Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 970 - Dia Telah Mengatakannya...


__ADS_3

"Masa depan ada di tangan kita semua para umat Manusia yang masih mengerti tentang kemanusiaan..."


"...jika kau masih bisa bertahan dari penyerangan pihak aliansi!" Semua presiden berbicara dengan giliran agar bisa dimengerti oleh para Manusia dari negara yang berbeda.


Semua umat Manusia yang menonton mendadak sunyi, tidak mengeluarkan suara apapun kecuali mendengarkan apa yang para presiden katakan sehingga semua Jenderal langsung hormat untuk memulai pertemuannya sekarang.


"Sekarang, lihatlah apa yang terjadi di sini..."


"...kita telah mengumpulkan hampir seluruh umat Manusia, termasuk seorang ras yang memiliki tampang seperti kita yaitu bangsa Legenda!" Presiden Indonesia menuju Shinobu bersama yang lainnya.


Sebuah kamera langsung mengarah kepada Shinobu sampai menangkap dirinya dengan teman lainnya ke dalam layar besar yang terletak di atas panggung tersebut sampai semua orang dapat melihatnya.


Shinobu menundukkan kepalanya karena tidak begitu suka dijadikan sebagai pusat perhatian, mereka juga sama kecuali Hinoka yang melakukan beberapa pose sampai terlihat oleh semua orang pada layar tersebut.


"Urat malumu memang sudah putus ya..." Kata Koizumi.


"Te-he~ aku adalah idol tercantik di seluruh alam semesta~" Hinoka menjulurkan lidahnya lalu mengedipkan mata kanannya sampai kamera itu kembali fokus kepada para presiden.


"Tidak ada yang saling membunuh satu sama lain, itu... adalah suatu keajaiban yang kita inginkan!"


"Dan keajaiban adalah yang sesuatu harus terjadi untuk umat Manusia... karena keterbatasan kita akan kekuatan dan juga ilmu pengetahuan."


"Kalian sekarang berdiri bersama dengan seluruh umat Manusia dari negara yang berbeda serta bangsa Legenda juga saat ini dekat dengan kalian, tidak melakukan sesuatu yang dinamakan pembunuhan."


"Entah berapa jumlah kalian saat ini tetapi melihat semuanya tidak melakukan sesuatu yang namanya kekerasan adalah hal baik..."


"...yang kami maksud adalah jumlah kita sangatlah banyak sampai cukup untuk mengalahkan pihak aliansi bersama! Kalian tahu apa yang aku maksud...?"


"Kesatuan seluruh negara...! Mengakhiri konflik bodoh ini dengan menghentikan pihak aliansi!!!" Seru semua presiden sampai para umat Manusia langsung melepaskan teriakan keras penuh harapan.


Shinobu menangkap hanya sekali suara yang begitu berisik sampai ia hanya bisa bertepuk tangan bahwa para presiden memanglah kunci untuk memberikan harapan besar kepada seluruh umat Manusia.


John yang berada di planet Mars memperhatikan pertemuan itu, kebetulan di lokasi tersebut memiliki beberapa Manusia yang mendukung pihak aliansi selagi memegang sebuah kamera untuk merekam.


Tetapi kamera itu sebenarnya bukan merekam memainkan memberikan John gambaran dengan apa yang terjadi pada pertemuan itu, semua umat Manusia terlihat bahagia sampai menyebabkan John tertawa.


"Percuma saja... umat Manusia tidak akan pernah bisa menang dengan yang dinamakan kemanusiaan, kalian berhak ikut dengan pihak aliansi setelah semua ini selesai." Ucap John selagi memegang sebuah alat.


"Satu negara...! Bisa menguasai berbagai macam kota, hanya satu negara. Tidak ada tindakan tanpa persetujuan kita!"


"Kita masih menguasai yang namanya planet bumi serta teknologi maju dengan persenjataan kuat untuk tetap melangkah lebih tinggi lagi!"


"Umat Manusia...!!! Kita hari ini akan mengakhiri perselisihan, pihak aliansi perlu mengetahui jelas bahwa kita bersama tetaplah Manusia yang memiliki derajatnya sendiri!!!"


