Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 44 - Chaos Vs Fusion


__ADS_3

Haruki melompat ke atas lalu ia melesat menuju arah Serilda dan mulai mengayunkan kedua pedang-nya menuju arah kepalanya, tetapi Serilda menahan semua pedang itu menggunakan kedua tinju-nya yang terlindungi dengan api hitam, "Fusion Flames of Nightmare!!!" Serilda menggunakan sihir api berjenis hitam dimana api itu mampu melindungi kedua lengannya agar tidak putus karena tertebas oleh kedua pedang milik Haruki.


Serilda juga menggunakan sihir listrik-nya yang bernama Thunder Fusion, sebuah sihir yang mampu membuat apapun dilindungi dengan sihir listrik yang sangat kuat sehingga mampu menyengat seseorang ketika menyentuhnya, "Blade of World's End...!" Haruki meluncurkan serangan tebasan yang sangat kuat ke arah Serilda yang berada di depannya, Serilda langsung menembak halilintar ke arah Haruki menggunakan jari-jarinya sehingga mampu menahan serangan Haruki.


CLAAANGGG!!!


Haruki dan Serilda langsung terpental ke belakang, Serilda mulai memperbesar area listriknya lalu ia mulai mengumpulkan sihir listrik dan api yang di satukan, "STORM OF NIGHTMARE FLAMES!!!" Serilda mulai mengumpulkan beberapa api hitam di setiap mimpi buruk yang terdapat di planet Legenia lalu ia mulai melepaskan gelombang api yang memiliki sengata listrik besar ke arah Haruki, Haruki bisa merasakan tekanan sihir Serilda yang sangat kuat, "Cavalries of the Thousand Blade Strike!!!" Haruki langsung membuat serangan seribu tebasan dengan kecepatan yang sulit untuk dilihat oleh mata biasa.


"Grrrrrrrggghhh...!!! HAAAAARRRRRGGGGGGHHHHHHHH!!!" Serilda mulai menaikkan seluruh auranya sehingga ia melepaskan dorongan yang mampu membuat Haruki terdorong ke belakang, sepertinya Serilda terus bertambah kuat di setiap detik yang terlalui, "Tidak akan ada satupun Legenda yang akan bisa melampaui ini...!!!" Serilda melesat ke depan lalu ia mencoba untuk menghantam Haruki, tetapi Haruki melompat ke atas sehingga Serilda menghantam daratan sampai retak, "Hoooo... Menarik... Ternyata aku sudah benar-benar melihat peserta tangguh yang bisa membuat Ometone retak." Jorgez tersenyum serius ketika melihat kejadian itu.


Haruki melirik ke belakang sehingga perutnya terhantam oleh tinju Serilda, "Huggghhh!!!" Serilda mengangkat kedua tinju-nya lalu ia mencoba untuk menghantam wajah Haruki, tetapi Haruki menahan serangan itu menggunakan kedua pedang-nya. Kedua telapak kaki Haruki langsung membuat daratan retak, "Kekuatan dan kecepatan-mu seperti meningkat ketika kau menaikkan aura-mu tadi..." Serilda tersenyum lalu ia menendang wajah Haruki menggunakan kedua kaki-nya seperti kecepatan suara sehingga Haruki tidak bisa menahannya melainkan ia terkena tendang oleh kedua kaki Serilda, Haruki terdorong ke belakang sehingga ia tergeletak di atas tanah.


Serilda memegang kedua kaki Haruki lalu ia berputar, "Aku masih belum menunjukkan semua-nya loh!!!" Serilda mulai berputar seperti angin ** beliung dan seluruh tubuhnya mulai terlindungi dengan api hitam, Haruki perlahan-lahan mulai terbakar, "Pusing?! Maka aku akan membuat pusing itu hilang!!!" Serilda melempar Haruki ke depan sehingga ia mulai mengenai Naoki dan Shizen yang sedang bertarung.


BAAAMMMM!!!


