Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 630 - Seratus Persen!


__ADS_3

"Masih belum cukup...!!!" Zoiru tersenyum serius lalu ia melepaskan dorongan besar di sekelilingnya yang dapat menciptakan serangan cahaya dimana-mana sampai mengepung Mizuna.


Mizuna dengan cepat menghindari semua serangan itu dan ia bisa melihat Zoiru berada tepat di hadapannya selagi melancarkan satu pukulan.


Bagi Mizuna, pergerakan Zoiru itu lambat sekali sehingga ia langsung melepaskan Shining Justice melalui mulutnya tetapi Zoiru melepaskan raungan keras yang dapat menghapus sihir itu.


Mizuna muncul di hadapan Zoiru lalu ia melepaskan gelombang tsunami melalui kedua tapak kakinya sampai tubuh Zoiru menerima serangan tersebut dari jarak yang dekat.


Zoiru menghapus semua sihir itu menggunakan auranya lalu ia menciptakan gelombang yang berbentuk taring melalui kedua tapaknya.


Untungnya Mizuna berhasil menahan serangan itu dengan menyempatkan dirinya menciptakan sebuah gelembung emas yang berhasil melakukan refleksi sampai sihir itu mengenai tubuh Zoiru.


BAMMMM!!!


Mizuna menyerang balik dengan melancarkan beberapa tendangan yang mampu melukai Zoiru lalu ia mencoba untuk memasukkan gelembung ke dalam tubuhnya tetapi Zoiru menghilang.


Ia muncul tepat di sebelahnya sehingga mereka melancarkan serangan dengan kecepatan penuh, saling melepaskan tekanan dan dorongan di sekitar wilayah medan perang itu.


Mizuna dan Zoiru mulai saling bergandengan tangan, mereka semua menatap satu sama lain selagi mengadu dorongan yang di lepaskan melalui embusan nafas dan tatapan mereka masing-masing.


"Gabungan Legenda... ternyata kekuatan seperti ini sangat terlarang untuk muncul, mengerikan juga karena aku bisa merasakan kesakitan karena kalian." Zoiru mulai berbicara.


Mizuna mulai menggunakan kekuatan dari Golden Mother's Nature: Bioluminescence lalu ia melepaskan gelombang air besar yang mampu mendorongnya ke belakang.


Mizuna muncul tepat di hadapan Zoiru lalu menghantam tubuhnya dengan ombak besar yang mampu membuat kulitnya menjadi merah karena serangan itu terasa cukup menyengat.


Mizuna muncul di hadapan Zoiru lalu ia memasukkan sebuah gelembung ke dalamnya dan menariknya keluar sehingga ia mendapatkan tiga halaman lalu memberikannya langsung kepada Kou.


Dua halaman lagi dan ia dapat mencegah kebangkitan dari Bamushigaru, ia mulai membuka mulutnya lebar dan melepaskan Shining Tsunami Justice kembali.


Tetapi... Zoiru melepaskan raungan Bamushigaru yang mampu menghapus semua sihir itu bahkan sampai memunculkan beberapa lubang di sekujur tubuhnya itu.


Mizuna mengeluarkan banyak darah melalui mulut dan semua lukanya itu sehingga ia mengerutkan dahinya, Mizuna melihat Zoiru muncul tepat di hadapannya dengan gumpalan Oath tetapi Mizuna menendangnya.


Zoiru berhasil menipu Mizuna dengan melakukan tendangan tadi sehingga ia memukul perut Mizuna lalu muncul tepat di belakangnya untuk menghantam puncak kepalanya sampai ia terhempas menuju daratan.


Zoiru mulai melepaskan beberapa laser yang menembus tubuh Mizuna tetapi ia bisa melihat Mizuna melepaskan raungan singa sehingga seluruh lukanya kembali pulih dan ia mulai terlihat serius sekarang.


Tubuh Mizuna di selimuti dengan gelembung emas yang melepaskan beberapa gelembung cahaya lainnya ke arah Zoiru yang mulai beradu dengan semua serangan laser itu.


