Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 1036 - Sephira Hybrid


__ADS_3

"Orihime, mari kita bahas yang sebelumnya." Brimgard baru saja tiba kembali di Kitsugard setelah mengurusi beberapa urusan dengan Zephyra tentang tahapan awal itu.


"Apakah Zephyra sudah meresmikan Ragnarok ketiga akan di mulai? Kapan?" Tanya Orihime.


"Satu bulan dari sekarang, berkat bantuan dari kelemahan Korrina Comi kita masih bisa mengikuti tradisi Gladiator tanpa henti untuk memperbesar ketangguhan kita sendiri."


"Kalau begitu kami memang memiliki banyak waktu untuk mengumpulkan kertas sakral ini." Orihime mengeluarkan sebuah kertas sakral menggunakan jarinya lalu Brimgard mulai memperhatikannya.


Kertas sakral yang memiliki tulisan kuno sampai di sekelilingnya diselimuti dengan aura murni dipenuhi dengan sakral serta mistis seperti ras mereka yaitu rubah dengan tubuh Humanoid.


"Kau ingin menginginkan kami bangsa Kitsuna untuk mendukung kalian dari belakang bukan...?"


"Wah, wah, sungguh pekerjaan yang melelehkan untuk selalu mendukung barisan depan tanpa memberikan keyakinan bahwa kita akan menang atau tidak." Sindir Orihime.


"Sindiran adalah kelemahan yang sebenarnya, Orihime..."


"...jangan menanggapi masa lalu akan terjadi lagi, semenjak aku menjadi Dewa sekarang tidak ada lagi yang akan memperlihatkan kelemahan apapun di dalam Dountry!"


"Terutama lagi semua penghuni Kountraverse akan menerima tradisi Gladiator of Death selama satu bulan untuk memperlihatkan ketangguhan mereka dan meningkatkannya."


"Ya, aku percaya... lebih percaya lagi jika kau menunjukkan ketangguhanmu itu kepadaku di kasur." Orihime mengedipkan matanya kepada Brimgard.


"Nafsu adalah untuk orang yang lemah! Tolak kenafsuan, dan jadilah tangguh!" Brimgard melangkah mendekati Orihime hanya untuk mengancamnya dengan tatapan tajam.


"Ahh~ leluhur, jangan menatapku seperti itu nanti aku bisa basah---"


"Hentikan kelemahan itu!"


"Baik-baik, aku hanya bercanda..."


"...tetapi aku tidak begitu yakin bangsa Kitsuna masih ingin mendukung barisan paling dengan menggunakan [Holy Scroll]." Orihime bangkit dari atas kasurnya lalu ia melangkah keluar untuk memeriksa bangsanya sendiri.


Orihime mengambil topeng tradisi dari Kitsuna di bahunya lalu ia memperlihatkannya kepada Brimgard, "Dulu kita bisa dibilang sangat lemah dalam segi fisik dan pertarungan jarak dekat..."


"...semenjak kami berhasil menemukan sumber kekuatan yang dinamakan sebagai [Kitsune Blessing], kita dapat melakukan apapun dengan sihir dengan bertarung dari jarak dekat!" Orihime langsung memakai topeng tersebut.


Topeng itu membangkitkan potensi Kitsuna secara sempurna sampai tubuhnya langsung mengeluarkan banyak sekali aura mistis dan sakral yang diberikan oleh topeng itu.


Topeng yang seharusnya terjaga di balik gerbang untuk para Kitsuna berdoa telah diambil demi bisa meningkatkan ketangguhan mereka untuk di angkat menuju Domain tertinggi bernama Domain of Varka.


Brimgard bisa merasakan kekuatan dahsyat di dalam tubuh Orihime ketika ia berhasil mengenakan topeng tersebut, ketiga ekornya terangkat oleh angin yang berasal dari auranya berwarna putih sakral.


"Dengan mengenakan topeng ini, aku dapat bertarung bersama kalian di barisan depan serta berubah menjadi seekor Beast Kitsune untuk melawan Beast Neko Legend."