"HAHAHAHAHAHA!!! Tidak ada satupun Legenda yang bisa mengalahkanku!" Tawa Serilda yang terdengar cukup keras sehingga semua peserta yang berada di atas arena bisa mendengar tawaan dan ejekan Serilda, semua peserta mencoba untuk menyerangnya tetapi lawan mereka menghentikannya agar pertarungan mereka bisa terus berlanjut sehingga salah satu dari mereka jatuh.


Haruki bangkit dari atas tanah selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal, aura-nya yang berwarna hitam merah mulai muncul yang menandakan sihir Chaos, kedua pedang-nya yang tadinya bernama Abbyssal Myst, pedang kembar evolusi dari pedang kembar pertamanya yang bernama Absolute Devastator, Abbyssal Myst pedang kembar magis dengan efek pendarahan bila melukai target musuh sedangkan evolusi dari Abbyssal Myst yang bernama Chaos Drifter, pedamg kembar ini mampu menembus pertahanan yang paling sulit untuk ditembus, menyerap Lenergy dari sihir yang dilontar oleh musuh menjadi Lenergy miliki sendiri. Pedang kembar ini tidak bisa dihancurkan, persyaratan penggunaan adalah ketika Haruki benar-benar berada di mode serius.


"Sudah waktunya... Aku menunggu-mu di wujud terkuatmu." Ucap Serilda, "Ngomong-ngomong tentang waktu... Aku sudah berpikir bahwa aku tidak akan membunuhmu, tetapi... Dengan kekuatan dan sihir yang kau miliki, aku takut aku akan mati jika aku tidak langsung mengerahkan semuanya." Haruki mulai memutar kedua pedangnya lalu ia menatap Serilda dengan tatapan yang terlihat serius.


"Kalau begitu aku akan mengerahkan semuanya... JUGAAA!!! NIGHTMARE'S FLAMING FUEL!!!" Teriak Serilda keras sehingga rambut-nya mulai terbakar dengan api yang berwarna hitam serta kedua matanya juga yang terbakar dengan api berwarna hitam, sihir Nightmare Flames adalah sihir warisan dan sepertinya Serilda memiliki sihir ini melalui warisan dari marga mereka, arena mulai perlahan-lahan memanas karena api hitam yang dimiliki Serilda, "... ..." Haruki mulai melakukan kuda-kuda berpedangnya.


"Kita kerahkan semua yang kita miliki!!!" Teriak Serilda sehingga mereka berdua mulai melesat menuju arah satu sama lain, Serilda mulai menciptakan sebuah tongkat api hitam yang dipegang menggunakan kedua tangannya, mereka berdua mulai saling mengadu senjata mereka, mereka yang mengadu senjata mereka mulai menciptakan shockwave yang besar di sekitar mereka sehingga senjata mereka yang teradu mampu membuat lantai dari arena itu retak, "Pertarungan yang pantas untuk dilihat... Hal ini tidak boleh aku lewati begitu saja." Jorgez menyilangkan kedua lengannya selagi menatap Haruki dan Serilda bertarung.


Haruki muncul di belakang Serilda lalu ia mengayunkan kedua pedang-nya, tetapi Serilda muncul di belakang Haruki dengan tongkat-nya yang berputar, Haruki melirik ke belakang lalu mereka mulai saling mengayunkan senjata mereka masing-masing sehingga sekarang mereka terlihat seperti setara dan mereka masih belum bisa melukai satu sama lain. Serilda dan Haruki melompat ke belakang sehingga mereka mulai menunjukkan senyuman karena telah menikmati pertarungan yang sengit ini.

__ADS_1


"HYAARRRGGHHH!!! CHAOS DIMENSIONAL BREAKER!!!" Haruki mulai menembak beberapa gelombang tebasan hitam merah melalui kedua pedangnya sehingga beberapa gelombang tebas berwarna hitam dan merah melesat menuju arah Serilda, Serilda langsung menghantam semua gelombang itu menggunakan tongkatnya yang terlumuri dengan api-api hitam, semua gelombang tebasan itu tertangkis oleh tongakt milik Serilda sehingga semua gelombang itu melesat ke atas dan membelah dimensi sehingga Jorgez bisa melihat akademi, sepertinya Haruki dapat menciptakan portal untuk melarikan diri dari dimensi apapun, "Menarik..."