"Akhir dari garis keturunanmu, Zoiru." Kata Mizuna sehingga ia bergerak mengelilingi tubuh Zoiru dan menciptakan beberapa gelembung emas yang terus bermunculannya di sekeliling tubuh Zoiru.


Zoiru mencoba untuk melukai Mizuna lagi menggunakan lasernya tetapi pergerakan Mizuna yang terlalu cepat sempat membuat dirinya kebingungan sehingga gumpalan cahaya dan gelembung emas mendarat di sebelah Zoiru.


Kedua sihir itu bergabung sampai menciptakan pohon besar yang mampu menjebak Zoiru sampai membuat dirinya tidak bisa bergerak sama sekali.


"Dengan kekuatan gabungan itu, masih terlalu cepat untuk menghentikan diriku dan sumpahku untuk membangkitkan Bamushigaru!" Zoiru menghilang dan muncul tepat di belakangnya lalu ia menghantam punggungnya.


Mizuna terhempas menuju daratan dan ia mulai bangkit lalu memikirkan kembali kekuatan juga kemampuan yang dimiliki oleh Minami dan Hana.


"Minami dan Hana... mereka sudah menguasai penuh kekuatan dan kemampuan mereka karena berlatih bersama di kuil cahaya." Ungkap Mizuna.


"Mereka juga memiliki kekuatan peningkatan yang besar... Hana dengan pengaruh dari kekuatan Leviathan dan dosa Envy sedangkan Minami..."


"...kekuatan melalui Golden Beast dan Golden Mother's Nature nya itu... dengan tambahkan peningkatan kekuatan tumpukan yang bernama Light of Hope."


"Menggunakan semua itu sekaligus bisa saja menyebabkan kehancuran besar di dalam tubuhku tetapi aku menyadarinya..."


"...dengan Golden Spirit, aku dapat menetralkan semua risiko itu sehingga aku dapat menggunakan kekuatan apapun dengan tubuh gabungan ini!" Mizuna melihat Zoiru berada tepat di hadapannya dengan otot-ototnya yang bergetar.


Mizuna menunjuk ke depan dan melepaskan tiga Leviathan emas yang mampu menabrak Zoiru sampai menghempas dirinya ke belakang lagi dan lagi.


"Haahhhhhhh...!!!" Mizuna memejamkan kedua matanya lalu ia melebarkan matanya sampai memunculkan lambang Envy di kedua matanya itu.


Tubuh Mizuna melepaskan gelombang dan ombak besar di sekelilingnya tubuhnya karena ia telah menggunakan seluruh kekuatan dari dosa Envy dan Leviathan sehingga tubuhnya terus menghasilkan banyak air.


"Hebat... mereka sepertinya ingin mengakhiri semua ini dengan cepat, melihat Mizuna dapat mengendalikan Leviathan dan dosa iri hati itu cukup menakjubkan." Kuro tersenyum serius.


"... ...!!!" Minami terus menggunakan semua kekuatannya dengan menumpuknya sampai ia sendiri tidak tahu kekuatannya dapat melakukan apapun saja tetapi ia yakin.

__ADS_1


Semua kekuatan yang ia dapatkan sudah cukup untuk mengalahkan Zoiru dan mencegah pembangkitan Bamushigaru dengan menghancurkan Grimoire tersebut.


"Water of Envy's Leviathan: Golden Mother's Nature - Bioluminescence!!!" Mizuna melancarkan banyak sekali sihir cahaya dan air yang mulai bergabung sampai menyebabkan tekanan dan dorongan dimana-mana.


"Light of Hope..." Mizuna menarik nafas dalam-dalam.


"...tingkatan tak terbatas." Mizuna langsung bergerak sangat cepat sehingga tidak ada satu pun yang dapat melihatnya, Zoiru sendiri dikejutkan dengan kekuatan dan kecepatannya itu yang menghilang seketika.


"Shining Raging Golden Leviathan...!!!" Mizuna mengumpulkan nafas sebanyak-banyak sampai pipinya mulai berkembang.


