
Shitori dan Hirato sudah bertarung selama 40 menit dan Shitori memiliki 20 menit sebelum berpisah, salah satu dari mereka sudah dipenuhi dengan luka... Hirato terlihat sangat kesal bahkan ia kelelahan ketika bertarung melawan Shitori. Mereka melesat menuju arah satu sama lain lalu melayangkan beberapa serangan sehingga serangan itu mampu mengenai mereka semua masing-masing lalu terlempar ke belakang.
Hirato dan Shitori saat ini sudah berada di wujud terkuat mereka dan bahkan kekuatan mereka sudah berada di tingkat paling atas yaitu kekuatan penuh atau [Full Power], Shitori masih bisa melepaskan lebih banyak kekuatan lagi dan bahkan wujud-nya itu berasal dari wujud terkuat milik Shira yaitu Legendary dan Shinra yaitu Saint Accumulation Light.
"Light of Hope...!!! JUTAAN KALI!!!" Shitori tidak memikirkan tubuh-nya karena tujuan utama-nya adalah memenangkan pertarungan ini sebelum waktu mereka habis, dorongan yang dilepaskan oleh Shitori mampu melempar Hirato jauh ke belakang, "Ck... Kau dengan bodoh-nya menggunakan kemampuan---" Shitori berhasil melayangkan beberapa pukulan yang mengenai wajah-nya.
Asteroid yang berada di sekitar mereka hancur dalam radius ratusan meter, Hirato mencoba untuk menyerang tetapi serangan itu mampu ditahan oleh Shitori hanya menggunakan kedua kaki-nya saja, Shitori menyilangkan kedua lengan-nya lalu menendang wajah Hirato beberapa kali hanya menggunakan kedua kaki-nya setelah itu ia mendorong-nya ke belakang dengan dua tendangan langsung.
"Ayolah, apakah ini kemampuan-mu?! Cukup mudah juga...!!!" Shitori melakukan serangan kombinasi dengan kecepatan cahaya sehingga Hirato tidak mampu menahan atau menghindari serangan tersebut, tidak lama kemudian muncul aura-aura menekan dari segala arah hingga Hirato tidak bisa melakukan apapun.
"Sayang sekali ya? Dua orang yang bergabung mampu mengalahkan seorang Legenda yang lahir dari berbagai DNA!!!" Shitori menginjak wajah Hirato sehingga punggung-nya mulai menghantam beberapa asteroid di belakang-nya, ia melanjutkan serangan-nya dengan berputar lalu menendang-nya ke arah planet yang tidak berpenghuni lain-nya.
"Sial kau...!!! Sial! Sial! Sial!!!" Hirato meluncurkan jutaan gelombang cahaya menuju arah Shitori tetapi Shitori hanya perlu satu kaki untuk menyerap seluruh gelombang itu, "Aku tahu semua kelemahan-mu...!!! Dan aku hanya akan menghajar diri-mu menggunakan tangan dan kaki ini tanpa harus menggunakan sihir apapun!!!" Shitori melesat cepat ke arah Hirato hingga ia menghajar-nya lagi dan lagi.
Hirato merasa seperti dipermainkan oleh seorang Legenda gabungan, "Sial...!!! Sial...!!! Bagaimana bisa semua ini terjadi!? Seharusnya aku adalah Legenda sempurna... makhluk sempurna di seluruh dunia!!!" Hirato berhasil menghantam perut Shitori sehingga ia memuntahkan banyak sekali darah.
"Hehhh... Tapi bohong!!!" Shitori mengunci leher Hirato menggunakan kedua kaki-nya lalu ia melesat menuju arah planet yang tidak berpenghuni lalu menghantam tubuh Hirato beberapa kali dengan planet tersebut sampai planet itu hancur menjadi kepingan batu kecil.
Setelah itu Shitori mengangkat Hirato ke atas dan ia mulai melayangkan beberapa pukulan yang mengenai perut-nya sendiri lalu ia menghantam dagu Hirato dan mengakhiri-nya dengan satu tendangan kencang yang melempar Hirato ke belakang. Shitori masih belum selesai karena ia meninju wajah-nya lalu menendang kepala-nya sehingga terdengar suara tulang yang patah dari leher-nya.
"Grrgghhhh!!! Sialan kau...!!! Sialaaaannnnnn!!! Persetan dengan kekuatan gabungan ini!!!" Hirato mengerang keras sehingga Shitori terlempar ke belakang lalu mendarat di atas asteroid dan melihat Hirato yang sedang mengangkat sebuah matahari besar di atas tapak-nya, "Kau masih belum belajar ya..."