Serilda muncul di depan Haruki lalu ia mencoba untuk menghantam Haruki menggunakan tongkat itu, tetapi Haruki menangkis semua serangan itu sehingga Serilda terus menyerang Haruki secara bertubi-tubi, Mereka langsung mengerahkan tenaga yang lebih besar sehingga mereka mengayunkan senjata mereka dengan bersamaan sehingga menyebabkan senjata mereka menciptakan dorongan dan shockwave besar yang mampu membuat lubang besar di arena itu, semua peserta membulatkan kedua matanya ketika melihat itu termasuk Jorgez, "Potensi seorang Legenda memang gila ketika tentang pertarungan... Aneh sekali." Ucap Jorgez.


Serilda mengangkat lengan kiri-nya lalu ia mulai menciptakan meteor yang terlumuri dengan api hitam, "NIGHTMARE FLAMING METEOR!!!" Serilda melempar meteor besar itu ke arah Haruki, "Chaos Limit Burst!" Aura Haruki mulai membesar dan menyebar karena ia baru saja menggunakan sihir power-up yang mampu menggandakan Lenergy Haruki secara signifikan dan sihir ini akan terus meningkat dan bertambah kuat ketika pertarungan berjalan dengan sangat lama sehingga sihir ini meningkatkan kekuatan dan kecepatan Haruki dan memungkinkan mereka untuk menimbulkan kerusakan serius pada lawan yang jauh lebih kuat dari mereka. Namun, sisi buruk dariChaos Limit Burst adalah Haruki bisa saja merasakan keram atau tubuh yang terasa mati untuk beberapa hari atau jam.


Haruki menangkis sihir milik Serilda ke atas langit, "Ayo... Serilda, pertarungan yang benar telah di mulai." Serilda tersenyum dengan sangat lebar lalu ia menunjuk Haruki, "Kau memanglah hebat!!! Aku sangat menunggu tantangan yang tangguh seperti dirimu!" Serilda mulai melempar beberapa Nightmare Flaming Meteor menuju arah Haruki dan Haruki menangkis semua sihir itu lalu ia melesat ke arah Serilda sehingga ia langsung menebas perut Serilda dan membuatnya terpental ke belakang, tebasan itu meninggalkan sebuah luka tebas tepat di perut Serilda dan luka itu mulai mengeluarkan darah, tetapi darah-darah itu meleleh karena api-api yang ada di tubuh milik Serilda, "Tubuh-ku mulai terbakar penuh semangat ketika kau menebas-ku seperti itu."


Serilda melesat ke depan lalu ia mengayunkan tongkat-nya ke arah kepala Haruki, tetapi Haruki langsung menghilang, "Hah...?" Serilda tiba-tiba melihat Haruki muncul kembali di depannya lalu ia menebas perutnya lagi sehingga membuat Serilda terpental ke belakang denga luka tebas berlambang X di perutnya. Serilda terpental ke belakang lalu ia tergeletak di atas tanah, Serilda secepatnya bangkit dari atas tanah selagi memegang luka tebas yang berada di perutnya, "Tebasan yang tadi benar-benar terasa menyakitkan sialan...!"


Serilda mulai mencoba untuk melempar Nightmare Flaming Meteor lagi, "Apakah kau pikir aku akan membiarkanmu menggunakan sihir itu terus?" Haruki menepatkan kedua pedangnya di belakang punggungnya lalu ia mengangkat semua jarinya dan menciptakan bola-bola sihir berukuran besar yang berwarna merah dengan paduan hitam, "Overdrive Bursting Ball!" Haruki melempar semua bola-bola sihir itu ke arah sihir milik Serilda bola sihir milik Haruki meledak sehingga bola-bola sihir berukuran kecil dengan jumlah yang amat banyak dan memancar ke segala arah.


BAAAMMMM!!!


