Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 187 - Setiap Pasangan


__ADS_3

Korrina sudah membagi pasangan untuk kelas A-10, setelah membagi sebuah pasangan... Ia langsung menjelaskan tentang apa penting-nya bekerja sama dan saling mempercayai pada saat bertarung dan melakukan sesuatu yang sangat penting.


Haruka merasa tidak nyaman ketika ia berpasangan dengan Rokuro karena sikap-nya terlihat jelas mencerminkan Arata, ia saat ini duduk menjauh dari Rokuro karena setiap pasangan harus duduk di meja yang sama. Hana tersenyum melihat Honoka yang sedang menikmati permen-nya sekarang, dia merasa senang untuk berpasangan dengan Honoka.


Asriel berpasangan dengan Mitsuki, dia tidak memiliki rasa penyesalan apapun ketika berpasangan dengan seorang gadis yang terlihat tenang dan juga pintar. Marie memiliki keberuntungan yang sangat buruk karena dia harus berpasangan dengan seorang gadis yang selalu mengkhayal... yaitu Minami.


Korrina bisa melihat berbagai potensi yang berbeda di setiap pasangan karena pasangan ini sangat penting untuk bersaing dengan lima akademi yang berada di tingkat besar, dimulai dari Rokuro dan Haruka... Mereka lebih mendominasi terhadap kekuatan dan juga pertarungan, mereka akan bersaing bersama kelima akademi itu dibidang pertarungan.


Enam akademi yang akan melepaskan satu pasangan dengan dua murid, itu artinya sebuah arena akan dipenuhi dengan 6 pasangan, setiap pasangan memiliki dua murid jadi Rokuro dan Haruka mungkin saja memiliki kesempatan tinggi untuk menang karena Korrina sudah membaca data mereka masing-masing, apalagi Haruka... soal sihir waktu-nya itu bisa menjadi sumber kemenangan tinggi bagi akademi Yuzu.


Mitsuki dan Asriel adalah pasangan yang sangat cocok untuk mengikuti saingan dibidang kecerdasan, ketika melakukan beberapa tes... Hanya mereka berdua saja yang mampu mendapatkan tes yang sangat tinggi, Hana masih belum cukup karena dia kekurangan dua poin untuk mengalahkan Mitsuki dan tiga poin untuk mengalahkan Asriel.


Mereka lebih pantas untuk mengikuti bidang tersebut sedangkan Hana dan Honoka... Mereka terlihat sangat cocok untuk mengikuti persaingan dibidang kerja sama... Itu artinya mereka akan melakukan sesuatu dengan bekerja sama, mereka terlihat cukup akrab dan baik dalam berbagai hal seperti kekuatan serta kecerdasan.


Yang terakhir adalah Minami dan Marie, ketika melakukan tes kecepatan... mereka berdua memiliki kecepatan yang hampir setara tetapi Minami lebih mendominasi karena dirinya adalah seorang Neko Legenda, dia lebih pantas mengikuti persaingan dalam bidang kecepatan ini, tetapi Korrina mengkhawatirkan satu hal tentang diri-nya... dia itu seekor kucing yang suka mengkhayal.


Dengan setiap pasangan yang sudah dibentuk, Korrina mulai menulis sesuatu di papan tulis... [Bidang Kecepatan], [Bidang Kekuatan], [Bidang Kerja Sama], dan [Bidang Kecerdasan]. Keempat itu adalah yang sangat utama untuk bisa mengincar tingkat lima besar, Korrina beruntung mengumpulkan murid-murid tertentu yang dapat mengikuti persaingan tersebut.


"Baiklah, kita mulai dengan menamai pasangan terlebih dahulu... Kita mulai dari A, Hana dan Honoka berada di pasangan A yang mengartikan mereka akan mengikuti persaingan bidang kerja sama. Kalian harus bisa mempererat hubungan kalian agar kalian dapat bekerja sama dengan sangat sempurna." Kata Korrina sambil membulatkan [Bidang Kerja Sama] itu menggunakan kapur-nya.


"Kami tidak keberatan, Korrina... Aku akan membuat Honoka sebisa mungkin tidak mengenal apa arti dari malu lagi~" Jawab Hana sambil mengacungkan tangan Honoka, "Uuuuuu~"


"Pasangan B adalah Rokuro dan Haruka, kekuatan kalian dan juga strategi kalian di pertarungan itu cukup bagus... Sihir kalian juga cukup berguna untuk menghabisi lawan dengan cepat, intinya otak otot seperti kalian lebih pantas untuk mengikuti persaingan kekuatan melawan lima akademi." Kata Korrina sambil membulatkan [Bidang Kekuatan] itu menggunakan kapur-nya.

__ADS_1


"Hoohhhh... Menarik juga, sepertinya aku akan menendang bokong lagi ya, aku tidak sabar! Hei, kau Rokuro... Jangan mengecewakan-ku ya!" Haruka menghantam telapak tangan-nya sendiri menggunakan tinjunya.


Rokuro menyilangkan kedua lengan-nya, "Itu kata-kataku, kita lihat... Siapa yang akan menghabisi lawan lebih banyak."


