Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 641 - Bamushigaru Melawan Alam Semesta


__ADS_3

"Shiratori Shira... kau datang kepadaku lagi walaupun sudah mengetahui hasilnya?" Tanya Zoiru yang mulai menatap kedua tatapan Shira yang mengancam.


"...kenapa? Apa tidak boleh? Bukannya ini yang kau inginkan?" Tanya Shira yang mulai mencekik leher Zoiru sampai mengangkat tubuhnya ke atas.


"Kau dengan beraninya menggunakan  serangan yang sangat aku sukai... cekikan...!!!" Zoiru merapatkan giginya sehingga daging Bamushigaru mulai menarik dirinya sampai ia masuk ke dalam daging tersebut.


"... ...!" Shira terbang ke atas langit, melihat Bamushigaru melepaskannya raungan besar yang mampu mendorong semua pasukan termasuk Shira sendiri karena tekanan dan dorongan yang di lepaskan oleh Bamushigaru bertambah kuat.


"GROOOAAGGHHH!!!" Bamushigaru mulai berputar dan bergerak laju sampai menabrak semua penghuni semesta yang menghalang jalannya.


Sebagian dari mereka hancur tertabrak dan sebagian dari mereka terluka cukup parah, banyak sekali korban yang terus gugur berkat rasa semangat Bamushigaru ketika merasakan luar angkasa.


Alam semesta yang ia lihat langsung di lahap dengan satu gigitan dan isapan melalui mulutnya yang terbuka sangat lebar bahkan sebagian dari penghuni semesta mulai perlahan-lahan tertarik.


"Pegangan...!!!" Seru Minami keras yang melepaskan beberapa tumbuhan itu untuk meluncurkan beberapa akar yang membantu mereka untuk tidak tertarik ke dalam mulut Bamushigaru.


Semua pasukan ikut membantu Minami untuk menyelamatkan semua orang yang hampir saja di makan, melihat keadaan bertambah sulit membuat mereka semua merasa ketakutan.


Bamushigaru dapat membunuh mereka semua tanpa aba-aba karena darah dingin yang ia miliki, naga yang hanya memedulikan makanan untuk memenuhi kepuasan terhadap perutnya yang terus lapar.


"Makhluk ini memiliki banyak sekali dosa Gluttony, dia bahkan tidak akan bisa selesai..." Kata Kuro sambil mendarat di atas asteroid itu, ia mulai melancarkan beberapa gelombang tebasan ke arah Bamushigaru.


Tebasan itu berhasil membelahnya menjadi dua tetapi kedua tubuhnya kembali bersatu sampai ia melepaskan gelombang hijau besar melalui mulutnya.


Untungnya beberapa pasukan menciptakan perisai sihir yang berhasil serangan itu, semua perisai itu hancur seketika Bamushigaru mengeluarkan banyak sekali taring dari tubuhnya.


Semua taring itu melepaskan laser hijau yang mengarah kepada seluruh pasukan, tidak memedulikan sihir perlindungan apapun karena di dalam laser itu terdapat penetrasi tinggi.


Semua pasukan sekuat mungkin mencoba untuk menahan dan menghindar, Haruki berhasil menghindari serangan itu dan ia mulai mengayunkan kedua pedangnya sampai melukai Bamushigaru.


Shizen mendarat di atas tubuh Bamushigaru untuk menempelkan beberapa sihir ledakannya, ia mendapatkan bantuan dari Shuan dan yang lainnya untuk mengalirkan Lenergy kepadanya.


Shira dari jauh melihat keadaan, Kuro dan Haruki terlihat berhasil mengenai beberapa serangan yang mampu membuat Bamushigaru kesakitan tetapi ia sendiri tahu bahwa makhluk sihir seperti Bamushigaru...


...tidak akan mudah untuk kalah, sama seperti Zoiru yang bersembunyi di balik daging Bamushigaru yang sangat tebal bahkan Haruki dan Kuro membutuhkan waktu untuk menyebabkan luka dalam kepada Bamushigaru.


Kedua mata Zoiru melepaskan asap hijau yang berbentuk paku sampai menusuk perut Haruki dan Kuro, menyebabkan mereka terdorong ke belakang tetapi Shira segera memulihkan luka mereka dengan cepat.


Bamushigaru merasakan banyak gangguan dan ia sendiri membenci sampai ia menganggap semua bakteri atau seluruh penghuni alam semesta yang mencoba untuk bertarung sebagai camilan.