Kedua sihir mereka teradu dan menciptakan ledakan yang cukup besar sehingga membuat arena hancur, Jorgez mulai tertawa ketika melihat itu karena ia merasa terhibur melihat mereka berdua bertarung, "... ..." Serilda muncul di belakang Haruki dengan tongkat-nya yang dilumuri dengan listrik, "Apa---" Serilda langsung menghantam leher bagian belakang Haruki dengan tongkat itu sehingga ia terpental ke belakang dengan tubuh yang mulai tersengat oleh listrik-listrik itu, baju Haruki juga perlahan-lahan mulai terbakar dengan api yang berwarna hitam itu.


Seluruh aura dan sihir Chaos Burst Limit-nya langsung hilang, sepertinya Haruki telah lengah karena ledakan sihir itu. Serilda hanya bisa tersenyum melihat Haruki yang mulai kehilangan kesadarannya, "Nrghh...." Tiba-tiba Haruki masih bisa bergerak, ia perlahan-lahan bangkit dari atas tanah dan mulai menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal, "Hoooo... Menarik, ternyata kau masih bertahan terhadap sengatan sihir listrik-ku dan api mimpi buruk-ku." Serilda tersenyum lebar.


"Hahaha, masih mau lanjut? Baiklah, aku akan membunuhmu saja sebelum kau mati karena bekerja keras!" Serilda menciptakan beberapa sihir Nightmare Flaming Meteor lagi ke arah Haruki, Haruki langsung berubah menjadi wujud Saint Enchanted-nya, ia menarik kedua pedang yang berada di belakangnya lalu ia menebas semua meteor itu menjadi bagian-bagian kecil. *BAM!*


"Hah...? Kau hanya beruntung! Hanya sebuah keberuntungan, apakah kau dengar?!" Serilda mulai melempar Nightmare Flaming Meteor yang berjumlah ratusan ke arah Haruki dan Haruki hanya bisa menebas semua sihir itu menjadi bagian-bagian kecil sehingga sebuah cincin merah muncul di belakang punggung-nya, ia kembali berubah menjadi wujud Alternate-nya serta ia mengaktifkan sihir penguat yang bernama Chaos Heart, dengan sihir penguat itu maka Haruki dapat bertahan dari serangan yang amat fatal seperti tadi dan dia tidak akan mengulangi-nya lagi.


Haruki mulai menatap Serilda dengan tatapan mematikan-nya sehingga membuat kedua kaki Serilda gemetar ketakutan, "A-Ahh...? Tatapan mengerikan apa itu...?" Tanya Serilda dengan nada yang terdengar gugup. Tubuh Haruki mulai mengeluarkan asap berwarna hitam dan aura-nya mulai perlahan-lahan membesar sehingga mengguncangkan arena, "HUARRRGGGHHHHH!!!" Teriak Haruki keras sehingga ia melepaskan dorongan dan shockwave di sekitarnya sehingga membuat semua peserta terdorong ke belakang dan terjatuh di atas lantai.


"Kau harus menghadapi fakta sekarang, Serilda. Kau tidak akan bisa mengalahkanku sekarang." Haruki mulai melakukan kuda-kuda berpedangnya sehingga membuat Serilda mengepalkan kedua tinju-nya, "Kekuatan penuh sepertinya harus dipanggil...!!! HAAAARRRRRRGGGGGHHHHHHH!!!" Teriak Serilda keras sehingga seluruh tubuhnya mulai dilindungi dengan listrik hitam serta kedua matanya mulai mengeluarkan beberapa kilat hitam, Serilda saat ini sudah berada di kekuatan penuh-nya.


Aura mereka mampu membuat arena berguncangan, "... ..." Lang menatap Haruki dengan ekspresi yang terlihat seperti terkejut karena Haruki adalah seorang mortal yang bisa saja melampaui para dewa, "Ternyata mortal memang bisa melampaui para dewa..." Lang bangkit dari atas tanah dan ia mulai menunjukkan ekspresi yang terlihat bersemangat untuk terus berjuang sehingga bisa melampaui level para dewa dan dewi.