Haruka dan Rokuro mulai saling menatap dengan ekspresi yang sangat mematikan, mereka terlihat tidak akur dan itu adalah pertanda yang buruk... Korrina mulai berpikir bahwa mereka bisa saja bertarung ketika tes persaingan dimulai hingga mereka bertengkar dan membuat musuh melihat celah mereka yang dapat membuat mereka langsung kalah.


"Jika kalian bertengkar seperti itu maka kalian akan langsung kalah, bodoh! Kalian harus mengerti tentang sistem pasangan terlebih dahulu dong! Bertarung sendirian itu akan buruk, Haruka...! Jika kau terlalu mengandalkan sihir waktu-mu maka kau bisa saja berubah menjadi bayi ketika bertarung melawan murid dari akademi lain!" Korrina menunjuk Haruka dengan ekspresi yang kesal.


"Aku mengerti kok, Mama. Butuh proses untuk bisa mengerti si bodoh ini." Kata Haruka sambil menunjuk Rokuro, "Apa kau bilang!?"


"Bercanda."


"Mari kita bahas pasangan C sekarang, Minami dan Marie... kalian akan mengikuti persaingan di bidang kecepatan. Ketika aku melihat data kalian... sekarang aku bisa mengetahui mana yang tercepat, sepertinya Minami dan Marie pantas untuk mengikuti persaingan ini, yahh... kita tidak akan tahu siapa yang lebih cepat pada saat hari bersaing dimulai, kalian harus ingat di atas langit masih ada langit" Korrina tersenyum kecil.


"Turun...!!!" Seru Korrina sambil menunjuk-nya menggunakan kapur, "M-Maaf...!!!" Minami turun dari atas meja lalu ia duduk di sebelah Marie yang sedang menepuk wajah-nya sendiri.


"Soal persaingan kecepatan ini masih belum ditentukan melalui segi apapun... Bisa saja lari atau tidak lari bersamaan dimana kedua kaki kalian saling terikat, kesempatan besar lain-nya adalah lari lalu berenang... Siapa yang paling cepat maka dia akan dicap sebagai murid tercepat yang berada di akademi tertentu! Kalian harus bisa membanggakan Yuzu, anak-anak!" Kata Korrina sambil mengepalkan kedua tinju-nya.


""Yaaa...!!!""


"Baiklah... Kita bahas pasangan terakhir yaitu D, Mitsuki dan Asriel... Dengan melihat dari hasil tes kalian waktu itu, kalian sangat cocok untuk mengikuti persaingan kecerdasan melawan dua murid yang berasal dari akademi berbeda. Dengan ini aku akan memberikan kalian PR dan pelajaran lebih banyak lagi untuk kalian pelajari agar kalian tidak perlu merasa kebingungan lagi ketika hari persaingan itu dimulai." Korrina tersenyum.


"Uck..."

__ADS_1


"...PR dan pelajaran tambahan...?"


"Apakah tes-nya akan susah, Korrina?" Tanya Mitsuki.


"Tidak ada yang susah soal tes kok... asalkan kalian mengerti dan belajar maka tidak ada kesulitan untuk kalian berdua mendapatkan poin sempurna buka?" Korrina terkekeh.


Semua murid sekarang mengerti dengan persaingan itu, setiap pasangan akan bekerja lebih keras lagi untuk bisa membuat akademi Yuzu menginjak tingkat paling tinggi, Korrina senang melihat mereka semua sedang membuat rencana. Dia juga tidak lupa untuk memperingati mereka semua untuk beristirahat, jangan terlalu memaksakan diri.


"Jika kalian sudah berhasil mengikuti persaingan itu maka kalian bebas untuk terus melanjutkan pendidikan kalian di akademi ini atau memilih keluar saja... Pilihan selanjutnya terdapat di dalam diri---"


""Kami tidak akan pernah keluar...! Kami akan lulus di akademi Yuzu ini!!!"" Kata mereka semua.


Korrina tersenyum lembut, "Kalian ini... anak-anak memang dipenuhi dengan semangat ya, kalau begitu... aku akan mendukung kalian semua untuk bisa lulus di tingkat paling tinggi di akademi Yuzu ini~"


Semua murid dipenuhi dengan semangat tinggi untuk terus berjuang, masing-masing dari mereka mulai berlatih ketika pelajaran yang diberikan oleh Korrina selesai. Haruka dan Rokuro melakukan latih tanding di lapangan sampai memancing beberapa murid yang menonton, Minami dan Marie sudah berlari berputar di sekeliling akademi itu sebanyak seratus kali.


Hana dan Honoka mencoba segala cara untuk bisa mempererat hubungan mereka hingga mereka sekarang dapat mengerti satu sama lain, Mitsuki dan Asriel berada di dalam kelas sedang mengerjakan beberapa tugas yang diberikan oleh Korrina dan Korrina sendiri menemani mereka berdua.


Mereka membutuhkan waktu selama satu minggu lagi untuk mengikuti persaingan tersebut, mereka juga harus beristirahat. Tiga hari telah berlalu dan mereka sudah terlalu banyak bekerja keras hingga mereka semua memutuskan untuk beristirahat di dalam asrama sambil menikmati saluran TV dan juga game yang sudah disediakan.


"Dengan ini... Tubuhku terasa ringan kembali..." Kata Haruka.


"Benar juga..."

__ADS_1


__ADS_2