Bamushigaru melakukan putaran sampai kedua sayap dan ekornya menabrak beberapa penghuni sampai membunuh mereka semua, Shira melebarkan kedua matanya lalu ia menahan tabrakan ekor itu sampai terdorong ke belakang.


Tubuhnya dipenuhi dengan luka yang mengeluarkan banyak darah, tidak ada harapan lagi bertarung dengan makhluk sihir yang berukuran sebesar semesta.


Shira menoleh ke belakang, melihat tiga inti alam semesta Touriverse masih bertahan tetapi ia yakin isinya dipenuhi dengan kehancuran dan bencana karena dorongan dan suara yang di lepas Bamushigaru

__ADS_1


Bamushigaru mencoba untuk menjatuhkan korban lainnya tetapi tubuhnya menerima beberapa tembakan dari bangsa Manusia yang menggunakan beberapa ledakan nuklir kepada Bamushigaru.


Semua ledakan itu tidak mempengaruhi dirinya melainkan Shizen yang terkena semua ledakan nuklir itu tetapi ia dapat menyerap semua ledakan itu untuk memindahkannya kepada Bamushigaru.


Bamushigaru membuka mulutnya lebar menghisap semua bangsa Manusia itu, embusan nafasnya itu mampu menghapus sihir apapun sehingga Minami sendiri bisa merasakan wilayah sekelilingnya dipenuhi sihir Oath.


"HAAARRRGGGHHH!!!" Shira maju ke depan lalu ia menghantam puncak kepala Bamushigaru tetapi serangan itu tidak memberi efek apapun sehingga Shira mundur dan memunculkan tanda serangannya itu.


"Kuro! Haruki!" Seru Shira dan mereka mengerti apa yang coba Shira rencanakan.


"HRAAAAHHH!!!" Kuro melakukan sebuah putaran lalu melepaskan serangan kombinasi ke arah tanda cahaya itu sampai Bamushigaru mengerang keras, melepaskan banyak laser melalui tubuh dan kedua matanya.


"Haruki!!!" Panggil Kuro sehingga Haruki maju dan menggunakan seluruh teknik berpedangnya yang di akhiri dengan serangan Chaos Vengeance.


BAAMMMMMM!!!


Bamushigaru terhempas ke belakang dengan kepalanya yang sedikit hancur, menunjukkan tulang-tulang dan dagingnya itu sehingga rencana Shira berhasil.


"Kita hanya harus menyerangnya bersamaan dengan kekuatan besar... biarkan aku memberi tanda cahaya itu sebagai serangan yang efektif bagi kalian!" Shira mulai melakukan perpindahan mengelilingi tubuh Bamushigaru.


Bamushigaru berhasil memulihkan dirinya dengan memuntahkan beberapa daging yang menggantikan semua lukanya itu, semua pasukan segera menyerang Bamushigaru dari jarak jauh dan dekat.


Shira mencoba untuk memberikan tanda kepada tubuh Bamushigaru yang lumayan lembek ketika menerima serangan cahayanya itu.


"Jika kita terus seperti ini maka... tidak ada jalan lagi." Kata Yuuna yang melayang di sebelah Shira, mencoba untuk menyarankan dirinya beberapa rencana.


Semua daging itu menusuk beberapa pasukan dan mereka yang sudah terkena tusuk sampai mati oleh daging itu maka semua daging tersebut membentuk mulutnya dan memakan mereka dengan satu lahap.


Memberikan Bamushigaru kekuatan lebih besar setiap ia mendapatkan banyak makanan dan hidangan, kemampuannya masih dalam proses pemulihan karena ia baru saja bangkit dari tidur panjangnya.


Zoiru di sisi lainnya berada di dalam kepala Bamushigaru, beristirahat sambil berdiri di atas otak Bamushigaru untuk menerima semua pemulihannya agar tubuhnya kembali sempurna.


Haruki dan Kuro muncul di belakang Shira yang sedang menandakan beberapa cahaya menggunakan tapaknya itu, tidak lama kemudian Shira menghindari beberapa serangan daging itu.


"Jika terus seperti ini maka populasi akan benar-benar habis, Shira... apakah kita semua bisa bertahan sebelum habis di makan?" Tanya Haruki.


"Teruslah berharap... aku mencoba sekuat mungkin untuk menandakan titik kelemahan." Kata Shira yang terus memancarkan cahayanya sampai menyilaukan kedua pandangan Bamushigaru.