__ADS_1


Serilda mulai menciptakan beberapa meteor kecil di kelima jari-nya sehingga meteor kecil itu berputar dan mengeluarkan beberapa kilat hitam, "Maju." Suruh Haruki, hal itu membuat Serilda tersenyum lebar bahwa Haruki terlihat seperti sombong bagi-nya, "Itu artinya kau sudah siap." Serilda melesat ke depan lalu ia mencoba untuk menghantam wajah Haruki menggunakan sihir yang bernama Nightmare Flaming Spark, Haruki menghindari serangan itu dengan muncul di belakangnya.


BAAAMMMM!!!


Serilda melirik ke belakang lalu ia memanggil kembali tongkat-nya, Serilda mulai mencoba untuk menghantam seluruh tubuh Haruki, tetapi Haruki hanya bisa menangkis semua serangan itu menggunakan pedang di tangan kanannya. Serilda terus mengayunkan tongkat-nya beberapa kali, tetapi Haruki terus menangkis semua tongkat itu selagi mundur ke belakang dan ia sadar bahwa Serilda mencoba untuk memojoki-ny, "Apakah kau mencoba untuk membuatku seperti orang bodoh?!" Tanya Serilda, ia mulai mundur ke belakang dan menciptakan beberapa sihir Nightmare Flaming Spark lalu ia menunjuk Haruki sehingga semua sihir itu melesat menuju arah Haruki.


Haruki menebas semua sihir itu selagi melompat-lompat lalu ia melompat menuju arah Serilda dan menebas wajahnya sehingga membuat Serilda terpental ke belakang. Haruki mulai memutar kedua pedangnya lalu ia menatap Serilda yang mulai melompat ke atas dan mendarat di depan Serilda, Haruki tiba-tiba muncul di belakang Serilda, "Cavalries of the Thousand Chaos Strikes!!!" Haruki membuat serangan seribu tebasan dengan kecepatan yang melampaui suara, tebasan itu terlumuri dengan kekuatan yang sangat dahsyat sehingga membuat seluruh tubuh Serilda dipenuhi dengan tebasan dan ia mulai memuntahkan banyak sekali darah, "GUEEGGHH!!!"


Haruki menghantam wajah Serilda menggunakan gagang pedangnya sehingga membuat Serilda terdorong ke belakang dan terjatuh di atas lantai, Haruki muncul di atasnya lalu ia mengayunkan kedua pedang-nya ke arah wajah Serilda, tetapi Serilda menahan serangan itu menggunakan tongkat-nya. *CLANG!* "Apa ini saja kekuatan penuh-mu...?" Tanya Haruki, Serilda mendorong Haruki lalu ia mencoba untuk menghantam wajah Haruki, tetapi Haruki melompat melewati Serilda lalu ia menebas punggungnya sehingga ia terpental ke depan.


"Soaring Chaos Thrust!" Haruki melepaskan gelombang merah hitam melalui kedua pedang-nya sehingga gelombang itu menusuk perut Serilda dan membuatnya terluka cukup parah, "Urgghh..." Serilda tergeletak di atas lantai dengan kondisi yang sudah terluka parah, "GRAAAGGGGHHHH!!!" Teriak Serilda keras yang mulai bangkit dari atas tanah.


"Aku akan mengakhiri-nya dengan cepat." Ucap Haruki yang mulai memutar kedua pedang-nya sehingga kedua pedangnya bersinar berwarna merah cerah, "GRRGGGHHH...!!! TIDAK AKAN PERNAH AKU BIARKAN BEGITU SAJA!!!" Api-api hitam mulai membakar lantai arena itu serta kilat-kilat hitam mulai terlepas kemana-mana dan membuat daratan hancur, semua peserta langsung mencoba untuk menghindari semua serangan kilat itu karena mereka bisa merasakan kekuatan yang besar melalui kilat-kilat itu, "AAAAHHHHHHHHH!!!" Kilat-kilat itu mulai membesar dan terbakar oleh api hitam, Serilda mencoba untuk menghantam seluruh tubuh Haruki menggunakan kilat itu, tetapi Haruki melompat dan menghindari semua serangan Serilda.