"...JUSTICE!!!" Mizuna melancarkan serangan gelombang air bercahaya yang diselimuti dengan ombak juga partikel emas, gelombang itu tidak dapat Zoiru hindari karena ia tahu posisi Mizuna dimana.


Terpaksa Zoiru menahan sihir itu dengan memakannya mundur menggunakan kedua tapaknya, ia tercengang ketika seluruh kekuatannya berubah menjadi gelembungnya yang melayang ke arah Mizuna.


Zoiru terus meningkat seluruh kekuatannya untuk menahan gelombang itu tetapi ia bisa melihat Mizuna menciptakan dua gelembung emas melalui kedua tapaknya.


"Dia masih bisa bertahan walaupun sudah menahan serangan itu... kekuatan murni yang cukup mengerikan untuk dewa agung sepertinya!!!"


Kedua gelembungnya itu melepaskan tsunami yang mengenai tubuh Zoiru sehingga ia langsung menerima serangan dari Mizuna yang menyebabkan tubuhnya mulai hancur dan mengeluarkan banyak sekali darah.


"Nrrrgghhhh!!! GRRGGGHHHH---"


BAAMMMMMM!!!


Mizuna menarik dua halaman terakhir lalu ia memberikannya kepada Kou sehingga ia langsung mengambil semua itu dan mengeluarkan semua halaman untuk menyatukannya kembali.


"Apakah Mizuna berhasil...!? Apakah ini akhir dari era kebangkitan Bamushigaru!?" Tanya Shuan dengan ekspresinya yang terlihat kaget.


"Bagus..."


""... ...!!!"" Semua orang tercengang ketika mendengar suara Zoiru, lagi-lagi dia masih hidup setelah menerima serangan besar seperti tadi, ia menampakkan dirinya otot dan tubuh yang jauh lebih besar lagi sekarang.


"T-Tidak mungkin...!!! Bagaimana bisa kau!?" Mizuna memasang tatapan yang terlihat kaget melihat Zoiru masih hidup walaupun semua kekuatannya sudah ia serap dengan gelembung itu.


"Sumpah Oath masih memberkahi diriku nyawa bahwa aku harus melakukannya... menunjukkan kekuatan asliku kepada kalian, seratus persen." Zoiru tersenyum.


"Lihatlah ini...!" Luar angkasa mulai berubah menjadi hijau seketika sampai membuat semua orang merinding bahkan penghuni setiap alam semesta langsung merasa perasaan yang sama.


"Apa ini!? Mizuna, cepat henti---" Kuro terjatuh di atas tanah dan semua bangsa Legenda dan Oather tertekan dengan gravitasi besar sehingga mereka tidak bisa bergerak seketika.


Angkasa mengeluarkan banyak sekali gelombang hitam yang mengandung warna hijau juga kilat hijau di sekelilingnya, semua itu bermunculan bukan hanya di luar angkasa saja melihat setiap alam semesta, galaksi, dan planet.


Gelombang itu muncul dari dalam tanah juga sehingga mereka yang tidak beruntung akan terbunuh ketika menyentuh gelombang yang muncul itu.


"Aku tidak bisa bergerak...!" Kata Mizuna yang mencoba sekuat mungkin untuk bangkit tetapi tidak bisa.


"Kalian lihat buktinya? Kalian tidak bisa melakukan apapun kecuali tunduk di hadapanku yang akan menggunakan kekuatan penuhnya." Tubuh Zoiru terus menumbuhkan banyak otot sampai mengeratkannya.


"Ck... Ck... sialan...!!!" Shuan mencoba sekuat mungkin untuk bangun tetapi tubuhnya langsung mengeluarkan darah.


"Apa yang kita lihat sekarang... semua alam semesta bergetar karena kekuatan seratus persen Zoiru, aku yakin masa alternatif bisa merasakannya..." Kata Kou dengan tatapan yang terlihat pasrah.


Kekuatan yang coba Zoiru keluarkan mempengaruhi segala hak bahkan sampai menakutkan semua penghuni dari setiap alam semesta, bukan hanya Touri, Palouce, Reaoum, bahkan Touriverse melainkan seluruh alam semesta di luar sana.