Semua pasukan berlindung ke tempat yang lebih aman untuk melakukan serangan sihir dari jarak jauh, semua serangan yang mereka lakukan lama-lama tidak memiliki efek apapun kepada Bamushigaru yang mulai memakannya.


"Shizen cukup berani juga untuk tetap diam di atas tubuhnya menjatuhkan beberapa sihir ledakan yang dapat ia aktifkan kapan pun." Kata Kuro, ia melihat Shizen yang terus lari dan terbang mengelilingi tubuh Bamushigaru.


Ekor Bamushigaru mulai memanjang sampai menjebak Shira di dalamnya, tubuhnya perlahan-lahan remuk ketika menerima genggaman yang sangat kasar dari ekor itu.


"Nrrrgghhhh...!!! Sialan!!!" Shira mencoba untuk melakukan perpindahan tetapi tubuhnya terus diselimuti dengan aura Oath yang menghentikan dirinya untuk melepaskan sihir.

__ADS_1


"Shira---" Kuro dan Haruki mencoba untuk membantu tetapi tubuh mereka menerima satu serangan laser yang menyebabkan luka besar dan ledakan sampai mereka terhempas menuju arah yang berbeda.


Tubuh Shira perlahan-lahan mulai hancur karena tindihan ekor itu sampai ia mengerahkan seluruh kekuatan penuh untuk mendorong ekor itu tetapi tidak bisa.


Ekor Bamushigaru memunculkan banyak mulut kecil yang mulai memakan seluruh anggota tubuh Shira secara hidup-hidup.


"AGGGGHHHHH!!!"


"PAPA!!!" Minami mencoba untuk membantu Shira tetapi ekor itu menumbuhkan ekor lainnya yang berhasil menghantam Minami ke arah lain.


Ekor Bamushigaru mulai ia gerakan sampai mendekat mulutnya yang terbuka lebar, Shira bisa melihat mulut Bamushigaru mulai menciptakan serangan sihir yang mencoba untuk mengakhirinya.


"Lebih baik kau memakan diriku saja!!!" Seru Shira keras yang mencoba untuk bebas dari ekor tersebut.


ZWOOOOSSHHH!!!


Mulut Bamushigaru menerima satu serangan Crimson yang mampu menghentikan sihirnya itu sehingga ia merasakan ekornya mulai potong ketika menerima satu tebasan dari Keris yang mulai terbang dan berputar ke atas.


Shira melebarkan kedua matanya, ia segera memulihkan lukanya lalu melihat seorang gadis kecil dengan zirah teknologinya itu.


"Kou...!" Shira terkejut, merasa bersyukur bahwa dirinya masih hidup ketika melihat Kou menyelamatkan dirinya menggunakan Keris itu.


Kou membuka zirah bagian kepalanya, "Semuanya sudah aman... lebih baik mundur dulu!"


Kou menarik kembali Kerisnya lalu ia terbang menjauhi Bamushigaru yang ditahan oleh beberapa pasukan lain yang menerima lindungan dari keberkahan cahaya surga.


Kuro dan Haruki muncul di belakang Shira dengan luka yang kembali pulih berkat Kou yang memancarkan cahaya surga itu, sekarang mereka hanya bisa melihat Bamushigaru yang di kepung oleh semua pasukan.


"Aku senang kau baik-baik saja, ratu Touriverse." Kuro melihat Kou yang siap untuk bertarung dan memberi rencana baru yang cukup efektif.


"Aku hanya membutuhkan sedikit istirahat... maaf lama, aku baru saja memikirkan sesuatu yang dapat menghentikan Bamushigaru." Kata Kou sehingga mengejutkan mereka semua.


"Apa?! Kau menggunakan The Mind lagi!?" Tanya Haruki.


"Tidak... aku sudah tidak bisa menggunakannya lagi untuk sementara tetapi aku memiliki ilmu pengetahuan besar." Kata Kou sambil menatap Bamushigaru.


Shira, Haruki, dan Kuro mulai menatap satu sama lain, menunjukkan ekspresi penuh harapan bahwa masih ada jalan untuk menghentikan semua kekacauan ini.


"Kami akan mendengarnya." Haruki mengangguk.


"Kau adalah penerus Korrina Comi dan aku yakin ini adalah resolusi terakhir kita semua..." Kata Shira.


"Jadi..."


"...apa rencanamu, ratu Touriverse?" Tanya Kuro.

__ADS_1


"Rencananya..."


"...adalah..."


__ADS_2