa lain-nya.
Shira merasa bersyukur ketika melihat seluruh rekan-rekannya masih bertahan dan melawan semua pasukan itu dengan kemampuan dan kekuatan mereka, Korrina berhasil membasmi banyak sekali pasukan iblis dengan menggerakkan keris-nya lalu melancarkan beberapa serangan kombinasi yang dapat membunuh mereka semua.
Pertarungan yang dipenuhi dengan darah itu berakhir selama dua jam ketika Rxeonal bisa merasakan bahwa seluruh korban yang ia culik telah terkutuk menjadi iblis, sepertinya misi dia untuk mengubah seluruh makhluk hidup yang berlindung di planet Legenia berhasil dengan sempurna sampai Rxeonal menyuruh mereka semua untuk mundur.
Korrina dipenuhi dengan rasa kaget ketika melihat teman-temannya berubah menjadi iblis lalu terbang pergi meninggalkan planet itu, penyerangan tadi pasti memiliki tujuan tertentu dimana semua pemimpin pasukan iblis itu memegang sebuah buku yang dapat merubah siapapun menjadi iblis, Korrina tidak dapat menahan-nya bahkan menyucikannya karena sihir itu terlalu kuat dan bergerak cukup lincah.
"Kita terlambat...!" Korrina berlutut dan telah kehilangan banyak sekali penduduk Touri yang mati dan berubah menjadi iblis, sepertinya rencana penyelamatan-nya berhasil dari awal dan gagal di akhir, memberikan dirinya kerugian yang sangat besar.
"Keparat...!!! Ini semua salah-ku...!!! Kenapa Rxeonal bisa memiliki rencana yang dapat mengalahkan rencana-ku ini...!?" Korrina mulai menghantam daratan beberapa kali, percuma dia marah dan mengeluh karena itu tidak akan merubah apapun. Shira bersama rekan-rekan lainnya mulai merenung dan mencoba untuk menenangkan diri mereka.
"Tidak ada lagi Iblis yang menyerang planet Legenai... Planet ini yang beberapa jam lalu terlihat damai dan biasa saja sekarang berubah menjadi makam untuk semua penduduk yang kita selamatkan, planet ini sekarang sudah menjadi lautan api dan kehancuran..." Ucap Arata sambil menunjukkan ekspresi kesal-nya.
Rencana Rxeonal sekarang berjalan dengan sangat sukses berkat ciptaan Einz, populasi Touriverse sekarang sudah dipenuhi dengan bangsa Iblis, bahkan sekarang bangsa iblis sudah bisa dihitung sebagai setengah-nya populasi yang ada di Touri sebanyak 50%. Korrina mulai merasa kesal dan stress ketika ia mencoba untuk memikirkan sebuah rencana untuk mengembalikan mereka semua.
Korrina pernah menculik seorang Legenda yang dikutuk dan ia mencoba untuk mengembalikan dirinya menggunakan sihir Sacred-nya tetapi tidak bisa, sihir Sacred itu hanya akan memberikan hasil yang merugikan dimana mereka akan terbakar menjadi debu-debu hitam yang mengartikan nyawa mereka sudah hilang.
"Sialan...!!! Apa yang harus aku lakukan...!!!" Korrina terjatuh dan menghantam kening-nya dengan tembok yang ada di belakang-nya.
__ADS_1
"Perbuatan yang benar-benar tidak bisa dimaafkan...!!!"