
Kubus waktu itu membawa mereka semua masuk ke dalam gelombang hijau yang menunjukkan banyak sekali lambang waktu dan jalur yang berbeda-beda. Mereka semua sontak kaget ketika sadar bahwa mereka masih hidup, Rokuro dan Asriel melihat Okaho yang memberi kata isyarat menggunakan kedua tangannya bahwa di mulai dari sekarang mereka harus berpisah, Okaho tidak bisa berbicara karena gelombang itu dan ia juga berharap bahwa Kou bisa menghubungi mereka semua.
Mereka mengangguk dan setuju untuk berpisah sekarang juga, penolakan pikiran mereka membuat mereka sadar bahwa Kou memiliki sebuah rencana dan rencana itu pasti sama misteri-nya dengan dirinya. Okaho, Minami, dan Kou masuk ke dalam jalur lubang besar di hadapannya dan mereka mulai berpisah dengan kelompok Rokuro dan Asriel dimana mereka masuk ke dalam jalur lubang yang berbeda.
Penglihatan mereka dikejutkan dengan waktu yang berputar mundur dengan cepat, mereka tidak tahan melihatnya sampai harus memejamkan kedua mata. Semua ini terasa seperti mereka mengalami lompatan waktu ke belakang dengan sangat jauh seperti [Time Travel.], Okaho bisa melihat situasi bahwa ia mengalami lompatan waktu yang sangat jauh, ia juga sempat khawatir dengan rencana apa yang akan Kuharu lakukan sampai harus memasukkan mereka menuju kubus waktu dan menjebak mereka di masa yang berbeda.
Beberapa menit kemudian, Okaho bersama Minami dan Kou tiba di atas langit lalu mereka terjatuh menuju daratan seperti meteor. Okaho sempat menyelamatkan Kou karena ia tidak bisa terbang dan Minami bisa memutar ekornya untuk dijadikan sebagai baling-baling bambu agar ia bisa mendarat dengan aman, Okaho dan Minami mendarat di dalam hutan yang dipenuhi dengan pohon lebat.
"A-Apa yang terjadi, nya...?" Minami menatap dirinya sendiri, kubus waktu tadi benar-benar mengerikan sampai ia tidak bisa melihat apapun kecuali waktu, ia juga sampai mendengar suara waktu yang terdengar sangat berisik dan menyebalkan. Okaho menatap Minami dengan ekspresi yang terlihat kesal karena ia belum mendapatkan penjelasan apapun tentang Minami yang kembali hidup ketika menerima serangan fatal itu, "Sebelum kita melihat situasi..."
"...kenapa kamu masih hidup!? Aku melihatnya secara langsung bahwa jantungmu di hancurkan oleh si sialan Kuharu itu!" Seru Okaho sambil menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal dan khawatir, Minami baru saja ingin dan ia langsung tertawa sambil menggerakkan ekornya karena ia lupa untuk tidak memberitahu Okaho soal kemampuan yang ia miliki, "Apakah kamu pernah mendengar istilah seekor kucing memiliki 9 nyawa?"
Okaho melebarkan matanya ketika mendengar hal itu, Minami tersenyum lalu ia menjelaskan-nya kepada Okaho bahwa ia memiliki kemampuan kucing yang memberi dirinya 9 nyawa, sekarang ia hanya memiliki 8 nyawa tersisa. Mendengar kemampuan itu, Okaho menghela nafas dengan penuh rasa kesal karena Minami tidak pernah memberitahu dirinya tentang kemampuan natural seperti itu, itu artinya dia pasti tidak takut mati.
"Walaupun kau memiliki 9 nyawa, setidaknya jangan sia-siakan nyawa itu, satu nyawa itu penting, bodoh!!!" Okaho mengetuk wajah Minami sampai ia mengerang seperti kucing lalu mengusap kepalanya, "Uuuu... Okaho jahat, nya..."
__ADS_1
"Kamu lebih jahat, bodoh!" Seru Okaho, Okaho dan Minami ketika di satukan menjadi sebuah kelompok sepertinya akan menjadi kekacauan karena mereka terkadang bersikap tidak akur dan berteman dalam waktu yang berbeda, Minami seketika sadar ketika melihat Okaho yang sedang mengembungkan kedua pipinya, sepertinya ia sebagai teman baiknya peduli terhadap Minami yang baru saja membuang satu nyawanya itu.
Minami menghentikan perdebatan-nya dengan Okaho lalu ia tersenyum dan terkekeh karena ia mengaku kesalahannya sendiri, ia akan mencoba sekuat mungkin untuk tidak menyia-nyiakan hal itu. Minami memberi Okaho sebuah pelukan dan meminta maaf lagi sehingga Okaho terkejut dan hampir saja meneteskan air matanya, Okaho mendorongnya pelan karena ia tidak mau di peluk olehnya, "Ucapan maaf sudah cukup..."
"...pelukan itu tidak butuhkan, aku tidak bermaksud untuk dingin atau apapun itu, ucapan maaf saja sudah cukup." Kata Okaho sambil menunjukkan ekspresi yang terlihat serius, Minami terkekeh dan ia mulai menggerakkan ekornya dengan sangat cepat sampai Kou mulai tertawa sambil menutup mulutnya ketika melihat hubungan mereka berdua sekarang menjadi semakin erat.