Melebihi Outerverse juga bahkan Zenzaku bisa merasakannya dan ia sendiri ketakutan ketika merasakannya, pilar Oath yang ia lihat memancarkan sinar yang jauh lebih cerah dibandingkan yang lain.


Mizuna melebarkan matanya ketika tubuh Zoiru mengeluarkan banyak tulang tajam yang menjatuhkan seluruh darahnya itu, tulangnya itu mulai berubah menjadi kulitnya sedangkan dagingnya mulai mengeras seperti naga bahkan lebih keras dari alam semesta.


Tukang yang runcing mulai muncul di dada Zoiru sehingga lambang dewa agung Oath muncul tepat di tengahnya dan punggungnya menumbuhkan banyak sekali tulang-tulang tajam.


Tanduk naganya yang sebelah itu juga mulai bertambah besar sehingga mulut Zoiru mulai tertutup dengan sebuah tulang tajam yang membentuk seperti mulut naga yaitu Bamushigaru.


Kedua matanya Zoiru yang asalnya memiliki pupil mulai hilang, keseluruhan matanya berubah menjadi warna hijau sehingga Zoiru membuka mulutnya lalu melepaskan raungan Bamushigaru yang bisa terdengar dimana-mana dan menggema.


"ROOOOOOOOAAAAAAAAGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!" Teriak Zoiru keras.


"Kekuatan penuhku..." Semua guncangan dan gelombang hitam kehijauan yang bermunculan itu menghilang seketika tetapi warna dari langit dan luar angkasa tetap berwarna hijau tua yang mengeluarkan kilat hitam.


"Oath... sumpah... kutukan... janji..."

__ADS_1


"Sudah lama sekali aku tidak menggunakan kekuatanku yang sangat terlarang, seratus persen dapat menghancurkan apapun yang mutlak dan mustahil..." Zoiru menatap kedua tapaknya.


Kuro sendiri terlihat ketakutan untuk pertama kalinya merasakan kekuatan seratus persen dari Zoiru yang sangat mengerikan, tubuhnya dipenuhi dengan tulang kasar yang menggantikan semua kulitnya itu.


Ia juga terlihat seperti memiliki topeng tetapi wajahnya masih bisa terlihat dengan jelas, ototnya juga bertambah besar dan uratnya juga memiliki urat kecil lainnya.


Sesosok dewa agung Zoiru dengan kekuatan penuhnya telah menakutkan siapa pun termasuk Mizuna sendiri yang memiliki kesempatan nol kembali untuk mengalahkannya.


"Tak terbatas... istilah dengan batasan itu apa sebenarnya?" Tanya Zoiru yang suaranya mulai menggema dan terasa lebih dalam bahkan terdengar raungan Bamushigaru di dalam suaranya itu.


"Ti-Tidak mungkin... kekuatan seperti ini melebihi Zangetsu!" Kata Kuro dengan tubuhnya yang masih merinding.


Zoiru berjalan dengan pelan, setiap langkahnya menciptakan banyak petir hijau di sekelilingnya bahkan setiap langkahnya semakin dekat, Mizuna langsung menerima banyak luka fatal.


Seluruh organ tubuhnya hancur dan ia memuntahkan banyak isi perutnya sehingga Zoiru hanya menarik sedikit nafas dan tubuh Mizuna langsung terbelah menjadi dua sehingga Minami dan Hana kembali terbelah dari gabungan itu.


"Hah... Hah... Hah... apa ini...!" Minami sendiri terlihat ketakutan ketika melihat Zoiru dengan kekuatan penuhnya.


"Kalian lihat sekarang...? Apa yang terjadi jika terus menghalang diriku untuk membangkitkan Bamushigaru..."


Zoiru menunjuk seluruh bangsa Legenda yang mati karena langkahnya itu, tubuh mereka hancur berkeping-keping dengan organ sisa yang berserakan dimana-mana.


"Kekuatanku dapat mengundangkan seluruh alam semesta, masa, dan dimensi." Zoiru mengepalkan kedua tinjunya sehingga mereka semua terhempas ke belakang.