Haruki melesat menuju arah Serilda selagi menahan semua kilat itu menggunakan kedua pedang-nya, "THUNDER NIGHTMARE FURY!!!" Teriak Serilda keras yang muali membuat arena itu berguncang dengan kilat-kilat hitam-nya, rambut Haruki terkena sengatan dari listrik itu dan itu membuat tubuhnya mulai terasa lemah, jika ia terkena sedikit saja dari kilat itu misalnya anggota tubuh maka seluruh tubuhnya pasti otomatis akan terasa mati dan keram, "... ...!" Haruki mulai mengangkat kedua pedang-nya ke atas langit sehingga kedua pedang-nya bersinar cerah.


Serilda menghantam arena itu menggunakan kilat-nya sehingga beberapa serpihan dari arena itu terpental ke atas, Serilda mulai melompat menuju serpihan arena yang paling tinggi agar ia bisa mengeliminasi semua peserta yang berada di arena itu, Haruki mulai melakukan hal yang sama dimana ia mulai melompati beberapa serpihan arena, "GRAGGGHH!!!" Serilda mulai menyerang Haruki menggunakan kilat itu lagi, tetapi Haruki menghindari semua serangan itu, "Chaos...!"


"CIH!!! GRAAAAAAAGGGGHHHHHHHHHH!!!" Teriak Serilda keras sehingga ia mulai mencoba untuk mengakhiri Haruki dengan serangan sihir mematikan dan terkuat-nya. Semua kilat itu masih terus menyerang Haruki, tetapi Haruki menghindari semua serangan itu dengan melompat-lompati semua serpihan arena yang tersisa, "Dimensional...!" Serilda mulai mengamuk sehingga seluruh arena mulai terbakar dengan api hitam dan tersengat denga kilat hitam juga.


"TIDAK BURUK!!! TAPI...!!!" Serilda mulai melebarkan kedua lengannya lalu ia mulai menciptakan sebuah api yang berbentuk bola melalaui kedua telapak tangannya, "COBALAH UNTUK BISA MENGHINDARI INI!!! NIGHTMARE FLAMING SUFFER!!!" Teriak Serilda keras sehingga ia meluncurkan gelombang hitam dan merah yang mulai membesar, gelombang itu melesat menuju arah Haruki yang berada tepat di depan Serilda, "PUNISHER!!!" Haruki mengayunkan kedua pedang-nya bersama sehingga kedua pedang itu meluncurkan gelombang tebas yang sangat besar dan panjang, nama dari sihir itu adalah Chaos Dimensional Punisher.


Gelombang milik Haruki langsung menebas sihir milik Serilda sehingga menghapus-nya, "A-APA!?" Gelombang tebas milik Haruki langsung mengenai seluruh tubuh Serilda sehingga membelahnya menjadi dua yang mengartikan Serilda mulai terpisah menjadi Seriana dan Hilda, mereka berdua terpental cukup jauh sehingga keluar dari atas arena.


ZWOOOOSSSHHH!!!!


Gelombang milik Haruki membuka portal besar yang menunjukkan akademi dan hal itu membuatnya terkejut, "A-Aku berhasil..." Haruki mulai jatuh menuju arena dan ia tergeletak di atas lantai dengan kondisi yang lemah dan lelah, Jorgez mulai tersenyum lalu ia terlihat seperti menghormati Haruki, "Shichiro Haruki dari kelas tiga baru saja mengeliminasi Legenda pergabungan yang bernama Serilda dari kelas satu!" Ucap Jorgez.

__ADS_1


Sehingga membuat peserta kelas satu kesal terhadap Serilda yang terus menyombongkan kekuatan pergabungan-nya, "Dasar bodoh!" Ucap seorang iblis yang sedang melawan Naoki, iblis itu menendang perut Naoki sehingga membuatnya terdorong ke belakang, "Aku akan membawa kelas satu ke puncak kemenangan." Ucap iblis itu yang mulai menunjukkan ekspresi yang terlihat mematikan.


"... ..." Naoki mulai menunjukkan kuda-kuda bertarung-nya.


__ADS_2