__ADS_1


"Tetapi aku tidak begitu mengerti dengan ketangguhan yang dimiliki oleh topeng---" Brimgard langsung diperlihatkan kekuatan sihir besar oleh Orihime.


Tunjukkan jarinya mampu menggerakkan beberapa orbit di luar planet Kitsugard bahkan Brimgard diberitahukan bahwa sihir Orihime akan memuncak ketika ia terjun dalam medan perang dan melawan musuh.


"Topeng ini membutuhkan waktu untuk memberikan diriku ketangguhan, tetapi ketika aku berhasil menguasai semuanya maka kita mungkin bisa saling berlomba dengan seberapa banyak korban yang kita bunuh."


"Apakah kekuatan itu sementara?"


"Ya... tetapi konon katanya topeng ini hanya akan memiliki orang layak yang berhak menerima kekuatan sakral dari seekor Kitsune yang sudah punah sejak itu..."


"...sebelum kepenuhan mereka tiba para Kitsune yang tinggal di era kuno menciptakan topeng ini agar kita bisa mengembangkan kembali kekuatan sakralnya."


"Siapa tahu suatu saat nanti ketika topeng ini memilih diriku sebagai Mystical Kitsune, aku bisa mengalahkan dirimu sampai menjadi Dewi Kountraverse."


Brimgard mulai tertarik dengan cerita di balik topeng tersebut, "Apa yang terjadi jika aku memakai topeng tersebut?"


"Kau akan mati... setiap Kitsuna juga tidak bisa sembarangan menerima topeng ini karena kesempatan buruk dan baik bisa di bilang setengah, mereka yang tidak layak akan terlempar ke dalam ruangan sakral untuk selamanya."


"Aku baru saja lulus tahapan satu, jika tahapan kedua telah lulus maka topeng ini akan bersatu dengan wajahku sampai aku telah menjadi seekor Mystical Kitsuna yang mencoba untuk meraih dunia di luar layer."


"Aku bisa mengandalkan dirimu untuk bertarung di sisiku, tetapi masih terdapat beberapa Kitsuna yang dapat dijadikan sebagai pendukung di barisan belakang."


"Sihir pendukung dan kehancuran kalian sangat cocok sekali untuk mengacaukan formasi musuh..."


"Baiklah, aku akan melapor kepada seluruh Kitsuna untuk mempersiapkan diri menghadapi Ragnarok, setahuku terdapat beberapa Kitsuna yang memiliki topeng ini." Orihime melepas topeng itu.


"...kita semua akan berkumpul di ruangan diskusi untuk membahas Ragnarok bersama seluruh penghuni Kountraverse, aku harap kau bisa datang." Brimgard melangkah pergi menuju Zeindall yang sedang memperhatikan Kitsuna dalam wujud Beast itu.


"Setelah Ragnarok selesai, aku harap kau mau merusak diriku dengan tubuh besarnya itu, Brimgard~" Orihime mengedipkan mata kanannya kepada Brimgard.


"Enyah lah menuju neraka, gadis nafsu!" Seru Zeindall.


"Wah, sepertinya ada yang iri~"


"Berisik sekali."


"Sudah cukup, Zeindall... sekarang kita perlu mengunjungi satu orang lagi sebelum memulai pidato di hadapan seluruh penghuni Kountraverse untuk memperingati kembali Ragnarok."


"Apakah kau pikir seluruh penghuni Kountraverse akan merasakan ketegangan yang menyebabkan mereka semua untuk merasakan ketakutan?" Tanya Zeindall.


"Jika mereka memperlihatkan kelemahan seperti ketegangan dan ketakutan maka aku yakin mereka akan mati lebih cepat dibandingkan mereka yang bersemangat untuk berperang!"


"Yang terakhir adalah Sephira Hybrid... sesosok kaisar yang memimpin mereka dinamakan sebagai Artemus." Brimgard dan Zeindall mulai melompat ke atas untuk mengunjungi planet terakhir bernama [Sephigard].

__ADS_1


Sephira Hybrid, ras yang memiliki Halo dengan yang bentuk berbeda satu sama lain, halo mereka terkadang akan bertepatan di belakang punggungnya, puncak kepala, dan bahkan berada di leher.