"Aku akan memulainya... satu per satu... memenuhi hasratku sebagai dewa agung." Suara Zoiru bertambah semakin dalam sekarang.


"Biarkan aku membangkitkan Bamushigaru atau kalian akan merasakan mimpi buruk dari seratus persen..." Zoiru memberikan tawaran lain sebagai sumpah.


Zoiru mengangkat telunjuknya dan menunjuk Kou, "Kou... kau pemimpinnya.. ratu Touriverse... berikan semua halaman itu..."


Kou terlihat ketakutan, tubuhnya bergetar terus sehingga ia ingin memberikan semua halaman itu tetapi tidak bisa karena tugasnya sebagai ratu Touriverse adalah mencegah kebangkitan Bamushigaru.


"... ..." Kedua Kou terus bergetar ketakutan sehingga ia bisa melihat kedua tangan putih dan tubuhnya merasakan sebuah pelukan dari belakang.


"Beranikan dirimu, nak..." Terdengar suara Korrina yang mencoba untuk memotivasi Kou, Kou mengangguk lalu memasang tatapan serius.


"Tidak akan...!!! Untuk apa kami memberikan semua halaman Grimoire ini kepadamu, apa yang kau lakukan tidak jauh dibandingkan mimpi buruk melainkan mimpi penuh dengan penderitaan...!" Seru Kou keras.


Semua Legenda itu mulai bangkit, "Kou benar... kami bangsa Legenda tidak akan pernah menyerah, seberapa kuat musuh itu, kami akan melawannya."


Zoiru melihat semua keledai itu bangkit, bukannya memilih untuk diam mereka bersikap keras kepala dan siap untuk melawan dirinya, tidak memiliki pilihan lain selagi menyilangkan kedua lengannya.


Kuro dan Haruki melesat maju ke arah Zoiru lalu melancarkan satu serangan penuh yang mengenai tubuhnya tetapi tidak memberikan mempan apapun.


"Jadi...? Giliran kalian sudah berakhir... sekarang bagianku." Kedua mata Zoiru memancar cahaya hijau yang mampu menghempas mundur Kuro dan Haruki ke belakangnya dengan luka besar di sekujur tubuh mereka.


"Hentikan...!!! Jangan lakukan pergerakan---" Kou melebarkan kedua matanya ketika melihat semua temannya kecuali Ophilia melesat ke arah Zoiru untuk melakukan beberapa serangan.


Mereka semua melepaskan sihir secara bersamaan dan semua itu bergabung sampai mengenai tubuh Zoiru lalu menyebabkan ledakan yang sangat dahsyat di hadapan mereka semua.


"Hahaha, geli sekali..." Zoiru terkekeh, melihat semua tatapan mereka terlihat putus asa ketika Zoiru masih bisa bangkit.


"Menyerah saja... sampai titik ini atau kalian ingin melihat kekuatan yang sebenarnya?" Tanya Zoiru yang mengangkat jari telunjuknya.


Semua pasukan Oather mulai melesat maju ke arah mereka semua yang terlihat kelelahan, Zoiru menunjuk ke depan dan melepaskan satu laser yang dapat mengikuti jiwa seseorang kemana pun mereka pergi..


...


...


...


Zwing!


Sebuah gelombang emas mulai mendarat di atas daratan, cahaya yang terkandung di dalam gelombang itu langsung mengubah semua pasukan Oather menjadi partikel seketika sampai membuat Zoiru tersenyum.


Semuanya terbantai rata hanya dengan cahaya dari gelombang tersebut, melihatnya saja membuat Zoiru merasa senang karena tantangan yang sebenarnya telah datang.


"Akhirnya kau datang juga... mungkin kau menyadarinya karena kekuatan seratus persen ku."

__ADS_1


Gelombang itu mulai menipis dan menunjukkan seorang Legenda yang menghantam laser itu sampai melesat ke atas langit dan berubah menjadi partikel emas.


"Shiratori Shira!"


__ADS_2