Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 1095 - Dalam Ambang Kematian


__ADS_3

"Ya, seperti itu... akhirnya aku bisa melihat ketangguhan besar yang akan kau perlihatkan kepada diriku!" Brimgard melompat ke atas langit lalu ia melakukan satu putaran yang dilanjutkan dengan gelombang tebasan.


Koizumi memunculkan tujuh pedang dari dosa besar yang mengelilingi tubuhnya sehingga bersatu menjadi sebuah pedang yang besar, tetapi ia bisa memegang gagangnya dengan satu tangan tanpa menerima beban apapun.


Di bagian bawah bilang pedang itu memiliki tujuh lambang dari dosa besar itu sehingga rambut Koizumi mulai melayang ke atas lalu melepaskan banyak sekali kobaran api neraka.


Koizumi langsung berubah menjadi ratu neraka dimana puncak kepalanya memunculkan sebuah mahkota serta mantel yang begitu merah, Kisetsu nya juga terbakar sampai berubah menjadi gaun neraka.


"Jika kau membutuhkan bantuan dariku maka aku akan datang secepat mungkin." Peringat Kuro.


Koizumi memunculkan pedang God Slayer yang melepaskan kegelapan dari bilahnya itu, ia langsung memegang dua pedang yang sangat kuat sampai dirinya hanya perlu mengendalikan semua itu agar tidak berlebihan.


Hanya dengan mengayunkan kedua pedang itu secara bersamaan, serangan yang dilakukan Brimgard menghilang secara instan sehingga pandangannya menerima sambutan dari gelombang tebasan yang ia tahan menggunakan tombaknya.


Hasilnya tombak tersebut langsung menghisap sehingga dirinya mulai menggunakan keempat lengannya itu untuk menahan serangan gelombang tersebut, "Ini tidak ada apa---"


Brimgard dikejutkan dengan lambang Pride yang begitu besar di hadapannya sehingga menyebabkan kekuatan dari gelombang itu bertambah semakin kuat sampai ia langsung mengangkat kedua lengannya ke atas.


Tanpa basa-basi ia langsung melancarkan dua tebasan yang menyebabkan ledakan dahsyat sampai membakar tubuh Brimgard menjadi gosong serta perutnya juga menerima tebasan yang mengubahnya menjadi dua potongan.


Brimgard sekarang menanggapi perlawanan Koizumi sebagai hal serius yang mendekati ancaman besar karena kekuatannya bukan main lagi, bisa saja melampaui katana milik Korrina yang dinamakan Heaven's Prime.


Tubuh Brimgard berhasil pulih kembali karena bantuan dari materi gelap yang membentuk tubuhnya, sayap Nothingness di belakang punggungnya mulai tumbuh sampai membesar serta memanjang.


"Sudah cukup, inilah ketangguhan yang aku butuhkan... sekarang aku bisa merasakan kepuasan ketika pertama kalinya berhadapan dengan Korrina Comi!"


Brimgard melihat Koizumi yang sudah berada di sebelahnya dengan kedua pedang yang ia lancarkan menuju arah dirinya, tubuh Brimgard langsung mengeras sehingga tebasan itu berhasil tertahan.


"... ...!?" Koizumi memasang tatapan kaget ketika melihatnya karena daya tahan Brimgard bertambah semakin kuat dimana dirinya langsung melepaskan dorongan besar menuju arah dirinya.


Koizumi terhempas ke belakang lalu ia melihat Brimgard menggerakkan kedua sayap Nothingness itu yang sangat besar sehingga dirinya langsung memunculkan banyak sekali gumpalan Nothingness di sekitarnya.


Brimgard langsung meluncurkan seluruh serangan gelombang Nothingness itu menuju arah Koizumi yang langsung melesat ke depan lalu menghancurkan semua serangan itu sampai menghisapnya ke dalam perang gabungan dari dosa itu.


Brimgard langsung menerima satu tebasan di dadanya yang melepaskan banyak sekali kobaran api sampai dirinya sendiri dapat merasakan kesakitan yang memicu amarahnya itu, "Nrrgghhh...!!!"


Brimgard langsung melancarkan banyak sekali pukulan beruntun yang berhasil ditahan menggunakan kedua pedangnya, setelah itu ia memutuskan keempat lengannya lalu melanjutkan serangan dengan menusuk dadanya menggunakan pedang God Slayer.


