Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 1089 - Membawa Tekad Lebih Jauh


__ADS_3

Shinobu menghajar ketiga Zerdian yang mencoba untuk mengepung dirinya lalu melancarkan banyak sekali serangan kepada dirinya, tetapi ia menggunakan kecepatan cahaya dan kemampuan Astral untuk menekan mereka.


Shinobu menghindari semua serangan yang dilepaskan oleh ketiga Zerdian itu yang rata-rata mengandung kekosongan di dalamnya, "Apakah Brimgard memang mengajar semua kemampuan itu kepada pasukannya sendiri...?"


Hinoka melesat menuju arah Lilith lalu ia melancarkan satu pukulan ke atas yang langsung diturunkan sampai mengenai puncak kepalanya lalu menyebabkan ledakannya yang lumayan besar.


Ledakan itu menghempas Lilith ke belakang lalu membantu Hinoka untuk menyerang Zerdian di belakangnya yang hampir saja menangkap dirinya dengan keempat lengan itu.


Untungnya Hinoka langsung melancarkan serangan beruntun yang terus menghasilkan banyak sekali ledakan, Yuuna dapat melihat Hinoka terus menahan lawannya dengan melepaskan banyak sekali ledakan yang langsung menekan mereka sekaligus.


Shinobu terlempar ke belakang karena dorongan yang mereka lepaskan, ia langsung berlutut di atas tanah untuk mengendalikan tubuhnya agar tidak terus terdorong ke belakang karena pelepasan kekuatan yang dilakukan oleh ketiga Zerdians tersebut.


Ketiga Zerdian itu langsung mengangkat lengan mereka ke atas langit sehingga menciptakan gumpalan hitam Nothingness untuk melenyapkan Shinobu tanpa sisa.


Seharusnya sihir itu bisa dilihat tetapi karena mata Shinobu tajam terutama lagi mata buatannya itu dapat merasakan sesuatu yang aneh di atas mereka, Cyber tidak bisa mengukurnya sama sekali karena sihir mereka memang bisa disebut sebagai Nothingness.


Shinobu melepaskan gelombang emas menuju arah mereka tetapi ketiga Zerdians itu langsung melemparnya sampai mengenai dirinya yang langsung terjebak di dalamnya, ketiga Zerdians itu terus menahan gumpalan itu sampai Shinobu kalah telak.


"Benar-benar berat... rasanya tubuhku terus dihapus oleh Nothingness ini, sayang sekali ya, mungkin jika tidak berlatih dengan Kakek aku sudah mati pasti akan lenyap."


"Nothingness yang mengenai diriku tidak ada bandingan apapun dengan dunia gaib, aku memilih resistensi besar terhadap hal ini karena sering berlatih dengan sakti dalam dunia gaib." Shinobu mengatakannya selagi memejamkan kedua matanya.


"Hanya bangsa Zerdians yang pernah hidup di dalam kekosongan tanpa adanya ruang waktu serta kehidupan...!!!"


"Semua latihan ini diberikan oleh leluhur Brimgard kepada kita semua agar bisa menjadi sesosok petarung yang akan terus memperlihatkan ketangguhannya itu...!"


Shinobu hanya bisa tertawa anak kecil, "Hahaha~ ketangguhan ya... kalian memang unik sekali sebagai ras petarung yang bertampang seperti monster, hampir sama seperti diriku."


"Pengetahuan memang tidak ada batasnya ya, masih terdapat banyak sekali hal yang harus Koneko pelajari dan kuasai..."


"...semua yang berkaitan dengan dunia di luar Touriverse serta layer, jika bisa aku ingin mengunjunginya agar bisa terus mengumpulkan lebih banyak pengetahuan yang tidak terhitung itu."


"Aku harus menghargai obsesi kalian yang menyebut sumber kekuatan Zerdians berdasarkan ketangguhan..."


"...maaf ya, tapi untuk Koneko..." Shinobu langsung melepaskan cahaya besar yang menyingkirkan semua Nothingness itu seperti tidak eksis atau nyata di tubuhnya yang sudah diselimuti dengan cahaya itu.


"Lebih dari ketangguhan, AKU MEMILIH HARGA DIRI...!!!" Seru Shinobu yang langsung mengguncangkan Nothingness itu sehingga mengejutkan ketiga Zerdians tersebut.

__ADS_1


Hinoka melepaskan ledakan yang besar melalui tubuhnya sampai menghempas Lilith dan rekannya sampai ke belakang, ia langsung melirik kepada Yuuna yang sudah sepenuhnya siap untuk melepaskan sihirnya.


Shinobu mengembungkan pipinya karena ia mengisi banyak sekali Lenergy dan cahaya di dalamnya untuk bisa menyingkirkan semua Nothingness itu agar dirinya bisa bebas, dan mengenai mereka dengan sihir cahayanya.


"Shining...!!!" Mulut Shinobu mulai memancarkan cahaya emas yang menyingkirkan semua Nothingness itu sampai ketiga Zerdians dapat melihat tubuh emas Shinobu.


"Gawat...!"


"...Justice!!!" Shinobu melepaskan gelombang emas menuju arah ketiga Zerdian itu sehingga mereka langsung melepaskan sihir Nothingness lainnya yang langsung beradu dengan gelombang emas itu.


"Apa...!?"


"Kenapa sihir itu bisa menolak kekosongan dari sihir kita!?


Mereka dikejutkan dengan kemampuan Shinobu yang sudah tidak perlu mengkhawatirkan lagi dengan namanya Nothingness karena sejak insiden Manusia menyerang Legenda saja ia sudah belajar semuanya.


Hinoka melihat kedua Zerdian itu melesat menuju arah dirinya bersama tetapi ia lebih memilih untuk diam karena Yuuna sudah melakukan sebuah pergerakan di belakangnya dimana Lilith dan rekannya langsung terkejut ketika melihat Yuuna.