Hirato melempar matahari itu menuju arah Shitori dan ia hanya bisa tersenyum sambil melihat matahari panas itu, hanya dengan menggunakan satu tapak kaki matahari itu berhenti bergerak dan membuat Hirato melebarkan kedua mata-nya, "Kau memberi hadiah yang mewah seperti-nya tetapi aku sudah cukup menerima banyak hadiah dari-mu!!!" Shitori menendang matahari itu ke arah Hirato dan Hirato langsung menyerap matahari tersebut sehingga ia mendapatkan kekuatan.
"Hohhh... Hadiah yang kau berikan seperti-nya jauh lebih bermanfaat... terima kasih, kekuatan-ku mulai meningkat tiada batas-nya!!!" Hirato tersenyum jahat.
"Menyenangkan bukan? Aku menunggu pertarungan sengit dan sulit dari-mu, berhentilah menghabiskan waktu dan cepat hajar aku!" Kata Shitori.
Hirato melesat menuju arah Shitori dan mulai melayangkan beberapa serangan, semua serangan itu dengan mudah Shitori hindari tanpa harus melihat serangan tersebut, semua serangan tidak mampu melukai-nya sehingga Hirato melompat ke belakang lalu meluncurkan bola matahari yang besar dan Shitori kembali menendang-nya sehingga matahari itu melesat kembali kepada Hirato.
__ADS_1
Hirato mendapatkan kekuatan dan kecepatan yang jauh lebih besar lagi sehingga ia mampu menghantam perut Shitori, "Ugghhh!!!" Shitori menundukkan kepala-nya dan Hirato langsung memukul tengkuk-nya menggunakan sikut-nya, setelah itu Hirato menendang-nya ke atas dan ia muncul tepat di depan-nya untuk memukul wajah-nya sampai Shitori terlempar ke bawah.
"Haarrrgghhh!!! Crimson Heavenly Arrow!!!" Hirato menggunakan sihir Crimson agar Shitori tidak bisa menyerap sihir tersebut karena itu bukanlah sihir cahaya, semua sihir itu tiba-tiba menghilang karena tubuh Shitori dilindungi dengan barrier Sacred.
"T-Tidak mungkin..."
"Ya, mungkin saja!!!" Shitori muncul di depan Hirato lalu ia menghantam wajah-nya setelah itu ia meraih kaki-nya dan terbang menuju arah planet yang tidak berpenghuni lagi. Shitori melempar Hirato ke arah planet tersebut lalu ia menunjuk-nya menggunakan satu jari yang mampu mengangkat tubuh-nya.
Hirato melakukan hal yang sama dengan Shitori yaitu menciptakan barrier menggunakan sihir Crimson, "Ck... semua sihir yang kau miliki itu dapat aku serang balik!!! Sacred Punch!" Shitori muncul di depan Hirato lalu menghantam barrier itu menggunakan tinju-nya sehingga tinju itu menembus pertahanan tersebut lalu mengenai wajah Hirato sampai ia terdorong ke belakang.
"Hah... hah... hah... kesabaran-ku sudah habis, kau benar-benar membuatku muak!!! Kau benar-benar membuatku ingin menghancurkan seluruh semesta ini!!!" Hirato menghilang lalu muncul di luar perbatasan semesta Touri sehingga Shitori muncul bersama dengan-nya, "Apakah kau ingin mengakhiri semua ini? Baiklah, pertarungan tadi sedikit membuat-ku puas jadi tidak apa."
"Jadi... kau punya berapa kekuatan untuk menghentikan..."
"...kemampuan milik Komi!!! Destruction of Crimson!!!" Hirato menciptakan dua bola Crimson melalui kedua tapak-nya lalu ia menggabungkan-nya ketika mengangkat kedua lengan-nya ke atas, apa yang Hirato katakan benar-benar tidak berbohong karena sihir itu adalah sihir yang diberikan oleh Komi sehingga sihir tersebut bisa saja menghancurkan Touri.
Semua orang bisa melihat pertarungan Shitori dan Hirato, awal-nya Komi ingin mengganggu tetapi dia tidak bisa keluar dari tempat-nya untuk sementara karena ia masih belum terbiasa dengan kekuatan Necromancer yang ia dapatkan sekarang, ia hanya harus fokus dengan ritual itu... ia juga tidak bisa menyuruh rekan-nya karena mereka semua sedang bertarung.
"Sepertinya Shira dan Shinra benar-benar bergabung ya... apa yang aku harapkan dari mereka berdua, apalagi Shinra." Haruka tersenyum, "Pergabungan...?" Honoka menatap Haruka dengan ekspresi yang terlihat bingung.
"Ya... Shinra memiliki sebuah mantra tertentu untuk bisa bergabung dengan tubuh seseorang, kemampuan untuk bergabung... kekuatan mereka bergabung menjadi satu... menciptakan Legenda yang sangat kuat tetapi resiko-nya adalah... mereka memiliki satu jam untuk bisa bertahan tapi ada juga yang bertahan selama setengah jam."
