Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 324 - Satu Level Waktu yang Berbeda


__ADS_3

Kuharu menarik kembali Keris itu lalu ia memotong kedua kakinya sehingga ia melepas Keris tersebut dan membuat Kou bertambah semakin lemah sehingga ia berlutut di atas lantai sambil menunjukkan ekspresi yang kelelahan, ia bernafas dengan sangat berat dan ia sadar bahwa penghentian waktu itu masih berjalan untuk yang lainnya kecuali dirinya dan Kuharu. Kuharu mengembalikan waktu dan ia kembali sembuh tetapi kedua kakinya tiba-tiba terpotong kembali karena Keris yang melayang dan bergerak dengan sendirinya.


"Hahahahaha...! Teruslah lakukan kemampuan itu, jika waktu masih berada di sisiku maka kehidupanku tiada batasnya karena aku dapat mengembalikan waktu dan menunggu demam yang kau alami itu menghentikan dirimu sendiri. Aku mengakuinya, kau adalah keturunan Comi yang sangat hebat tetapi sayang sekali... fisikmu benar-benar lemah!!!" Kuharu mencoba untuk melancarkan beberapa serangan dan semua serangan itu melesat serta sengaja tidak mengenai tubuh Kou karena penolakan pikirannya itu.


"Sayang sekali... kau benar-benar tidak bisa menghabisi dirimu, aku akan mengikuti alur yang kau alami saja dimana demam itu membunuhmu. Aku hanya mengakui kemampuan dan kekuatanmu bukan dirimu yang benar-benar mengecewakan untuk garis keturunan Comi, aku mengharapkan sesuatu yang lebih mengerikan dari ini... kau tidak berada di level dekat dengan Haruka atau Okaho bahkan kau tidak bisa mengalahkan Ibumu juga yang sudah menguasai dua buku Grimoire." Kuharu kembali mengerahkan seluruh kemampuannya sehingga jam pasir-nya berputar dengan sangat cepat sampai menghentikan seluruh waktu Touriverse selama beberapa detik, ia melakukannya demi mengalahkan Kou.


Kuharu tersenyum sinis sampai ia tertawa terbahak-bahak melihat Kou yang sekarang terpengaruh dengan waktu, ia tidak bisa menggerakkan tubuhnya seperti biasa dan itu adalah kesempatan yang sangat baik untuk membunuhnya langsung, Kuharu mencoba untuk mengambil Keris milik Kou tetapi ia berakhir merasa kesakitan dahsyat di tangan kanannya.


"Agghhh!!! A-Aku lupa...!" Kuharu baru saja sadar bahwa itu senjata mutlak yang tidak bisa dipegang begitu saja, hanya Korrina dan Kou saja yang bisa memegangnya, ia menggunakan cara lain yaitu mengumpulkan seluruh kekuatannya dan menginjak kekuatan itu sampai puncak kekuatan penuh.


"Sekarang...!!! Jadilah hantu yang asli, Kou!!!" Seru Kuharu keras dan ia melancarkan satu serangan dahsyat ke arah Kou sehingga serangan itu langsung di tahan oleh tangan Astral yang keluar melalui punggung Kou.


"APAAA!?!?!" Kuharu melebarkan matanya bahkan Zenzaku yang sedang memperhatikan pertarungan itu juga sontak kaget ketika melihat Kou masih bisa bertahan sejauh ini walaupun ia mengalami demam yang bertambah parah karena menggunakan banyak kemampuan dan kekuatan yang berlebihan.

__ADS_1


Tangan itu mulai mendorong Kuharu mundur sehingga ras Astral mulai keluar melalui punggung Kou dan Kuharu tercengang ketika melihat penampilan ras Astral itu terlihat sama persis seperti Kou, tubuh yang terlihat seperti anak kecil dan wajah yang sama seperti Kou tetapi yang membedakannya adalah rambut panjangnya itu, "T-Tidak mungkin... a-apa lagi sekarang---" Astral itu merasuki tubuh Kuharu sehingga ia mulai menghantam wajahnya sendiri sampai kerangka-nya retak dan mengeluarkan suara retakan keras.


"Kuharu...!!! Berhati-hatilah dengan kutukan Eternal-nya!!! Kau baru saja dirasuki oleh ras Eternal milik Kou...!!! Jangan lengah sedikitpun dengan kutukan Comi---" Zenzaku mendadak tidak bisa melihat pertarungan dan melakukan telepati dengan Kuharu karena penolakan pikirannya yang sengaja untuk menghancurkan kristal di hadapannya serta menghentikan pembicaraan dirinya dengan Kuharu, "S-Sial... d-dia... mengetahui diriku juga 'kah...?"


Kuharu mendengar perkataan Zenzaku tetapi ia tidak akan menyerah, ia akan melawan langsung wadah dari kutukan Eternal itu yaitu Kou, ia melancarkan beberapa serangan ke arah Kou tetapi serangan itu berakhir terarah kepada dirinya sehingga ia menghajar dirinya sendiri seperti orang gila, "A-Astral ini... d-dia... kuat...! Dia mengendalikan tubuhku..."


Kuharu mengambil Keris itu lalu ia menusuk dirinya sendiri beberapa kali sehingga ia tidak bisa melakukan apapun kecuali merasakan kesakitan dari Keris yang menusuk tubuhnya beberapa kali, kesakitan dari Keris itu semakin lama membuat dirinya trauma sampai bilah Keris itu mencabik-cabik isi tubuhnya, Kou memuntahkan banyak darah melalui mulutnya sehingga ia jatuh pingsan dengan suhu tubuh yang membuat ruangan itu bertambah panas sampai menyalakan alat pemadam kebakaran.