Brimgard terhempas ke belakang lalu ia melihat Koizumi melancarkan kedua pedangnya secara bersamaan sehingga melepaskan tebasan X yang mengarah kepada dirinya.

__ADS_1


Brimgard berhasil menghapusnya hanya menggunakan tapak kanannya yang melenyapkan serangan itu secara instan, mereka berdua langsung saling berpapasan sehingga saling menyambut satu saka lain menggunakan serangan yang dilepaskan.


Koizumi dan Brimgard mulai bertarung mengelilingi area tersebut selagi melancarkan banyak sekali serangan yang saling berbenturan serta melepaskan dorongan dan tekanan di sekitarnya sehingga menjatuhkan beberapa pasukan.


Untuk pertama kalinya Brimgard memperlihatkan ekspresi kesal karena menerima kesulitan ketika menghadapi Koizumi dengan kekuatan barunya itu yang terpicu karena amarahnya.


Bisa dibilang cukup menguntungkan bagi kedua pihak karena Brimgard dapat bertarung dengan serius, pada akhirnya Koizumi lebih banyak menerima serangan karena tidak terbantu oleh daya tahannya yang tidak sekuat milik Brimgard.


Brimgard melepaskan serangan beruntun yang terus menghajar wajar serta tubuh Koizumi tanpa henti, ia mencoba untuk memutuskan lengannya lagi tetapi Brimgard berhasil menahannya berkat bantuan dari Null Energy.


"Aku merasa lega diriku tidak menanggapi remeh tentang Legenda seperti dirimu, Koizumi!" Brimgard terus menghajar wajah Koizumi beberapa kali sampai ia mulai tertekan sampai tidak diberi kesempatan untuk menyerang.


Brimgard langsung menggunakan kemampuan alami dari Zerdian yang dinamakan sebagai Zerdianserker, keempat lengannya memunculkan banyak sekali garis yang membentuk tato.


Tubuhnya melepaskan aura ungu kehitaman yang langsung mendorong Koizumi ke belakang dimana dirinya menerima banyak sekali tekanan dari kekuatan dana aura yang dilepaskan oleh Brimgard.


"Brengsek...!!!" Koizumi menggigit bibirnya sampai berdarah karena saking kesalnya melihat Brimgard yang sulit sekali untuk mati walaupun sudah menerima tebasan dari kedua pedangnya.


"Tetapi, aku akan membalas semua itu dengan kesakitan yang dapat kau ingat selama kekalahanmu!" Brimgard melepaskan seluruh kekuatan yang ia kunci untuk lawan kuat.


Sekarang adalah waktunya ia untuk membuka kekuatan itu untuk membalas semua ketangguhan yang Koizumi perlihatkan kepada dirinya, Brimgard muncul tepat di hadapan Koizumi sampai mengejutkan dirinya itu.


"Kau tetap akan menjadi samsak di hadapan diriku ketika kekuatan yang terkunci itu di lepas---" Wajah Brimgard langsung menerima satu tebasan dari pedang gabungan dosa itu.


Luka yang Brimgard terasa sangat menyakitkan karena kesombongan dan ketangguhan yang diperlihatkan hanya akan memperkuat daya kekuatan pedang itu secara berkali lipat.


"Legenda berbicara dan menyelesaikan segala masalah dengan tangan mereka sendiri, bukan mulut...!!!" Koizumi melancarkan jutaan tebasan yang mencincang tubuh Brimgard menjadi potongan kecil.


Setelah itu ia membakar seluruh tubuhnya dengan kobaran api itu lalu mengakhiri serangan dengan memutuskan lehernya sampai kepala Brimgard terpental ke atas langit lalu menerima sebuah lemparan God Slayer yang langsung menusuknya.


Tetapi Brimgard berhasil memulihkan tubuhnya dengan cepat karena tepukan dada melalui kedua tinjunya yang utuh kembali karena materi gelap, "Apakah kau tidak tahu, Koizumi...?"


"Aku adalah perwujudan dari materi gelap, selama masih terdapat unsur tersebut maka nyawa pertamaku tidak akan lenyap begitu saja!!!" Brimgard langsung menghantam wajah Koizumi sampai menghancurkan otaknya itu.