Shitori dan Hirato secara bersamaan meluncurkan sihir mereka sehingga kedua sihir itu mulai beradu dan saling mendorong satu sama lain, sihir milik Shitori menang karena ia melepaskan seluruh kekuatan dan tenaga terakhir-nya tetapi Hirato tidak menyerang sehingga ia melepaskan beberapa bola Crimson kecil yang mampu membuat sihir-nya bertambah lebih besar.
"S-Sial..." Sihir Shitori mulai kalah cukup drastis sehingga sihir Hirato sekarang sudah cukup dekat dengan Shitori, "Jangan menyerah...!!! Suami-ku!!!" Homura dan Megumi terbang ke atas lalu melewati Hirato, Hirato melebarkan kedua mata-nya lalu melirik ke belakang dan melihat mereka.
Shitori melihat mereka dan ia juga bisa melihat bahwa Hirato lengah, "Sekarang...!!! Dorongan terakhir...!!! KEKUATAN....... PENUH!!!" Shitori melepaskan kekuatan penuh-nya sehingga gelombang-nya mampu menembus sihir milik Hirato, Hirato melirik ke belakang dan ia sudah berniat untuk menghindari tetapi gagal ketika Homura melempar Megumi menuju arah Hirato.
"Jangan mencoba untuk melarikan diri...!!!" Megumi memegang mendorong Hirato menuju gelombang emas itu hingga tubuh Hirato langsung terkena dengan sihir itu, "Agggggghhhhhhhhhh!!!!" Megumi mendorong-nya lebih dekat sehingga Hirato mulai merasakan banyak kesakitan, setelah itu Megumi melepaskan diri-nya sampai sihir itu meluncur ke atas dan meledak.
__ADS_1
Baaaammmmm...!!!
"Kita berhasil...!!!" Homura tersenyum lalu ia bersama Megumi mulai berpelukan, mereka menatap Shitori yang saat ini menatap ke atas dengan ekspresi yang terlihat kesal, "Shitori... apakah kau berhasil mengalahkan-nya?"
Shitori hanya diam, "Sepertinya belum... aku merasakan keberadaan-nya itu..." Shitori langsung menghilang.
***
Hirato melebarkan kedua mata-nya dan sadar bahwa ia masih hidup, seperti-nya tubuhnya masih bertahan karena kemampuan dari regenerasi, "A-Apa!? Aku masih hidup... sepertinya Komi benar-benar membuat kemampuan regenerasi-ku sebesar mungkin... Sial! Aku harus kembali untuk melawan Shitori tetapi aku yakin mereka sudah berpisah menjadi dua---"
Sebuah cahaya besar terpancar dari depan Hirato sehingga menunjukkan Shitori yang sedang tersenyum, tubuh-nya dipenuhi dengan berbagai cahaya sampai kedua mata Hirato tidak bisa menahan sinar dari cahaya itu, "Sial...! Bagaimana bisa kau mengetahui keberadaan-ku!?"
Shitori menunjuk Hirato lalu mulai menyerap seluruh kekuatan yang dia miliki sampai habis, "Apa yang kau--- Uck!" Seluruh kekuatan dan kemampuan yang terdapat di dalam tubuh Hirato mulai terlepas dan masuk ke dalam tubuh Shitori.
Shitori langsung mendapatkan banyak kekuatan dari Hirato sehingga ia memancarkan cahaya putih yang sangat menyilaukan, Hirato terlihat kesal dan terkejut dalam waktu yang bersama sehingga ia mulai bernafas berat karena ia sudah tidak memiliki kekuatan apapun lagi, "Ti... tidak... tidak....!"
"Aku... tidak akan menyerah... aku sudah muak dengan---" Shitori muncul di depan Hirato lalu ia menyentuh kening-nya menggunakan jari telunjuk-nya, jari telunjuk Shitori menyerap apapun yang ada di dalam tubuh Hirato sehingga wujud-nya berubah kembali menjadi normal, "T-Tidak... k-kau... tidak bisa memperlakukan seperti ini---"
Shitori langsung menghapus Hirato menggunakan cahaya ilahi-nya, cahaya itu mampu menciptakan ledakan putih yang besar. Ledakan itu bisa terlihat oleh seluruh penghuni inti semesta, semua teman-teman Shira dan Shinra mulai tersenyum lebar karena mereka benar-benar berhasil.
"Suami-mu hebat ya, Megumi..." Homura tersenyum, "Tidak-tidak, suami-mu juga hebat kok!"
Shitori muncul di depan mereka lalu setelah itu ia terbelah menjadi dua yang mengartikan waktu dari gabungan itu telah selesai, Shira langsung disambut oleh pelukan Megumi sedangkan Shinra disebut dengan sebuah ciuman oleh Homura.
"Megumi..." Shira tersenyum.
"Homura..." Shinra tersenyum.
"Aku mencintai-mu... Hehehe~"
__ADS_1