Astral yang merasuki tubuh Kuharu keluar lalu masuk kembali ke dalam tubuh Kou, Kuharu dipenuhi dengan luka dan darah di sekujur tubuhnya tetapi ia tersenyum dengan sangat jahat karena jam pasirnya berputar ke belakang sehingga mengembalikan tubuhnya seperti semula, dengan hasil ia melihat Kou yang tidak bisa bertindak lagi. Kesakitan dari Keris itu masih terasa dan bahkan sampai melukai mental-nya sendiri, "S-Sial... rasanya masih sakit... rasa sakit itu seolah-olah tidak hilang dari dalam tubuhku."


Kuharu tercengang ketika melihat kedua jam pasir-nya berubah menjadi pasir karena Okaho yang mengubah jam pasir itu menjadi pasir, sekarang ia tidak perlu mengkhawatirkan sihir waktunya yang kuat itu. Okaho menghampiri Kuharu tetapi pergerakan-nya bertambah lambat ketika Kuharu menyentuh mesin pemulihan itu, "A-Apa...!?" 


"Apa kau berpikir bahwa kecerdasan dan kekuatan realita yang kau miliki itu akan menghentikan diriku...? Jangan lengah dulu, Okaho... aku sekarang berada dekat dengan Haruka dan aku menyerap seluruh kemampuan dan kekuatan waktunya sehingga tubuhku mendapatkan akses yang sama seperti jam pasir itu!" Kata Kuharu sambil tersenyum serius, Okaho merapatkan giginya dan ia memaksakan dirinya untuk bergerak tetapi tubuhnya langsung berdarah karena penghentian waktu itu terasa seperti dipengaruhi dengan efek dari gravitasi juga.

__ADS_1


"S-Sial... k-kau...!!! Kau...!!!" Tubuh Okaho mendadak mundur seketika karena pengaruh pengunduran waktu yang Kuharu gunakan, Okaho mengalami pengunduran waktu yang sangat besar sehingga ia kembali tiba di lantai 10 dengan kondisi tertidur karena pengunduran waktu itu membawa dirinya menuju peristiwa dimana ia tidur pada beberapa jam yang lalu, Okaho tidak bisa bergerak untuk sementara karena pengunduran waktu itu berjalan cukup lambat juga.


Kuharu menunda tugas untuk menyingkirkan keturunan Comi itu, ia menghancurkan mesin pemulihan tersebut lalu menyentuh tubuh Haruka sehingga tubuhnya memancarkan cahaya hijau lalu menciptakan portal hijau yang besar di belakangnya, Kuharu memasukkan Haruka ke dalam portal itu dan ia melihat Minami yang meluncurkan laser emas melalui mulutnya kembali tetapi Kuharu mengundurkan waktu untuk laser itu sehingga laser tersebut mengenai tubuh Minami dan tidak memberi efek merugikan.


"Tindakan yang bagus!!!" Minami melesat menuju arah Kuharu dan melompat menuju arahnya sehingga tubuhnya melayang dengan sendirinya dan tidak bisa bergerak karena terlambat, Kuharu tersenyum lalu ia melempar beberapa aura pedang ke arah dirinya sehingga seluruh aura pedang itu mengepung dirinya dan akan menusuk Minami ketika waktu kembali berjalan, "Kita mungkin akan bertemu suatu saat nanti, tidak... jika kau ingin bertemu denganku maka kau harus mendatangi diriku, jika tidak maka Haruka akan sepenuhnya menjadi diriku dan memberi diriku kekuatan waktu segalanya!"


Kuharu masuk ke dalam portal waktu itu, tiga detik kemudian waktu kembali berjalan dan Okaho sempat mengubah semua aura pedang itu menjadi gelembung. Minami mengepalkan kedua tinjunya sehingga taringnya mulai bertambah panjang karena rasa kesal yang ia rasakan ketika melawan Kuharu, dia benar-benar kuat tanpa Kou... mereka sudah pasti akan kehilangan nyawa mereka dengan cepat.


"Sial, sial, sialnyaaa!!! Dasar pengecut, berani-beraninya datang ke sini bertujuan untuk membunuh kita tetapi pada akhirnya melarikan diri dan membawa Haruka pergi...!!!" Seru Minami sambil menghantam lantai beberapa kali, ia berjanji bahwa suatu saat nanti ia akan menghajar dirinya habis-habisan dengan kekuatannya, sekarang ia hanya perlu fokus dalam melaksanakan latihannya agar ia bisa bergerak di penghentian waktu itu.


Okaho hanya bisa diam, ia sendiri mengakui kemampuan waktu Kuharu benar-benar mengerikan bahkan lebih kuat dari Haruka, bisa dibilang kekuatan waktunya itu berada satu level berbeda dengan wujud Haruka ketika setengah dari Limiter-nya yang hancur itu. Ia segera menghampiri Kou yang pingsan di atas lantai dan ia segera memeriksa kondisi-nya, ia merasakan suhu panas yang sangat besar dan demam-nya naik sehingga itu bukan demam biasa lagi melainkan demam serius.


"Kou..." Okaho mematikan alat pemadam kebakaran itu lalu ia bisa merasakan suatu reaksi di dalam dirinya, ia mengeluarkan kubus waktu itu dan ia langsung melebarkan matanya ketika melihat warna dari kubus waktu tersebut telah kembali semula, itu artinya mereka bisa pergi menuju Realm of Time sekarang juga.

__ADS_1


"Sial... di saat-saat Kakak sudah diculik oleh Kuharu, Realm of Time kembali stabil..."


"...aku harus memikirkan sesuatu."


__ADS_2