Semua orang langsung melepaskan teriakan yang lebih keras karena menerima lebih banyak harapan untuk memperjuangkan kembali kemanusiaan pada jalan yang benar agar tidak menyebabkan konflik dengan siapa pun.


"Masalahnya pada masa lalu, masa kecil membuat kita saling bentrok! Kita tidak bisa melihat kebenaran karena kekurangannya anggota untuk menaklukkan seluruh markas pihak aliansi."


"Yang harus kita lakukan adalah mempertahankan perdamaian, kita harus bersatu! Amankan negara kita! Amankan daerah sumber daya kita yang sangat kaya!"


"Karena bumi adalah habitat kita yang perlu dirawat dengan baik dan benar tanpa adanya keegoisan!!!" Suara perayaan besar terjadi lagi sampai membuat para Legenda ikut senang juga bahwa situasi sudah terjaga dengan aman.


Karena suaranya terdengar begitu keras, Shinobu tidak bisa mendengarkan apapun yang mencurigakan, John menekan tombol di alat yang ia pegang sampai sebuah senar mulai terlepas dari kamera yang dipegang oleh Manusia pihak aliansi itu.


Senar itu langsung membentuk wujud Shinobu bersama teman-temannya, sebagian Manusia tidak menyadarinya karena terlalu fokus merayakan kedamaian yang akan datang sebentar lagi.


"Dengan begini... para presiden tidak memiliki kekuasaan apapun dengan yang dinamakan umat Manusia, semuanya akan bersatu kembali dan memihak pasukan aliansi untuk menaikkan derajat Manusia!" Ucap John.


"Bunuh presiden itu sekarang juga lalu arahkan kamera kepada senar yang menyamar menjadi Shinobu Koneko!" Perintah John sampai seluruh pasukan aliansi yang berada di lokasi langsung melaksanakan rencana.


Shinobu yang palsu melepaskan banyak sekali Golden Repulsor sampai meninggal lubang di dada seluruh presiden itu kecuali Presiden Jerman yang menunduk karena menerima peringatan dari John untuk menghindar ketika mendengar suara tembakan.


Semua presiden itu terjatuh di atas panggung dengan nyawa yang sudah menghilang, Shinobu bersama teman-temannya memasang tatapan kaget ketika mengetahui serangan datang entah dari mana itu sampai tidak bisa di deteksi sedikit pun.


Kamera mengarah kepada Shinobu dan teman-temannya yang palsu sampai seluruh umat Manusia melihatnya dengan jelas sampai John langsung mengambil alih speaker yang dijadikan sebagai suaranya.


"Para Legenda itu...!!! MEREKA YANG MEMBUNUH PARA PRESIDEN...!!!"


"A-Apa...!?" Shinobu memasang tatapan kaget sehingga seluruh pasukan aliansi melempar bom asap yang menghalangi pandangan mereka semua.


Melihat layar tadi menunjukkan Shinobu dengan lengan kanannya yang diulurkan ke depan menciptakan rasa benci besar untuk seluruh umat Manusia ketika mengetahui dirinya selama ini menyamar hanya untuk membunuh para presiden.


Mereka semua mulai mengalami kepanikan yang begitu besar sampai berkeliaran di pulau itu sampai asap menghindari, Shinobu memasang tatapan kaget ketika dirinya berada di tengah-tengah kumpulan Manusia itu.


""Itu dia...!!! Tangkap dia sekarang...!!!"'

__ADS_1


"Tunggu...! Bukan aku yang melakukannya...!" Karena panik dan terkejut ketika melihat dirinya di layar yang berhasil membunuh para presiden itu, ia tidak memiliki waktu untuk menahan dan menghindar.


Pada akhirnya semua Manusia itu menyerbu Shinobu dari arah yang berbeda dengan melancarkan banyak sekali pukulan dan tendangan kepada dirinya dengan kandungan Mana juga.


"Dimana Shinobu!?" Tanya Koizumi yang kembali bersatu dengan yang lainnya kecuali Shinobu karena dirinya terbawa arus oleh semua manusia yang panik itu.


Adit bergegas maju menuju arah Shinobu yang hanya diam saja, tidak menyerang sama sekali karena saking terkejutnya bahwa semua Manusia telah melihat dirinya membunuh para presiden tetapi bukan Shinobu sendiri yang melakukannya.