"Maaf membuatmu menunggu lama, Decagrammaton Order: Tiphereth Starlight Judgement!!!" Yuuna menurunkan hujan kristal bintang berbentuk tombak.


Tombak-tombak memiliki kemampuan menyerap energi secara tidak langsung dalam jumlah masif dan energi yang terkumpul akan berpindah ke tubuh penggunanya.


Energi jiwa maupun arwah musuh yang berada di area serangan akan langsung terisap habis tanpa sisa melalui tombak kristal tersebut dan langsung diubah menjadi Sephira Ether yang kemudian disalurkan ke tubuh penggunanya


"Reality Explosion!!!" Seru Hinoka keras sehingga mengubah semua serangan Yuuna menjadi ledakan total yang langsung menghancurkan tubuh Lilith bersama temannya menjadi kepingan kecil.


Semua kepingan itu langsung berubah menjadi debu karena ledakan yang terjadi secara terus menerus sehingga mereka tidak bisa melakukan apapun, untungnya Lilith diam-diam berubah menjadi parasit kecil.


Dengan ledakan yang membantu dirinya terlempar menuju arah Hinoka, Possesyte itu menempel di leher Hinoka sampai ia tidak bisa merasakan dirinya sama sekali yang menghilangkan keberadaannya.


"Dengan ini aku memiliki wadah yang cukup kuat, tidak peduli layer ini... kedatangan Possesyte hanya bertujuan untuk mengambil alih wadah yang sangat kuat." Lilith merasuki tubuh Hinoka.


Tetapi ia tidak bertujuan untuk mengendalikan seluruh tubuhnya sekaligus karena ia ingin mengikuti alur apa saja yang akan terjadi selanjutnya terutama lagi ia juga merasa tertarik melihat Shinobu.


Shining Justice yang Shinobu lepaskan menembus Nothingness sampai mengenai ketiga Zerdians itu sehingga mereka langsung terbakar karena tidak menerima serangan itu terlalu lama.


Pada akhirnya tubuh mereka berubah menjadi kerangka gosong yang langsung terpental ke belakang, "Sakti..."

__ADS_1


Sakti langsung melepaskan beberapa ruh untuk membawa ketiga tengkorak itu ke dalam dunia gaib untuk dijadikan sebagai koleksi, itu artinya ketiga Zerdians itu juga tidak akan pernah bisa hidup melainkan menderita dengan menerima teror di dalam dunia gaib.


Shinobu menghela nafasnya lalu ia mulai menatap kedua tapak tangannya, kedua telinganya bergerak tetapi ia tidak bertindak secepat mungkin karena yang mendekati dirinya adalah Ako.


"Nobu, kerja yang bagus. Kamu benar-benar berhasil membunuh Zerdians, aku sempat melihat mereka menerima Shining Justice darimu."


"Koneko tidak bisa menyebutnya sebagai membunuh sih karena mereka tidak akan bisa mati semudah itu, tetapi sekarang mereka menikmati hidup baru di dalam Nothingness yang lebih mengerikan."


"Ngomong-ngomong ini..." Ako memperlihatkan sebuah topeng kepada dirinya sampai Shinobu langsung memiringkan kepalanya karena bingung dengan apa yang diberikan oleh dirinya.


Terlihat seperti topeng dimana hal tersebut langsung membuat Shinobu penasaran seketika karena motifnya hampir mirip seperti topeng yang selalu digunakan oleh orang Indonesia, "Ahh, topeng ya..."


Shinobu mengambil topeng tersebut, dengan melihatnya saja ia sudah tahu cerita di balik topeng itu sampai dirinya langsung meminta Sakti untuk membawa topeng tersebut menuju dunia gaib agar ia bisa mempelajarinya lain hari.


"Terima kasih, Ako~ setelah menyelesaikan Ragnarok maka aku akan menerima banyak sekali kesibukan karena harus mempelajari semua hal baru satu per satu."


"Baguslah." Mereka berdua memutuskan untuk bertarung kembali dengan menyerang banyak sekali pasukan Kountraverse yang mencoba untuk menerobos pasukan depan Touriverse.


***


Haruki terus mengayunkan kedua pedang itu sampai Brimgard terdorong ke belakang karena ia bisa merasa pembangkitan kekuatan mendadak di dalam tubuhnya yang didapatkan dari Shira.


"Enchant Insania..."


Haruki memiliki kemampuan transformasi dan penguatan yang memperkuat seluruh kekuatan yang ia miliki mulai dari fisik hingga sihir.


Dengan kemampuan transformasinya, Haruki kebal terhadap kekuatan manipulasi ilusi, realita, dan pikiran, mempunyai resistensi terhadap efek negatif, dan juga kebal terhadap antimateri.


Pada saat transformasi seluruh kekuatan fisik meningkat sebanyak 7 kali lipat dan kekuatan sihir sebanyak 5 kali lipat, kecepatan dan kelincahan meningkat drastis, tingkat daya reaktif juga meningkat sangat pesat sehingga seluruh serangan yang dibuat oleh musuh dibalas balik oleh Haruki.


Seluruh serangan yang Haruki buat baik fisik maupun sihir akan menjadi serangan non-tipe yang sangat efektif dalam melawan musuh. Perubahan fisik pada tubuh Haruki yaitu adanya tato-tato merah berlambang kuno yang merambat di sekujur tubuhnya.


"Ternyata kau masih bisa bertarung, dan membuatku kagum akan tekad yang kau bawa dari Shimatsu Arata...?"


"Kalau begitu aku menerimanya, maju..."


"...Shichiro Haruki!"

__ADS_1


__ADS_2