Tetapi pedang gabungan dosa itu memulihkan kembali tubuhnya dimana ia langsung mencoba lagi dan lagi untuk menahan Brimgard lalu melukai dirinya tanpa henti, "Perwujudan dari materi gelap..."


"...dan tidak akan pernah mati selama sejarahnya lenyap atau tidak pernah ada, hal seperti itu akan aku pecahkan agar diriku dapat melampaui musuh yang berada di atasku dan atasmu...!!!"


Koizumi mulai kehilangan stabil terhadap tubuhnya karena ia melepaskan banyak sekali kekuatan dan serangan yang seharusnya membunuh Brimgard secara instan, "Koizumi..."

__ADS_1


"...lebih baik kau mundur, dan perhatikan sejarah pertarungan selanjutnya. Aku akan turun tangan untuk menggunakan wujud asliku dengan wadah yang masih baru yaitu dirimu." Peringat Kuro.


"Tidak... aku tidak akan menyerah sampai diriku bisa terus melukai dirinya dan menekan semua yang ia miliki agar tidak bisa melakukan apapun!!!" Koizumi langsung meningkatkan seluruhnya menuju puncak.


Darah mengalir deras melalui kedua mata, hidung, serta mulutnya karena ia langsung memunculkan banyak sekali pedang dosa Pride di sekitarnya yang langsung menusuk tubuh Brimgard beberapa kali.


"Nrrgghh....!!! Aaghhhh!!!" Brimgard dapat merasakan semua kesakitan yang diberikan oleh semua pedang tiruan itu.


Koizumi melesat menuju arah Brimgard lalu melancarkan jutaan tebasan menggunakan kedua pedangnya itu dimana ia terus menyerang Brimgard tanpa henti kecepatan tak terukur itu.


Miliaran serangan terus mengenai Brimgard walaupun satu detik belum terlewati, semua pasukan Touriverse dan Kountraverse dapat merasakan banyak sekali tekanan dan dorongan yang berasal dari atas langit.


Semua serangan yang dilakukan oleh Koizumi menyebabkan tubuhnya untuk lepas kendali sampai punggung langsung meledak serta mengeluarkan banyak sekali darah dan organnya sendiri yang sudah robek.


Brimgard masih bertahan sampai titik dimana ia sudah menerima banyak sekali serangan yang membuatnya merasakan kesakitan hampir seumur hidup, dengan menghantam dada Koizumi saja ia langsung terpental menuju daratan.


Koizumi tidak bisa bergerak sama sekali, seluruh kekuatan yang ia miliki lenyap segara instan karena dirinya yang menggunakan semua itu secara berlebihan karena saking emosinya ingin membunuh Brimgard serta menyiksanya terus menerus.


"Kau sudah melakukan tugasmu dengan baik, aku yakin Shimatsu Arata tidak pernah bisa menggunakan kata-kata yang baik untuk memperlihatkan kebanggaan itu kepada dirimu..."


"...aku yang menyaksikannya, kau baru saja terangkat menjadi pengguna tujuh dosa besar dan ratu neraka maka wajar jika semua itu masih belum sesempurna yang kau bayangkan."


Brimgard mengerutkan dahinya lalu ia mengangkat kedua lengannya ke atas sampai memunculkan gumpalan Nothingness yang berukuran alam semesta hanya untuk dilempar kepada Koizumi.


"Biarkan aku yang menggantikan posisimu sekarang juga..."


Serangan itu langsung diterima oleh Koizumi dimana tubuhnya sempat lenyap tetapi kembali sehingga tergantikan oleh seorang pria penuh tato yang melambangkan tujuh dosa besar.


Serangan Nothingness itu juga langsung menghilang karena kehadiran pria bertato itu, ia mengulurkan kedua lengannya hanya untuk menarik pedang gabungan dosa dan God Slayer.


Brimgard melihat seorang pria berdiri tegak selagi melakukan pemanasan kecil, "Kemana Shimatsu Koizumi...?"


"Dia sedang beristirahat... lawanmu adalah diriku sekarang."


"Siapa kau?"


"Aku adalah perwujudan dari segala dosa yang eksis dalam segala dunia... perwakilan dari segala dosa..."


"...Kuro!"

__ADS_1


__ADS_2