"Menyingkir...!!!" Adit mengeluarkan sebuah arit lalu ia membacok mereka semua satu per satu sampai berhasil menarik lengan Shinobu lalu mengamankan diri ke tempat yang lebih aman.


"Bukan aku... bukan aku yang melakukannya..." Kata Shinobu dengan mata yang terlihat mati karena saking kagetnya mengetahui fakta dirinya yang membunuh para presiden.


Tetapi dalang di balik semua perbuatan itu adalah senar Pemberian Anastasia sampai John dapat menggunakan kesempatan itu sebagai kunci dimana umat Manusia dapat membenci bangsa Legenda.


"Shinobu!" Koizumi bisa melihat Shinobu di bawa oleh Adit, tetapi banyak sekali Manusia mulai mengejar dirinya sampai menyerangnya juga.


"Sialan...!" Koizumi langsung menghantam semua Manusia yang menghalang jalannya itu lalu ia bisa melihat Adit mengangkat tubuh Shinobu yang begitu ringan lalu melemparnya kepada Koizumi.


"Koizumi...! Cepat--- AAGGGGHH!!!" Punggung Adit menerima satu tebasan pisau dari Manusia yang menganggap dirinya sebagai pengkhianat karena membela Shinobu.


"Bunuh manusia pengkhianat...!!!" Semua Manusia itu mengepung Adit sampai membacok dirinya tanpa henti.


Indera mencoba untuk menyelamatkan dirinya dengan mengeluarkan Garuda tetapi karena jumlahnya terlalu banyak ia ikut tertekan.


Tetapi Indera berhasil menggusur tubuh Adit, "Aku tidak akan meninggalkan seorang prajurit begitu saja, kita akan selamat bersama...!!!"


"Cepat kalian pergi...!!! Kami akan mengulurkan waktu hanya agar kalian bisa melarikan diri dari tempat ini sejauh mungkin...!!!"


Adit dan Indera menerima takdir yang sama yaitu menerima banyak serangan dari Manusia itu, semuanya menumbuhkan rasa kebencian yang begitu besar terhadap Legenda terutama lagi Shinobu yang sudah membunuh mereka.


"Shinobu, ayo kita pergi...!" Koizumi mengangkat tubuh Shinobu yang sangat lemas sampai ia bersama lainnya bergegas menuju pesawat terbang untuk melarikan diri agar bisa mencari tahu soal penyerangan itu terjadi.


"Kita akan mundur?!"


"Jangan bodoh... kita harus mengikuti apa yang sepupu kecil kita katakan, dia bilang semua umat Manusia di pulau ini adalah rekan... tetapi..."


Mereka semua masuk ke dalam pesawat tersebut, Koizumi meraih kacamata Cyber hanya untuk meminta dirinya menjalankan pesawat itu lalu membawa mereka sejauh mungkin dari pulau tersebut.


"Apa yang terjadi...? Kenapa mereka menyerang Nobu...?" Tanya Ako dengan tatapan kaget, ia bisa melihat tubuhnya penuh dengan luka karena menerima banyak pukulan dari umat Manusia dengan kekuatan penuh Mana.


"Sialan... Adit dan Indera juga, mereka mengulur waktu untuk kepergian kita, sialan!" Koizumi menghantam kursi itu sampai hancur karena tidak menyangka semua ini akan terjadi dimana umat Manusia bisa saja menganggap Shinobu sebagai musuh utama.


Shinobu masih merasa lemas karena sangat kaget dengan apa yang ia rasakan tadi, ia segera meminta Cyber untuk memperlihatkan apa yang terjadi saat ini di pulau.


Kacamata yang Koizumi pegang memunculkan layar besar sampai memperlihatkan seluruh umat Manusia menatap presiden yang bertahan hidup yaitu presiden dari Jerman yang selama ini sudah mengikuti pihak aliansi.


"Cyber... tolong bagi layar... tunjukkan rekaman yang mengulang kembali kejadian sebelumnya..." Suruh Shinobu dengan ekspresi hilang harapan sampai hatinya terasa tidak enak karena dikhianati oleh seluruh umat Manusia.