Okaho melihat Kou yang sedang tertawa dan ia sendiri merasa lega melihat Kou yang terlihat baik-baik saja, ia mencoba untuk menanyakan kondisinya tetapi ia sadar bahwa Kou tidak bisa mendengar apapun karena alat pembantunya yang sudah rusak. Kou menggelengkan kepalanya dan ia bisa mendengar perkataan mereka semua dari perasaan dan pikiran yang mereka miliki sehingga Kou mulai melompat-lompat untuk menunjukkan kondisinya yang sudah pulih seperti biasanya.
Mereka menghabiskan waktu sebentar dengan berteduh di bawah pohon, Okaho mencoba untuk menghubungi Tech dan ia bisa mendengar jelas suara Tech, sepertinya sistem yang dibuat oleh Korrina benar-benar akan mengikuti pemiliknya kemanapun karena Tech sudah memiliki banyak cabang dan Tech yang saat ini bersamanya adalah inti dari sistem tersebut. Okaho menyuruh Tech untuk memeriksa kondisi Kou dan Minami dimana mereka masih bisa disebut normal dan baik-baik saja.
"Kita berada di dalam rekaman kubus waktu, itu artinya kubus waktu yang tadi mengenai kita membawa kita melompat menuju masa yang berbeda-beda... bisa disebut sebagai Time Travel tetapi mengubah sejarah mungkin tidak mustahil di kubus waktu karena tidak mempengaruhi hukum waktu yang asli di luar..." Okaho memunculkan kubus waktunya yang memberitahu Okaho bahwa ia berada di tahun dulu sekali dimana Haruka masih bayi, kalau tidak salah Haruka pernah menceritakan dirinya tentang masa-masa ketika ia masih bayi.
Okaho membuat kubus waktu itu melayang dan kubus tersebut langsung berputar lalu menunjukkan beberapa suasana Yuusuatouri yang terlihat masih biasa, tidak secanggih dan sehebat dengan Yuusuatouri yang sudah maju karena Co. Corp, kubus waktu itu benar-benar membawa mereka menuju masa lalu dan masa sekarang adalah masa dimana Shira pertama kali mengunjungi Yuusuatouri, Okaho sontak kaget ketika melihatnya karena kubus itu menunjukkan pertemuan Shira dan Megumi untuk pertama kalinya.
"Kita berada di masa dimana orang tuamu pertama kalinya bertemu, Minami." Kata Okaho.
__ADS_1
"Seriusan!? Aku ingin melihatnya sejak kecil loh!!!" Minami mulai menatap kubus waktu itu dan Okaho sekarang kembali fokus kepada tujuan utamanya tentang Kuharu, ia menatap Kou yang sebelumnya melakukan sesuatu terhadap pikirannya dan teman-temannya yang lain bahwa ia bisa merasakan penolakan pikiran dimana mereka dilarang untuk menghindari melainkan menerima serangan kubus waktu itu.
Okaho menatap Kou lalu ia mencoba untuk berbicara dengannya sehingga ia langsung mengingat sesuatu, sebuah pikiran baru saja muncul di dalam kepalanya dan itu sudah jelas ulah Kou karena ia menunjuk kepalanya sendiri, ia memberitahu Okaho untuk memikirkan kembali pikiran yang baru saja masuk ke dalam otaknya bahwa itu adalah rencana yang Kou rencanakan ditambah lagi tujuan yang sebenarnya Kuharu laksanakan.
Okaho bisa mengingatnya dengan jelas, ia merasa seperti berada di dalam pikiran seseorang. Alasan Kou membiarkan mereka diam dan menerima kubus waktu itu karena lompatan masa ke masa adalah kuncing untuk mengembalikan Haruka, tujuan Kuharu untuk memasukkan mereka semua ke dalam kubus waktu untuk menghapus eksistensi dan keberadaan mereka dengan mengubah masa lalu dimana waktu akan langsung hancur jika masa sekarang dimana Shira dan Megumi seharusnya berpacaran berubah menjadi Shira dan Megumi bermusuhan.
Waktu memang rumit bahkan Okaho sendiri tidak mau berurusan dengan waktu, jika masa sekarang Shira dan Megumi tidak bertemu maka waktu akan hancur secara bertahap dimana suasana di sekitar akan menghilang, intinya mereka harus bisa memperbaiki masa lalu yang akan diubah oleh Kuharu melalui kubus waktu dan menyucikan kubus waktu hitam yang akan Kuharu pasang, kubus waktu hitam itu juga akan muncul di tempat yang berbeda.
Okaho tidak bisa berkata apa-apa lagi ketika Kou bisa mengetahui semuanya, kekuatan The Mind memang bukan main-main karena Kou saat ini menunjukkan sebuah layar yang memiliki tulisan, 'Aku sudah membaca pikiran Kuharu dan aku sudah mengetahui semua cara untuk mengembalikan Kak Haruka... kesempatan berhasil masih belum diketahui tetapi misi ini benar-benar berbahaya.'
"Aku sekarang mengerti, Okaho... kalau tidak salah The Mind juga pasti memiliki sebuah kemampuan untuk membuat pikiran kita melihat konsekuensi dari kehancuran kubus waktu itu 'kan? Apakah kamu bisa menunjukkan kepada kami...? Apa yang terjadi jika Shira dan Megumi di masa ini tidak bersama...?" Tanya Okaho.
Kou menjentikkan jarinya sehingga Okaho dan Minami langsung pingsan dan tertidur karena Kou baru saja masuk ke dalam pikiran mereka untuk membuat sebuah gambaran dari konsekuensi kehancuran dari kubus waktu dan kubus waktu hitam itu.
"... ..."
__ADS_1