Penampilan mereka juga bisa dibilang memiliki keunikannya tersendiri karena berbeda-beda seperti ada yang memiliki telinga hewan, bertanduk seperti iblis, memiliki sayap, bertubuh seperti Humanoid, memiliki mata heterochromia, bertubuh Android, dan memiliki telinga runcing.


Artemus, seorang Sephira Hybrid yang dicari oleh Brimgard terlihat seperti Elf dan kaisar yang memimpin bangsanya sendiri untuk menguasai barisan paling belakang karena ketangguhan mereka dalam segi serangan jarak jauh.


Halo yang ia miliki bertepatan di lehernya, ia memiliki dua tanduk putih di bagian kepala bersamaan dengan telinga Elf, sebuah campuran yang berbeda dari lainnya sampai ia terangkat menjadi seorang Kaisar.


Ras Sephira Hybrid memiliki kemampuan bertempur secara taktis dan adaptasi yang tinggi terhadap segala jenis area.


Kemampuan dalam bidang persenjataan sudah cukup mengerikan maupun kekuatan magis dapat dibilang sangat ahli serta sulit tertandingi.


Kemampuan bertarung yang dimiliki mereka juga tidak bisa diremehkan meski memiliki penampilan yang biasa-biasa saja, ras Sephira Hybrid memiliki konsep energi mereka sendiri yang dinamakan sebagai Psion Ether.


Semua kemampuan magis yang dimiliki oleh ras ini tidak terlalu bergantung pada Psion Ether untuk mengaktifkan maupun menggunakannya.


Brimgard dan Zeindall langsung mendarat di hadapan istana emas yang berhasil mengecohkan para penjaga sehingga mereka langsung membidik busur itu kepada Brimgard.


"Aku datang dengan damai."


""Leluhur Brimgard!"" Mereka semua langsung mengangkat semua persenjataan itu untuk memberikan kehormatan besar bagi Dewa mereka yang sudah mengatur segala Domain dengan baik.


"Kedatangan Anda akan selalu kami terima kapan saja."


"Anda membutuhkan apa dengan planet kecil ini, pasti Anda lelah untuk datang jauh-jauh." Para penjaga menawarkan Brimgard dan Zeindall beberapa minuman untuk menyegarkan tubuh mereka.


"Simpan minuman itu untuk nanti, sekarang aku ingin berbicara dengan Artemus tentang peperangan yang penting..." Brimgard mengenal Artemus sebagai orang yang dapat merancang rencana dengan baik.


Karena kekalahan Ragnarok yang terjadi secara dua kali, mental dan perasaan Artemus terus tertusuk tanpa henti sehingga ia terus bersujud di hadapan Brimgard dan berjanji mereka akan memenangkan peperangan selanjutnya.


"Kalau begitu ikuti kami." Para penjaga membawa mereka berdua menuju istana emas itu untuk mempertemukan Artemus yang sedang sibuk melihat kertas.


Setiap kertas itu berkaitan dengan perang Ragnarok sampai ia sendiri bahkan memiliki berbagai macam permainan seperti catur atau hal yang berkaitan dengan peperangan.


Tidak lama kemudian, Artemus dapat mendengar penjaganya memberitahu dirinya bahwa Dewa Brimgard ingin menemui dirinya.


"Silakan masuk." Perintah Artemus lalu ia melihat pintu di hadapannya terbuka lebar sampai memperlihatkan dua Zerdians berpakaian mewah mulai melihat isi ruangan yang berantakan.


"Astaga, kau memang tidak pernah beres-beres ya... semua kertas ini adalah simulasi peperangan yang kau buat?" Tanya Zeindall yang mulai mengambil satu kertas.


"Maafkan saya..."


"...saat ini saya tidak bisa menemukan strategi yang pas untuk bisa memenangkan Ragnarok ketiga." Artemus mengetahuinya karena ia sempat datang di pertemuan pertama sejak Brimgard pulang dari perbatasan layer.

__ADS_1


"Pelan-pelan, kita masih memiliki satu bulan..."


"...kita akan melakukannya bersama."


__ADS_2