Sebuah layar lainnya muncul sampai menunjukkan rekaman sebelumnya dapat sudut pandang Shinobu, mereka terus memperhatikan layar itu sampai dikejutkan dengan semua presiden mati karena menerima tembakan laser emas.


Mereka juga ikut kaget ketika melihat kamera merekam seseorang yang menembak itu adalah Shinobu palsu, tetapi yang sebenarnya terjadi adalah dirinya berada di lokasi cukup jauh sampai semua orang menyangka bahwa dirinya yang membunuh.


Kebenaran itu tidak diketahui, manusia mudah percaya dengan bukti yang kuat sehingga sekarang mereka berpikir bahwa bangsa Legenda terutama Shinobu adalah musuh utama.


Kemunculan asap itu menyebabkan seluruh Manusia panik sampai mereka yang menyaksikan pembunuhan itu mengira Shinobu yang asli adalah pembunuhnya.


"Ini gawat... Manusia memang mudah percaya dengan apa yang dilihat, aku melihat jelas Shinobu berada di sebelah diriku tidak melakukan apapun." Kata Koizumi.


"Manusia memang seperti itu... kepanikan itu membuat mereka percaya lebih cepat dengan yang dilihat... kita sudah terlambat." Ucap Konomi sambil menunjuk layar di sebelahnya yang menunjukkan umat Manusia merayakan sesuatu.


Shinobu hanya bisa diam, perasaannya masih terasa tidak enak tetapi melihat seluruh umat Manusia dengan bodohnya tertipu sampai menganggap dirinya bersalah dan musuh utama menyebabkan dirinya kembali sadar.


Sadar bahwa semua yang ia lakukan sejak awal datang ke alam semesta itu adalah sia-sia, semua Manusia memang sulit untuk diajak kerja sama terutama lagi kalau sudah menerima tipuan yang mengira bahwa orang itu bersalah.


"... ..." Kedua mata Shinobu memerah karena saking kesal dan muaknya mempercayai Manusia sampai ini terakhir kalinya dia melihat masalah yang sudah mereka sebabkan pada dirinya.


"Kenapa kalian tidak membunuh mereka saja...?" Tanya Shinobu dengan suara pelan.


Mereka memasang tatapan kaget ketika mendengar Shinobu akhirnya berbicara lagi tetapi suara terdengar emosional seperti menyesal dengan apa yang ia perbuat sejak awal yaitu membantu mereka jika akhirnya akan seperti ini.


"Aku sudah membunuh mereka yang menghalangi jalan... tetapi sebelumnya kamu bilang bahwa kita tidak boleh membunuh siapa pun sampai kamu mengatakannya." Kata Koizumi.


"Itu benar... kamu adalah pemimpin kami, Koneko."


Shinobu terus memperhatikan layar yang menunjukkan presiden Jerman dengan John di belakangnya yang meminta persatuan untuk menghentikan bangsa Legenda.

__ADS_1


Semua umat Manusia itu sudah pasti akan percaya dan bersatu karena bukti tadi cukup kuat, sepertinya apa yang Anastasia berikan kepada John mampu memberikannya kepercayaan seluruh umat Manusia yang bisa dibilang bodoh dan tidak berguna sekarang bagi Shinobu.


"Apakah kalian masih ingin menolak ajakan para aliansi ketika melihat kejadian tadi!? Para presiden terbunuh oleh gadis ini...!?" Tanya John yang memperlihatkan wajah Shinobu di layar besar.


Semua umat Manusia langsung meneriakkan suara keras penuh kebencian kepada dirinya yang selama ini hanya mempermainkan mereka dengan membantu rencana perang yang terjadi besok.


"Gadis ini...! Gadis monster kecil ini sudah menipu kalian...!!!"


"Dia menunggu celah dimana seluruh presiden berkumpul lalu membunuhnya agar bisa membuat seluruh umat Manusia kebingungan tanpa sebuah pemimpin!!!"


"Apakah kalian masih ingin menolak persatuan kita semua!? Kita para aliansi yang sudah menumpahkan banyak darah hanya untuk menyingkirkan bangsa Legenda...!!!"


"Sekarang kita sudah terlambat, para presiden telah terbunuh... hanya menyisakan presiden dari Jerman!" Seru John keras yang mulai menangis sampai semua umat Manusia juga menangis dan melepaskan teriakan penuh kebencian.


Yang awalnya mengira pertemuan untuk membawa kedamaian, berubah menjadi pertemuan penuh dengan penderitaan umat Manusia ketika mengetahui semua presiden kecuali presiden Jerman dibunuh oleh Legenda bernama Shinobu.


"Kita sudah dipermainkan seperti sampai lagi...!!! Seharusnya kita semua harus berubah dan menunjukkan kepada bangsa seperti mereka..."


"...bahwa kita memiliki kekuatan yang besar untuk melawan karena kemusnahan konsep sihir! Kita semua telah dipermainkan oleh Legenda yang datang membantu pada akhirnya mengkhianati..."


"...dia adalah Shinobu Koneko! Seorang Monster yang sudah membunuh banyak Manusia termasuk para presiden!"


Shinobu hanya bisa diam ketika mendengarnya, semua umat Manusia terlihat sangat membenci Legenda karena kejadian sebelumnya sampai semuanya memang sudah terlambat sampai tidak bisa diubah kecuali satu hal.


"Kita tidak bisa diam terus seperti ini...!!! Apa yang kita perlukan adalah perlawanan untuk menyingkirkan bangsa Legenda sebelum konsep sihir kembali!"


"Mereka tidak memiliki kehebatan yang selalu ditunjukkan sebelumnya karena tidak ada sihir yang dapat digunakan, sekarang adalah kesempatan kita untuk meraih derajat melebihi bangsa Legenda...!!!"


"Demi semua Manusia yang sudah gugur karena berurusan dengan para Legenda...! Demi para presiden yang terbunuh di tempat ini karena ulah Shinobu Koneko!!!"


"Maka dari itu... aku meminta seluruh umat Manusia untuk kembali bersatu dan mempercayai pihak aliansi untuk menghentikan seluruh bangsa asing yang merugikan kita semua!!!"


"Tolong...! Bersatulah...! Kita umat Manusia dapat melakukan apapun jika saling bekerja sama sebagai satu pihak yang sama...!"


"Dengan kekuatan kita semua... persenjataan yang kita ciptakan karena sumber daya alam di bumi... kita bisa memusnahkan bangsa Legenda!!!"


Shinobu melihat semua umat Manusia itu sudah bersatu dengan tujuan untuk memusnahkan bangsa asing termasuk bangsa Legenda yang pasti dijadikan prioritas utama sampai dirinya memang adalah monster bagi pandangan mereka.


"Apa yang terjadi dengan Adit dan Indera?" Tanya Shinobu.


"Mereka... mengorbankan nyawa mereka hanya untuk membiarkan kita semua melarikan diri dari pulau tersebut." Kata Hinoka.


"Begitu ya..."


"Teman-teman..."


"Ada apa, Shinobu? Apa yang bisa kita lakukan ketika semuanya sudah berubah menjadi seperti ini?" Tanya Konomi.


"Kalian akan mengikuti diriku bukan? Kita adalah satu tim pemberontak..." Shinobu menoleh kepada mereka dengan senyuman polos yang ia pasang.


""Itu benar!""


"Sekarang, apa yang dapat kita lakukan untuk menghentikan semua ini?" Tanya Koizumi.


""Kami akan mengikuti dirimu!""


Shinobu memasang tatapan serius sampai kedua pupilnya berubah menjadi merah karena ia mengaktifkan Beast dalam tubuh Legendanya itu, ia menatap layar di hadapannya.


"Kalau begitu..."


"...semuanya sudah menjadi seperti ini, kita harus melawan balik."


"Kemanusiaan sudah hancur... umat Manusia terjatuh ke dalam lubang kebodohan sampai tidak ada lagi yang waras."


Shinobu menarik nafas dalam-dalam lalu menghembusnya pelan, "Aku..."


"...aku akan memusnahkan seluruh umat Manusia!"


...


...


[Adit Loka - Gugur]


[Indera Purwira - Gugur]

__ADS_1


__ADS_2